Anda di halaman 1dari 3

METODE PELAKSANAAN

Kegiatan

Pekerjaan

Lokasi

I. PEKERJAAN PERSIAPAN
Sebelum memulai pekerjaan, perlu diadakan persiapan-persiapan yang
akan mendukung pelaksanaan pekerjaan. Pekerjaan persiapan yang
perlu dilaksanakan
adalah :
1. Persiapan Administrasi yang meliputi persiapan surat-menyurat
dan perizinan-perizinan yang dianggap perlu.
2. Mobilisasi dan konsolidasi dengan pihak Main Suplier/main
Dealer Pemasok barang.
3. Pengecekan ketersediaan barang
4. Persiapan tempat penyimpanan barang sementara.

II. PEMESANAN BARANG


Setelah persiapan sudah selesai, pemesanan barang sudah bisa
dilakukan
dengan menghubungi pihak main supplier/Main Dealer barang. Barang
yang akan
dipesan adalah :
1.
2.
3.
4. dst
Adapun proses pemesanan yang akan dilakukan adalah dengan cara Tatap
Muka langsung, via telepon dan e-mail. Dalam pemesanan bahan,
spesifikasi
harus
benar-benar
sesuai
dengan permintaan pihak
direksi/owner. Setelah pemesanan barang dilakukan, perlu diadakan
Crosscheck terhadap pesanan dan dilakukan penelitian terhadap barang
pesanan tersebut.

III. PENGEPAKAN
Pengepakan barang dilaksanakan setelah hasil penelitian terhadap
barang pesanan sudah benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang
diminta dan tidak terdapat cacat ataupun kekurangan dari barang
yang telah dipesan. Pengepakan barang dilakukan di tempat

pemesanan barang. Bahan yang di packing harus benar-benar telindungi


dari resiko perjalanan nantinya. Adapun tata cara pengepakan
adalah dengan memisahkan barang-barang yang memiliki resiko tinggi
dalam perjalanan seperti barang elektronik dan barang yang memiliki
unsur kaca dengan barang-barang yang tidak terlalu memiliki resiko
perjalanan seperti barang-barang yang tahan terhadap goncangan.

IV. PENGIRIMAN
Pengiriman dilakukan dengan memakai jasa ekspedisi atau dengan
menjemput barang secara langsung ketempat pesanan. Pengiriman yang
memakai jasa ekspedisi adalah pengiriman barang berdimensi cukup
besar dan berada cukup jauh dari tempat penyimpanan sementara.
Sedangkan penjemputan barang secara langsung dilakukan terhadap
barang yang ukurannya tidak terlalu besar dan berada relative
cukup dekat dari tempat penyimpanan sementara. Setelah semua
barang pesanan sudah lengkap, maka pengiriman kelokasi pekerjaan
sudah dapat dilaksanakan.

V. PEMERIKSAAN
Setelah barang pesanan telah sampai dilokasi pekerjaan, semua barang
harus diperiksa kembali keadaannya. Pemeriksaan barang dilaksanakan
terhadap :
1. Jenis barang, yaitu pemeriksaan terhadap jenis barang
yang telah ada
2. apakan memang sudah sesuai dengan barang yang diminta
3. Kuantitas barang, yaitu pemeriksaan terhadap jumlah barang per
item.
4. Kualitas barang, yaitu pemeriksaan spesifikasi barang
5. Kondisi barang, yaitu pemeriksaan terhadap kondisi fisik barang
yang telah tersedia
Hasil pemeriksaan barang kemudian dituangkan dalam sebuah berita
acara pemeriksaan barang oleh pihak direksi/owner pekerjaan.

VI. SERAH TERIMA BARANG


Dengan selesainya pemeriksaan barang dan dinyatakan telah
sesuai dengan permintaan pihak direksi/Owner, maka serah terima
pekerjaan sudah dapat dilaksanakan. Serah terima barang dituangkan
dalam sebuah berita acara serah terima pekerjaan.

VII. PENUTUP

Demikianlah Metode Pelaksanaan ini dibuat sebagai acuan kerja


dilapangan.