Anda di halaman 1dari 3

Liputan6.com, Jakarta - Anak muda sekarang sudah banyak terlilit utang.

Miris
memang mendengar pernyatan itu. Namun hal itu diungkapkan dalam survei yang
dilakukan di Amerika Serikat (AS) oleh Wells Fargo pada 2014.
Bahkan, menurut survei tersebut sektiar 42 persen generasi milenium yang populer
disebut generasi Y mengalami kesulitan di dalam menyelesaikan masalah ini.
Walau begitu, sebenarnya ada di antara generasi itu yang membuktikan untuk bisa
menjadi miliarder di usia 30 tahun. Sebut saja seperti pendiri Facebook, Mark
Zuckerberg (31) yang memiliki kekayaan bersih mencapai US$ 34,8 miliar atau Rp 464
triliun. Hal itu berdasarkan data Forbes.
Contoh lain adalah pendiri Twitter, Jack Dorsey (30) yang memiliki kekayaan bersih
US$ 2,7 miliar atau sekitar Rp 36 triliun.Bukti kesuksessan segelintir anak muda sukses
itu ternyata menjadi inspirasi bagi anak muda lain di berbagai negara.
Tanpa mengalihkan kenyataan dari hasil survei yang "miris" tersebut, pertanyaannya
adalah apa cara yang diaplikasikan oleh sebagian generasi muda yang dikatakan
sukses itu? Yuk simak tipsnya, seperti disampaikan oleh CekAja.com, Jumat
(16/10/2015):
1. Bisa Melihat Kemana Uang Mengalir
Semua setuju, tidak ada jalan pintas untuk menjadi seorang miliarder. Ternyata
generasi muda yang sukses selalu meningkatkan penghasilan yang dimiliki saat ini dan
terus melakukannya.Misalnya dengan mencari berbagai kesempatan yang muncul di
tempat kerja atau pekerjaan sampingan lain yang dapat meningkatkan penghasilan.
Contohnya pekerjaan utama mereka adalah seorang pengajar atau dosen di sebuah
universitas. Mereka mencari peluang di bidang tersebut seperti mengadakan sebuah
penelitian, atau bisa menjadi konsultan bagi perusahaan tertentu.
2. Tidak Menunda dan Konsisten Kumpulkan Uang

Para miliarder tidak membeli barang mewah sehingga mereka memiliki aliran uang dan
simpanan yang terjamin untuk hari tuanya. Tak jarang juga kita membaca sebagian dari
mereka tetap tampil biasa saja walaupun sudah kaya raya.
Namun paling penting adalah mereka memiliki konsistensi dan memulai lebih awal
untuk mengumpulkan uang. Para miliarder cenderung untuk tetap menyisihkan
sebagian uangnya walau pun ketika mereka sedang mengalami penurunan
penghasilan.
Karena itu, kekayaan mereka dapat lebih terus bertambah. Selain itu, mereka juga tidak
menunda untuk mengumpulkan uang sejak dari muda walau dalam jumlah sekecil apa
pun.
3. Bukan Sekadar Menabung
Menabung memang adalah langkah agar penghasilan yang didapatkan dapat
bertumbuh dengan aman. Namun untuk menjadi miliarder di usia muda tidak cukup
hanya melakukan itu.Para miliarder juga membagi uang mereka untuk melakukan
investasi pada jenis produk keuangan yang dapat terus bertumbuh.
Bahkan, mereka dapat membaginya dalam sebuah investasi jangka pendek, menengah
dan panjang.Anda bisa mengambil contoh langkah jitu memulai investasi yang
dilakukan oleh investor terkenal seperti Warren Buffet. Karena dalam memulai investasi
ia tidak sepenuhnya menggunakan uang pribadi dan hanya meminjam uang dari orangorang terdekatnya ketika masih muda. Jika masih bingung, cobalah untuk melakukan
konsultasi dengan perencana keuangan.
4. Berani Membuat Bisnis
Sudah bukan rahasia bila berbisnis adalah salah satu tindakan untuk mengumpulkan
kekayaan. Langkah ini juga dilakukan agar Anda juga tidak tergantung gaji. Paling
penting, dana yang diinvestasikan dalam bisnis dianggap dapat menghasilkan
keuntungan lebih besar.

Di sisi lain, Anda pun bisa membuka kesempatan bagi orang lain untuk menjadi
miliarder, baik sebagai investor atau manajer, dan bisa turut mendapatkan keuntungan
dari investasi yang dilakukan