Anda di halaman 1dari 5

TUGAS SOAL KOULORIMETRI

Nama

: Ratih Comala Sary

Nim

: 1301848

Prodi

: Kimia Nk

Dosen

: Dr.Indang Dewata,M.Si

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2016

1. Jelaskan pengertian dari metode koulometri dan teknik teknik metode koulometri !
Jawab :
Koulometri merupakan suatu metode analisis untuk mengukur konsentrasi analit yang
tidak diketahui dalam larutan dengan menentukan jumlah materi yang berubah selama reaksi
elektrolisis dengan mengukur jumlah listrik (dalam Coulomb).
Teknik teknik metode koulometri :
a. Koulometri potensiostatik (Koulometri Potensial Terkendali)
Pada metode ini, potensial elektroda kerja bernialai tetap dan arus akan berkurang
dengan pertambahan waktu, sehingga colomb total (C) memiliki rumus :
C = dI dt
Grafik hubungan antara arus dengan waktu :

b. Koulometri amperostatik (Titrasi Koulometri)


Pada metode ini, arus bernilai tetap dan potensial elektroda kerjanya akan bertambah
dengan pertambahan waktu.
Contoh penggunaan titrasi koulometri dalam penentuan ion CU 2+

2. Jelaskan macam macam titrasi koulometri !


Jawab :
a. Titrasi penetralan
Titrasi antara asam dengan basa.
Contohnya :
Asam dalam larutan analit yang mnegandung ion halida (Cl-,Br-) dititrasi dengan OH- .

Katoda : logam platina, penghasil OH- dari reaksi H2O


2H2O + 2e 2 OH- + H2
Anoda : Logam perak
Ag (s) + Br- AgBr (s) + e
Titrasi basa oleh asam dilakukan dengan menempatkan logam Pt di anodan sebagai penghasil
H+.
b. Titrasi Redoks
Terjadi kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi.
Contoh :
Titrasi As3+ dengan I2
Larutan contoh : As3+ dan ISaat elektrolisis dimulai :
Anoda : 2 I- I2 + 2e
As3+ + I2 As5+ + 2 I- (pada saat ini arus akan tetap)
Setelah As3+ HABIS, maka kelebihan I2 akan direduksi di permukaan elektroda RPE (rotated
platinum elektrode). Pada saat ini arus akan naik.

Mol I2 dapat di hitung dengan menggunakan rumus :

3. Anilin ditentukan kadarnya dengan menggunakan titrasi koulometri. Sejumlah KBr


dan CuSO4 ditambahkan ke dalam 25 mL larutan cuplikan yang mengandung anilin.
Pertama tama ailin bereaksi dengan Br2 yang dihasilkan dari elektrolisis di anoda.
Kelebihan brom dititrasi dengan Cu(I) yang dihasilkan dari elektrolisis di katoda.
Arus yang digunakan tetap sebesar 1mA.
Hitunglah kadar anilin (mg) dalam cuplikan .
Data :
Elektroda kerja sebagai
Waktu yang diperlukan
- Anoda
3,46
- Katoda
0,41

Jawab :
Reaksi anoda : 2Br- Br2 + 2e
Reaksi dalam larutan : Br2 + Anilin
Reaksi di katoda : Cu2+ + e Cu+
Reaksi di dalam larutan : Br2 (berlebih) + 2 Cu+ 2Br - + 2Cu2+

Dari reaksi :
1 mol Cu+ sebanding dengan mol Br2
2,55 X 10-7 mol Cu+ mol Br2
Mol Br2 yang bereaksi dengan anilin :
(1,08 X 10-6) (1,275 X 10-7) mol = 9,525 X 10-7 mol
Mol anilin = mol Br2 = 9,525 X 10-7 mol
Massa anilin = 9,525 X 10-7 mol X 93 g = 88,58 mikrogram
4. Larutan

tembaga

(II)

Sulfat,

CuSO 4,dielektrolisis

dengan

elektrode inert. Jika arus sebedar 5 ampere dialirkan dalam


larutan tersebut selama 1,5 jam berapa gram logam tembaga
yang dihasilkan ?
Jawab :
I = 5 ampere
t = 1,5 jam = 5400 detik
Q = I.t
= 0,5. 5400
= 27000 = 2,7 x 10-4
= 2,7 x 104 / 96.500 = 0,28 F
Cu2+ + 2e- Cu

2 mol elektron atau 2 Faraday dapat menghasilkan 1 mol Cu dengan


demikian
0,28 mol elektron atau 0,28 Faraday dapat menghasilkan 0,14 mol
Cu

(setengahnya)

Jadi jumlah gram Cu yang dihasilkan = 0,14 x Ar Cu = 0,15 x 63,5 =


8,9 gram Cu