Anda di halaman 1dari 30

PENYAKIT TROFOBLAST

GANAS
GESTASIONAL TROPHOBLASTIC
NEOPLASIA
(GTN)
Oleh:
Shinta Dwi Septiani Putri Wibowo
111 2015 0031
Pembimbing : dr.Cornelia ST Babay, Sp.OG

DEPARTEMEN ILMU OBSTETRI GINEKOLOGI


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
2016

DEFINISI
Penyakit
trofoblast
adalah
penyakit yang berasal dari
proliferasi
sel-sel
trofoblast
abnormal, baik sitotrofoblast
maupun sinsitiotrofoblast
Penyakit trofoblast ganas adalah
salah
satu
dari
penyakit
trofoblast yang berkembang
menjadi ganas

Classifications
Gestational Trophoblastic Disease (GTD)
I-Pathologic Partial mole
Classification Complete
mole

Invasive Chorio
mole
carcinoma
Pe
rsi
st

Benign
G.T.D.
II-Clinical
Classification
hCG based: WHO,
FIGO, ACOG 2004 &
RCOG 2010

en
tG

TD

Placental site
trophoblastic
tumour

G.T. Neoplasia
Malignant G.T.D.
Metastatic

Non metastatic
Low risk

High risk

JENIS-JENIS PTG DAN


DEFINISI
Invasive Mole / Malignant Mole /
Mola
destruens(PTG
jenis
Villosum)
Adalah tumor ganas atau suatu
proses seperti tumor ganas yg
menginvasi miometrium, dgn
hyperplasia tropoblast disertai
struktur villi yg menetap.

Koriokarsinoma (PTG jenis non Villosum)


Adalah suatu tumor ganas dari sinsitio dan
sitotropoblast, yg menginvasi miometrium
dgn akibat kehancuran jaringan yg banyak
dan perdarahan hebat, yg secara hematogen
dapat terjadi metastase .
Plasental Site Trophoblastic Tumor.
Adalah suatu tumor ganas tropoblast yg
sangat jarang dan dominan terdiri dari
intermediate tropoblast dan sedikit element
synsitial, menghasilkan sedikit hCG serta
relatif resisten terhadap kemotherapi.

METASTATIC DISEASE
In 4% of patients after molar evacuation but is seen more
commonly after other pregnancies

SITE OF METASTASES
1- Pulmonary (80 %)
2- Vaginal metastases (30 %)
3- Hepatic in (10 %)
4- Central nervous system (10 %)

Angka Kejadian
Secara umum angka kejadian PTG
adalah 10% dari seluruh penyakit
tropoblast gestasional.
AS (1:14.000 kehamilan), INDONESIA
(1:120 kehamilan)
Etiologi :
Etiologi pasti belum diketahui
Faktor Resiko
Usia (<15 tahun dan >40 tahun)
Riwayat mola hidatidosa
Abortus
Paritas tinggi
Faktor genetik

Patogenesis
Teori Missed abortion
Teori Neoplasma

Ada kemungkinan terjadi PTG ,


dpt diketahui dari :

:
1. Test kehamilan (+) / kadar serum
hCG yg meninggi / menetap.
2. Perdarahan pervaginam irreguler
3. Pembesaran uterus / sub involutio
uterus asymetris.
4. Hemoptisis (metastase paru)
5. Foto thorax (coin lesion)
6. Metastase vagina berupa lesi
kebiru-biruan yg rapuh dan mudah
berdarah
7. CT Scan / MRI / X-Ray dpt diketahui
adanya metastase pd otak, liver,
pelvis vertebra dan organ lain

DIAGNOSIS

C. Terdapat perdarahan Akibat


Metastase :
Hemoptoe
Nyeri perut
Melena
Tekanan Intrakranial
Meningkat
Sakit kepala
Kejang
Hemiplegi

Serum beta-hCG following uterine evacuation `

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Pemeriksaan hCG serum


Pemeriksaan darah lengkap
(hitung darah tepi, platelets,
PT,
PTT,fibrinogen,BUN,kreatinin
dan tes fungsi hati)
Foto rontgen toraks
Pemeriksaan lain
USG
MRI
CT Scan

REGIMEN PENYAKIT TROFOBLAS


GANAS
Resiko Rendah
diberikan sitostatika tunggal

PENGELOLAAN PENYAKIT
TROFOBLAS GANAS
Resiko Tinggi :

Diberikan Sitostatika
kombinasi :
* Regimen EMA/CO
(Etoposide, MTX,
Dactinomycin,Cyclophosphamid
e,vincristine)
*Regimen MAC (metrotreksat,
actinomycin,chlorambucil/cyclo
phosphamide)
* kombinasi lain Etoposide,
dengan / tanpa Cysplatin
Bila ditemukan metastasis ke
otak, dapat digunakan
kombinasi kemoterapi dan
radioterapi

Kemoterapi
dilanjutkan
sampai nilai
hCG normal,
dengan 2-3
kali
kemoterapi
maintenance
Setelah
remisi, harus
diperiksa hCG
berkala tiap 2
minggu
selama 3
bulan
pertama

REGIMEN PENYAKIT TROFOBLAS


GANAS
Resiko Tinggi :

DIAGNOSA BANDING
Mola Hidatidosa

FOLLOW UP
Pasien-pasien
penyakit
tropoblas
ganas
dianjurkan mengikuti jadwal berikut.
-Pemeriksaan kadar hCG tiap minggu
sampai didapatkan negatif dalam 3 minggu
-Pemeriksaan hCG setiap 2 minggu selama 3
bulan
-Pemeriksaan serum hCG setiap bulan
selama 1 tahun
-Pemeriksaan serum hCG setiap 6 bulan
selama 3 tahun
2.Kontrasepsi yang efektif
3.Pemeriksaan
radiologi
atas
indikasi
(misalnya:
CT
thoraks
untuk
melihat
metastasis paru, MRI kepala untuk melihat
metastasis serebral)
4.Setiap periksa ulang penting diperhatikan

PENCEGAHAN
1. Pada kasus PTG risiko tinggi jika jumlah
2.
3.

anak cukup sebaiknya hysterektomi


Diberikan kemoterapi prophylaxis
Jika titer hCG serum tidak menurun /
naik
dapat
langsung
diberikan
khemotherapy atau hysterektomi.

Prognosis
Makin dini diagnosis dibuat dan
makin dini pengobatan dimulai
makin baik prognosisnya. Progonosis
PTG jenis villosum lebih baik
daripada jenis non villosum.

TERIMA KASIH