Anda di halaman 1dari 5

DIALOG PROSEDUR PASIEN PULANG

Prolog :
Diruangan Paviliun Assyfa ada pasien yang dirawat satu orang pasien AnA dengan
diagnosa GEAD ringan sedang dan satunya lagi pasien Ny B dengan diagnosa Gastropaty.
Dimana pemerannya sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Armarena
Heni Maryana
Dewi Kartila
Diana Suryani
Selvi Fitriah
Riana Utami
Hera Wati

: Sebagai perawat I
: Sebagai ibu pasien A
: Sebagai pasien B
: Sebagai kasir
: Sebagai bagian ADM
: Sebagai suami pasien B
: Sebagai perawat II

Setelah selesai visite dokter, perawat jaga Perawat I (Rena) menjelaskan kepada pasien
A dan keluarga bahwa pasien sudah boleh pulang.
Perawat I (Rena)

: Assalamualaikum, bu dokter sudah visite tadi, anak ibu sudah


boleh pulang, resep untuk pulang sudah ada, surat control, surat
keterangan dirawat sudah disiapkan, namun perincian sedang
dibuat, karena ibu ditanggu perusahaan, jadi kita konfirmasi dulu
ke bagian ADM perusahaan.

Ibu pasien A (Heni)

: Yo susterkami tunggu. Kira-kira berapa lama nunggu


konfirmasi dari perusahaannya

Perawat I (Rena)

: Kalau lamanya belum pasti berapa lama, karena kita nunggu


konfirmasi dari perusahaannya, kalau selasai kami akan segera
beritahu ibu

Ibu pasien A (Heni)

: Ooh y lah suster kami tunggu

Prolog :
Setelah selesai menjelaskan kepada pasien A, perawat kembali keruangan perawatan.
Setelah 1/2 jam kemudian pasien A kembali menghadap keruangan perawatan
Ibu pasien A (Heni)

: Suster, sudah boleh balek belum kami ni??

Perawat I (Rena)

: Belum bu, tadi perincian biaya sudah difaxs keperusahaan ibu,


tapi belum ada balasan dari perusahaan, jadi ibu tunggu saja
diruangan, nanti kalau ada informasi segera kami kasih tau

Prolog :
Keluarga pasien A kembali keruangan, tiba-tiba ada keluarga pasien B yang
menghadap keruang perawatan dan menanyakan biaya perawatan
Perawat II (Hera)

: Y Mbk, ada yang bisa kami bantu?

Pasien B (Tila)

: Suster ibu aku kan sudah boleh balek dari dokter,cak mano
ngurus biayanyo suster?

Perawat II (Hera)

: Maaf mbk,,perincian kito buat dulu disini, kalo sudah selesai


nanti kita serahkan kekasir, Mbk nanti bayarnya dikasir. Mengenai
resep obat untuk pulang dan surat kontrolnya kami jelaskan disini.

Pasien B (Tila)

: lamo dak suster ?? kami ni dari doson, jauh nak baleknyo.

Perawat II (Selvi)

: kira-kira kurang lebih setengah jam lagi mbk kekasir langsung.

Pasien A(Tila)

: ooh yo lah suster, makasih.

Prolog :
Satu jam kemudian perawat menelpon kebagian kasir
Perawat II (Hera)

: Hallo..assalamualaikum.. maaf yuk nanyo, ibu B dari ruang


Assyfa sudah bayar belum??

Kasir (Diana) `

: Sudah kami kasih tau biayanyo, tapi dio belum bayar.

Perawat II (Hera)

: Berapo emang yuk kenonyo??

Kasir (Diana)

: Biayanya kurang lebih Rp5.900.000

Perawat II (Hera)

: Ooh y lah kagek kutanyo lagi kepasiennyo. Makasih yuk.


Assalamualikum

Prolog :
Setelah selesai menelepon kebagian kasir, perawat tersebut langsung keruangan pasien
B.
Perawat II (Hera)

: Assalammualaikum,,maaf bu,tadi ibu sudah kekasir belum?

Pasien B(Tila)

: Sudah suster, tapi duet kami ni kurang, jadi tunggu bapaknyo ni


datang dulu baru biso bayar.

Perawat II (Hera)

: Y sudah bu kalo cak itu, kagek kalu bapaknyo sudah datang


langsung kekasir bae

Pasien A(Tila)

: Y suster. Makasih

Perawat II (Hera)

: Samo-samo, permisi bu

Prolog :
Perawat kembali keruangan perawatan, kemudian setelah jam 13.00 Wib. Suami pasien
B datang dengan membawa bukti pembayaran dari kasir.
Suami Pasien (Riana)

: Ini suster kwitansinyo,katonyo dari kasir tadi disuruh kasih ke


samo susternyo disini.

Perawat I (Rena)

: Oh yo benar pak, ado no telp yang bisa dihubungi???

Suami Pasien (Riana)

: Oh y ni nonyo suster 0813. Boleh betanyo dak suster, ngapo


bini `aku ni mahal nian bayarannyo, padahal Cuma 2 hari
dirawatnyo, tapi bayarannyo hamper 6 jutaan. Obat apo bae yang
di enjoke.

Perawat I (Rena)

: Ini pak yo, kami jelaske. Ibu ini kan dirawat 2 hari. 1 hari
diruangan kito ini biayanyo Rp 575.000. dapat suntikan 3 macam,
berike 2 x sehari dan ibu jugo diteropong perutnyo, biaya teropong
itu Rp 1.300.000. belum biaya infusnyo dan jugo obat makannyo,
jadi cak itu lah perinciannyo.

Suami Pasien (Riana)

: Ooh y lah suster, aku ngerti kalu mak itu. Makasih banyak yo,
yang penting bini ku lah sehat

Perawat I (Rena)

: Samo-samo pak, nanti obat makannyo kita jelaske samo ibunyo,


sekalian kito lepas infusnyo.

Prolog :
Suami pasien B kembali keruangan perawatan pasien, kemudian Perawat II (Hera)
keruangan pasien B untuk melepaskan infus dan menjelaskan obat-obatan yang akan
dikonsumsi pasien dirumah, serta perawat mengecek, check list fasilitas ruangan, remote AC,
TV, vape, Bed cover, semuanya ada, kecuali handuk pasien tidak ada ditempat. Maka perawat
menanyakan kepada pasien dan keluarga.
Perawat II (Hera)

: Assalamualaikum. Permisi bu..ibu sudah boleh pulang. Infusnya


kita lepas y

Pasien B (Tila)

: Y suster, dak tahan lagi aku dipasang infus ni, raso dikebat aku ni.

Perawat II (Hera)

: Nah infusnyo sudah dilepas, ini ado surat kontrol dan obat-obatan
untuk dirumah, karno kemaren ibu dapat suntikan, jadi obat ini
ganti suntikan kemaren. Obat yang
1. Nucral syirup 3x2 sendok makan, diminum setengah jam
sebelum makan
2. Mucosta tab 3x1 diminum setiap sesudah makan, untuk
mengurangi sakit atau keram perutnyo
3. Rocer 1x1 diminum malam hari, ini untuk lambungnyo
4. Licoxy 1x1 untuk vitaminnyo diminum sesudah makan tiap
pagi.

Maaf bu, nanyo kemaren waktu masuk ibu dapat handuk dari
rumah sakit, dimano handuknyo bu??
Suami Pasien (Riana)

: Oh handuk itu punyo rumah sakit y suster, aku masuke dalam tas
takut ketinggalan, aku kiro punyo kami. Maaf suster aku dak tau.

Perawat II (Hera)

: Y dak papo pak.

Pasien B (Tila)

: Suster makasih yo,kami pulang minta maaf kalo ado salah

Perawat II (Hera)

: Y bu samo-samo, jangan lupo kalo ado keluhan kontrol ulang,


jangan lupo bawa surat kontrol samo hasil endoscopynya.

Pasien B (Tila)

: Y suster makasih banyak, insya allah, doake sehat suster yo

Perawat II (Hera)

: Y bu kami doake

Prolog :
Perawat kembali keruangan perawatan, tidak berapa lama kemudian keluarga pasien A
datang keruang perawatan.
Ibu pasien A (Heni)

: Cak mano suster kami ni, sudah jam 1, masih belum boleh balek
apo?

Perawat I (Rena)

: 15 menit yang lalu sudah kita telp ke ADM perusahaan, tapi


belum ada balasan dari perusahaan itu. Nanti kita telp lagi bu ya,
bu tunggu diruangan, kalo sudah selesai nanti kami kasih tau

Prolog :
Perawat I (Rena) menelepon bagian ADM perusahaan
Perawat I (Rena)

: Hallo..assalammualaikum dek, nak nanyo mak mano pasien kami


yang An A sudah ado konfirmasi belum dari perusahaannnyo??

ADM (Selvi)

: Ooh y tunggu yuk, karno belum ado balasan dari Lipponyo, kalo
sudah ado balasan kagek kami telepon balek.

Perawat I (Rena)

: Ooh y lah dek. Makasiih assalamualaikum

Prolog :
Kurang lebih 15 menit kemudian bagian ADM perusahaan menelepon balek keruangan
Assyfa bahwa An A sudah boleh pulang, tidak ada selisih biaya.
ADM (Selvi)

: Assalammualaikum,, yuk pasien An A sudah boleh pulang, dk


katek selisi biaya, ditanggung galo oleh asuransi Lippo seluruh
biaya ranap

Perawat I (Rena)

: Makasih banyak dek

ADM (Selvi)

: Samo-samo yuk.

Prolog :
Perawat keruangan pasien A dengan membawa obat-obatan, surat kontrol, surat
keterangan sakit, surat keterangan dirawat dan peralatan untuk melepaskan infuse, juga perawat
sekalian mengecek fasilitas ruangan perawatan pasien, ternyata semua fasilitas lengkap.
Perawat I (Rena)

: Permisi ..assalammualaikum. anak ibu sudah boleh pulang dari


Lippo tidak ada selisi biaya, infusnya kita lepas bu y.

Ibu pasien A (Heni)

: Y suster

Perawat I (Rena)

: Infusnya sudah dilepas, ini obat-obatannyo ado :


1. Sanprima 2x1 sendok takar, ini untuk antibiotiknya
2. L-bio 2x1 saset, ini untuk pencernaanny
3. Orezing 2x1 bungkus, ini untuk mencretnyo
Ibu mengerti apa yang aku jelaskan??

Ibu pasien A (Heni)

: Mengerti suster, terima kasih suster sudah merawat anak saya

Perawat I (Rena)

: Y sama-sama bu

Demikianlah role play pasien pulang dari Ruang Assyfa.


Dari hasil role play ini dapat disimpulkan bahwa kendala yang sering ditemukan pada pasien
umum adalah Mahal baik obat injeksi maupun obat oral. Kalau perusahaan kendalanya lama kita
menunggu jawaban dari pihak perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai