Anda di halaman 1dari 7

Embriologi

Pengertian

Embriologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang


embrio.
Embriogenesis
adalah
proses
pembentukan
dan
perkembangan embrio. Proses ini merupakan tahapan
perkembangan sel setelah mengalami pembuahan atau
fertilisasi. Embriogenesis meliputi pembelahan sel dan
pengaturan di tingkat sel. Sel pada embriogenesis disebut
sebagai sel embriogenik.
Uterus/rahim merupakan tempat pertumbuhan embrio dan
berkembang sebelum nanti akhirnya keluar sebagai bentuk
sempurna seorang bayi.
Seorang bayi melalui beberapa tahapperkembangan,
diawali dengan pembuahan sel telur. Sel telur (zigot)
berkembang menjadi blastosit, sebuah embrio, kemudian
janin.

Pembuahan

Pada ovulasi, lendir di dalam servikmenjadi lebih cair dan lebih elastis,
membiarkan sperma untuk masuk ke dalam rahim dengan cepat. Dalam 5
menit, sperma bisa bergerak dari vagina, melalui servik ke dalam rahim, dan
menuju ujung yang berbentuk corong pada tuba falopii-tempat biasa
pembuahan. Lapisan sel tuba falopii memudahkan pembuahan
Jika sperma menembus sel telur,pembuahan terjadi. Silia seperti rambut
yang kecil melapisi tuba falopii mendorong sel yang telah dibuahi (zigot)
melalui pipa ke arah rahim. Selpada zigot membelah berulangkali
bersamaan dengan zigot bergerak menuju tuba falopi.
Tahap-tahap pembelahan zigot dimulai dari morula, kemudian berkembang
menjadi blastula, selanjutnya blastula ini akan bergerak ke bagian rahim
(uterus) dan sesampainya di rahim zigot yang aktif membelah akan
mengebor lapisan lendir rahim dengan menggunakan enzim yang dapat
melebur sel-sel pada lapisan tesebut.
Proses pengeboran ini dapat terjadi selama 4 - 5 hari, kemudian blastula akan
tertanam pada dinding rahim. Peristiwa ini disebut implantasi, yang setelah 1
minggu terjadinya fertilisasi. Pada saat ini, korpus iuteum menghasilkan
hormon progesteron yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan rahim.
Setelah terjadi perlekatan zigot di dalam dinding rahim, hormon estrogen dan
progesteron mengatur agar menstruasi tidak terjadi.

Perkembangan Blastula

Blastula meneruskan pembelahan secara terusmenerus yang menghasilkan gastrula, kemudian


menjadi embrio dan akhirnya embrio akan
berkembang menjadi janin di dalam rahim
Di antara 5 dan 8 hari setelah pembuahan,blatula
menempel pada lapisan rahim biasanya dekat
puncak. Proses ini disebut implantasi, yang selesai
dengan 9 atau 10 hari
Dinding blastula adalah satu sel tebal kecuali di satu
area, dimana 3 sampai 4 sel tebal. Bagian dalam sel
pada area yang menebalberkembang menjadi
embrio, dan bagian luar selbersembunyi di dalam
dinding rahim danberkembang menjadi plasenta.

Gambar perkembangan
Embrio

Perkembangan Embrio

perkembangan terjadi di bawah lapisan rahim pada


salah satu sisi. Tahap ini ditandai dengan
pembentukan organ yang paling dalam dan struktur
luar tubuh. Pembentukan organ-organ
diawali
sekitar 3 minggu setelah pembuahan, ketika embrio
memanjang, pertama kali terbentukmanusia.
Tidak lama setelah itu, daerah tersebut akan menjadi
otak dan syaraf tulang belakang (neural tube) mulai
terbentuk. Jantung danpembuluh darah besar mulai
terbentuk sekitar harike 16 atau 17. Jantung mulai
memompa cairan melalui pembuluh darah pada hari
ke-20, dan sel darah merah pertama muncul hari
berikutnya. Pembuluh darah terus berkembang di
dalam janin.
D:\Proses terjadinya Manusia - YouTube.flv