Anda di halaman 1dari 31

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )
1. IDENTITAS
SATUAN PENDIDIKAN

: SMK KESEHATAN MANDIRI

KELAS / SEMESTER

:X/I

PROGRAM

: FARMASI

MATA PELAJARAN

: IKM

JUMLAH PERTEMUAN

: 2 X 40 Menit

2. STANDAR KOMPETENSI ( SK )
Memahami hakekat Ilmu Kesehatan Masyarakat
3. KOMPETENSI DASAR ( KD)
Menjelaskan konsep sehat dan sakit
4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
a. Siswa menjelaskan maksud sehat dan ciri cirinya
b. Siswa menjelaskan maksud sakit dan ciri cirinya
c. Siswa mampu membedakan antara sehat dan sakit
d. Siswa bisa mengaplikasikan hidup sehat dan mencegah terjadinya dalam
kehidupan sehari hari.
e. Siswa mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang hidup sehat dan
pencegahan penyakit
5. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah

proses

mengamati,

menanya,

mencoba,

menyimpulkan,

dan

mengkomunikasikan, siswa dapat:


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Menjelaskan tentang sehat


Mendeskripsikan ciri ciri sehat
Menjelaskan tentang sakit
Mendeskripsikan ciri ciri sakit
Menjelaskan usaha usaha kesehatan masyarakat
Menjelaskan usaha pencegahan penyakit

6. MATERI AJAR
Konsep Sehat Dan Sakit.
Pengertian Sehat
Ada beberapa batasan yang dikemukakan oleh beberapa ahli, yaitu :
1.

Batasan oleh WHO, sehat adalah keadaan yang sempurna baik fisik, mental
dan sosial, yang tidak hanya bebas dari penyakit atau cacat.

2.

Batasan oleh Perkins, sehat adalah suatu keadaan keseimbangan yang


dinamis antara bentuk tubuh dan fungsinya yang dapat mengadakan
penyesuaian sehingga tubuh dapat mengatasi gangguan dari luar.

3.

Sehat adalah keadaan seseorang yang dapat memenuhi kebutuhan pokoknya


sebagai umat manusia sesuai dengan tingkat dan derajatnya masing-masing.

4.

Sehat adalah keadaan seseorang yang dapat menguasai keadaan lingkungan


tanpa meninggalkan ketegangan dan tekanan serta tidak menimbulkan
ketidak seimbangan pada dirinya.

Pengertian Sakit
Ada beberapa batasan tentang sakit, yaitu :
1.

Menurut Perkins, sakit adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang
menimpa seseorang sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari
baik jasmani, rohani dan sosial.

2.

Menurut Websters New Collegiate Dictionary, sakit adalah suatu kondisi


dimana kesehatan tubuh lemah.

3.

Sakit adalah keadaan yang disebabkan oleh bermacam-macam hal (kejadian


atau kelainan) yang dapat menimbulkan gangguan terhadap susunan tubuh
(fungsi tubuh).

Dari pengertian sehat dan sakit maka keadaan sehat sakit pada dasarnya adalah :
1.

Hasil dari interaksi seseorang dengan lingkungannya.

2.

Sebagai manifestasi dari keberhasilan atau kegagalan seseorang dalam


mengadaptasikan diri dengan lingkungannya.

3.

Gangguan kesehatan, yang pada umumnya disebabkan oleh terjadinya


ketidakseimbangan antara penyebab penyakit (agent), tuan rumah (host), dan
lingkungan (environment).

Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan


Ada tiga faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu :

1.

1.

Penyebab penyakit (agent)

2.

Manusia sebagai tuan rumah (host)

3.

Lingkungan hidup (enviroment)

Penyebab Penyakit (agent)


Penyebab penyakit dapat dibagi dalam dua golongan yaitu :
a.

Golongan eksogen yaitu penyebab penyakit yang terdapat di luar tubuh


manusia yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat. Terbagi atas :
Yang nyata dan hidup
Penyebab penyakit ini sering disebut bibit penyakit seperti bakteri,
rickettsia, virus, cacing, protozoa, jamur dan sebagainya.

Yang nyata tak hidup terdiri dari


- Zat-zat kimia, seperti racun racun dan sebagainya

- Trauma ( ruda paksa ) :


trauma elektrik, misalnya kena arus listrik
trauma mekanik, misalnya terpukul, tertabrak
trauma thermis, misalnya terbakar
- Makanan ; kekurangan beberapa zat makanan seperti protein, vitamin
vitamin atau kekurangan makanan secara keseluruhan (kelaparan).
Yang berbentuk abstrak,
- Bidang ekonomi : kemiskinan
- Bidang sosial : sifat

a-sosial

(yaitu sifat orag yang tidak dapat

menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga sering melakukan


tindakan tindakan yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku dalam
masyarakat, orang ini dibenci dalam masyarakat)

ataupun anti sosial

(yaitu sifat orang yang terang terangan tindakannya bertentangan


dengan hukum yang berlaku dalam

masyarakat,

orang

ini

sangat

merugikan masyarakat).
- Bidang

mental

kebiadaban,

tidak

berperikemanusiaan

dan

sebagainya.
b.

Golongan Endogen yaitu sifat seseorang yang dasarnya sudah ditentukan


sejak lahir,

yang memudahkan timbulnya penyakit tertentu. Termasuk

golongan ini adalah :

Habitus (perawakan) misalnya habitus asthenikus yaitu perawakan yang


tinggi kurus dan berdada sempit dikatakan mudah terserang tuberkulosis.

2.

Penyakit turunan misalnya asma, buta-warna, diabetes dan sebagainya.

Manusia Sebagai Tuan Rumah (host)


Manusia sebagai tuan rumah, yaitu manusia yang dihinggapi penyakit,
merupakan faktor yang sangat penting. Bila seseorang ditulari bibit penyakit,
maka belum tentu orang tersebut akan menderita sakit karena masih tergantung
dari beberapa hal. Salah satu diantaranya ialah daya tahan tubuh orang tersebut.
Daya tahan tubuh yang tinggi,

baik badan, jiwa maupun sosialnya dapat

menghindarkan manusia dari berbagai jenis penyakit.


Daya tahan tubuh ini dapat dipertinggi dengan jalan :
Makanan yang sehat cukup kualitas maupun kuantitas.
Vaksinasi untuk mencegah infeksi penyakit tertentu.
Cara hidup yang teratur, bekerja, beristirahat, berekreasi dan menikmati hiburan
pada waktunya.
Berpengetahuan luas dengan menuntut ilmu di bangku sekolah maupun dari
pengalaman hidup di masyarakat.
Patuh pada ajaran agama.
Berolah raga secara teratur.

Daya tahan masyarakat tergantung pada daya tahan perorangan yang membentuk
masyarakat itu. Makin tinggi daya tahan perorangan dan makin banyak orang
yang meningkatkan daya tahan tubuhnya maka makin tinggi pula daya tahan
masyarakat, sehingga kesehatan masyarakat akan semakin terjamin.
3.

Lingkungan Hidup (Environment)


Lingkungan hidup adalah segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada
di sekitar manusia yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan hidup dapat dibagi dalam 4 golongan dan masing-masing ada yang
berguna dan ada yang merugikan serta yang satu mempengaruhi yang lainnya
secara timbal balik.
a.

Lingkungan biologik, terdiri atas organisme yang berada di sekitar manusia.


Yang merugikan :
Bibit penyakit, seperti bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa, cacing
dan sebagainya.
Binatang penyebar penyakit seperti lalat, tikus, nyamuk dan sebagainya.
Organisme sebagai hama tanaman atau pembunuh ternak.
Yang berguna :
Tumbuhan atau hewan sebagai bahan makanan
Organisme yang berguna untuk industri seperti obat antibiotika, ragi,
bahan obat-obat lainnya.

b.

Lingkungan fisik, terdiri atas benda - benda yang tak hidup yang berada
di sekitar manusia. Termasuk didalamnya udara, sinar matahari, tanah, air,
perumahan, sampah

dan sebagainya.

Yang merugikan :
Udara berdebu mengandung gas racun, baik yang berasal dari kendaraan
bermotor maupun dari pabrik.
Iklim yang buruk, tanah yang tandus, air untuk keperluan rumah tangga
yang jelek, perumahan yang tidak memenuhi syarat kesehatan,
pembuangan sampah, kotoran dan air limbah yang tidak teratur.
Yang berguna :
Udara yang bersih, tanah yang subur dengan iklim yang baik, perumahan
sehat, makanan yang cukup dan sehat dan sebagainya.
c.

Lingkungan ekonomi merupakan lingkungan yang abstrak


Yang merugikan :
Kemiskinan merupakan lingkungan hidup yang sangat membahayakan
kesehatan manusia. Karena orang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan
akan makanan yang sehat, yang akan melemahkan daya tahan tubuhnya
sehingga mudah diserang penyakit. Bahkan karena kekurangan makanan,
orang dapat jatuh sakit seperti busung lapar, kwashiorkor (pada anak-anak).
Kemiskinan dapat meruntuhkan akhlak manusia, menjadikan manusia kurang
bertanggung jawab, menimbulkan sifat egoistis dan kejahatan.

Oleh karena itu kesehatan harus diselenggarakan agar keadaan sosisal


ekonomi menjadi baik dan usaha kesehatan dapat berjalan dengan baik pula.
Yang menguntungkan :
Kemakmuran yang merata pada setiap anggota masyarakat.
d.

Lingkungan Mental Sosial, merupakan lingkungan hidup abstrak.


Yang merugikan :
Sifat sosial, kebiadaban, egoistis.
Yang menguntungkan :
Sifat gotong royong, sadar dan patuh pada hukum dan peraturan yang
berlaku di masyarakat.

Dalam hal hubungan manusia dengan lingkungan yang mengandung bahaya


baginya, ada dua tindakan yang dapat diambil agar tetap sehat, yaitu :

Tindakan yang ditujukan kepada manusia sendiri agar mempunyai daya tahan
tubuh yang tinggi serta menghindari kontak dengan bibit penyakit dan
penyebab penyakit lainnya.

Tindakan yang ditujukan kepada lingkungan hidup manusia dengan maksud


mengubah lingkungan hidup, sehingga faktor yang buruk dapat diatasi
sehingga tidak membahayakan kesehatan manusia.

7. ALOKASI WAKTU : 2 Jpl

8. PENDEKATAN, METODE,TEKNIK, MODEL


a. Konsep
:
Defenisi sehat
Defenisi sakit
Menentukan cara hidup sehat
Menentukan cara pencegahan penyakit
b. Prinsip
:
Prinsip-prinsip hidup sehat dan sakit
c. Prosedur
:
Mengamati gambar / vedio tentang hidup sehat, dan sakit
Mendiskusikan perilaku hidup sehat dan cara pencegahan penyakit
Laporan hasil diskusi
d. Metode Pembelajaran

Inquiry, Kajian pustaka dan kerja kelompok


Demonstrasi, discovery learning
Diskusi kelompok dan presentasi

9. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Alokasi

Waktu
Siswa merespon salam dan pertanyaan dari 10 menit
guru berhubungan dengan kondisi saat ini.

Siswa

menerima

informasi

tentang

pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Siswa

menerima

materi,

tujuan,

informasi
manfaat,

kompetensi,
dan

langkah

pembelajaran yang akan dilaksanakan

Apersepsi dan Motivasi: siapa yang sakit


disekitar ananda ? siswa menyebutkan orang
orang yang sakit disekitarnya. Apa saja ciri
ciri orang sakit?

Kegiatan Inti

Mengamati

60 menit

Siswa duduk dalam kelompok yang sudah


ditentukan

Guru membagikan buku pelajaran dari


beberapa penerbit untuk dibagikan kepada
masing masing kelompok

Guru memperagakan gambar / vedio yang


berhubungan dengan orang sehat / sakit serta
usaha usaha kesehatan masyarakat serta
usaha pencegahan penyakit

Siswa mengamati gambar / vedio yang


berhubungan dengan orang sehat / sakit serta
usaha usaha kesehatan masyarakat serta
usaha pencegahan penyakit

Menanya

Menginstruksikan siswa untuk mencari usaha


kesehatan masyarakat dan usaha pencegahan
penyakit lainnya

Mencoba

Secara berkelompok siswa membahas dan


mengidentifikasi hasil temuannya.

Mengasosiasi

Melalui beberapa soal yang diberikan guru,


siswa mengelompokkan ke dalam ciri-ciri
sehat dan sakit.

Siswa

dapat

mengelompokkan

usaha

kesehatan masyarakat dan usaha pencegahan


penyakit.
Mengomunikasikan

Siswa

mempresentasikan

hasil

kerja

kelompok melalui perwakilan masing-masing


kelompok (bisa dipilih dan ditunjuk guru)

Melaporkan hasil diskusi kelompok secara


tertulis dan lisan tentang pengertian sehat dan
sakit serta usaha kesehatan masyarakat dan
usaha pencegahan penyakit.

Penutup

Guru memberikan tambahan informasi

Bersama siswa menyimpulkan pengertian 10 menit


sehat dan sakit serta usaha kesehatan
masyarakat dan usaha pencegahan penyakit

Guru bertanya secara acak ke beberapa siswa


untuk

mengetahui

keberhasilan

proses

pembelajaran pada hari itu.

10. PENILAIAN HASIL BELAJAR


I.

Penilaian Hasil Pembelajaran.


1. Jenis/teknik penilaian
a. Kompetensi Sikap:
Observasi
Penilaian diri
b. Kompetensi Pengetahuan:
Tes tertulis
Tes lisan
c. Kompetensi Keterampilan:
Tes praktik,
2. Bentuk instrumen dan instrumen
3. Pedoman penskoran

11. ALAT DAN SUMBER BELAJAR


a. Media Pembelajaran
Media :
1. Internet
2.
3. Buku-buku penunjang
b. Sumber Belajar
1.

Buku IKM

Lubuk Alung, 27 Juli 2015

Mengetahui
KEPALA SMK KESEHATAN MANDIRI

SILMI HAYATI,S.Farm,Apt

GURU MATA PELAJARAN

NENI EMILDA,SKM,MM

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )
1.

2.

IDENTITAS
SATUAN PENDIDIKAN

: SMK KESEHATAN MANDIRI

KELAS / SEMESTER

:X/I

PROGRAM

: FARMASI

MATA PELAJARAN

: IKM

JUMLAH PERTEMUAN

: 1 X 40 Menit

STANDAR KOMPETENSI ( SK )
Memahami Hakekat Ilmu Kesehatan Masyarakat

3.

KOMPETENSI DASAR ( KD)


Menjelaskan Usaha Kesehatan Pribadi

4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


a. Siswa menjelaskan maksud usaha kesehatan pribadi
b. Siswa menjelaskan maksud sakit dan ciri cirinya
c. Siswa mampu memjelaskan bebtuk bentuk kesehatan pribadi
d. Siswa bisa mengaplikasikan kesehatan pribadi dalam kehidupan sehari hari.
e. Siswa mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang kesehatan pribadi
5. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah

proses

mengamati,

menanya,

mencoba,

menyimpulkan,

dan

mengkomunikasikan, siswa dapat:


a. Menjelaskan tentang kesehatan pribadi
b. Mendeskripsikan kesehatan pribadi
c. Menjelaskan usaha usaha kesehatan pribadi
6. MATERI AJAR
Usaha Kesehatan Pribadi
Usaha keshatan prinadi adalah daya upaya dari seseorang untuk memelihara dan
mempertinggi derajat kesehatan sendiri.
1.
Bentuk - Bentuk Usaha Kesehatan Pribadi
a) Memelihara kebersihan yang meliputi :
Badan, yaitu mandi, gosok gigi, cuci tangan dan sebagainya.
Pakaian, yaitu dicuci dan disetrika.
Rumah dan lingkungan, yaitu disapu, buang sampah, kotoran dan air
limbah pada tempatnya.
b) Makanan dan minuman yang sehat :
Bersih, bebas dari bibit penyakit
Cukup kualitas dan kuantitasnya.
c) Cara hidup yang teratur, meliputi :
Bekerja, makan, tidur, istirahat secara teratur.
Rekreasi dan menikmati hiburan pada waktunya.
d) Meningkatkan daya tahan tubuh dan kesamaptaan jasmani :

Vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit menular


tertentu.
Olah raga, senam secara teratur.
e) Menghindari terjadinya penyakit, meliputi :
Menghindari kontak dengan sumber penularan penyakit baik yang
berasal dari penderita maupun dari sumber lain.
Menghindari pergaulan yang tidak baik
Selalu berpikir dan berbuat baik
Membiasakan diri untuk selalu mematuhi aturan kesehatan
f) Meningkatkan kecerdasan dan rohani, meliputi :
Patuh pada ajaran agama
Cukup santapan rohani
Meningkatkan pengetahuan, baik dengan membaca buku ilmu
pengetahuan, menuntut ilmu dibangku sekolah, ataupun dengan belajar
sendiri dari pengalaman hidup
g) Melengkapi rumah dengan fasilitas yang menjamin hidup sehat, meliputi :
Adanya sumber air yang baik
Tersedianya jamban yang sehat
Tersedianya tempat buang sampah dan air limbah yang baik
Tersedianya perlengkapan PPPK untuk menanggulangi kecelakaan atau
sakit mendadak
h) Pemeriksaan kesehatan :
Secara berkala, walaupun merasa sehat
Segera memeriksakan diri bila merasa sakit
Guna Kesehatan Pribadi Untuk Diri Sendiri Dan Masyarakat

2.

Makin banyak orang yang memperhatikan pemeliharaan dan peningkatan


kesehatan dirinya, akan makin baik pula keadaan kesehatan masyarakat. Membuat diri
selalu sehat, disamping berguna untuk diri sendiri baik untuk masa kini maupun dimasa
yang akan datang juga menguntungkan kesehatan masyarakat karena dengan tidak
adanya orang sakit, berarti tidak ada beban atau hilangnya sumber penularan.
Orang yang sejak kecil seringkali sakit, apalagi jika penyakitnya mengenai organ
tubuh yang vital seperti jantung, paru-paru, ginjal, hati, otak dan sebagainya bila
dewasa akan berbadan lemah dan mungkin sekali berumur pendek.Keadaan sakit
menimbulkan penderitaan dan merupakan penghambat bagi kemajuan karier seseorang.
Untuk menempati suatu jabatan di dalam pekerjaan, semuanya memerlukan orang yang
sehat. Karena orang hanya dapat bekerja sebaik-baiknya pada keadaan yang sehat.
7. ALOKASI WAKTU : 1 Jpl

8. PENDEKATAN, METODE,TEKNIK, MODEL


a.

b.
c.

Konsep
:
Defenisi Kesehatan pribadi
Bentuk usaha kesehatan pribadi
Guna kesehatan pribadi di masyarakat
Prinsip
:
Prinsip-prinsip kesehatan pribadi
Prosedur
:
Mengamati gambar / vedio tentang kesehatan pribadi
Mendiskusikan bentuk bentuk kesehatan pribadi
Laporan hasil diskusi

Metode Pembelajaran

d.

Inquiry, Kajian pustaka dan kerja kelompok


Demonstrasi, discovery learning
Diskusi kelompok dan presentasi

9. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Alokasi

Waktu
Siswa merespon salam dan pertanyaan dari 5 menit
guru berhubungan dengan kondisi saat ini.

Siswa

menerima

informasi

tentang

pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Siswa

menerima

materi,

tujuan,

informasi
manfaat,

kompetensi,
dan

langkah

pembelajaran yang akan dilaksanakan

Apersepsi

dan

Motivasi:

apa

ananada

mengetahui yang dimaksud dengan kese


menyebutkan

nmaksud usaha kesehatan

pribadi?
Kegiatan Inti

Mengamati

30 menit

Siswa duduk dalam kelompok yang sudah


ditentukan

Guru membagikan buku pelajaran dari


beberapa penerbit untuk dibagikan kepada
masing masing kelompok

Guru memperagakan gambar / vedio yang


berhubungan

dengan

usaha

kesehatan

pribadi.
Menanya

Menginstruksikan siswa untuk mencari usaha


kesehatan masyarakat pribadi

Mencoba

Secara berkelompok siswa membahas dan


mengidentifikasi hasil temuannya.

Mengasosiasi

Melalui beberapa soal yang diberikan guru,


siswa mengelompokkan ke dalam usaha
kesehatan pribadi.

Siswa

dapat

mengelompokkan

usaha

kesehatan kesehatan pribadi dan kegunaanya


di masyarakat.
Mengomunikasikan

Siswa

mempresentasikan

hasil

kerja

kelompok melalui perwakilan masing-masing


kelompok (bisa dipilih dan ditunjuk guru)

Melaporkan hasil diskusi kelompok secara


tertulis dan lisan tentang usaha kesehatan
pribadi.

Penutup

Guru memberikan tambahan informasi

Bersama siswa menyimpulkan pengertian 5 menit


usaha kesehatan pribadi dan kegunaanya di
masyarakat

Guru bertanya secara acak ke beberapa siswa


untuk

mengetahui

keberhasilan

pembelajaran pada hari itu.

10. PENILAIAN HASIL BELAJAR


a. Penilaian Hasil Pembelajaran.

b. Jenis/teknik penilaian
d. Kompetensi Sikap:
Observasi
Penilaian diri
e. Kompetensi Pengetahuan:
Tes tertulis
Tes lisan
f. Kompetensi Keterampilan:
Tes praktik,
c. Bentuk instrumen dan instrumen
d. Pedoman penskoran
11. ALAT DAN SUMBER BELAJAR
a. Media Pembelajaran

Media :
*Internet
* Buku-buku penunjang
Sumber Belajar

Buku IKM

proses

Lubuk Alung, 27 Juli 2015


Mengetahui
KEPALA SMK KESEHATAN MANDIRI

SILIMI HAYATI,S.Farm,Apt

GURU MATA PELAJARAN

NENI EMILDA,SKM,MM

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )
1. IDENTITAS
SATUAN PENDIDIKAN

: SMK KESEHATAN MANDIRI

KELAS / SEMESTER

:X/I

PROGRAM

: FARMASI

MATA PELAJARAN

: IKM

JUMLAH PERTEMUAN

: 1 X 40 Menit

2. STANDAR KOMPETENSI ( SK )
Memahami hakekat Ilmu Kesehatan Masyarakat
3. KOMPETENSI DASAR ( KD)
Memahami Usaha Pencegahan Penyakit
4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Siswa menjelaskan maksud usaha pencegahan penyakit

Siswa menjelaskan tujuan usaha pencegahan penyakit

Siswa mampu melakukan usaha pencegahan penyakit

Siswa bisa mengaplikasikan mencegah terjadinya penyakit dalam kehidupan


sehari hari.

Siswa mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang usaha pencegahan


penyakit

5.TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah

proses

mengamati,

menanya,

mencoba,

menyimpulkan,

dan

mengkomunikasikan, siswa dapat:


a. Menjelaskan usaha pencegahan penyakit
b. Mendeskripsikan usaha pencegahan penyakit
6.MATERI AJAR
Usaha Pencegahan Penyakit
Dalam garis besarnya usaha kesehatan masyarakat dapat dibagi dalam empat
golongan, yaitu usaha peningkatan (promotif), pencegahan (preventif),
pengobatan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif). Usaha-usaha pencehan tersebut
adalah :
1. Pada masa sebelum sakit
a)
Mempertinggi Nilai Kesehatan (Health Promotion)
Usaha ini merupakan pelayanan terhadap pemeliharaan kesehatan pada
umumnya. Usaha-usaha tersebut diantaranya :
Penyediaan makanan yang sehat, cukup kualitas dan kuantitasnya.
Perbaikan higiene dan sanitasi lingkungan seperti penyediaan air untuk
keperluan rumah tangga, pembuangan sampah, kotoran dan air limbah.
Pendidikan kesehatan kepada masyarakat dan usaha kesehatan jiwa.

b) Memberikan perlindungan khusus terhadap gangguan penyakit tertentu


(Specific Protection)
Usaha ini merupakan tindakan pencegahan terhadap penyakit tertentu dan
beberapa usaha diantaranya adalah :
Imunisasi / vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi tertentu.
Isolasi penderita penyakit menular tertentu
Pencegahan terjadinya kecelakaan
2. Pada masa sakit :
a) Mengenal dan mengetahui jenis penyakit pada tingkat awal serta
mengadakan pengobatan yang tepat dan segera (Early Diagnosis and
Prompt Treatment)
Beberapa usaha diantaranya :
Mencari penderita dalam masyarakat dengan jalan pemeriksaan darah,
paru-paru dan sebagainya.
Mencari semua orang yang telah berhubungan dengan penderita penyakit
menular untuk diawasi dan diberi pengobatan (contac person) hingga
sembuh.
Pendidikan kesehatan kepada masyarakat.
Tujuan utama dari usaha ini adalah :
Pengobatan setepat-tepatnya dan sesegera mungkin dari setiap penderita
penyakit sampai sembuh sempurna.
Pencegahan penularan kepada orang lain.
Pencegahan timbulnya cacat akibat suatu penyakit.
b) Pembatasan cacat dan menghilangkan gangguan kemampuan bekerja yang
diakibatkan oleh sesuatu penyakit (Disability Limitation)
Usaha ini merupakan kelanjutan dari usaha sebelumnya yaitu dengan
pengobatan dan perawatan yang sempurna agar penderita sembuh kembali
dan tidak cacat. Bila sudah terjadi cacat maka dicegah agar cacat tersebut
tidak bertambah parah (dibatasi).
c) Rehabilitasi (Rehabilitation)
Rehabilitasi adalah usaha untuk mengembalikan bekas penderita ke dalam
masyarakat sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota masyarakat yang
berguna untuk dirinya sendiri dan masyarakat semaksimal mungkin sesuai
dengan kemampuannya.
Rehabilitasi terdiri dari :
Rehabilitasi fisik, yaitu agar bekas penderita memperoleh perbaikan fisik
dengan sebaik-baiknya, misalnya kaki patah mendapat rehabilitasi
dengan kaki buatan.
Rehabilitasi mental, yaitu agar bekas penderita dapat menyesuaikan diri
dalam hubungan perseorangan dan sosial.
Rehabilitasi sosial / vokasional, yaitu agar bekas penderita dapat kembali
menempati suatu pekerjaan / jabatan dalam masyarakat sesuai dengan
kemampunnya.
Usaha rehabilitasi ini memerlukan pengertian dari segenap anggota
masyarakat, sehingga mudah bagi bekas penderita untuk menyesuaikan dirinya
dalam masyarakat.
7. ALOKASI WAKTU :1 Jpl

8. PENDEKATAN, METODE,TEKNIK, MODEL


a. Konsep :
Defenisi sehat
Defenisi sakit
Menentukan cara hidup sehat
Menentukan cara pencegahan penyakit

b. Prinsip :
Prinsip-prinsip hidup sehat dan sakit
c. Prosedur :

Mengamati gambar / vedio tentang hidup sehat, dan sakit


Mendiskusikan perilaku hidup sehat dan cara pencegahan penyakit
Laporan hasil diskusi
d. Metode Pembelajaran

Inquiry, Kajian pustaka dan kerja kelompok


Demonstrasi, discovery learning
Diskusi kelompok dan presentasi

9. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi
Siswa

Alokasi Waktu
merespon 5 menit

salam dan pertanyaan


dari

guru

berhubungan dengan
kondisi saat ini.

Siswa

menerima

informasi

tentang

pembelajaran

yang

akan dilaksanakan.

Siswa

menerima

informasi
kompetensi,

materi,

tujuan, manfaat, dan


langkah pembelajaran
yang

akan

dilaksanakan

Apersepsi

dan

Motivasi: Apa usaha


ananda

agar

tidak

sakit

siswa

menyebutkan

usaha

yang dilakukan agar


tidak sakit.
Kegiatan Inti

Mengamati

30 menit

Siswa duduk dalam


kelompok yang sudah
ditentukan

Guru

membagikan

buku pelajaran dari


beberapa
untuk
kepada

penerbit
dibagikan
masing

masing kelompok

Guru memperagakan
gambar / vedio yang
berhubungan dengan
usaha

pencegahan

penyakit

Siswa

mengamati

gambar / vedio yang


berhubungan dengan
usaha

pencegahan

penyakit
Menanya

Menginstruksikan
siswa untuk mencari
usaha

pencegahan

penyakit lainnya
Mencoba

Secara

berkelompok

siswa membahas dan


mengidentifikasi hasil
temuannya.
Mengasosiasi

Melalui beberapa soal


yang diberikan guru,
siswa

mengetahui

beberap

usaha

pencegahan penyakit.

Siswa

dapat

mengelompokkan
usaha

pencegahan

penyakit.

Mengomunikasikan

Siswa
mempresentasikan
hasil kerja kelompok
melalui

perwakilan

masing-masing
kelompok

(bisa

dipilih dan ditunjuk


guru)

Melaporkan
diskusi

hasil
kelompok

secara

tertulis

dan

lisan tentang usaha


pencegahan penyakit.

Guru

memberikan

tambahan informasi
Penutup

Bersama

siswa

menyimpulkan
pengertian

usaha

pencegahan penyakit

Guru bertanya secara


acak

ke

beberapa

siswa

untuk

mengetahui
keberhasilan
pembelajaran
hari itu.

10. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1.Penilaian Hasil Pembelajaran.
2. Jenis/teknik penilaian
a. Kompetensi Sikap:
Observasi
Penilaian diri

b. Kompetensi Pengetahuan:
Tes tertulis
Tes lisan
c. Kompetensi Keterampilan:
Tes praktik,
3. Bentuk instrumen dan instrumen
4. Pedoman penskoran
11.ALAT DAN SUMBER BELAJAR

proses
pada

menit

a. Media Pembelajaran

Media :
Internet
Buku-buku penunjang
b. Sumber Belajar

Buku IKM
Lubuk Alung, 27 Juli 2015
Mengetahui
KEPALA SMK KESEHATAN MANDIRI

SILIMI HAYATI,S.Farm,Apt

GURU MATA PELAJARAN

NENI EMILDA,SKM,MM

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )
1. IDENTITAS
SATUAN PENDIDIKAN

: SMK KESEHATAN MANDIRI

KELAS / SEMESTER

:X/I

PROGRAM

: FARMASI

MATA PELAJARAN

: IKM

JUMLAH PERTEMUAN

: 2 X 40 Menit

2. STANDAR KOMPETENSI ( SK )
Memahami hakekat Ilmu Kesehatan Masyarakat
3. KOMPETENSI DASAR ( KD)
Menjelaskan pengertian Ilmu Kesehatan Masyarakat
4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
a. Siswa menjelaskan maksud Ilmu Kesehatan Masyarakat
b. Siswa menjelaskan tujuan Ilmu Kesehatan Masyarakat
c. Siswa mampu menjelaskan prinsip ilmu kesehatan masyarakat
4. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah

proses

mengamati,

menanya,

mencoba,

menyimpulkan,

dan

mengkomunikasikan, siswa dapat:


1.
2.
3.

Menjelaskan Ilmu Kesehatan msayarakat


Mendeskripsikan Tujuam Ilmu Kesehatan Masyarakat
Menjelaskan tentang Prinsip IlmuKesehatan masyarakat

5. MATERI AJAR
Pengertian Kesehatan Masyarakat
Menurut Winslow yang dimaksud dengan ilmu kesehatan masyarakat adalah
suatu ilmu dan seni yang bertujuan untuk
mencegah timbulnya penyakit,
memperpanjang masa hidup dan mempertinggi nilai kesehatan.
Untuk mencapai hal tersebut dilakukan dengan jalan menimbulkan, menyatukan,
menyalurkan dan mengkoordinir usaha usaha di dalam masyarakat kearah
terlaksananya usaha usaha :
- memperbaiki kesehatan lingkungan
- mencegah dan memberantas penyakit infeksi yang berkembang dalam
masyarakat
- mendidik masyarakat dalam prinsip-prinsip kesehatan perorangan
- mengkoordinir tenaga kesehatan agar mereka dapat melakukan pengobatan dan
perawatan dengan sebaik baiknya.
- mengembangkan usaha usaha masyarakat agar mereka
dapat mencapai derajat kesehatan yang setinggi tingginya.
Dalam mempelajari kesehatan masyarakat perlu kita pahami tentang pengertian
yang terkait, yaitu :
1. Kesehatan menurut UU No. 23 tahun 1992 pasal 1 ayat 1
adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang
memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial
dan ekonomis.

2. Masyarakat menurut Linton adalah setiap kelompok manusia


yang telah lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka
dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir tentang dirinya
sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
Jadi kesehatan masyarakat adalah suatu usaha suatu kelompok masyarakat untuk
selalu berada dalam keadaan sejahtera baik badan, jiwa dan sosial serta hidup
produktif dilihat dari segi sosial dan ekonomis.
Prinsip - Prinsip Kesehatan Masyarakat.
Agar usaha kesehatan masyarakat dapat terlaksana dengan baik maka ada
beberapa prinsip pokok yang harus terpenuhi, yaitu :
1. Usaha kesehatan masyarakat lebih mengutamakan tindakan
pencegahan (preventif) daripada pengobatan (kuratif).
2. Dalam
melaksanakan
tindakan
pencegahan
selalu
menggunakan cara-cara yang ringan biaya dan berhasil baik.
3. Dalam melaksanakan kegiatannya lebih menitik beratkan
pada masyarakat, baik sebagai pelaku (subyek) dan sasaran
(obyek) atau dengan kata lain suatu usaha dari, oleh dan
untuk masyarakat.
4. Dalam melibatkan masyarakat sebagai pelaku maka sasaran
yang diutamakan adalah masyarakat yang terorganisir.
5. Ruang lingkup usaha lebih mengutamakan masalah-masalah
kesehatan kemasyarakatan dari pada kesehatan perorangan
karena bila tidak ditanggulangi dengan segera dapat
mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat luas.
Tujuan Usaha Kesehatan Masyarakat
Dari pengertian Ilmu Kesehatan Masyarakat tersebut diatas maka didalamnya
terdapat tujuan yang ingin dicapai, yaitu :
Tujuan umum
Terciptanya keadaan lingkungan yang sehat, terberantasnya
penyakit menular, meningkatnya pengetahuan seseorang
tentang prinsip prinsip kesehatan perseorangan, tersedianya
berbagai usaha kesehatan yang dibutuhkan masyarakat yang
terorganisir dan terlibatnya badan-badan kemasyarakatan dalam
usaha kesehatan.
Tujuan akhir
Terciptanya jaminan bagi setiap orang dalam masyarakat suatu derajat hidup yang
cukup guna mempertahankan kesehatan.
6. ALOKASI WAKTU : 2 Jpl
7. PENDEKATAN, METODE,TEKNIK, MODEL
a. Konsep

Defenisi Kesehatan Masyarakat


Ruang Lingkup Kesehatan Masyarakat
Tujuan Kesehatan Masyarakat

b. Prinsip :
Prinsip-prinsip Kesehatan Masyarakat

c.

Prosedur :
Mengamati gambar / vedio tentang Kesehatan Masyarakat
Mendiskusikan tentang Kesehatan Masyarakat
Laporan hasil diskusi

d. Metode Pembelajaran

Inquiry, Kajian pustaka dan kerja kelompok


Demonstrasi, discovery learning
Diskusi kelompok dan presentasi

8. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Alokasi

Waktu
Siswa merespon salam dan pertanyaan dari 10 menit
guru berhubungan dengan kondisi saat ini.

Siswa

menerima

informasi

tentang

pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Siswa

menerima

materi,

tujuan,

informasi
manfaat,

kompetensi,
dan

langkah

pembelajaran yang akan dilaksanakan

Apersepsi dan Motivasi: Apa yang ananda


ketahui
Siswa

tentang

Kesehatan

menjelaskan

Masyarakat?

tentang

Kesehatan

masyarakat ?
Kegiatan Inti

Mengamati

60 menit

Siswa duduk dalam kelompok yang sudah


ditentukan

Guru membagikan buku pelajaran dari


beberapa penerbit untuk dibagikan kepada
masing masing kelompok

Guru memperagakan gambar / vedio yang


berhubungan dengan kesehatan masyarakat

Siswa mengamati gambar / vedio yang


berhubungandengan

usaha

kesehatan

masyarakat
Menanya

Menginstruksikan siswa untuk mencari usaha


kesehatan masyarakat

Mencoba

Secara berkelompok siswa membahas dan


mengidentifikasi hasil temuannya.

Mengasosiasi

Melalui beberapa soal yang diberikan guru,


siswa

menjelaskan

usaha

kesehatan

masyarakat

Siswa

dapat

mengelompokkan

usaha

kesehatan masyarakat
Mengomunikasikan

Siswa

mempresentasikan

hasil

kerja

kelompok melalui perwakilan masing-masing


kelompok (bisa dipilih dan ditunjuk guru)

Melaporkan hasil diskusi kelompok secara


tertulis dan lisan usaha kesehatan masyarakat
Guru memberikan tambahan informasi

Penutup

Bersama siswa menyimpulkan pengertian 10 menit


kesehatan masyarakat

Guru bertanya secara acak ke beberapa siswa


untuk

mengetahui

keberhasilan

pembelajaran pada hari itu.

9. PENILAIAN HASIL BELAJAR


Penilaian Hasil Pembelajaran.
1. Jenis/teknik penilaian
2. Kompetensi Sikap:

Observasi
Penilaian diri

3. Kompetensi Pengetahuan:

Tes tertulis
Tes lisan

4. Kompetensi Keterampilan:
Tes praktik,
5. Bentuk instrumen dan instrumen
6. Pedoman penskoran
10. ALAT DAN SUMBER BELAJAR
a. Media Pembelajaran

Media :
Internet
Buku-buku penunjang

proses

B. Sumber Belajar

Buku IKM
Lubuk Alung, 27 Juli 2015
Mengetahui
KEPALA SMK KESEHATAN MANDIRI

SILMI HAYATI,S.Farm,Apt

GURU MATA PELAJARAN

NENI EMILDA,SKM,MM

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


( RPP )
1. IDENTITAS
SATUAN PENDIDIKAN

: SMK KESEHATAN MANDIRI

KELAS / SEMESTER

:X/I

PROGRAM

: FARMASI

MATA PELAJARAN

: IKM

JUMLAH PERTEMUAN

: 1 X 40 Menit

2. STANDAR KOMPETENSI ( SK )
Memahami hakekat Ilmu Kesehatan Masyarakat
3. KOMPETENSI DASAR ( KD)
Memahami Usaha Kesehatan Masyarakat
4. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Siswa menjelaskan maksud usaha kesehatan masyarakat

Siswa menjelaskan tujuan usaha kesehatan masyarakat

Siswa

bisa mengaplikasikan usaha kesehatan masyarakat dalam kehidupan

sehari hari.

Siswa mampu menjelaskan kepada masyarakat tentang kesehatan masyarakat

5.TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah

proses

mengamati,

menanya,

mencoba,

menyimpulkan,

dan

mengkomunikasikan, siswa dapat:


c. Menjelaskan usaha kesehatan masyarakat
d. Mendeskripsikan usaha kesehatan masyarakat
6.MATERI AJAR
Usaha-Usaha Kesehatan Masyarakat
Usaha kesehatan pokok yang dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO) sebagai dasar pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah sebagai berikut :
1. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
2. Kesehatan ibu dan anak.
3. Hygiene dan sanitasi lingkungan.
4. Pendidikan kesehatan pada masyarakat.
5. Pengumpulan data data untuk perencanaan dan
penilaian (statistik
kesehatan)
6. Perawatan kesehatan masyarakat.
7. Pemeriksaan, pengobatan dan perawatan.
Dalam program kesehatan nasional tercantum 17 macam usaha / kegiatan
kesehatan masyarakat, yaitu :
1. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
2. Kesehatan ibu dan anak
3. Hygiene dan sanitasi lingkungan.
4. Usaha kesehatan sekolah
5. Usaha kesehatan gigi
6. Usaha kesehatan mata
7. Usaha kesehatan jiwa

8. Pendidikan kesehatan kepada masyarakat

1.

9. Usaha gizi
10. Pemeriksaan, pengobatan dan perawatan
11. Perawatan kesehatan masyarakat
12. Keluarga berencana
13. Rehabilitasi
14. Usaha usaha farmasi
15. Laboratorium
16. Statistik kesehatan
17. Administrasi usaha kesehatan masyarakat
Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular

Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang atau
hewan sakit, dari reservoir ataupun dari agent lainnya ke manusia sehat.
Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu bibit penyakit seperti
bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa dan cacing.
Usaha usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit menular akan dibahas lebih
lanjut pada kelas II.
2.

Kesehatan ibu dan anak

Usaha KIA bertujuan untuk memberika pelayanan kesehatan kepda ibu ibu
secara teratur dan terus menerus dalam waktu sakit dan sehat, pada masa antepartum,
post partum dan masa menyusui serta pemeliharaan anak anaknya dari mulai lahir
sampai masa pra sekolah.
3. Hygiene dan sanitasi lingkungan
Hygiene dan sanitasi lingkungan adalah pengawasan lingkungan
fisik, biologis, sosial dan ekonomi yang mempengaruhi kesehatan
manusia, dimana lingkungan yang berguna ditingkatkan dan
diperbanyak, sedangkan yang merugikan diperbaiki atau dihilangkan.
4. Usaha kesehatan sekolah, gigi, mata dan jiwa serta usaha gizi
akan dibahas lebih lanjut.
5.

Pendidikan kesehatan kepada masyarakat

Tujuan pendidikan kesehatan kepada masyarakat adalah untuk membantu


masyarakat agar dapat hidup sehat dengan usahanya sendiri setelah diberikan
pendidikan, misalnya mandi yang teratur dan memakaia sabun dapat menghindarkan
penyakit kulit, cuci tangan sebelum makan dapat menghindari penyakit perut menular,
dan lain lain.
Melalui pendidikan kesehatan diharapkan dapat menimbulkan
pengertian yang sebaik baiknya tentang masalah kesehatan dan
dapat menggerakkan masyarakat agar mereka turut serta aktif atas
dasar pengertian tadi untuk mencapai hidup sehat dan berkualitas.
6.

Perawatan kesehatan masyarakat

Adalah usaha perawatan yang dijalankan dalam masyarakat


yang dilakukan dalam waktu sakit maupun sehat, guna meningkatkan
derajat kesehatan, memperbaiki hygiene lingkungan, pencegahan
penyakit dan rehabilitasi.
Usaha perawatan kesehatan masyarakat meliputi :

Melakukan kunjungan rumah guna mengetahui masalah


kesehatan yang dihadapi keluarga keluarga dalam
masyarakat. Kemudian membantu dan membimbng keluarga
tersebut untuk menyelesaikan masalahnya.
Pendidikan kesehatan keluarga

Perawatan dan pengobatan pada anggota keluarga yang sakit

7.

Perawatan lanjutan atau usaha rehabilitasi pada bekas


penderita
Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan dan penyakit
menular, membantu menemukan penderita atau sumber
penularan
Membantu terselenggaranya sistem penampungan (referal
system) antara rumah sakit atau instansi lainnya dengan
masyarakat.
Membantu mengumpulkan data statistik kesehatan

Keluarga Berencana

Adalah upaya manusia untuk mengatur secara sengaja kehamilan dalam keluarga,
secara tidak melawab hukum dan moral Pancasila demi kesejahteraan keluarga.
8. Usaha rehabilitasi
Adalah usaha untuk mengembalikan bekas penderita kedalam masyarakat
sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota masyarakat sesuai denga
kemampuannya.
9. Usaha Farmasi
Adalah usaha yang berkaitan dengan tugas pemerintah dalam menyediakan obat
obat, bahan obat, perbekalan kesehatan lainnya yang bermutu dan terjangkau oleh
masyarakat, termasuk juga pengaturan dan pengawasan penyimpanan, peredaran dan
pemakaiannya.
10. Laboratorium
Usaha kesehatan tidak akan berjalan baik tanpa bantuan dari laboratorium.
Laboratorium ini diperlukan untuk pemeriksaan :
- kimia klinis, faeces, urine dan darah
- serologis, virologis, toksikologis, maknan dan sebagainya.
- mutu obat
11. Statistik kesehatan
Statistik adalah suatu pernyataan jumlah atau keterangan yang sebaik baiknya
dinyatakan dengan angka dari keadaan yang timbul dalam masyarakat. Tujuan statistik
adalah untuk menilai hasil kerja yang telah dilaksanakan dan untuk dipergunakan
sebagai bahan dalam menyusun rencana kerja untuk menghadapi masa yang akan
datang. Data yang penting untuk perencanaan dalam bidang kesehatan adalah :
- Data demografi, yaitu tentang jumlah penduduk beserta
pembagiannya berdasarkan umur dan jenis kelamin.
- Data vital statistik, yaitu tentang angka kelahiran, kematian,
perkawinan dan lain lain.
- Data tentang kesehatan, yaitu menyangkut macam penyakit
dan kasus kasus penyebab kematian dan sebagainya.
- Data tentang hygiene dan sanitasi lingkungan, yaitu tentang
sumber air rumah tanga, pengolahan limbah rumah tangga,
keadaan perumahan, dan lain lain.
- Data mengenai fasilitas kesrhatan, seperti jumlah rumah
sakit, puskesmas, KIA, jumlah tenaga medis dan lain lain.
- Data mengenai lembaga pendidikan kesehatan, anggaran
kesehatan dari pemerintah dan sumber sumber fisik seperti
alat alat kesehatan dan obat obatan.
12. Adminsitrasi usaha kesehatan masyarakat
Terdiri atas penyusunan rencana kerja, penyusunan rencana pelaksanaan,
koordinasi, pengawasan. Penilaian dan tata usaha.
7.

ALOKASI WAKTU : 1 Jpl

8.

PENDEKATAN, METODE,TEKNIK, MODEL


b. Konsep
:
Usaha kesehatan masyarakat menurut menkes
Usaha kesehatan masyarakat menurut WHO
c. Prinsip
:
Prinsip-prinsip Usaha Masyarakat
d. Prosedur
:
Mengamati gambar / vedio tentang usaha Kesehatan Masyarakat
Mendiskusikan Usaha kesehatan Masyarakat
Laporan hasil diskusi
e. Metode Pembelajaran

Inquiry, Kajian pustaka dan kerja kelompok


Demonstrasi, discovery learning
Diskusi kelompok dan presentasi

11. KEGIATAN PEMBELAJARAN


Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi

Alokasi

Waktu
Siswa merespon salam dan pertanyaan dari 5 menit
guru berhubungan dengan kondisi saat ini.

Siswa

menerima

informasi

tentang

pembelajaran yang akan dilaksanakan.

Siswa

menerima

materi,

tujuan,

informasi
manfaat,

kompetensi,
dan

langkah

pembelajaran yang akan dilaksanakan

Apersepsi dan Motivasi: Apa yang ananda


ketahui

tentang

Masyarakat?

siswa

usaha

Kesehatan

menyebutkan

usaha

kesehatan masyarakat.
Kegiatan Inti

Mengamati

30 menit

Siswa duduk dalam kelompok yang sudah


ditentukan

Guru membagikan buku pelajaran dari


beberapa penerbit untuk dibagikan kepada
masing masing kelompok

Guru memperagakan gambar / vedio yang


berhubungan

dengan

usaha

kesehatan

masyarakat

Siswa mengamati gambar / vedio yang


berhubungan
masyarakat

dengan

usaha

kesehatan

Menanya

Menginstruksikan siswa untuk mencari usaha


kesehatan masyarakat

Mencoba

Secara berkelompok siswa membahas dan


mengidentifikasi hasil temuannya.

Mengasosiasi

Melalui beberapa soal yang diberikan guru,


siswa mengetahui beberap usaha kesehatan
masyarakat

Siswa

dapat

mengelompokkan

usaha

kesehatan masyarakat.
Mengomunikasikan

Siswa

mempresentasikan

hasil

kerja

kelompok melalui perwakilan masing-masing


kelompok (bisa dipilih dan ditunjuk guru)

Melaporkan hasil diskusi kelompok secara


tertulis dan lisan tentang usaha kesehatan
masyarakat

Penutup

Guru memberikan tambahan informasi

Bersama siswa menyimpulkan pengertian 5 menit


usaha kesehatan masyarakat

Guru bertanya secara acak ke beberapa siswa


untuk

mengetahui

keberhasilan

pembelajaran pada hari itu.

12. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Penilaian Hasil Pembelajaran.
2. Jenis/teknik penilaian
a. Kompetensi Sikap:

proses

b.

c.
3.
4.

Observasi
Penilaian diri
Kompetensi Pengetahuan:
Tes tertulis
Tes lisan
Kompetensi Keterampilan:
Tes praktik,
Bentuk instrumen dan instrumen
Pedoman penskoran

13. ALAT DAN SUMBER BELAJAR


a. Media Pembelajaran

Media :
Internet
*. Buku-buku penunjang
b. Sumber Belajar

Buku IKM
Lubuk Alung, 27 Juli 2015
Mengetahui
KEPALA SMK KESEHATAN MANDIRI

SILIMI HAYATI,S.Farm,Apt

GURU MATA PELAJARAN

NENI EMILDA,SKM,MM