Anda di halaman 1dari 5

KOORDINASI DAN

INTERGRASI PROGRAM
DENGAN PELAYANAN
No.Dok
:
SOP/A/I/ADM/04
SO
No. Rev
: 00
P
Tgl terbit : 20 Mei 2016
UPTD KESEHATAN
PUSKESMAS
BANGIL KABUPATEN
PASURUAN
1. Pengertian

dr. ARIF KURNIANTO


NIP. 19690218 20012 1
003
1. Mekanisme

komunikasi

dan

koordinasi

lintas

program pelayanan puskesmas adalah komunikasi


oleh

penanggung

jawab

program

pelayanan

puskesmas kepada pelaksana program pelayanan


puskesmas

serta

lintas

program

agar

ada

kesamaan persepsi untuk efektifitas pelaksanaan


program pelayanan puskesmas
2. Mekanisme
komunikasi
dan
dilaksanakan
jawab

melalui

kepada

pengarahan

pelaksana

koordinasi
penanggung

program

pelayanan

puskesmas maupun pertemuan lintas program


3. Komunikasi dan koordinasi program pelayanan
puskesmas

dilaksanakan

oleh

pelaksana

dan

penanggung jawab program pelayanan puskesmas


4. Komunikasi dan koordinasi dilaksanakan setiap
bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan
2. Tujuan

Sebagai panduan dalam pertemuan lintas program


pelayanan puskesmas demi efektifitas proses maupun

3. Kebijakan

hasil pengelolaan program pelayanan puskesmas


Surat Keputusan Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas
Bangil tentang Penerapan Manajemen Resiko dalam
Pelaksanaan

4. Referensi

maupun

Pelayanan

di

Puskesmas
1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 001 Tahun 2012
tentang

1|SOP

Program

Sistem

Rujukan

Pelayanan

Kesehatan

Perorangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun


2012 Nomor 122);
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013
tentang

Pelayanan

Kesehatan

Pada

Jaminan

Kesehatan Nasional;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 75 Tahun 2015 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Fasilitas
Kesehatan Tingkat Pertama;
5. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor: 828/MENKES/SK/IX/2008 tentang Petunjuk
Teknis Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan
di Kabupaten/Kota;
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor

296/Menkes/SK/III/2008

tentang

Pedoman

Pengobatan Dasar di Puskesmas;


7. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor:

HK.02.02/MENKES/514/2015

tentang

Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas


Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama;
8. Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 74 Tahun 2008
Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis Dinas Kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat
(Puskesmas).
5. Alat dan Bahan

1. ALat Tulis

6. Prosedur

A. Sebagai Penyelenggara
1. Koordinator dan pelaksana pelayanan puskesmas
mengadakan pertemuan untuk membicarakan hal
hal yang akan dibicarakan didalam pertemuan lintas
program pelayanan puskesmas.
2. Koordinator dan pelaksana pelayanan menentukan

2|SOP

program mana yang akan diundang,


3. Pelaksana progam yang ditunjuk membuat surat
undangan, dan meminta tandatangan kepada
koordinator pelayanan puskesmas,
4. Koordinator pelayanan puskesmas menandatangani
surat undangan,
5. Pelaksana pelayanan puskesmas yang ditunjuk
menyampaikan undangan / memberikan informasi
kepada koordinator program lain yang diundang,
6. Pada hari pelaksanaan pertemuan, koordinator
pelayanan puskesmas membuka dan memimpin
pertemuan,
7. Koordinator pelayanan puskesmas memberikan waktu
kepada pelaksana yang ditunjuk untuk
menyampaikan hal hal yang akan dibicarakan,
8. Koordinator pelayanan puskesmas memberikan
kesempatan kepada peserta pertemuan / koordiator
lain / yang mewakili,
9. Koordinator program pelayanan puskesmas
membahas apa yang disampaikan oleh pelayanan
lain maupun yang disampaikan oleh program
pelayanan puskesmas,
10. Koordinator program pelayanan puskesmas
memimpin kesepakatan bersama dan pembagian
tugas sesuai dengan peran, tugas dan kewenangan
masing masing,
11. Pelaksana administrasi mencatat pertemuan
didalam notulen pertemua,
12. Pelaksana administrasi meminta tandatangan
peserta pertemuan,
13. PelaksanaAdministrasi membacakan hasil
pertemuan,
14. Koordinator pelayanan puskesmas
menandatangani surat tugas dari peserta rapat /
pertemuan,
15. Koordinator program pelayanan puskesmas
menutup pertemuan,
16. Peserta pertemuan melakukan kegiatan sesuai
3|SOP

dengan peran tugas dan kewenangan masingmasing


dengan didokumentasikan pada buku / kegiatan
individu,
B. Penyelenggaraan oleh Program lain.
1. Koordinator program pelayanan puskesmas
menerima undangan dari program lain.
2. Koordinator dan pelaksana program pelayanan
puskesmas membicarakan surat undangan dan
menunjuk siapa yang ditugaskan ( bisa pelaksana
maupun koordinator sendiri )
3. Pelaksana / Koordinator yang akan menghadiri
pertemuan mempersiapkan materi pertemuan dan
surat tugas.
4. Pelaksana / Koordinator menghadiri pertemuan sesuai
dengan undangan.
5. Pelaksana / Koordinator mengikuti pertemuan dengan
menyampaikan hal hal yang ada kaitannya dengan
pembahasan pertemuan.
6. Pelaksana / Koordinator mencatat dalam proses
pertemuan.
7. Pelaksana / Koordinator meminta tandatangan surat
tugas yang dibawa.
8. Pemimpin pertemuan menutup pertemuan.
9. Apabila yang mengikuti pertemuan pelaksana
melapor kepada koordinator.
10. Apabila yang mengikuti pertemuan koordinator,
koordinator dan pelaksana membahas hasil
pertemuan dengan lintas sektoral dan pembagian
tugas apabila hasil pertemuan ada yang perlu
ditindaklanjuti.
11.

Koordinator dan pelaksana melakukan kegiatan

sesuai dengan tugas masing masing dan mencatat


7. Unit terkait

dibuku/ kegiatan individu.


1. Tata Usaha
2. Semua poli pelayanan puskesmas

8. Dokumen terkait

1. Bukukegiatan

4|SOP

2. Notulen
3. Surat tugas

5|SOP