Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN

HASIL PELAKSANAAN DAN PENILAIAN


PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA

DEDEN SUPRIATNA, S.Pd.I


Mata Pelajaran PAI

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIANJUR


SMP NEGERI 2 TAKOKAK
Alamat: Jl. Somadiwangsa No.1 Ds. Simpang Kec. Takokak-Cianjur

2015

SISTEMATIKA LAPORAN
PROGRAM INDUKSI GURU PEMULA (PIGP)
I.
II.
III.
IV.
V.
VI.

Data Sekolah;
a. Identitas Sekolah
b. Waktu Pelaksanaan Program Induksi
Data Guru Pemula Peserta Program Induksi
Deskripsi pelaksanaan pembimbingan oleh Pembimbing
Deskripsi pelaksanaan pembimbingan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula
Kesimpulan
Lampiran-lampiran
1. Rekapitulasi Hasil Penilaian
2. Laporan Keberhasilan Guru Pemula dalam Program Induksi Guru Pemula
3. Catatan dan Rekomendasi dari Guru Pembimbing
4. Catatan dan Rekomendasi dari Kepala Sekolah
5. Refleksi Guru Pemula
6. Hasil Penilaian Tahap 1 oleh Guru Pembimbing
7. Hasil Penilaian Tahap 2 oleh Kepala Sekolah
8. Hasil Penilaian Tahap 2 oleh Pengawas sekolah
9. Silabus
10. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

I. DATA SEKOLAH DAN WAKTU PELAKSANAAN PROGRAM INDUKSI


a. Identitas Sekolah
Nama Sekolah

: SMP NEGERI 2 TAKOKAK

NSS/NPSN

: 20 1 02 07 18 065 / 20 20 38 31
2

Status Sekolah

: Negeri

Alamat Sekolah

: Jl. Somadiwangsa No. 1 Desa Simpang

Kecamatan

: Takokak

Kabupaten/Kota

: Cianjur

Provinsi

: Jawa Barat

Nama Kepala Sekolah

: Rudiansyah, S.Pd., MM.

b. Waktu Pelaksanaan Program Induksi


No
(1)
1

Kegiatan

Tujuan

(2)
(3)
Persiapan dan - buku pedoman
Perencanaan - analisi kebutuhan
- penugasan
pembimbing

2 - Bimbingan dan - Memotivasi guru


Penilaian
pemula dalam
tahap 1
menghadapi
penilaian kinerja
guru pemula
- Penilaian guru
pemula minimal
baik

Sasaran
(4)
Guru pemula

Guru pemula

- Penilaian tahap - Penilaian guru


2
pemula minimal
baik
3 Pelaporan
- draf laporan
Guru pemula
- keputusan
- pengajuan sertifikat

Hasil yang
diharapkan
(5)
Tersedianya
seluruh
dokumen
yang
dibutuhkan
Guru pemula
termotivasi
dalam
menghadapi
penilaian
kinerja guru
pemula
Guru pemula
memperoleh
nilai baik
Guru pemula
memperoleh
sertifikat
PIGP

Waktu
(6)
Bulan
ke-1

Bulan
Ke 02
-09

Bulan
Ke 1011
Bulan
Ke-12

II. DATA GURU PEMULA PESERTA PROGRAM INDUKSI


Identitas Guru Pemula
Nama Guru

: Deden Supriatna, S.Pd.I

NIP

: 19700621 2014101001
3

III.

Tempat/Tgl Lahir

: Cianjur, 21 Juni 1970

Pendidikan terakhir

: Sarjana

Program/Jurusan

: Pendidikan Agama Islam/Tarbiyah

Perguruan Tinggi

: STAI Yamisa Soreang, Bandung

Status Pegawai

: CPNS

Golongan

: III-A

Guru Kelas/Mapel

: Guru Mapel PAI

PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN OLEH PEMBIMBING


A. Tahap Persiapan Pembimbingan
Pembimbingan guru pemula meliputi bimbingan dalam perencanaan pembelajaran
pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran perbaikan
dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran dan
pelaksanaan tugas lain yang relevan. Untuk kelancaran pembimbingan tahap 1,
pembimbing

menyiapkan

dokumen-dokumen

yang

mendukung

dalam

tahap

pembimbingan PIGP. Dokumen-dokumen yang digunakan pada tahap persiapan meliputi:


1. Silabus
2. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
3. Program Tahunan
4. Program Semester
B. Tahap Pembimbingan
Pembimbingan guru pemula meliputi bimbingan dalam perencanaan pembelajaran
pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran perbaikan
dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran dan
pelaksanaan tugas lain yang relevan. Pembimbingan terdiri dari pembimbingan yang
dilaksanakan pada Penilaian Tahap 1 dan Tahap 2.

1. Pembimbingan Tahap 1
Pembimbingan tahap 1 pada dasarnya adalah pembimbingan untuk mengembangkan
kompetensi guru pemula. Pada pembimbingan ini diperlukan penilaian pembimbingan
untuk mengetahui sub kompetensi yang sudah memenuhi standar dan yang belum.
4

Kompetensi yang belum memenuhi standar perlu dibimbing terus menerus hingga
mencapai standar.
Pembimbingan Tahap 1 dilaksanakan pada bulan ke-2 (dua) sampai dengan bulan ke9 (sembilan) oleh pembimbing yang telah ditunjuk oleh kepala sekolah. Pembimbingan
tahap 1 bertujuan untuk membimbing guru pemula dalam proses pembelajaran secara
bertahap dengan memberikan motivasi, arahan dan umpan balik untuk pengembangan
kompetensi guru dalam melaksanakan tugas dan menjalankan fungsinya dalam proses
pembelajaran.
Pada bulan ke dua, guru pemula bersama pembimbing menyusun: (1) Rencana
Pengembangan Keprofesian (RPK) untuk tahun pertama masa induksi, (2) Silabus dan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan digunakan pada pertemuan minggu
pertama.
Pembimbingan yang diberikan kepada guru pemula meliputi proses pembelajaran
dan pelaksanaan tugas lain yang terkait dengan tugasnya sebagai guru, seperti pembina
ekstrakurikuler. Pembimbingan proses pembelajaran meliputi penyusunan perencanaan
pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran; membimbing dan
melatih siswa; dan melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan
kegiatan pokok
untuk

sesuai dengan beban kerja guru. Proses pembimbingan ini bertujuan

mengembangkan

kompetensi

pedagogik

dan

kompetensi

profesional.

Pembimbingan proses pembelajaran dapat dilakukan dengan cara (1) member motivasi
dan arahan tentang penyusunan perencanaan pembelajaran dan

pelaksanaan

pembelajaran dan penilaian hasil belajar siswa; (2) memberi kesempatan kepada guru
pemula untuk melakukan observasi pembelajaranguru lain; (3) melakukan observasi
untuk mengembangkan kompetensi pedagogik dan professional dengan menggunakan
Lembar Observasi Pembelajaran.
Pembimbingan pelaksanaantugas tambahan yang terkait dengan tugasnya sebagai
guru,

bertujuan

untuk

mengembangkan

kompetensi

kepribadian

dan

sosial.

Pembimbingan ini dilakukan dengan cara (1) melibatkan guru pemuladalam kegiatankegiatan di sekolah; (2) memberi motivasi dan arahan dalam menyusun program dan
pelaksanaan program pada kegiatan yang menjadi tugas tambahan yang diemban guru
pemula; (3) melakukan observasi untuk mengembangkan kompetensi kepribadian dan
sosial dengan menggunakan Lembar Observasi Pembelajaran.
Setelah
pembelajaran

pembimbingan

proses

pembelajaran,

maka

dilakukan

observasi

oleh pembimbing sekurang-kurangnya 1 kali setiap bulan pada masa

pelaksanaan program induksi dari bulan ke-2 sampai dengan bulan ke-9.
5

Langkah observasi pembelajaran yangdilakukan oleh pembimbing (pembimbingan


tahap 1), adalah sebagai berikut:
a. Pra Observasi
Pembimbing bersama guru pemula menentukan fokus observasi pembelajaran. Fokus
observasi maksimal lima elemen kompetensi inti pada setiap observasi pembelajaran.
Fokus observasi ditandai dalam Lembar Observasi Pembelajaran danLembar Refleksi
Pembelajaran sebelum dilaksanakannya observasi.
b. Pelaksanaan Observasi
Pada saat pelaksanaan observasi, pembimbing mengamati kegiatan pembelajaran guru
pemula dan mengisi Lembar Refleksi Pembelajaran sesuai dengan fokus elem
kompetensi yang telah disepakati.
c. Pasca Observasi
Kegiatan yang dilakukan pasca observasi adalah:
1) Guru pemula mengisi Lembar Refleksi Pembelajaran setelah pembelajaran
dilaksanakan.
2) Pembimbing dan guru pemula membahas hasil pembimbingan pada setiap tahap dan
memberikan masukan kepada guru pemula setelah observasi selesai.
3) Guru pemula dan pembimbing menandatangani Lembar Hasil

Observasi

Pembelajaran. Pembimbing memberikan salinan Lembar Hasil Observasi kepada guru


pemula.
2. Penilaian
Di akhir masa program induksi, dilakukan penilaian kinerja guru pemula. Penilaian
kinerja guru pemula dilakukan sebagaimana penilaian kinerja yang diterapkan terhadap
guru lain (senior) pada setiap tahun, dengan menggunakan Lembar Observasi
Pembelajaran. Hasil penilaian kinerja pada akhir program induksi ditentukan berdasarkan
kesepakatan antara pembimbing, kepala sekolah dan pengawas dengan mengacu pada
prinsip profesional, jujur, adil, terbuka, akuntabel, dan demokratis. Peserta Program
Induksi dinyatakan berhasil, jika semua elemen kompetensi pada penilaian tahap ke dua
paling kurang memiliki kriteria nilai dengan kategori Baik. Penilaian guru pemula
merupakan penilaian kinerja berdasarkan elemen kompetensi guru: kompetensi
pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional.
Keempat kompetensi tersebut dapat dinilai melalui observasi pembelajaran serta
observasi pelaksanaan tugas lain yang relevan. Empat belas elemen kompetensi yang
dinilai dalam Penilaian Kinerja Guru Pemula:
a. Kompetensi pedagogik
1) Memahami karakteristik peserta didik.
6

2)
3)
4)
5)
6)
7)
b.
1)
2)
3)
c.
1)
2)

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.


Pengembangan kurikulum
Kegiatan pembelajaran yang mendidik.
Pengembangan potensi peserta didik
Komunikasi dengan peserta didik
Penilaian dan evaluasi
Kompetensi kepribadian
Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional.
Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan.
Etos Kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru.
Kompetensi sosial
Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif.
Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan

masyarakat.
d. Kompetensi profesional
1) Penguasaan materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu.
2) Mengembangkan Keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif.
3. Pelaporan
Penyusunan laporan hasil pembimbingan tahap 1 dilaksanakan pada bulan ke- 9
setelah pembimbingan tahap 1 selesai dilakukan, dengan prosedur sebagai berikut :
a. Pembuatan draf laporan hasil pembimbingan yang didiskusikan dengan kepala
sekolah.
b. Penentuan keputusan pada laporan hasil pembimbingan guru pemula dengan
mempertimbangkan hasil observasi bimbingan dan tugas lain yang relevan, yang
selanjutnya guru pemula dinyatakan memiliki nilai kinerja dengan kategori Baik.
c. Penandatangan laporan hasil pembimbingan oleh Pembimbing.
IV.

PELAKSANAAN PEMBIMBINGAN OLEH KEPALA SEKOLAH DAN

PENGAWAS
A. Tahap Persiapan Pembimbingan
Pembimbingan guru pemula meliputi bimbingan dalam perencanaan pembelajaran,
pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran, perbaikan
dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran dan
pelaksanaan tugas lain yang relevan. Untuk kelancaran pembimbingan tahap 2,
pembimbing meminta guru pemula menyiapkan dokumen-dokumen yang mendukung
dalam tahap pembimbingan PIGP Tahap 2. Dokumen-dokumen yang digunakan pada
tahap persiapan meliputi:
1. Silabus
2. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
7

3. Program Tahunan
4. Program Semester
B. Tahap Pembimbingan
Pembimbingan guru pemula meliputi bimbingan dalam perencanaan pembelajaran
pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penilaian dan evaluasi hasil pembelajaran, perbaikan
dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran dan
pelaksanaan tugas lain yang relevan. Pembimbingan terdiri dari pembimbingan yang
dilaksanakan pada Penilaian Tahap 1 dan Tahap 2.
1.

Pembimbingan Tahap 2
Pembimbingan Tahap 2 dilaksanakan pada bulan ke-10 (sepuluh) dan 11 (sebelas)

oleh kepala Sekolah dan pengawas sekolah dengan tujuan melakukan penilaian kinerja
guru pemula. Pembimbingan tahap dua dilaksanakan pada bulan ke-10 sampai dan bulan
ke-11, berupa observasi pembelajaran diikuti dengan ulasan dan masukan oleh kepala
sekolah dan pengawas sekolah, yang mengarah pada peningkatan kompetensi dalam
pembelajaran. Observasi pembelajaran yang dilakukan pada pembimbingan tahap 2 (dua)
dilaksanakan paling kurang 3 (tiga) kali oleh kepala sekolah dan 2 (dua) kali oleh
pengawas sekolah. Observasi pembelajaran dalam pembimbingan tahap kedua yang
dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah disarankan untuktidak dilakukan
secara bersamaan dengan mempertimbangkan agar tidak mengganggu proses
pembelajaran. Apabila kepala sekolah dan pengawas sekolah menemukan adanya
kelemahan dalam pelaksanaan proses pembelajaran oleh guru pemula maka kepala
sekolah dan pengawas sekolah wajib memberikan umpan balik dan saran perbaikan
kepada guru pemula.
a. Praobservasi
Kepala sekolah ataupengawas sekolah bersama guru pemula menentukan dan
menyepakati fokus observasi pembelajaran yang meliputi paling banyak lima subkompetensi sebagaimana yang tertulis dalam lembar observasi pembelajaran yang diisi
oleh kepala sekolah atau pengawas sekolah dan lembar refleksi pembelajaran yang diisi
oleh guru pemula.
b. Pelaksanaan Observasi
Pada saat pelaksanaan observasi, kepala sekolah atau pengawas sekolah
mengamati kegiatan pembelajaran guru pemula dan mengisi Lembar

Observasi

Pembelajaran secara objektif dengan memberikan nilai pada saat pelaksanaan


observasi dilakukan.
8

c. Pascaobservasi
Kegiatan yang dilakukan pascaobservasi adalah :
1) Guru pemula mengisi Lembar Refleksi Pembelajaran setelah pembelajaran
dilaksanakan.
2) Kepala sekolah atau pengawas sekolah dan guru pemula mendiskusikan hasil
penilaian pada setiap tahap pembelajaran.
3) Kepala sekolah atau pengawas sekolah memberikan masukan kepada guru pemula
setelah observasi selesai.
4) Guru pemula dan kepala sekolah atau pengawas sekolah menandatangani Lembar
Hasil Observasi Pembelajaran. Kepala sekolah memberikan salinan Lembar Hasil
Observasi kepada guru pemula.
2.

Penilaian
Penilaian kinerja guru pemula dilakukan pada akhir masa program induksi.
Penilaian kinerja guru pemula dilakukan sebagaimana penilaian kinerja yang
diterapkan terhadap guru lain (senior) pada setiap tahun, dengan menggunakan
Lembar Observasi Pembelajaran. Hasil penilaia kinerja pada akhir program induksi
ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pembimbing, kepala sekolah dan pengawas
sekolah dengan mengacu pada prinsip profesional, jujur, adil, terbuka, akuntabel, dan
demokratis. Peserta PIGP dinyatakan berhasil, jika semua elemen komptensi pada
penilaian tahap kedua paling kurang memiliki kriteria nilai dengan kategori Baik.
Penilaian guru pemula menilai kinerja berdasarkan elemen kompetensi guru:
kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi
profesional.

Keempat

kompetensi

tersebut

dapat

dinilai

melalui

observasi

pembelajaran serta observasi pelaksanaan tugas lain yang relevan.


Empat belas elemen kompetensi yang dinilai dalam penilaian kinerja guru
pemula:
a. Kompetensi pedagogik
1) Memahami karakteristik peserta didik.
2) Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
3) Pengembangan kurikulum
4) Kegiatan pembelajaran yang mendidik.
5) Pengembangan potensi peserta didik
6) Komunikasi dengan peserta didik
7) Penilaian dan evaluasi
b. Kompetensi kepribadian
1) Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan
nasional.
9

2) Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan.


3) Etos Kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru.
c. Kompetensi sosial
1) Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif.
2) Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua,
peserta didik, dan masyarakat.
d. Kompetensi profesional
1) Penguasaan materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang
mendukung mata pelajaran yang diampu.
2) Mengembangkan Keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif.
3.

Pelaporan
Penyusunan laporan dilaksanakan pada bulan ke-11 setelah penilaian
tahap kedua, dengan prosedur sebagai berikut :
a. Pembuatan Draft Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula oleh kepala
sekolah yang didiskusikan dengan pembimbing dan pengawas.
b. Penentuan Keputusan pada Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula
berdasarkan pengkajian penilaian tahap kedua dengan mempertimbangkan
penilaian tahap pertama, yang selanjutnya guru pemula dinyatakan memiliki
Nilai Kinerja dengan Kategori Baik.
c. Penandatanganan Laporan Hasil Penilaian Kinerja Guru Pemula oleh kepala
sekolah dan pengawas sekolah.
d. Pengajuan penerbitan Sertifikat oleh kepala sekolah kepada Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten bagi guru pemula yang telah mencapai Nilai Kinerja
dengan nilai minimal berkategori Baik.

V. PENILAIAN DAN KRITERIA PENILAIAN


Penilaian kinerja dilakukan dengan menggunakan Lembar Penilaian Kinerja bagi
Guru. Skor hasil penilaian selanjutnya dikonversi ke rentang 0-100, sebagai berikut.
Skor yang diperoleh
---------------------------- X 100 = ................ (Skor Akhir)
Total skor
Hasil skor akhir selanjutnya dimasukkan dalam kriteria nilai sebagai berikut:
91 - 100 = Amat Baik
76 - 90

= Baik

61 - 75

= Cukup

51 - 60

= Sedang
10

< 50

= Kurang

Hasil penilaian dari Guru Pembimbing, Kepala Sekolah, dan Pengawas sekolah
terlampir pada laporan ini.

VI. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa
pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula (PIGP) di SMP Negeri 2 Takokak Kabupaten
Cianjur berjalan dengan baik sehingga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang
bersangkutan mendapatkan evaluasi nilai kinerja akhir dengan kategori Baik. Terbukti
dengan perolehan nilai yang baik pada setiap pembelajaran. Secara rinci dapat dilihat :
1. Rata-rata evaluasi nilai kinerja tahap 1 selama 6 kali pertemuan / observasi terhitung
dari bulan Februari sampai dengan Oktober dari guru pembimbing adalah 80,40
(kategori Baik).
2. Hasil rata-rata evaluasi nilai kinerja tahap 2 dari Kepala Sekolah dan Pengawas
adalah 81,88 (kategori Baik).
3. Berdasarkan hasil evaluasi nilai kinerja maka Guru Pemula atas nama Deden
Supriatna, S.Pd.I dinyatakan telah lulus program induksinya dan kepadanya berhak
mendapatkan Sertifikat Lulus Program Induksi.

11

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMP NEGERI 2 TAKOKAK
Laporan Keberhasilan Guru Pemula dalam PIGP
Nama
Jenis Guru

: Deden Supriatna, S.Pd.I.


: Mata Pelajaran

No
1.
2.

Kabupaten/Kota
Provinsi

Komponen Penentu Keberhasilan


Skor setiap indikator kinerja minimal Baik (3)
Nilai Kinerja Konversi 100 minimal Baik (76)

: Cianjur
: Jawa Barat
Hasil Analisis
Ya
Tidak

Berdasarkan analisis hasil laporan penilaian kinerja guru pemula sebagaimana tercantum di
atas, maka Deden Supriatna, S.Pd.I. dinyatakan Berhasil dalam PIGP dan direkomendasikan
untuk diterbitkan Sertifikat PIGP oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur sesuai
kewenangannya.

Mengetahui:
Pengawas Sekolah,

Cianjur, 30 November 2015


Kepala Sekolah,

Hadi Rusyana, S.Pd.,M.M.Pd.


NIP 19650517 1991031006

Rudiansyah, S.Pd., M.Pd.


NIP 1970 1225 1997 021001

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIANJUR


SMP NEGERI 2 TAKOKAK
Desa Simpang Kecamatan Takokak-Cianjur

CATATAN DAN REKOMENDASI GURU PEMBIMBING


PASCA OBSERVASI
Berdasarkan

Keputusan

Kepala

SMP

NEGERI

TAKOKAK

Nomor:

423.5/111/024/Kep.01/I/2015 tanggal 31 Januari 2015 tentang Pemberian Tugas sebagai Guru


Pembimbing:
Nama

: Aep Saepul Rohim, S.Ag

NIP

: 197702112006041011

Jabatan

: Guru Mata Pelajaran

Unit kerja

: SMPN 2 Takokak

Tugas

: Pembimbing Guru Pemula

Guru Pemula : Deden Supriatna, S.Pd.I


Telah melaksanakan tugas pembimbingan yang dimulai tanggal 10 Februari 2015 sampai
dengan 15 September 2015. Sesuai prosedur pembimbingan dari persiapan dan diakhiri dengan
penilaian pembelajaran kepada guru pemula yang bernama Deden Supriatna, S.Pd.I. NIP
197506052014071002 memperoleh nilai 80,4 dengan kategori Baik.
Kepada guru pemula tersebut dapat diusulkan untuk mendapatkan sertifikat Program Induksi
Guru Pemula.

Mengetahui
Kepala Sekolah,

Rudiansyah, S.Pd., M.Pd.


NIP 19701225 199702 1 001

Cianjur, 30 September 2015


Guru Pembimbing,

Aep Saepul Rohim, S.Ag


NIP 19770211 200604 1 011

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIANJUR


SMP NEGERI 2 TAKOKAK
Desa Simpang Kecamatan Takokak-Cianjur

CATATAN DAN REKOMENDASI


KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SEKOLAH
PASCA OBSERVASI
Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala SMP Negeri 2 Takokak, menerangkan bahwa:
Nama

: Deden Supriatna, S.Pd.I.

NIP

: 197506052014071002

Jabatan
Unit kerja

: Guru Pemula
: SMPN 2 Takokak

Berdasarkan penilaian kinerja guru pada tahap 2 dan penilaian kinerja guru tahap 1, maka
Guru Pemula tersebut memperoleh Nilai 81,88 dengan kategori Baik.
Kepada guru pemula tersebut dapat diusulkan untuk mendapatkan sertifikat Program Induksi
Guru Pemula.

Pengawas Sekolah,

Cianjur, 30 November 2015


Kepala Sekolah,

Hadi Rusyana, S.Pd, M.M.Pd


NIP 196605171991031006

Rudiansyah, S.Pd, MM
NIP 196910281994122003