Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

NETWORKING BUSSINESS

DOSEN PEMBIMBING :

ERWIN SUHANDONO

Disusun oleh:
KELOMPOK 7
Andri Yudhistira 10108222

Dito C. Argiatama 10108616

Herawati 10108959

Ricky Sinaga 11108659

Uki Priyanto 11108986

UNIVERSITAS GUNADARMA

2010
BAB I.

COMPUTER NETWORKING

Pendahuluan

Computer Networking / Jaringan computer dapat dianalogikan sebagai berikut :

Di dalam sebuah kota terdapat banyak rumah dan gedung dan memiliki alamatnya masing-masing. Untuk
menghubungkan tiap rumah dan gedung dibutuhkan sebuah jalan. Setiap penghuni rumah bisa saling
berkomunikasi dengan penghuni rumah lainnya. Terjadilah pertukaran informasi disana. Inilah yang disebut
sebagai jaringan dalam suatu kota.

Tidak Jauh berbeda dengan jaringan komputer . Di dalam suatu jaringan komputer , terdapat banyak
komputer dengan alamatnya masing-masing. Tiap komputer memiliki informasi dan melalui suatu jaringan
komputer bisa saling bertukar informasi satu sama lainnya
A. Definisi
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya
yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Pada definisi lain juga
disebutkan bahwa jaringan komputer adalah Dua atau lebih komputer yang saling terhubung sehingga
dapat membagi data dan sumber-sumber peralatan lain. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

 Membagi sumber daya : contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, hard disk.
 Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
 Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan
memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang
memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-
server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

B. Klasifikasi Jaringan Komputer

1. Klasifikasi Berdasarkan Skala

 Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer
dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
 Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas,
yaitu 10-50 km.
 Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan
internet.
 Global Area Network (GAN)

2. Klasifikasi Berdasarkan Fungsi

Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga
server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai
server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang
khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua
jenis jaringan computer :
 Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server.
Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya
adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer
web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu
komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer
dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan
lainnya.

 Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi
client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan
Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E)
yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses
file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc
kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A
memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu
dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

3. Klasifikasi Berdasarkan Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur
dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi
menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

 Topologi bus

Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel
connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran
kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat
mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.

 Topologi bintang

Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node
tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan
dengan biaya menengah.

 Topologi cincin

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing
terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk
cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami
gangguan.

 Topologi mesh

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana
setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
 Topologi pohon

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya
digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang
lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki
semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .

 Topologi linier

Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini
termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang
dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus
diakhiri dengan sebuah terminator. Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval
Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang
digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat
sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.

4. Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

a. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data

- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana
komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber
informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat
sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan
klient membentuk sistem jaringan tertentu.

b. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:

- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam
cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah
setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay
beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan
PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan
masih banyak lagi

c. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.

- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan
komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi
komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer
client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan
komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
- Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer
server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan
informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server

d. Berdasarkan media transmisi data

- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu
komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel
jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer
jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa
gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk
menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik
yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

C. Contoh LayananMedia Komunikasi


 Telepon (PSTN)
 Leased Line
 VSAT
 TV Cable
 Jaringan Listrik
BAB II
BISNIS JARINGAN
A. Gambaran Bisnis Jaringan Secara Umum
Jaringan selalu identik dengan dunia tekhnologi, khususnya dunia komputerisasi. Namun
pengertian jaringan secara umum adalah sekelompok elemen yang sama atau berbeda satu
sama lain yang saling berhubungan, berkomunikasi dan bekerja sama dengan metode tertentu
yang digunakan untuk mendapatkan hasil yang telah ditentukan.
Pada saat ini dunia menjadi tak terbatas dengan adanya jaringan. Jaringan dunia maya
(internet) memberi kesempatan kepada seseorang untuk bisa bertukar informasi dan
berkomunikasi untuk membangun suatu jaringan. Jaringan yang dibangun pasti bermula dari
sesorang atau sekelompok orang yang mempunya pemikiran dan motofasi untuk mencapai
tujuan. Orang-orang tersebut kemudian mulai mengembangkan jaringan dengan membangun
koneksi dengan orang disekitarnya. Kemudian orang-orang yang telah masuk pada jaringan
kecil itu membentuk koneksi-koneksi lain sehingga lama kelamaan jaringan kecil itu
berkembang dan menjadi besar.
Dari hal ini dapat diambil kesimpulan inti dari jaringan adalah koneksi antar elemen. Karena
dengan koneksi yang baik, elemen-elemen dapat berkomunikasi dengan baik pula sehingga
keberhasilan suatu jaringan dapat dilihat dari tingkat pencapaian tujuan jaringan tersebut.

Bisnis jaringan adalah sebuah metode pemasaran dengan peluang bisnis yang diciptakan
melalui jaringan orang yang berpikiran bisnis. Ada beberapa organisasi terkemuka jaringan
bisnis yang menciptakan model jaringan yang kegiatannya , jika diikuti, memungkinkan pelaku
bisnis untuk membangun hubungan bisnis baru dan menghasilkan peluang bisnis pada saat
yang sama.

Banyak orang berpendapat bisnis jaringan adalah metode yang lebih efektif dalam hal biaya.
menghasilkan bisnis baru daripada iklan atau upaya PR. Hal ini karena bisnis jaringan adalah
aktivitas rendah biaya yang lebih melibatkan komitmen pribadi dari uang perusahaan. Sebagai
contoh, sebuah jaringan bisnis mungkin setuju untuk bertemu mingguan atau bulanan dengan
tujuan bertukar lead bisnis dan arahan dengan sesama anggota. Untuk melengkapi kegiatan
ini, anggota sering bertemu di luar lingkaran ini, pada waktu mereka sendiri, dan membangun
bisnis mereka sendiri dari satu-ke-satu hubungan dengan sesama anggota.
Bisnis jaringan dapat dilakukan dalam komunitas bisnis lokal, atau pada skala yang lebih besar
melalui Internet. situs-situs jaringan bisnis telah berkembang beberapa tahun terakhir karena
kemampuan Internet untuk menghubungkan orang dari seluruh dunia.

B. Konsep dan system dari bisnis jaringan MLM

Multi-Level Marketing, atau yang sering disebut sebagai MLM, merupakan salah satu cara
pemasaran untuk menjual barang secara langsung (direct selling). Direct selling/penjualan
langsung itu sendiri, pengertiannya adalah penjualan barang dan/atau jasa tertentu kepada
konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang
dikembangkan oleh Mitra Usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan
dan iuran keanggotaan yang wajar (www.apli.or.id). Dalam menjalankan Direct Selling
tersebut, biasanya sebuah perusahaan menggunakan 2 (dua) cara, yaitu:

1. Single Level Marketing (Pemasaran Satu Tingkat), yang maksudnya adalah :

Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program
pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana Mitra Usaha mendapatkan komisi penjualan
dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri.

2. Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat), yang maksudnya adalah :

Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program
pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi
penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang
dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.

Multi-level marketing adalah jalur alternatif bagi perusahaan untuk mendistribusikan produk
dan jasanya ke pasaran (jalur distribusi yang lain termasuk supermarket, toko retail, door to
door sales dan lain-lain).

Berikut adalah beberapa alasan perusahaan memilih MLM untuk mendistribusikan produknya
Biaya overhead yang rendah

Tidak seperti perusahaan retail, perusahaan MLM tidak perlu mengalokasikan dana yang besar
dalam advertising untuk menarik customer. Sebagai penggantinya, dana dialihkan untuk
memberikan komisi bagi distributor untuk memasarkan produk ke customer. Selain itu,
perusahaan hanya perlu memberikan komisi bagi distributor berdasarkan hasil, yaitu dari
persentasi dari produk yang terjual.

Biaya overhead distribusi yang rendah

Typical distribusi melalui retail menggunakan serangkaian regional, negara, kota, dan retailer
lokal untuk mendistribusikan barang-barang. Masing-masing perlu mendapatkan keuntungan
dan melakukan mark up harga dari barang.

Jalur distribusi non ML.

manufacturer –> transporter –> wholesaler –> retailer –> advertisers –> customers

Jalur distribusi MLM

manufacturer –> representative –> customer

Tingkat pertumbuhan yang tinggi

Perusahaan MLM yang diatur dengan baik bisa berkembang dengan tingkat pertumbuhan
20%, 50%, bahkan 100% tiap bulan

Tim sales dan marketing yang termotivasi.

Ada banyak sekali produk yang membanjiri pasaran. Dibutuhkan dana marketing yang besar
untuk bisa memperoleh tempat di customer. Selain itu banyak produk yang membutuhkan
penjelasan yang rinci dibandingkan dengan yang dapat dilakukan di iklan TV selama 30 detik.
Bagi perorangan, MLM bisa memberikan kesempatan untuk mempunyai sumber penghasilan
tambahan yang jika disertai dengan kerja keras, bisa menjadi sumber penghasilan yang cukup
significant.

Dilihat dari pengertiannya, tidak ada yang harus ditakutkan dari sistem pemasaran Multi Level.
Namun tetap saja kita harus berhati-hati dalam memilih perusahaan penjualan langsung.
Beberapa hal di bawah ini harus diperhatikan saat kita memilih perusahaan penjualan
langsung:

a. Mitra usaha hanya boleh membeli keanggotaan dari perusahaan satu kali saja.
b. Perusahaan tidak boleh memberikan keuntungan kepada Mitra Usaha hanya atas hasil
rekrut anggota baru.
c. Di perusahaan, harus ada barang atau jasa yang diperdagangkan dan dipergunakan oleh
konsumen.
d. Barang tidak dipergunakan sekedar sebagai kedok, yang akan terlihat bila barangnya dijual
dengan harga yang tidak wajar.
e. Keuntungan atau laba yang diperoleh anggota adalah terutama berdasarkan penjualan
barang atau jasa kepada konsumen, bukan dari rekruting anggota baru.
f. Ada pelatihan tentang pengetahuan produk dan cara menjual kepada mitra usaha.
g. Ada buy back guarantee (jaminan beli kembali setelah diperhitungkan semua biaya-biaya
terkait) dari perusahaan atas produk atau inventory yang masih layak jual milik anggota bila
anggota mengundurkan diri dari perusahaan.

C. Keuntungan dan kekurangan bisnis MLM

Kelebihan MLM

Anda sebaiknya mempertimbangkan MLM sebahai bisnis alternatif yang menjanjikan. Ada
tujuh belas alas an mengapa Anda perlu mempertimbangkan MLM untuk karier masa depan
Anda.

1. Kebebasan waktu dan tempat.


Anda tidak perlu absen setiap pagi, tidak perlu stress mengalami macet di jalan. Bahkan
Anda dapat bekerja dimana orang lain tidak dapat, sambil tamasya, pulang kampung, arisan
dll.

2. Modal minimal.

Tidak perlu kantor maupun peralatan mahal. Apabila ingin memiliki bisnis sendiri, berapa
modal kerja diperlukan: sewa kantor, gaji pegawai dll. Sebuah took paling sederhanapun
membutuhkan puluan juta untuk memulainya. Di MLM semua sistem telah tersedia bahkan
termasuk produk dan pelatihan gratis untuk bukan saja mengembalikan investasi Anda,
tetapi juga memberikan penghasilan luar biasa.

3. Bekerja untuk Anda sendiri, tetapi tidak sendirian.

Dalam menjalankan bisnis ini Anda akan mendapatkan dukungan dan konsultasi gratis dari
para upline dan perusahaan. Mereka siap memberikan presentasi dan berbicara lebih lanjut
dengan prospek Anda, bahkan memberikan training dan pendidikan kepada organisasi
Anda. Oleh karena itu Anda membutuhkan jajaran upline yang kredibel dan mempu
mengajarkan kepada Anda bagaimana mencapai sukses.

4. Mendapatkan penghasilan yang sifatnya residual dan berkembang secara exponential.

Dengan mengembangkan organisasi MLM, hasil kerja di masa lampau tidak hilang, bahkan
apabila Anda mengerjakannya dengan benar. Hasil-hasil tersebut terus terakumulasi. Inilah
yang menyebabkan bisnis MLM akan memberi penghasilan berlipat ganda pada jangka
menengah/panjang.

5. Tidak perlu mengerjakan akunting dan administrasi rumit lainnya.

Pihak perusahaan telah menyediakan semua sistem bagi Anda, mulai dari katalog produk,
buku panduan, plan pemasaran, penghitungan sistem bonus, training, program promosi,
brosur, dll. Jadi fokus Anda hanyalah bagaimana mengembangkan bisnis dan menikmati
seluruh hasilnya. Tanpa Anda harus pusing dengan masalah administrasi, legal dan
Peraturan Pemerintah lainnya.
6. Tidak ada wilayah yang dibatasi (total expansion).

Anda boleh melakukan ekspansi pemasaran ke seluruh pelosok negeri bahkan ke luar
negeri.

7. Pengembalian modal dalam jangka pendek.

MLM hanya butuh modal puluhan hingga ratusan ribu Rupiah. Dengan etos dan etika kerja
yang benar, Anda sudah break-even dalam 2 hingga 6 bulan saja. Bandingkan dengan bisnis
lain yang membutuhkan investasi hingga ratusan juta bahkan miliaran Rupiah,
membutuhkan waktu lama dan risiko kegagalan yang besar untuk bisa Break even Point.

8. Sinergi Usaha yang luar biasa.

Mungkin ada beberapa bisnis yang memiliki beberapa kelebihan-kelebihan di atas, tapi
industri MLM memiliki semua kelebihan tersebut. Banyak ahli pemasaran sepakat
mengatakan bahwa MLM merupakan sistem pemasaran terbaik. Dan bila ditanya, mengapa
mereka tidak mau bergabung kepada salah satu perusahaan MLM, jawaban mereka adalah
mereka tidak mau mulai dari bawah, dan ingin mendirikan sendiri sebuah perusahaan
MLM. Namun hal itu jauh lebih sulit, daripada menjadi pemain. Disamping itu ia tidak akan
mendapatka keuntungan-keuntungan dari sistem MLM terutama dalam pengembangan
kepribadian.

Kekurangan MLM

1. Sistem Yang Lebih Menghasilkan Disukai

Seseorang yang sudah mental mlm terkadang hanya memikirkan keuntungan yang didapat
saja tanpa memperhatikan kualitas produk yang dipasarkannya. Jika produk yang
dipasarkannya hanya memberikan sistem dengan keuntungan yang minim, maka ia akan
beralih ke produk lain dengan sistem pendapatan yang lebih besar walaupun kualitasnya
lebih buruk. Sebaiknya jangan hanya tertarik pada apa yang diberikan sistem mlm kepada
anda, tetapi kegunaan dan kunggulan produk mlm agar dapat bertahan di masa depan.
2. Harga Produk Lebih Mahal

Sistem mlm perusahaan dalam memasarkan produk terkadang terlalu memberikan iming-
iming uang, bonus, insentif, dan lain sebagainya yang sangat besar. Sistem MLM bertingkat
dengan pembagian keuntungan berjenjang membutuhkan marjin keuntungan yang besar
dari penjualan setiap produk. Mungkin harga dasar produksi produk mlm tersebut sangat
jauh lebih rendah dari harga yang ditawarkan kepada konsumen akhir. Karena mungkin
sebagian besar kuntungan penjualan dibagi-bagi untuk perusahaan dan anggota upline
yang berada di atas kita.

Jangan mudah percaya jika ada yang bilang harga produk mlm lebih murah dari produk
tanpa sistem mlm. Justru sistem mlm butuh insentif besar untuk membiayai anggotanya.
Produk yang dijual biasanya yang unik yang tidak dijual di pasaran agar konsumen tidak
tahu harga yang seharusnya jika produk itu dijual melalui sistem pasar. Sebaiknya anda
hati-hati pada produk mlm yang ditetapkan sangat tinggi dan memberikan bonus dan
insentif yang amat tinggi karena jika ada produk serupa muncul dipasaran dengan fungsi
dan kegunaan yang sama serta harga yang jauh lebih murah maka bisnis mlm anda sangat
terancam.

3. Kehilangan Devisa Negara

Umumnya produk mlm adalah produk luar negeri seperti jamu, makanan, minuman dan
lain sebagainya. Jelas uang yang kita belanjakan sebagian ada yang lari ke luar negeri dan
memberi efek yang buruk terhadap perekonomian Indonesia karena produk nasional jadi
kurang laku dan omset berkurang. Sebaiknya jangan terlalu bergantung pada produk impor.
Bantu produk negeri sendiri atau bahkan ciptakan produk lokal yang mampu sukses dengan
sistem mlm sampai ke seluruh dunia sehingga anda membantu tanah air menjadi lebih
makmur.

4. Bisa Mengganggu Orang Lain

Orang yang tidak suka dan mengerti pada bisnis mlm umumnya akan diajak untuk masuk
bergabung menjadi anggota dengan berbagai cara oleh seseorang baik yang dikenal dekat
maupun tidak dikenal. Karena produk yang ditawarkan tidak umum dan hanya dijual
melalui sistem mlm, maka orang yang diajak biasanya percaya saja pada info produk yang
diberikan. Ditambah dengan iming-iming keuntungan berlipat ganda dan bisa menjadi
orang kaya dengan cepat hal itu terkadang cukup mengganggu dan membuat bingung
orang yang diajak.

Yang mengajak pun umumnya agak memaksa dan agresif demi mencapai level tertinggi
yang justru bisa membuat yag diajak jadi muak. Yang mengajak umumnya akan
mempersiapkan teknik dan strategi untuk mencari anggota sebanyak-banyaknya. Jadi orang
yang diajak akan dijebak dalam ajakan yang sistematis dan ditekan untuk diajak bergabung
dengan cara yang cantik. Sebaiknya dalam mengajak orang lain bergabung pemain mlm
tidak memaksa dengan berbagai cara. Hentikan jika yang diajak sudah tidak tertarik.

5. Pemenang Dapat Kembali Ke Level Bawah

Orang yang telah berhasil mencapai tingkatan tertinggi dapat tumbang jika anggota di
bawahnya mulai menggunakan produk lain, bergabung dengan sistem mlm lain, dll. Bahkan
tidak menutup kemungkinan tdak mendapatkan apa-apa lagi ketika sudah tidak ada
bawahan yang menggunakan produk itu lagi. Sebaiknya perhitungkan kemungkinan ini jika
anda bermain di mlm produk yang perkembangan ke depannya akan kurang disukai karena
kualitas yang buruk akibat hanya mengejar besar keuntungan saja.

6. Mental MLM Jangan Berlebihan

Orang yang masuk ke dalam angan-angan bisnis mlm terkadang lupa kalau suatu saat
semua bisa hilang. Seseorang bisa lupa daratan dan mendedikasikan dirinya hanya pada
mlm dan meninggalkan pekerjaan yang dijalaninya. Mudah terpancing ketika ada tawaran
mlm baru yang insentifnya lebih baik dan berupaya selalu menjadi member yang pertama
masuk agar lebih gampang menarik anggota baru.

Pecinta MLM umumnya terobsesi pada keuntungan yang akan didapatnya tanpa melihat
produk yang dibawanya serta dapat saja mengorbankan teman, kerabat, sahabat dan orang
lain yang tidak dikenalnya dengan mengajak dengan agresif masuk menjadi anggota. Justru
yang sangat dibutuhkan negara adalah orang-orang yang bermental kreatif dan inovatif
untuk menciptakan produk unggulan yang mampu sukses di luar negri baik dengan sistem
biasa maupun sistem mlm untuk meraup dollar, rupee, ringgit, dinar, peso, dkk.

7. Waspada Informasi Produk Yang Tidak Jujur

Terkadang produk yang buruk pun akan dibilang bagus. Produk yang mahal dibilang murah.
Produk yang manfaatnya sedikit digembar-gemborkan agar kelihatan banyak manfaatnya,
dll. Mungkin apabila diteliti dan ditelusuri lagi, manfaat yang didapat mungkin tidak begitu
besar dari yang ditawarkan atau ada produk lain yang lebih murah dengan manfaat yang
jauh tidak berbeda. Produk dibuat sedemikian rupa sehingga konsumen menganggap
produk tersebut ekslusif dengan tidak ada produk sama di pasaran. Sebaiknya pemain mlm
memberikan info produk yang sebenar-benarnya agar tidak merugikan orang lain.

8. Korban MLM Produk Buruk Membayar Lebih Tinggi Dari Nilai

Yang menjadi korban adalah orang yang menjadi anggota atau konsumen produk yang
dipasarkan melalui teknik / sistem mlm (multi level marketing) yang tidak mendapat
anggota bawahan, tidak punya kemampuan mencari anggota bawahan dan yang hanya
sebagai konsumen akhir. Semua membayar jauh lebih tinggi dari seharusnya untuk
membayar orang yang mengajaknya serta atasan-atasannya. Bagi orang yang ingin
membeli produk mlm sebaiknya mempelajari nilai dari suatu produk dibandingkan dengan
harga. Jika lebih baik anda sah-sah saja membayar harga tinggi untuk produk super.

9. Permainan Uang / Money Game Skema Piramida

Bisnis MLM yang booming dan mulai menjadi bagian dalam masyarakat tentu akan
dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjual produk yang
berkualitas buruk dengan harga tinggi namun memberikan insentif yang tinggi kepada pada
anggota sistem MLMnya. Sebaiknya para pecinta MLM mempelajari produk yang
ditawarkan sebelum bergabung pada suatu bisnis MLM. Terjebak dalam money game akan
sangat merugikan anda karena perkembangan ke depannya, produk yang kurang baik akan
ditinggalkan konsumen. DI negara lain pun seperti Malaysia, Singapura dan Amerika
Serikat, money game dilarang oleh pemerintah. Sebaiknya anda menganalisa suatu sistem
MLM sebelum bergabung mulai dari kualitas produk serta insentif / bonus yang akan
diterima. Jangan hanya mengandalkan insentif saja, namun juga kewajaran bonus insentif
yang akan anda dapat.

D. Contoh Kasus
Jika Anda mendapatkan 5 orang yang serius mengembangkan bisnis dan masing-masing
mempunyai hasil penjualan $100 per orang dengan komisi 5%, penghasilan Anda adalah
sepertiberikut:
Level People Volume ( $ ) Bonus ( $ )
1 5 500 25
2 25 2500 125
3 125 12500 625
4 625 62500 3125
5 3125 312500 15625

Jadi, jika tiap orang bisa mendapatkan 5 orang, Anda bisa mendapatkan $500,000 per bulan.
WOW, mari kita semua bekerja dan menjadi kaya! Tapi tunggu dulu. Tidak sesederhana itu.

Membutuhkan usaha dan waktu untuk membangun grup dalam perusahaan MLM. Anda pun
tidak bisa bekerja sendirian. Anda tidak bisa merekrut 90.000 orang seorang diri. Tiap orang
harus mencari 5 atas usaha sendiri dan tidak semua orang mau bekerja untuk mendapatkan 5
orangitu.

Bisa dibilang jarang ada orang yang akan membangun group ideal seperti ini. Beberapa kaki di
struktur downline akan tumbuh lebih cepat dari yang lain. Beberapa kaki akan tumbuh dengan
lebih lambat. Jika Anda tidak bekerja, Anda tidak akan pernah memulai satu pun kaki yang
akantumbuhsesuai dengan yang Anda inginkan.
Itulah konsepnya. Banyak orang mengerjakan bagiannya yang kecil dan Anda mendapatkan
bagian dari setiap orang. Jika Anda mempunyai inisiatif dan etos kerja untuk membangun
group tersebut, Anda bisa mendapatkan income yang cukup significant bahkan bisa menjadi
kaya.

Yang perlu digaris bawahi adalah MLM bukanlah cara cepat untuk menjadi kaya. Diperlukan
KERJA keras dan kebanyakan orang tidak mau mengerjakan hal-hal yang diperlukan.
Kebanyakan orang tidak akan pernah menjadi kaya, hanya beberapa saja yang akan berhasil.
Walaupun demikian, selama Anda memilih perusahaan yang benar dengan produk dan jasa
yang baik, tingkat keberhasilan Anda sepenuhnya tergantung pada Anda.

E. Peran Sistem Informasi dalam Bisnis Jaringan


Dalam menjalankan operasinya sebuah Bisnis Jaringan membutuhkan bermacam-macam
informasi, seperti informasi tentang supplier, pelanggan, karyawan, faktur dan pembayaran,
serta informasi tentang barang atau jasa yang dihasilkan. Perannya adalah, sebagai berikut :

• Sistem Informasi memungkinkan perusahaan untuk mengelola semua informasi yang dimiliki,
membuat keputusan yang lebih baik dan meningkatkan pelaksanaan proses bisnis.

• Proses bisnis :

o Cara-cara bagaimana pekerjaan diorganisir, dikoordinasikan, dan difokuskan untuk


menghasilkan barang atau jasa yang bernilai.
o Aliran kerja dari bahan-bahan, informasi dan pengetahuan sebagai sebuah rangkaian
aktifitas.
o Cara-cara unik tentang bagaimana perusahaan memilih untuk mengkoordinasikan
pekerjaan.
• Tujuan utama dari Sistem Informasi adalah : Memungkinkan tercapainya proses bisnis yang
efisien.

• Kinerja sebuah perusahaan bisnis tergantung pada seberapa baik proses bisnis didesain dan
dikoordinasikan.
• Proses bisnis lain melewati banyak bidang fungsional yang berbeda dan membutuhkan
koordinasi antar departemen

• Untuk melaksanakan seluruh tahap-tahap dalam proses pemenuhan pesanan secara efisien
dibutuhkan sejumlah besar informasi.

• Informasi yang dibutuhkan harus mengalir secara cepat dalam perusahaan; dengan rekan
bisnis seperti perusahaan delivery, dan dengan pelanggan. Hal ini dimungkinkan dengan adanya
SI

SI meningkatkan proses bisnis dengan dua cara:

- meningkatkan efisiensi dari proses yang ada

- memungkinkan seluruh proses bisnis yang baru mampu mengubah bisnis.

• SI mengotomatisasi tahap-tahap dalam proses bisnis yang pada awalnya dilaksanakan secara
manual.

• Teknologi baru bisa mengubah aliran informasi, dan memungkinkan lebih banyak orang bisa
mengakses dan berbagi informasi, mengganti tahap-tahap yang berurutan dengan tugas-tugas
yang bisa dilaksanakan secara simultan, dan mengurangi penundaan dalam pengambilan
keputusan.

F. KESIMPULAN

Networking dapat dibagi menjadi 2 bagian :


1. Jaringan Komputer : Sistem computer yang bekerja sama dengan system jaringan
2. Bisnis Jaringan : Metode yang digunakan untuk para pebisnis
Dimana keduanya mempunyai 2 makna yang berbeda tetapi saling berhubungan untuk
menghasilkan keuntungan dalam suatu perusahaan yang menggunakan kedua system
tersebut.
Inti dari jaringan adalah koneksi antar elemen. Karena dengan koneksi yang baik, elemen-
elemen dapat berkomunikasi dengan baik pula sehingga keberhasilan suatu jaringan dapat
dilihat dari tingkat pencapaian tujuan jaringan tersebut.