P. 1
Laporan Asam Dan Basa

Laporan Asam Dan Basa

|Views: 2,111|Likes:
Dipublikasikan oleh Khairul Aziz

More info:

Published by: Khairul Aziz on May 20, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2013

pdf

text

original

ASAM BASA DAN DERAJAT KEASAMAN

PRAKTIKUM KIMIA Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mandiri Mata Kuliah : Kimia Dasar ( Praktikum ) Dosen : Kartimi, M.Pd

Disusun Oleh :

KHAIRUL AZIZ NIM : 59461168 Tarbiyah / Ipa-Bio. A / Semester 2

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SYEKH NURJATI CIREBON 2010

ASAM BASA
A. Pendahuluan Suatu bahan akan bersifat asam atau basa dapat diketahui jika dapat mengubah warna dari larutan pewarna seperti kertas lakmus atau pewarna yang diekstrak dari bahan alam sepertibunga daun, atau umbi yang berwarna seperti kunyit. Larutan pewarna yang dapat berubah warna pada larutan asam – basa disebut dalam larutan asam/basa contoh indicator adalah fenoptalein, metal merah, metal jingga,. Campuran dari beberapa indicator disebut sebagai indicator universal yang akan memberikan berbagai perubahan warna (spectrum warna)yang luas. Setiap satu dari derajat keasaman atau kebasaan. Selain itu suatu bahan disebut asam jika dalam air larutan ini mengandung ion hydrogen (H+) mengandung ion hodroksida (OH).

B. Tujuan Menamati perubahan warna beberapa indicator dalam asam dan dalam basa. Menentukan bahan mana yang termasuk asam/basa.

C. Alat dan bahan Alat dan bahan Pipet tetes Pelat tetes, spot test plate Kertas lakmus merah dan biru Fenolptalein Metal merah Larutan asam klorida (HCl) 0,1 M Larutan asam sulfat (H2SO4) 0,1 M Larutan asam cuka (CH3COOH) 0,1 M Larutan Natriun hidroksida (NaOH) 0,1 M Larutan Kalium hidroksida (KOH) 0,1 M Larutan Amonium hidroksida (NH4OH) 0,1 M Jumlah 1 1 2 helai 10 cm3 10 cm3 15 cm3 15 cm3 15 cm3 15 cm3 15 cm3 15 cm3

D. Cara kerja
1. Menyiapkan plat tetes , menentukan dan menandai baris pertama, kedua, ketiga

dan keempat lalu memasukan berturut – turut sebagai berikut :
a. Memasukan lima tetes Larutan asam klorida (HCl) 0,1 M, Larutan asam sulfat

(H2SO4) 0,1 M dan Larutan asam cuka (CH3COOH) 0,1 M berturut – turut kedalam 3 lubang pelat tetes baris pertama.
b. Memasukan lima tetes Larutan Natriun hidroksida (NaOH) 0,1 M, Larutan

Kalium hidroksida (KOH) 0,1 M dan Larutan Amonium hidroksida (NH4OH) 0,1 M.
c. Memasukan lima tetes larutan indicator alami seperti larutan kunyit, dan

larutan kembang sepatu.
2. melakukan langkah 1 di atas tetapi pada masing – masing lubang tersebut ditetesi

larutan fenolptalein.
3. Melakukan langkah 2 di atas tetapi pada masing – masing lubang tersebut ditetesi

larutan merah.

E. Hasil pengamatan Asam asam klorida (HCl) asam sulfat (H2SO4) asam sulfat (H2SO4) Merah Tetap Tetap Tetap Warna kertas lakmus Biru Merah Merah Merah

Asam Larutan Natriun hidroksida (NaOH) Larutan Kalium hidroksida (KOH) Larutan Amonium Merah Biru Biru

Warna kertas lakmus Biru Tetap Tetap

hidroksida (NH4OH)

Asam asam klorida (HCl) asam sulfat (H2SO4) asam sulfat (H2SO4) Asam Larutan Natriun hidroksida (NaOH) Larutan Kalium hidroksida (KOH) Larutan Amonium hidroksida (NH4OH)

Warna fenoptalein Tetap Tetap Tetap Warna fenoptalein Ungu Ungu

Warna metil merah Merah Merah Merah Warna metil merah Biru Biru

Indikator Alami Kembang Sepatu Kunyit

HCl Merah kuning

NaOH Hijau Kuning(Orange)

DERAJAT KEASAMAN
A. Pendahuluan Dalam mempelajari asam basa dalam larutan, konsentrasi ion hydrogen adalah kunci yang menunjukan keasaman/kebasaan suatu laruatan. Dalam air murni pada temparatur 250C konsentrasi ion hydrogen adalah 10-7M (mol per liter) yang akan sama dengan harga konsentrasi ion hidroksidanya. Sedangkan hasil kali konsentrasi ion –ion dalam air adalah : 10-7 M X 10-7 M = 10-14 M2 disebut sebagai Kw (konstanta air) Pada saat [H+] = [OH-] = 10-7 M larutan disebut netral. Dalam asam akn terjadi kelebihan ion hidroren sehingga [H+] > [OH-] ini berari [H+] > 10-7 M, sedangkan dalam larutan basa akan terjadi kelebihan ion hidroksida [H+] < [OH-] yang berari [H+] < 10-7 M. konsentasi ion [H+] atau [OH-] ini sangat kecil sekali, maka pada tahun 1909

sorensen, menyarankan pengukuran yang praktis yang disebut pH atau derajat keasaman. Dilabolatorium derajat keasaman dapat diukur dengan menggunakan pH meter atau menggunakan kertas indicator universal. Besar konsentrasi [H+] atau [OH-] Dalam larutan diketahui salah satunya maka konsentrasi [OH-] atau [H+] dapat dicari dengan memasukan harga Kw. Untuk asam dan basa kuat besarnya konsentrasi dari ion hydrogen atau ion hidroksida dapat dihitung berdasarkan konsentrasi asam atau basa larutan.

B. Tujuan 1. Menentukan sifat asam dan basa dari beberapa bahan melalui pengukuran pH. 2. Menentukan harga pH dari beberapa konsentrasi asam. C. Alat dan bahan Alat dan bahan Batang pengaduk Gelas beker 100 cm3 Gelas ukur 100 Botol semprot Botol reagen Batang pengaduk 15 cm Aquades Sendok plastic kecil Rak tabung reaksi Tabung reaksi panjang 10 cm HCl konsentrasi 0,1 M, 0,01M, 0,001M NaHCO3 0,1 M /soda kue Na2CO3 0,1 M NH4Cl 0,1 M CaCl2 0,1 M Dry ice CH3COONa 0,1 M 1 1 Masing-masing 5 cm3 3 cm3 3 cm3 3 cm3 3 cm3 Sepotong kecil 3 cm3 Jumlah 1 2 2 1 1 1 1000 cm3

KCl 0,1 M Asam asetat konsentrasi 0,1 M, 0,01M, 0,001M. MgCl2 0,1 M NaCl 0,1 M Kertas indicator universal NaOH 0,1 M NH4OH 0,1 M

3 cm3 Masing-masing 5 cm3 3 cm3 3 cm3 7 lembar 3 cm3 3 cm3

D. Cara kerja a. Menentukan harga pH dari beberapa konsentrasi asam
1. Memberi nomor pada tabung reaksi, nomor 1, 2, 3, 4, 5, dan 6, mengisi masin

g – masing tabunga secara berurutan dengan 2 cm3 larutan sebagai berikut : • • •
• • •

Pada tabung pertama larutan HCl 0,1M Pada tabung kedua larutan HCl 0,01M Pada tabung ketiga larutan HCl 0,001M Pada tabung keempat larutan CH3COOH 0,1M Pada tabung kelima larutan CH3COOH 0,01M Pada tabung keenam larutan CH3COOH 0,01M

2. Pada masing – nmasing tabung, memasukan sepotong kecil kertas indicator universal mengamati warna yang terjadi pada kertas indicator, lalu membandingkan dengan warna yang tertera pada kemasan kertas indicator universal dan tentukan pH dari larutan tersebut. 3. Menuliskan nilai pH dari masing – masing tabung di atas pada table yang disediakan. b. Menentukan sifat asam dan basa dari beberapa bahan melalui pengukuran pH.

1. Memberi nomor pada tabung reaksi, nomor 1, 2, 3, . . dan seterusnya sampai

11 mengisi masing – masing tabung secara berurutan dengan 3 cm 3 larutan seperti berikut ini.
• Pada tabung pertama larutan NaHCO3 0,1 M • Pada tabung kedua larutan Na2CO3 0,1 M • Pada tabung ketiga larutan NH4Cl 0,1 M • Pada tabung keempat larutan CaCl2 0,1 M • Pada tabung kelima larutan dry ice • Pada tabung keenam larutan CH3COONa 0,1 M • Pada tabung ketujuh larutan KCl 0,1 M • Pada tabung kedelapan larutan CH3COOH 0,1 M • Pada tabung kesembilan larutan MgCl2 0,1 M • Pada tabung kesepuluh larutan NaCl 0,1 M • Pada tabung kesebelas larutan HCl 0,1 M • Pada tabung kedua belas larutan NaOH 0,1 M • Pada tabung ketiga belas larutan NH4OH 0,1 M

2. Pada masing – masing taung, memasukan sepotong kecil kertas indicator

universal mengamati warna yang terjadi pada kertas indicator, lalu membandingkan dengan warna yang tertera pada kemasan kertas indicator universal dan menentukan pH dari larutan tersebut. 3. Mencatat hasil pengamatan dalam table yang telah disediakan.

E. Hasil pengamatan

a. Nilai pH dari beberapa konsentrasi asam No 1. 2. 3. Isi tabung HCl 0,1M HCl 0,01M HCl 0,001M Warna kertas Nilai Konsentrasi indikator Pink Orange Kuning pH 2 4 8 ion H+ 10-2 10-4 10-8 kesimpulan

No 1. 2. 3.

Isi tabung

Warna kertas Nilai Konsentrasi pH 4 6-5 5-6 ion H+ 10-4 10-3 10-6

kesimpulan

indikator CH3COOH Orange 0,1M CH3COOH 0,01M CH3COOH 0,01M Kuning Kuning <

b. Nilai pH dari beberapa zat No. Isi cawan Warna kertas 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 NaHCO3 indikator 0,1 biru 10 Nilai ph Konsentrasi Kesimpulan ion h 10-4

M Na2CO3 0,1M NH4C1 0,I M CaCl2 0,I M Dry ice CH3COONa 0,I M KCI 0,1 M CH3COOH 0,1 M MgCl2 0,1 M NaC1 0,1 M HCI 0,1 M NaOH 0,1M

Kuning Bening Bening Hijau muda Bening Kuning Orange

9 7 7 8

10-6 10-5 10-7 10-7 10-6

7 6 3

10-7 10-8 10-3

13

M NH4OH 0,1

Hijau muda

8

10-6

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->