Anda di halaman 1dari 2

Analisis SWOT PT Kaldu Sari Nabati

Strength :
-

Kekuatanh yang dimiliki terletak pada konsep pemasaran yang memasuki


pasar yaitu deferensiasi produk, yaitu dengan menciptakan suatu produk
yang berbasis keju. Segmen pasar KSNI adalah anak-anak usia 5-12
tahun. Selain itu produknya bergizi dengan harga terjangkau.
produk ini terbuat dari bahan-bahan alami yang kaya akan nutrisi dan
kualitas tinggi. yang berarti produk ini adalah membantu konsumen untuk
menjaga kesehatan dan kesejahteraan. ini akan menjadi daya tarik bagi
konsumen, karena tidak semua produk makanan ringan di Indonesia
mempertimbangkan dan menaruh perhatian terhadap kebiasaan makan
yang sehat.

Weakness :
-

Perusahaan ini menggunakan sistem outsourcing, dimana membayar


distributor untuk mendistribusikan produknya.
tidak semua orang berpikir makan snack sehat adalah penting. orang
memiliki persepsi masing-masing. Makanan ringan yang mereka makan
dan selera pribadi makanan ringan. misalnya, tidak semua orang
menyukai manis, sehingga mereka tidak akan mengkonsumsi jenis produk
manis. di sisi lain, ada beberapa orang percaya bahwa makan makanan
ringan tidak diperlukan nutrisi di dalamnya, mereka mengkonsumsi
makanan ringan hanya saat waktu luang. Oleh karena itu, untuk membuat
orang menerima produk ini dengan baik, perlu kesadaran diri ndividual
dan pemahaman tentang makanan ringan yang sehat.
Kelemahan juga ditemukan dalam paket desain, seperti desain paket
tersebut tidak melindungi barang, minggu dalam desain dan warna, dan
tidak menarik perhatian konsumen.

Opportunity :
-

Populasi anak yang banyak, berumur 5-12 tahun,menjadi peluang besar


untuk memproduksi produk berbahan dasar keju yang digemari.
Indonesia adalah negara yang konsumerisme nya tinggi, jadi produk
mudah untuk diterima, meskipun memiliki kemasan baru. di samping itu,
desain, rasa, promosi strategi baru akan membuka pasar baru dan
menarik perhatian konsumen. ini adalah kesempatan besar untuk
melawan pesaing dan membangun pasar sendiri.

Threat :
-

Pesaing baru dari luar dan dalam negeri, yang datang dan investasi di
Indonesia akan menjadi persaingan yang ketat untuk produk yang sudah
ada. meskipun mereka relatif perusahaan baru, strategi mereka dalam
penjualan cepat. Oleh karena itu, sebuah persaingan yang ketat dengan
produk sejenis, kualitas, kuantitas, dan pasar akan menjadi tangguh.
selebihnya, pesaing terberat seperti Biskuat, Jacobs and Ritz, yang telah

tertanam dalam hati konsumen, membuat produk sulit untuk masuk


dalam pikiran konsumen dan kepercayaan.