Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH

JENIS JENIS IRIGASI GRAVITASI DAN CONTOHNYA


Diajukan Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Irigasi dan Bangunan Air 1 semester Genap
Tahun pelajaran 2015/2016

Disusun Oleh
Dwi Ario Prabowo

:
(141910301004)

Universitas Jember
Jln. Kalimantan No. 37 Jember, Telp: 0331-330224
Fax : 0331-337442 Website : http://unej.ac.id

Jember , Februari 2016

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pertama-tama mari kita penjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang
telah memberikan kemudahan kepada saya dalam menyelesaikan makalah ini.
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Qudwah Hasanah kita Nabi
Besar Muhammad SAW,serta kepada keluarganya, sahabatnya dan kita selaku
ummatnya hingga akhir jaman.
Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya kepada Allah SWT. yang telah memberikan rahmat serta hidayahNYA
kepada kami sehingga saya dapat menyelesaikan Tugas ini, dan selanjunya saya
mengucapkan terima kasih kepada :
1.
2.
3.

Sri Wahyuni S.T.,M.T.,Ph.D selaku Dosen Irigasi dan Bangunan Air 1


Rekan-rekan Kelas A Irigasi dan Bangunan Air 1
Dan semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Saya menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
saya mengharapkan masukan baik berupa kritik maupun saran saran yang dapat
membangun dan memperbaiki kekurangan kekurangan.
Semoga tugas ini bermanfaat, khususnya bagi saya sendiri maupun bagi
orang lain yang membacanya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jember, Februari 2016

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...................................................................................................... i


Daftar Isi ............................................................................................................... ii
Bab 1 Pendahuluan
Latar Belakang ............................................................................................ 1
Rumusan Masalah ....................................................................................... 2
Tujuan ......................................................................................................... 2
Manfaat ....................................................................................................... 2
Bab 2 Pembahasan ................................................................................................ 3
Kesimpulan ........................................................................................................... 9
Daftar Pustaka ......................................................................................................10

ii

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Irigasi secara umum didefinisikan sebagai penggunaan air pada tanah untuk
keperluan penyediaan cairan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman
(Hansen, Israelsen, dan Stringham, 1992). Salah satu sistem irigasi yang
memanfaatkan gaya gravitasi bumi adalah Irigasi Gravitasi
Irigasi tidak hanya digunakan untuk mendistribusikan air, ada juga
beberapa fungsi irigasi antara lain :

Membasahi tanah
Hal ini merupakan salah satu tujuan terpenting, karena tumbuhan
banyak memerlukan air selama masa tumbuhnya. Pembasahan
tanah ini bertujuan untuk memenuhi kekurangan air apabila hanya

ada sedikit air hujan.


Merabuk tanah
Membasahi tanah dengan air sungai yang banyak mengandung

mineral
Mengatur suhu tanah
Tanaman dapat tumbuh dengan baik dengan suhu yang optimal. Air
irigasi dapat membantu tanaman untuk mencapai suhu yang

optimal tersebut.
Membersihkan tanah
Hal ini bertujuan untuk menghilangkan hama tanaman seperti ular,
tikus, serangga, dan lain-lain. Selain itu dapat juga membuang zat-

zat yang tidak dibutuhkan oleh tanaman ke saluran pembuang


Memperbesar ketersediaan air tahnah
Muka air tanah akan naik apabila digenangi air irigasi yang
merembes. Dengan naiknya muka air tanah, maka debit sungai

1.2

pada musim kemarau akan naik.


Rumusan Masalah

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

Dari latar belakang di atas rumusan masalah makalah ini adalah:

1.3

- Apakah Pengertian dari Irigasi Gravitasi ?


- Apa macam macam jenis Irigasi Gravitasi?
Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk:
-

1.3

Memberi pengetahuan kepada pembaca tentang Irigasi gravitasi dan

contohnya
Manfaat
Manfaat yang akan di dapat dari makalah ini adalah :
-

Pembaca dapat mengetahui macam macam jenis irigasi gravitasi dan


pengaplikasiannya

BAB 2

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

PEMBAHASAN
2.1 Jenis-Jenis Sistem Irigasi Gravitasi
Pemilihan sistem irigasi untuk suatu daerah tergantung dari keadaan
topografi, biaya, dan teknologi yang tersedia. Berikut ini akan dibahas sistem
Irigasi

gravitasi

Open

gravitation

irrigation

yaitu

Sistem irigasi ini memanfaatkan gaya gravitasi bumi untuk pengaliran airnya.
Dengan prinsip air mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah
karena ada gravitasi. Jenis irigasi gravitasi yang menggunakan sistem irgiasi
seperti ini adalah :
A. Irigasi Genangan Liar
Irigasi mengalirkan air ke permukaan sawah melalui bangunan pengatur

meliputi :
Irigasi Tanah Lebak
Pada Irigasi tanah lebak ( lebak tanah yang lebih rendah di sepanjang
sungai) pada saat air besar ( sehabis hujan),air akan melimpah ke sisi

sungai. Pada saat air surut maka ada sedikit sisa air yang tertinggal
Irigasi Banjir
Prinsip irigasi banjir ini hamper sama dengan irigasi tanah lebak, yang
membedakan pada irigasi banjir dataran di sisi sungai bukan dataran lebak
sehingga diperlukan pintu air. Pinti air dibuka sewaktu sungai mulai banjir
agar air dapat mengairi dataran sisi sungai. Bila air mulai surut maka pintu

air ditutup agar air tidak kembali ke sungai.


Irigasi Pasang Surut
Sisitem irigasi ini memanfaatkan pasang surut dari air laut untuk mengairi
sawah. Irigasi pasang surut ini dapat dikendalikan sepenuhnya dengan cara
pada saat air pasang diharapkan lapisan air bagian atas yang masih tawar
dapat memenuhi kebutuhan lahan. Sedangkan pada saat surut dilakukan

proses drainase
B. Irigasi Genangan dari Saluran
Sistem pemberian air dan pembuangan dapat dikendalikan seluruhnya
meliputi :
3

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

Irigasi Genangan
Digunakan untuk tanaman yang memerlukan banyak air (misalnya : padi ).
Sistem ini murah dalam penyelengaraan akan tetapi air yang digunakan

cenderung banyak dan boros, karena lahan harus tetap basah.


Irigasi Petak Jalur ( border strip irrigation )
Jenis irigasi ini sangat baik untuk tembakau, jagung, dan tanaman yang
sejenisnya ). Dalam jenis irigasi ini diusahakan agar lahan tidak terlalu

landai agar air tidak terlalu cepat turun.


Irigasi Petak ( basin irrigation )
Jenis irigasi ini dipergunakan untuk perkebunan

C. Irigasi Alur dan Gelombang


Irigasi mengalirkan air melalui alur-alur yang ada di sisi deretan tanaman.
Banyaknya alur akan sangat bergantung pada macam tanah, kemiringan, dan
jenis tanaman. Kecepatan pengaliran tidak boleh terlalu besar, karena
apabila terlalu besar akan terjadi pengerusan
2.2. Contoh dari Masing- Masing Irigasi Gravitasi
A. Irigasi Genangan Liar
Irigasi Tanah Lebak

Irigasi Lebak ( genangan air )

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

Irigasi lebak yang kekeringan ( irigasi genangan air)


Konfrontasi - Jaringan irigasi di Kabupaten Lebak, Banten
mengalami kekeringan akibat adanya perubahan alih fungsi lahan sehingga
volume air situ menyusut.

Irigasi Banjir

irigasi genangan air yang merupakan irigasi banjir


Pembangunan saluran irigasi adalah sebagai upaya perusahaan kami untuk
selalu mengabdi pada masyarakat. sehingga senantiasa memberikan peranan
penting dalam perkembangan pembangunan dewasa ini. Pembangunan saluran
irigasi sebagai upaya pengendalian terhadap bahaya banjir, sehingga masyarakat
bisa hidup tenang gemah ripah loh jinawi, aman, tentram dan terkendali baik
materiel maupun spiritual dan tidak perlu takut adanya ancaman bahaya banjir
ketika musim hujan tiba.

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

Irigasi Banjir

Irigasi Pasang Surut

irigasi pasang surut ( genangan air)


Krisis ekonomi telah membuka kesadaran kembali bahwa peran sektor
Pertanian dalam struktur perekonomian nasional sangatlah strategis. Mengingat
kegiatan Pertanian tidak dapat lepas dari faktor air, maka irigasi sebagai salah
satu sektor pendukung keberhasilan Pembangunan Pertanian akan tetap
mempunyai peran yang sangat penting. Kebijakan mengenai pengelolaan air dan
sarana prasarana nya ternyata banyak kelemahan yang terutama di tingkat
lapangan yaitu rendahnya partisipasi masyarakat, rendahnya efisiensi dan
efektifitas pengelolaan dan cepatnya terjadi kerusakan pada bangunan, jaringan
irigasi rawa pasang surut.

B. Irigasi Genangan dari Saluran


6

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

Irigasi Genangan

Irigasi genangan dari saluran

Irigasi Petak Jalur ( border strip irrigation ) dan Irigasi Petak

Irigasi dengan bantuan pipa siphon


7

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

C. Irigasi Alur dan Gelombang

Irigasi dengan mengalirkan air dari pipa ke guludan

Sistem irigasi permukaan lainnya adalah Sistem irigasi alur adalah


pemberian air di atas lahan melalui alur, alur kecil atau melalui selang atau pipa
kecil dan megalirkannya sepanjang alur dalam lahan . peluapan dan penggenangan
secara terkendali. Cara yang umum digunakan dalam hal ini adalah dengan
menggunakan bangunan penangkap, saluran pembagi saluran pemberi, dan
peluapan ke dalam petakpetak lahan beririgasi. Jenis bangunan penangkap
bermacam-macam, diantaranya adalah (1) bendung, (2) intake, dan (3) stasiun
pompa. Ilustrasi sistem irigasi permukaan dengan peluapan dan penggenangan
terkendali.

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1

KESIMPULAN
Irigasi Sistem gravitasi merupakan sistem irigasi yang memanfaatkan gaya
gravitasi bumi untuk pengaliran airnya. Dengan prinsip air mengalir dari tempat
yang tinggi menuju ke tempat yang rendah karena ada gravitasi

DAFTAR PUSTAKA

Acmadi, M. 2013. Irigasi di Indonesia. Media press : Yogyakarta.


Eko, Rusdianto. 2013. Perlu Sistem Irigasi yang Layak. Majalah GATRA :
Bandung.
Racmad, nur. 2009. Irigasi Dan Tata Guna Lahan. Pt Gramedia : Jakarta.
https://jeisenpailalah.wordpress.com/2010/12/20/teori-dasar-irigasi/

Tugas Irigasi dan Bangunan Air 1