Anda di halaman 1dari 20
HIPERTENSI DAN CARA PENANGANANNYA RISMAYA NOVITASARI 115070200111041 JURUSAN ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN

HIPERTENSI DAN CARA PENANGANANNYA

HIPERTENSI DAN CARA PENANGANANNYA RISMAYA NOVITASARI 115070200111041 JURUSAN ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN

RISMAYA NOVITASARI

115070200111041

JURUSAN ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Apa Itu Darah Tinggi??

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal dan diukur paling tidak pada tiga kesempatan yang berbeda. Secara umum seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya tinggi yaitu lebih dari 140/90mmhg. Secara umum hipertensi sering diartikan sebagai suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 120 mmHg,sedangkan tekanan diastoliknya lebih dari 80mmHg. Tekanan darah dapat meningkat ketika kita banyak pikiran (stress) dan ketika berolahraga. Berikut ini adalah perubahan tekanan darah yang biasanya terjadi.

ini adalah perubahan tekanan darah yang biasanya terjadi. Ketika melakukan aktivitas sedang, seperti memberi makan

Ketika melakukan aktivitas sedang, seperti memberi makan hewan peliharaan tekanan darah meningkat ringan.

Ketika melakukan olahraga, misalnya olahraga aerobic, tekanan darah akan banyak meningkat.

Ketika melakukan aktivitas ringan, seperti tidur, nonton tv, tekanan darah akan mengalami sedikit penurunan.

Apa Saja Tingkatan Darah Tinggi??

Berikut ini adalah batas-batas tekanan darah dianggap rendah, normal, prehipertensi, dan hipertensi. Prehipertensi sendiri artinya adalah seseorang yang tekanan darahnya berisiko terus naik dan berkembang menjadi hipertensi.

 

Tekanan

Tekanan

Kategori

systole

diastole

(mmHg)

(mmHg)

Normal

<130

<85

Hipertensi ringan

140-159

90-99

Hipertensi sedang

160-179

100-109

Hipertensi berat

180-210

110-119

Hipertensi sangat berat

>210

>120

Bagaimana Darah Tinggi (Hipertensi) Bisa Terjadi??

Tubuh

kita

memiliki

sistem

pengaturan

pembuluh

darah

di

otak.

Fungsinya adalah untuk mengatur penyempitan maupun pelebaran pembuluh

darah. Sistem pengaturan ini akan bekerjasama dengan sistem persarafan untuk

mengantarkan suatu rangsangan. Nah, ada zat yang bernama norepinefrin yang

berperan dalam penyempitan pembuluh darah. Zat ini akan dilepaskan sistem

persarafan setelah rangsangan diterima. Apa saja, sih jenis rangsangannya?

Ada stres atau cemas, penyakit gula, faktor hormonal dan lainnya. Itulah

singkatnya mengapa hipertensi bisa terjadi.

Berikut gambaran singkatnya proses hipertensi

Berikut gambaran singkatnya proses hipertensi

Siapa, sih yang Beresiko Terkena hipertensi??

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi.

1. Keturunan Bukan hanya warna kulit, ciri fisik atau sifat yang bisa diwarisi dari orang tua dan keluarga. Ternyata, penyakit pun bisa. Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar.

2. Usia Seiring bertambahnya usia, kita semua semakin beresiko menderita tekanan darah tinggi. Semakin kita bertambah tua, kelenturan pembuluh darah kita juga berkurang sehingga cenderung mengalami penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah pun meningkat.

pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah pun meningkat. 3. Jenis Kelamin Hingga usia 45, pria lebih beresiko

3. Jenis Kelamin Hingga usia 45, pria lebih beresiko mengalami tekanan darah tinggi. Pada usia 45 hingga 64, baik pria maupun wanita memiliki tingkat resiko yang sama. Tetapi, justru pada usia di atas itu, wanita lebih beresiko.

4. Kurang gerak (Sedentary lifestyle) Biasanya, orang yang tinggal di kota besar cenderung memiliki gaya hidup kurang gerak. Bekerja di kantor, dan terus menerus duduk, ditambah lagi kurangnya olahraga, akan cenderung meningkatkan resiko penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah. Akibatnya adalah meningkatnya resiko darah tinggi.

5. Pola makan Kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan garam menyebabkan resiko terkena penyakit darah tinggi.

a. Garam Makanan bergaram karena dapat menahan banyak cairan dalam tubuh sehingga meningkatkan tekanannya. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua.

b. Kolesterol Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat.

c. Minum kopi

dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. c. Minum kopi d. Berat badan berlebih 6. Kebiasaan minum
dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. c. Minum kopi d. Berat badan berlebih 6. Kebiasaan minum
dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. c. Minum kopi d. Berat badan berlebih 6. Kebiasaan minum

d. Berat badan berlebih

6. Kebiasaan minum minuman Beralkohol Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.

7. Stres Stres dapat meningkatkan tekanan darah sewaktu.

menyebabkan tekanan darah tinggi. 7. Stres Stres dapat meningkatkan tekanan darah sewaktu. 8. Kondisi penyakit yang

8. Kondisi penyakit yang lain

Apa, sih Tandanya Kita Terkena Hipertensi??

Sakit kepala hebat, kadang-kadang disertai mual dan muntah.

Penglihatan kabur

Mimisan

Pusing

Keletihan

Nyeri punggung dan/atau perut yang berat

Nokturia (sering berkemih dimalam hari)

Sesak napas

Gelisah

Hipertensi dapat dicegah dengan cara :

1. Merubah gaya hidup : mengurangi minum beralkohol, makanan berlemak seperti goreng gorengan.

2. Mengurangi jumlah konsumsi garam / diet asupan garam dalam 24 jam seperti 1 sendok teh, ½ sendok teh, ¼ sendok teh.

3. Membiasakan aktifitas fisik / jalan kaki, olahraga.

4. Menjaga berat badan ideal dengan menimbang secara teratur.

5. Menghindari stress.

6. Istirahat cukup

7. Minum obat secara teratur.

8. Melakukan pemeriksaan yang teratur pada pelayanan kesehatan

Pencegahan hipertensi juga bisa menggunakan obat tradisional, lhooo…

1. Menggunakan Buah Mengkudu Cara pembuatan : 3 buah mengkudu kemudian diparut dan diperas airnya, usahakan airnya sampai 1 gelas (diminum setiap pagi dan sore).

2. Daun alpokat segar 5 7 lembar Cara pembuatan : cuci bersih, tambahkan air 2 gelas kemudian rebus sampai diperoleh 1 gelas larutan. Minum sekaligus atau dibagi menjadi 2 kali minum pagi dan sore.

3. Daun seledri 15 batang Cara pembuatan : daun seledri direbus diminum airnya dibagi 2 kali minum sehari atau dimakan dengan seluruh daunnya.

4. ½ kg buah mentimun Cara pembuatan : buah mentimun dicuci bersih, dikupas kulitnya kemudian diparut, saring hasil parutan sehingga menjadi 1 gelas, minum air hasil saringan timun (diminum setiap pagi dan sore).

Ini, nih yang Harus Dilakukan Kalau Sudah Terkena Hipertensi…

Ada dua jenis, lho obat-obatan

Pertama adalah terapi non obat-obatan dan kedua, tentu saja

1. Pada penatalaksanaan tanpa obat, yaitu dengan cara mengatur pola hidup untuk mendapatkan hasil. Semua penderita hipertensi harus melakukan perubahan pola hidup, yaitu dengan cara :

a.

Menurunkan berat badan sampai batas ideal

b.

Mengubah pola makan pada penderita hipertensi

c.

Mengurangi konsumsi alkohol

d.

Mengurangi konsumsi garam, sampai kurang dari 2,3 gram natrium, atau 6 gram natrium klorida setiap harinya ( disertai dengan asupan kalsium, magnesium, kalium yang cukup)

e.

Berhenti merokok

f.

Olahraga secara teratur.

2.

Penatalaksanaan hipertensi menggunakan obat, bergantung pada tingkat keparahan hipertensi itu sendiri…

Obat

Adapun jenis obat yang sering dipakai adalah:

a. Diuretik (thiazid) Biasanya obat pilihan utama yang diberikan untuk mengobati hipertensi. Diuretik membantu ginjal membuang garam dan air, yang akan mengurangi volume cairan diseluruh tubuh sehingga tekanan darah akan berkurang. Contoh: Amlodipine, Felodipine, Nifedipine

b. Alfa bloker Fungsinya, nih buat menurunkan tekanan darah. Contoh: Terazosin, Doxazosin.

Contohnya niiih

Labetalol, Carvedilol

d. Angiotensin reseptor bloker Contoh: Losartan, Irbesartan, Valsartan

e. Vasodilator Obat ini menyebabkan melebarnya pembuluh darah. Pembuluh darah yang melebar dapat menurunkan tekanan darah.

Pembuluh darah yang melebar dapat menurunkan tekanan darah. Kalau yang ini, tentang diet untuk hipertensi… TUJUAN

Kalau yang ini, tentang diet untuk hipertensi…

TUJUAN DIET

1. Membantu menurunkan tekanan darah

TUJUAN DIET 1. Membantu menurunkan tekanan darah 2. Membantu menghiilangkan penimbunan cairan (edema) atau

2. Membantu menghiilangkan penimbunan cairan (edema) atau bengkak.

*) penimbunan cairan dapat disebabkan oleh kegagalan tubuh untuk mengatur keseimbangan cairan. Akibatnya tubuh tidak mampu mengeluarkan garam natrium yang berlebihan dalam jaringan. Natrium ini akan mengikat air sehingga menimbulkan penimbunan cairan dalam tubuh.

SYARAT DIET

Makan makanan yang beraneka ragam mengikuti pola gizi seimbang

Jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita.

Jumlah garam disesuaikan dengan berat ringannya penyakit dan obat yang diberikan.

a. Diet Rendah Garam Untuk mengontrol konsumsi garam perlu juga untuk melihat label makan (informasi nilai gizi) yang biasa kita beli di toko atau supermarket terdekat. Keterangan “garam”, “sodium”, dan “Na” itu berarti GARAM. Jadi kita harus menghitung jumlah garam-garam tersebut yang masuk dalam tubuh kita. Dalam sehari, hanya boleh mengkonsumsi 1.500 mg garam (1 sendok teh garam dapur). Produk-produk yang banyak mengandung sodium (garam) antara lain adalah baking soda, baking powder, dan kecap. Makanan lain yang banyak mengandung garam adalah makanan kaleng, asinan (ikan asin, sayur asinan), keripik (keripik kentang, keripik singkong, dan kripik lain yang rasanya asin), dan daging masak yang dihidangkan dalam keadaan dingin.

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN

Kurangi penggunaan garam dapur

Hindari makanan awetan: kecap, margarin, mentega, keju, terasi, petis, biscuit, ikan asin, sarden, sosis, gading kaleng, dan selai kacang.

Hindari bahan makanan yang diolah menggunakan penyedap rasa:

saos, tauco.

Hindari penggunaan penyedap rasa.

Hindari penggunaan baking soda.

Hindari makanan nabati dan hewani yang kandungan natriumnya tinggi.

Batasi minuman bersoda.

b. Diet Rendah Lemak. Diet ini bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol darah dan menurunkan berat badan bagi penderita yang kegemukan.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

Hindari penggunaan lemak hewan, margarin, dan mentega terutama goreng- gorengan atau makanan yang digoreng dengan minyak.

Batasi konsumsi daging, hati, limpa, dan jenis jeroan lainnya serta sea food (udang, kepiting), minyak kelapa, dan kepala (santan).

Gunakan susu skim (rendah lemak) untuk menggantikan susu full cream.

Batasi konsumsi kuning telur, paling banyak 3 butir dalam seminggu.

Lebih sering mengonsumsi tempe, tahu, dan jenis kacang-kacangan lainnya

(lebih baik dikukus atau direbus, jangan digoreng).

Batasi penggunaan gula dan makanan yang manis-manis: sirup, dodol, kue,

biscuit, dll.

Lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, kecuali nangka dan

durian.

c. Diet Tinggi Serat

Penderita

berserat tinggi.

hipertensi

dianjurkan

setiap

hari

mengonsumsi

makanan

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

Buah: jambu biji, belimbing, jambu bol, kedondong, anggur, markisa, papaya,

jeruk, magga, apel, semangka, dan pisang.

Sayur: daun bawang, kecipir muda, bawang putih, jamur, daun dan kulit melinjo,

buah kelor, daun kacang panjang, kacang panjang, daun kemangi, daun katuk,

daun singkong, daun ubi jalar, daun seledri, lobak, tomat, kangkung, touge,

buncis, pare, kol, wortel, bayam, dan sawi.

Golongan protein nabati: kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang

merah, dan biji-bijian (havermout, beras merah, jagung, jail).

Makanan lainnya: agar-agar dan rumput laut.

d. Diet Rendah Kalori Orang yang berat badannya lebih (kegemukan) akan berisiko tinggi terkena hipertensi. Bagi yang telah terkena hipertensi, dianjurkan untuk membatasi asupan kalori. Asupan kalori dikurangi 25%.

CONTOH MENU SEHARI:

Pagi

Siang

Jam 10.00

Malam

Jam 15.00

Nasi Telur dadar Tumis kacang panjang

Bubur kacang hijau Nasi Ikan bakar+lalapan Tempe Sayur asem Pepaya

Buah Nasi Semur daging + tahu Sup sayur

Ini, nih tanda yang ada di tubuh kalau lagi darah tinggi….

Kulit Terkadang ditemukan pembengkakan pada kaki.

Mata Kalau menderita darah tinggi biasanya pengelihatan akan kabur.

Jantung dan Pembuluh Darah

Biasanya terdapat keluhan dadanya berdebar debar.

Terkadang terasa nyeri dada.

Perkemihan Pada umumnya pasien mengalami proteinuria, yaitu adanya protein di dalam air seni.

Sistem Gerak Lansia biasanya merasakan kesemutan dan keram pada lutut saat cuaca dingin sehingga sulit berdiri.

Sistem Persarafan Lansia biasanya mengalami sedikit penurunan daya ingat, tidak ada disorientasi, emisi tenang, siklus tidur memendek.

kalau sudah Terkena Hipertensi dampaknya

Hmm

Ini

Penyakit hipertensi mampu memicu beberapa komplikasi penyakit lainya,diantaranya adalah :

a. STROKE Stroke dapat timbul akibat pendarahan karena tekanan darah tinggi di otak atau akibat embolus yang terlepas dari pembuluh non otak.

b. INFARK MIOKARDIUM Infark miokard merupakan kematian otot jantung.

c. GAGAL GINJAL Orang dengan gagal ginjal akan mengalami pembengkakan karena cairan. Orang dengan gagal ginjal akan mengalami peningkatan tekanan darah.

d. MATA: Kebutaan

CARA ALTERNATIF MENURUNKAN TEKANAN DARAH

Relaksasi

Relaksasi adalah suatu bentuk latihan napas untuk mengurangi stress. Menurut latihannya dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

1)

Relaksasi Otot Relaksasi otot dilakukan agar badan bisa rileks. Relaksasi ini dilakukan dengan mencoba merasakan otot-otot saat tegang

dan kaku dengan mengencangkan otot-otot lalu dilanjutkan dengan mencoba merasakan otot-otot kendur dengan cara mengendorkan otot-otot. Teknik ini dilakukan ± 15 menit. Caranya:

a) Posisikan tubuh duduk atau terlentang.

b) Pikiran diusahakan tenang dan santai.

c) Kepalkan otot tangan dan lengan kanan, kemudian kendorkan. Ganti dengan otot tangan dan lengan sebelah kiri.

d) Tegangkan otot bahu kanan, kemudian kendorkan. Ganti dengan otot bahu sebelah kiri.

e) Tegangkan otot dada, kemudian kendorkan.

f) Tegangkan otot betis dan kaki kanan, kemudian kendorkan. Ganti otot betis dan kaki sebelah kiri.

2)

Relaksasi Napas Dalam Relaksasi dengan latihan pernapasan dapat mengurangi ketegangan dengan cukup efektif. Relaksasi ini dapat

dilakukan dengan posisi duduk santai atau duduk terlentang, sambil pejamkan mata dan membayangkan pemandangan indah dan menyenangkan. Caranya:

a. Posisikan tubuh dalam posisi duduk atau telentang.

b. Bayangkan pemandangan yang indah dan menyenangkan.

c. Bernapaslah dengan wajar

d.

Hiruplah udara melalui hidung dengan cukup dalam

e. Kemudian keluarkan udara melalui mulut dengan perlahan;

sebaiknya bibir diisahakan dalam bentuk “O” bundar (mirip waktu bersiul). Umumnya jangka waktu menghembuskan napas akan lebih panjang daripada waktu menghirup udara, yang penting bernapalah dengan relaks. Dalam latihan pernapasan ini

posisi tubuh yang relaks sangatlah penting.

3)

Hipnotis Diri Sendiri

Relaksasi dengan cara hipnotis diri sendiri diyakini cukup efektif untuk menghilangkan stress atau ketegangan. Caranya:

a. Bernapas dengan pelan dan rileks.

b. Pada saat menghembuskan napas secara perlahan, bayangkan suatu kondisi yang positif, misal tenang, sabar, rileks.

c. Ucapkan berkali-kali kata “tenang”, “sabar”, “rileks” tersebut akan sangat membantu proses relaksasi.

d. Pernapasan ini dapat dilakukan juga dengan cara tidak mneyebutkan kata-kata, hanya memusatkan perhatian pada pengembangan perut dan pengempisan paru saat mengeluarkan napas.

4)

Relaksasi dengan Cara Lain

Relaksasi dapat dicapai dengan beberapa kegiatan lain, tentunya kegiatan-kegiatan yang ringan dan santai, sehingga dapat mengurangi ketegangan dan berfungsi sebagai latihan relaksasi yang baik. Misalnya:

a. Bersiul/bernyanyi

b. Jalan santai di pagi hari

c. Duduk santai menikmati pemandangan alam di sore hari

d. Melukis

e. Mendengarkan musik ringan

f. Memancing

g. Meditasi dan latihan yoga atau taichi

Masase / Pijatan

Manfaat pijat bagi penderita hipertensi adalah sebagai berikut:

a. Lancarnya sirkulasi aliran darah

b. Menyeimbangkan aliran energi di dalam tubuh

c. Dapat mengendurkan ketegangan otot.

Pijat ini khususnya efektif bagi penderita hipertensi ringan dan sedang. Pada penderita hipertensi akan terjadi penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darahtidak lancar. Salah satu teknik pemijatan yaitu effleurage yang dilakukan pada daerah kaki dapat menyebabkan pelebaran

pembuluh darah tersebut sehingga aliran darah menjadi lancar.

darah tersebut sehingga aliran darah menjadi lancar. dengan bantuan minyak esensial, misalnya minyak esensial

dengan

bantuan minyak esensial, misalnya minyak esensial lavender atau minyak zaitun.

Pemijatan

ini

dapat

dilakukan

Herbal

(Terapi Jus)

zaitun. Pemijatan ini dapat dilakukan Herbal (Terapi Jus) a. Jus tomat dan seledri Bahan: buah tomat

a. Jus tomat dan seledri Bahan: buah tomat yang sudah matang lima buah, seledri lima batang, dan jeruk secukupnya untuk menambah cita rasa. Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus menjadi satu gelas. Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi.

b. Jus brokoli, wortel, dan kubis Bahan: brokoli dua buah, wortel 250 gram, dan kubis secukupnya. Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus menjadi

satu gelas. Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi.

c. Jus belimbing dan mentimun Bahan: mentimun dan belimbing manis secukupnya. Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus menjadi 200 cc. Cara pemakaian: diminum dua kali per hari (pagi dan sore) masing- masing satu gelas.

d. Jus pisang dan seledri Bahan: seledri 100 gram, dan satu buah pisang. Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus atau diblender dengan air secukupnya. Cara pemakaian: diminum secara teratur setiap pagi.

e. Jus labu siam dan mentimun Bahan: 200 gram labu siam dan 200 gram mentimun. Cara pembuatan: bahan-bahan dijadikan satu kemudian dijus atau diblender dengan air secukupnya.

Ramuan Tradisional

atau diblender dengan air secukupnya. Ramuan Tradisional a. Bawang putih Cara pembuatan : bawang putih satu

a. Bawang putih Cara pembuatan: bawang putih satu siung dikupas lalu dicuci. Cara pemakaian: dikunyah lalu ditelan sambil minum air hangat. Dilakukan tiga kali sehari. Tidak boleh lebih dari tiga siung bawang putih tiap hari.

b. Belimbing wuluh Cara pembuatan: 3-4 buah belimbing wuluh diiris dan direbus dengan tiga gelas air sampai tinggal setengah gelas, kemudian disaring. Cara pemakaian: diminum satu gelas tiap pagi dan setelah makan

air sampai tinggal setengah gelas, kemudian disaring. Cara pemakaian : diminum satu gelas tiap pagi dan
c. Seledri Cara pembuatan: 15 batang seledri direbus dengan dua gelas air hingga tinggal tiga

c. Seledri

Cara pembuatan: 15 batang seledri direbus

dengan dua gelas air hingga tinggal tiga perempat gelas.

Cara pemakaian: hasil rebusan diminum. Setengah diminum pada pagi

hari dan setengahnya pada malam hari.

d. Pepaya muda

Cara pembuatan: Pepaya muda satu buah

diparut dan diperas untuk diambil airnya.

Cara pemakaian: airnya diminum dua kali sehari

dan diulang selama tiga hari.

airnya diminum dua kali sehari dan diulang selama tiga hari. e. Daun salam Cara pembuatan: 7-10

e. Daun salam

Cara pembuatan: 7-10 lembar daun salam direbus dengan tiga gelas air putih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin saring dan diminum sehari dua kali masing-masing 1/2 gelas.

saring dan diminum sehari dua kali masing-masing 1/2 gelas. Tips menghindari tekanan darah tinggi (hipertensi) 1.

Tips menghindari tekanan darah tinggi (hipertensi)

1. kurangi makanan yang terlampau banyak memiliki kandungan garam

(terlampau asin)

2. kurangi merokok serta mengkonsumsi alkohol

3. jauhi pikiran yang terlampau stress

4. rajin berolahraga

5. konsumsilah makanan secara seimbang

6. perbanyak mengkonsumsi buah buahan dan sayur

Mari kita wujudkan pola hidup yang sehat untuk terhindar dari hipertensi. dengan memakan buah-buahan dan sayuran segar rendah natrium akan mengurangi tekanan darah tinggi.

Pola hidup sehat, jantung sehat, hidup nikmat :)

dan sayuran segar rendah natrium akan mengurangi tekanan darah tinggi. Pola hidup sehat, jantung sehat, hidup
dan sayuran segar rendah natrium akan mengurangi tekanan darah tinggi. Pola hidup sehat, jantung sehat, hidup