Anda di halaman 1dari 53

PANDUAN STASE PESERTA PPDS I

DEPARTEMEN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI


RUMAH SAKIT MOHAMMAD HOESIN
FK UNSRI PALEMBANG

DEPARTEMEN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI


RUMAH SAKIT MOHAMMAD HOESIN
FK UNSRI PALEMBANG
2015

Sambutan Ketua Depertemen Obstetri dan Ginekologi


FK UNSRI/RSUP Dr. Moh. Hoesin
Assalamualaikum Wr. Wb
Salam sejahtera bagi kita semua, Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada kehadirat
Allah SWT atas segala berkah dan kasih sayang-Nya sehingga buku Panduan Stase Peserta
PPDS I OBGYN FK UNSRI / RSMHdapat terselesaikan..
Dengan semakin bertambahnya jumlah peserta PPDS I OBGYN yang bertugas belajar di
bagian / departemen ini, yang juga disebabkan karena tuntuan akan kebutuhan tenaga kesehatan
spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari masyarakat, maka dibutuhkan suatu panduan
agar peserta PPDS I OBGYN FK UNSRI / RSMHini tetap terjaga kualitasnya dalam
melaksanakan tugas belajar dan pelayanan terhadap masyarakat. Untuk itulah akhirnya terbitlah
buku Panduan Stase Peserta PPDS I OBGYN FK UNSRI / RSMHini. Semoga dengan buku
panduan ini maka peserta PPDS I OBGYN FK UNSRI / RSMHdapat lebih diberi kemudahan
dalam menjalankan tugas belajar dan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap
masyarakat yang berobat di RSMH khusunya bagian kebidanan dan penyakit kandungan.
Sempurna adalah suatu sifat yang jauh sekali dari buku ini, karena itu kritik dan saran sangat
diharapkan agar panduan ini dapat menjadi lebih baik lagi untuk di masa yang akan datang.
Demikian semoga bermanfaat,
Palembang, Juli 2015
Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi
FK UNSRI/ RSUP Dr. Moh. Hoesin

dr. H. Iskandar Zulkarnain, SpOG(K)

Sambutan Ketua Program Studi


PPDS Obstetri dan Ginekologi
Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena
berkat kemurahanNya Panduan

Stase PPDS I OBGYN RSMH/ FK UNSRI

ini dapat

diselesaikan sesuai yang diharapkan.


Panduan ini bukanlah suatu standar pelayanan medik, namun ini adalah petunjuk yang dibuat
untuk peserta PPDS I ObGyn RSMH / FK UNSRI agar dapat lebih diberi kemudahan dalam
menjalankan tugas belajar dan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat
yang berobat di RSMH khusunya bagian kebidanan dan penyakit kandungan.
Dalam perjalanannya ke depan, diharapkan panduan ini dapat menghasilkan peserta PPDS yang
berkualitas dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
Kritik dan saran sangat diharapkan agar panduan ini dapat menjadi lebih baik lagi untuk di masa
yang akan datang.
Demikian semoga bermanfaat,

Palembang, Juli 2015


Ketua Program Studi
PPDS Obstetri dan Ginekologi FK
UNSRI

dr. H. Rizal Sanif, SpOG(K)

DAFTAR ISI
1. Stase Kamar Bersalin Semester I..............................................................................................5
2. Stase Kamar Bersalin Semester II............................................................................................7
3. Stase Kamar Bersalin Semester III.......................................................................................... 9
4. Stase Bangsal Obstetri Fisiologis...........................................................................................12
5. Stase Bangsal Obstetri Patologis............................................................................................14
6. Stase Ginekologi I...................................................................................................................16
7. Stase Ginekologi II.................................................................................................................19
8. Stase Fetomaternal/ USG........................................................................................................22
9. Stase Gestosis.........................................................................................................................24
10. Stase Instalasi Rawat Darurat.................................................................................................26
11. Stase Kamar Operasi Elektif...................................................................................................28
12. Stase Kamar Operasi Emergensi.............................................................................................30
13. Stase Poliklinik Obstetri Semester I.......................................................................................32
14. Stase Poliklinik Obstetri Semester II......................................................................................34
15. Stase Post Operasi...................................................................................................................36
16. Stase Puskesmas.....................................................................................................................38
17. Stase PKBRS dan ICU............................................................................................................39
18. Stase Medical Record.............................................................................................................40
19. Stase ICU................................................................................................................................42
20. Stase Onkologi I......................................................................................................................43
21. Stase Onkologi II....................................................................................................................45
22. Stase Patologi Anatomi...........................................................................................................47
23. Stase Perinatologi...................................................................................................................48
24. Stase Sekayu...........................................................................................................................49
25. Stase Muara Enim...................................................................................................................50
26. Stase Lampung........................................................................................................................51
27. Stase Kayu Agung..................................................................................................................52
28. Stase Bengkulu.......................................................................................................................53
29. Stase Endokrin........................................................................................................................55
TUGAS RESIDENSEMESTER 1
STASE KAMAR BERSALIN

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin dua
hari sebelum stase dimulai.
2. Melapor kepada Senior dan Chief Poli Bangsal Obstetri dua hari sebelum stase dimulai.
3. Mempersiapkan diri untuk pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin

4. Aktif menanyakan kapan diadakan pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar
Bersalin.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obstetri.
6. Melakukan pemeriksaan fisik, kelengkapan status catatan medik pasien-pasien yang akan
dioperkan oleh tim jaga, dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi
7. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Kamar Bersalin paling lambat pukul 07.00
WIB pagi.
8. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di ruang Kamar Bersalin dengan seizin
moderator acara ilmiah.
9. Melakukan pelayanan pasien di ruang Kamar Bersalin mulai jam 08.00 WIB sampai
dengan pukul 15.30 WIB
10. Bersama-sama dengan residen senior kamar bersalin untuk mengevaluasi pasien-pasien
di kamar bersalin, memantau tanda vital ibu, denyut jantung janin, tanda-tanda inpartu,
menolong persalinan kasus-kasus fisiologis.
11. Wajib mengetahui pasien-pasien apa saja yang ada di kamar bersalin.
12. Mengawasi pemberian obat-obatan yang akan diberikan pada pasien-pasien di kamar
bersalin, baik obat-obatan injeksi maupun obat-obatan oral.
13. Membantu residen senior membuat dan melengkapi catatan medik pasien
14. Untuk pasien-pasien post partum yang akan dioperkan ke bangsal perawatan, wajib
memberitahu residen yang bertugas/stase di bangsal tersebut (OBP/OBF/Gestosis)
15. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief Kamar Bersalin
16. Membuat resume pasien, memfotokopi status pasien, mengisi chief report untuk Chief
Bangsal Obstetri yang akan melaporkan Chief Report pada hari Jumat.
17. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan.
18. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
19. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di kamar bersalin
20. Berdiskusi dengan senior dan konsulen supervisor pada saat atau setelah pemeriksaan
pasien.
5

21. Ikut berperan dalam merawat segala peralatan yang ada di dalam ruangan kamar bersalin
22. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
23. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen supervisor ruangan.
24. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

TUGAS RESIDENSEMESTER 2
STASE KAMAR BERSALIN
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin dua
hari sebelum stase dimulai.
2. Melapor kepada Senior, Chief Poli Bangsal Obstetri dua hari sebelum stase dimulai.
3. Mempersiapkan diri untuk pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin
4. Aktif menanyakan kapan diadakan pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar
Bersalin.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obstetri.

6. Melakukan pemeriksaan fisik, kelengkapan status catatan medik pasien-pasien yang akan
dioperkan oleh tim jaga, dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi
7. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Kamar Bersalin paling lambat pukul 07.00
WIB pagi.
8. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di ruang Kamar Bersalin dengan seizin
moderator acara ilmiah.
9. Melakukan pelayanan pasien di ruang Kamar Bersalin mulai jam 07.00 WIB sampai
dengan pukul 15.30 WIB
10. Bersama-sama dengan residen senior dan junior kamar bersalin untuk mengevaluasi
pasien-pasien di kamar bersalin, memantau tanda vital ibu, denyut jantung janin, tandatanda inpartu, menolong persalinan kasus-kasus patologis.
11. Wajib mengetahui pasien-pasien apa saja yang ada di kamar bersalin.
12. Mengawasi pemberian obat-obatan yang akan diberikan pada pasien-pasien di kamar
bersalin, baik obat-obatan injeksi maupun obat-obatan oral.
13. Membantu residen senior membuat dan melengkapi catatan medik pasien.
14. Untuk pasien-pasien post partum yang akan dioperkan ke bangsal perawatan, wajib
memberitahu residen yang bertugas/stase di bangsal tersebut (OBP/OBF/Gestosis)
15. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief Kamar Bersalin
16. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
17. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
18. Memberikan bimbingan kepada residen junior dan dokter muda yang stase di kamar
bersalin
19. Berdiskusi dengan senior dan konsulen supervisor pada saat atau setelah pemeriksaan
pasien.
20. Ikut berperan dalam merawat segala peralatan yang ada di dalam ruangan kamar bersalin
21. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
22. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen supervisor ruangan.
7

23. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

TUGAS RESIDENSEMESTER 3
STASE KAMAR BERSALIN
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin dua
hari sebelum stase dimulai.
2. Melapor kepada Chief Poli Bangsal Obstetri dua hari sebelum stase dimulai.
3. Mempersiapkan diri untuk pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar Bersalin
4. Aktif menanyakan kapan diadakan pre test/ post test kepada Konsulen Supervisor Kamar
Bersalin.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obstetri sesuai
kompetensi semesternya.
6. Melakukan pemeriksaan fisik, kelengkapan status catatan medik pasien-pasien yang akan
dioperkan oleh tim jaga, dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi
8

7. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Kamar Bersalin paling lambat pukul 07.00
WIB pagi.
8. Jika ada ilmiah pagi, maka residen yang standby melakukan pelayanan di Kamar bersalin
adalah residen senior, atau residen semester 3 (tiga) sebanyak 1 (satu) orang. Residen
yang lainnya WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 WIB, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
9. Melakukan pelayanan pasien di ruang Kamar Bersalin mulai jam 07.00 WIB sampai
dengan pukul 15.30 WIB
10. Mengevaluasi pasien-pasien di kamar bersalin, memantau tanda vital ibu, denyut jantung
janin, tanda-tanda inpartu, menolong persalinan kasus-kasus gestosis dan persalinan
dengan tindakan (forseps/vakum/bokong)
11. Wajib mengetahui pasien-pasien apa saja yang ada di kamar bersalin.
12. Mengawasi pemberian obat-obatan yang akan diberikan pada pasien-pasien di kamar
bersalin, baik obat-obatan injeksi maupun obat-obatan oral.
13. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
14. Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat.
15. Bertanggung jawab atas kelengkapan dan kebenaran catatan medik pasien.
16. Bertanggung jawab atas operan pasien yang dilakukan dengan tim jaga.
17. Untuk pasien-pasien post partum yang akan dioperkan ke bangsal perawatan, wajib
memberitahu residen yang bertugas/stase di bangsal tersebut (OBP/OBF/Gestosis)
18. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief Kamar Bersalin
19. Jika ada ilmiah siang

maka residen yang standby melakukan pelayanan di Kamar

bersalin adalah residen senior, atau residen semester 3 (tiga) sebanyak 1 (satu) orang.
Residen yang lainnya WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB
hingga selesai, dan hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang
harus dilaksanakan
20. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
21. Memberikan bimbingan kepada residen junior dan dokter muda yang stase di kamar
bersalin
9

22. Berdiskusi dengan chief bangsal obstetri dan konsulen supervisor pada saat atau setelah
pemeriksaan pasien.
23. Ikut berperan dalam merawat segala peralatan yang ada di dalam ruangan kamar bersalin
24. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
25. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen supervisor ruangan.
26. Membuat LAPORAN KAMAR BERSALIN untuk pasien-pasien yang ada di kamar
bersalin pada hari kamis, jumat, sabtu mulai pukul 07.00 WIB s/d 15.30 WIB untuk
dilaporkan pada LAPORAN JAGA pada hari selasa.
27. Mendiskusikan LAPORAN KAMAR BERSALIN dengan chief bangsal obstetri minimal
2 (dua) hari sebelum maju pada LAPORAN JAGA.
28. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
29. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

10

TUGAS RESIDEN
STASE BANGSAL OBSTETRI FISIOLOGIS
1

Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ruangan Obstetri
fisiologis dua hari sebelum stase dimulai

Melapor kepada seluruh residen senior yang stase di bangsal, Chief Bangsal Obstetri,
dua hari sebelum stase dimulai

Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Obstetri fisiologis paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.

Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obstetri fisiologis.

Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal obstetri
fisiologis pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.

Pasien harus difollow up setiap hari, perhatikan obat obatannya, perawatan vulva
hygiene, perawatan luka episiotomy dll

Merawat seluruh pasien di bangsal obstetri fisiologis

Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang


dirawat.

Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat


11

10 Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan

chief

Bangsal Obstetri

dan Konsulen

Supervisor Obstetri fisiologis setiap hari kerja.


11 Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal obstetri fisiologis.
12 WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan.
13 WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
14 Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik dengan ditandatangi Chief bangsal,
supervisor bangsal dan mengembalikannya ke bagian medical record dalam waktu 1 x 24
jam setelah pasien pulang
15 Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
16 Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
17 Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR KONSULEN
pada hari Senin dan Rabu.
18 Bertanggung

jawab

menjamin

kelancaran

berlangsungnya

RONDE

BESAR

KONSULEN pada hari Senin dan Rabu.


19 Menjamin keteraturan map rekam medik pasien sesuai dengan kasus pasien tersebut.
20 Menjamin ketersediaan segala kebutuhan blangko permintaan tindakan, follow up, dan
perlengkapan rekam medik lainnya demi kelancaran dalam perawatan pasien
21 Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
22 Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
23 Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
24 Memastikan seluruh pasien yang berada di bangsal sudah ada dokter yang merawatnya.
25 Membuat denah bangsal sesuai dengan pasien yang ada setiap hari, dan memberikannya
kepada setiap residen senior yang stase di bangsal.

12

26 Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
27 Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE BANGSAL OBSTETRI PATOLOGIS
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ruangan Obstetri
patologis dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada seluruh residen senior yang stase di bangsal, Chief Bangsal Obstetri,
dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Obstetri patologis paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.
4. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obstetri patologis.
5. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
6. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal obstetri
patologis pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
7. Pasien harus difollow up setiap hari, perhatikan obat obatannya, perawatan vulva
hygiene, perawatan luka episiotomy dll

13

8. Merawat seluruh pasien di bangsal obstetri patologis


9. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
10. Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
11. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan

chief

Bangsal Obstetri

dan Konsulen

Supervisor Obstetri patologis setiap hari kerja.


12. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal obstetri patologis.
13. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan.
14. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
15. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik dengan ditandatangi Chief bangsal,
supervisor bangsal dan mengembalikannya ke bagian medical record dalam waktu 1 x 24
jam setelah pasien pulang
16. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
17. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
18. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR KONSULEN
pada hari Senin dan Rabu.
19. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
20. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
21. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
22. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

14

TUGAS RESIDEN
STASE GINEKOLOGI 1
BANGSAL GINEKOLOGI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ginekologi
Bangsal dua hari sebelum stase dimulai.
2. Melapor kepada seluruh senior stase bangsal, Chief Bangsal Ginekologi, dua hari
sebelum stase dimulai.
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Ginekologi paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.
4. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
5. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal ginekologi
pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
6. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien ginekologi.
7. Merawat pasien di bangsal ginekologi khusus untuk pasien-pasien kehamilan
trimester 1 (abortus, HEG, dll)
8. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien
yang dirawat.
9. Bersedia diberikan sangsi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
15

10. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan residen stase ginekologi 2 danchief
Bangsal Ginekologi dan Konsulen Supervisor Ginekologi setiap hari kerja.
11. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal dan poli
ginekologi.
12. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus
dilaksanakan
13. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat

dalam bentuk portofolio dan

menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.


14. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik, dan mengembalikan ke bagian
medical record dalam waktu 1 x 24 jam setelah pasien pulang.
15. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
16. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR
KONSULEN pada hari Senin dan Rabu.
17. Membuat resume pasien, chief report, dan memfotokopi status pasien di bangsal
ginekologi untuk Chief bangsal ginekologi yang akan melaporkan Chief Report pada
hari Jumat.
18. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
19. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
20. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen,
petugas medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
21. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas
medis lainnya.
POLIKLINIK GINEKOLOGI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Poliklinik Ginekologi
dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada residen stase ginekologi 2 dan Chief Poliklinik Ginekologi , dua hari
sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Poliklinik Ginekologi paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.
16

4. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik ginekologidengan seizin moderator
acara ilmiah.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan di poliklinik
ginekologi.
6. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik ginekologi mulai jam 08.00 WIB sampai
dengan selesai.
7. Melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien ginekologi di poliklinik
8. Membuat status pasien poliklinik dengan baik.
9. Melakukan konsultasi

pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, misal USG,

laboratorium dan lain sebagainya.


10. Melaporkan dan mendiskusikan setiap pasien yang berobat di poli ginekologi kepada
residen stase ginekologi 2 dan chief poli ginekologi
11. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada residen stase ginekologi 2 dan
chief poli ginekologi
12. Jika ada ilmiah siang, maka residen yang standby melakukan pelayanan di poli obstetri
adalah residen stase ginekologi 1 sebanyak 1 (satu) orang. Residen yang lainnya WAJIB
mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
13. Membuat resume pasien, chief report, memfotokopi status pasien di poli obstetri mulai
hari Kamis sampai hari Rabu untuk Chief bangsal ginekologi yang akan melaporkan
Chief Report pada hari Jumat
14. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
15. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di poliklinik Ginekologi
16. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
17. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
18. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada chief dan konsulen ruangan.
17

19. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
20. Bersikap kooperatif , menghormati, dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen,
petugas medis lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE GINEKOLOGI 2
BANGSAL GINEKOLOGI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ginekologi
Bangsal dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada seluruh senior stase bangsal, Chief Bangsal Ginekologi dua hari
sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Ginekologi paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.
4. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien ginekologi.
5. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
6. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal ginekologi
pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
7. Merawat pasien di bangsal ginekologi khusus untuk pasien-pasien neoplasma dan
lainnya (kista, mioma, dll)
8. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien
yang dirawat.
9. Bersedia diberikan sangsi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat.
10. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan chief Bangsal Ginekologi dan Konsulen
Supervisor Ginekologi setiap hari kerja.
11. Memberikan bimbingan dan transfer of knowledge terhadap rekan di bangsal
ginekologi I, dan dokter muda yang stase di bangsal dan poli ginekologi.
12. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus
dilaksanakan

18

13. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk
portofolio dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
14. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik, dan mengembalikan ke bagian
medical record dalam waktu 1 x 24 jam setelah pasien pulang.
15. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
16. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR
KONSULEN pada hari Senin dan Rabu.
17. Bersikap ramah, sopan santun, peduli

terhadap pasien, bidan, sesama residen,

petugas medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.


18. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas
medis lainnya.

POLIKLINIK GINEKOLOGI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Poliklinik Ginekologi
dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada Chief Poliklinik Ginekologi dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Poliklinik Ginekologi paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.
4. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik ginekologidengan seizin moderator
acara ilmiah.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan di poliklinik
ginekologi
6. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik ginekologi mulai jam 08.00 WIB sampai
dengan selesai.
7. Melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien ginekologi di poliklinik
8. Membuat status pasien poliklinik
9. Melakukan konsultasi pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, misal USG,
laboratorium dan lain sebagainya.
10. Melaporkan dan mendiskusikan setiap pasien yang berobat di poli ginekologi kepada
chief poli ginekologi
11. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief poli ginekologi
19

12. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
13. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
14. Memberikan bimbingan kepada residen stase ginekologi 1 dan dokter muda yang stase di
poliklinik Ginekologi
15. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
16. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada chief dan konsulen ruangan.
17. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
18. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE FETOMATERNAL / USG

20

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Fetomaternal dua hari
sebelum stase dimulai.
2. Melapor kepada Chief Poli Obstetri, Poli Ginekologi, Bangsal Ginekologi dan Bangsal
Obstetri dua hari sebelum stase dimulai.
3. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam pemeriksaan USG
4. Mempersiapkan diri untuk pre test/ post test.
5. Aktif menanyakan kapan diadakan pre test/ post test.
6. Mengisi absensi di meja konsulen Fetomaternal paling lambat pukul 07.00 WIB pagi.
7. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di ruang USG dengan seizin moderator acara
ilmiah.
8. Melakukan pelayanan pasien di ruang USG mulai jam 08.00 WIB sampai dengan selesai.
9. Melakukan persiapan pasien yang akan dilakukan USG sebagai berikut:
a. Persiapan Alat
Nyalakan UPS/ stabilisator.
Setelah berbunyi Bip 3x tekan tombol POWER, kemudian tekan tombol

ON pada bagian bawah mesin USG.


Diamkan pada posisi standby / siap digunakan.

b. Persiapan Pasien
Masukkan data pasien (nama, umur, nomor RM, Paritas, HPHT,
Obstetri/Ginekologi) dengan menekan tombol NEW PATIENT, lalu OK

dengan menekan tombol SET/ ENTER, lalu tekan FREEZ


Dahulukan memeriksa pasien yang berada di brankar atau permintaan
Biophisic Profile (BPP)
BPP:
- Pasang CTG pada pasien
- Print CTG 2 x 10 menit
- Tekan bel pada perut pasien / 10 menit untuk menilai NST
- Minta pasien untuk menekan tombol biru yang telah disediakan setiap
pasien merasakan adanya gerakan janin/ kontraksi
Siapkan gel, tissue, dan kondom setiap hari, untuk pemeriksaan transvaginal
memerlukan 1 kondom, untuk pemeriksaan transrectal memerlukan 2
kondom.

21

c. Persiapan Pemeriksa
Gunakan alas kaki/ sandal yang telah disediakan.
d. Persiapan Residen
Memasukkan data setiap pasien yang akan di USG (pasien poliklinik,VK,

bangsal, IRD, pasien konsul dari ruangan lain, pasien konsulen).


Membersihkan transuder setiap kali digunakan.
Mencatat hasil pemeriksaan USG pada kertas yang telah disediakan.
Memindahkan catatan hasil pemeriksaan USG ke buku USG dan

portofolio masing-masing residen.


Catatan: untuk pemeriksaan pasien-pasien konsulen, didampingi oleh

residen wanita.
10. Menelepon konsulen supervisor yang bertugas sesuai harinya untuk melaporkan pasien
yang sudah dipersiapkan untuk diperiksa
11. Berdiskusi dengan senior dan konsulen supervisor pada saat atau setelah pemeriksaan
pasien.
12. Ikut berperan dalam merawat segala peralatan yang ada di dalam ruangan USG.
13. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
14. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

TUGAS RESIDEN
STASE GESTOSIS
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ruangan Gestosis
dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada seluruh residen senior yang stase di bangsal, Chief Bangsal Obstetri,
dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Gestosis paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
4. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien gestosis.
5. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal gestosis pada
pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
22

6. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
7. Merawat seluruh pasien di bangsal gestosis
8. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
9. Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
10. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan

chief

Bangsal Gestosis dan Konsulen

Supervisor Gestosis setiap hari kerja.


11. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal gestosis.
12. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan.
13. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik dengan ditandatangi Chief bangsal,
supervisor bangsal dan mengembalikannya ke bagian medical record dalam waktu 1 x 24
jam setelah pasien pulang
14. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
15. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
16. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR KONSULEN
pada hari Senin dan Rabu.
17. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
18. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
19. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
20. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

23

TUGAS RESIDEN
STASE INSTALASI RAWAT DARURAT
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor IRD

dua hari

sebelum stase dimulai


2. Melapor dan kepada Chief IRD dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor IRD paling lambat pukul 07.00 WIB pagi.
4. Melakukan operan pasien dengan tim jaga , dan harus selesai sebelum pukul 07.00 WIB
5. Jika ada ilmiah pagi, maka residen yang standby melakukan pelayanan di IRD adalah
residen semester 3 (tiga) sebanyak 1 (satu) orang. Residen yang lainnya WAJIB
mengikuti kegiatan ilmiah pagi hingga selesai.
6. Memiliki kemampuan ilmu dan keterampilan dalam menangani pasien-pasien yang
memerlukan perawatan darurat
24

7. Melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik terhadap pasien yang datang,


8. Melakukan pemeriksaan penunjang (USG/Laboratorium) jika diperlukan
9. Mengisi rekam medik dengan baik dan benar.
10. Melaporkan semua hasil pemeriksaan kepada chief IRD.
11. Jika tindakan dilakukan di IRD/OK, rekam medik diisi oleh stase IRD dan setelah selesai
tindakan pasien dikirim ke bangsal, dan memberitahukan residen stase bangsal sesuai
kasus yang bersangkutan
12. Jika pasien belum perlu tindakan (partus/sc/laparotomi) , pasien obstetri dikirim ke VK,
status rawat inap diisi oleh stase VK, pasien ginekologi dikirim ke bangsal, status rawat
inap diisi oleh stase bangsal ginekologi
13. Jika pasien pulang, status IRD diserahkan ke tempat pendaftaran
14. Jika ada ilmiah siang, maka residen yang standby melakukan pelayanan di IRD adalah
residen semester 3 (tiga) sebanyak 1 (satu) orang. Residen yang lainnya WAJIB
mengikuti kegiatan ilmiah pagi hingga selesai.
15. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
16. Memberikan bimbingan dan transfer of knowledge terhadap dokter muda yang stase di
IRD.
17. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
18. Membuat resume pasien, chief report, dan memfotokopi status pasien IRD untuk Chief
IRD yang akan melaporkan Chief Report pada hari Jumat.
19. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
20. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
21. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

25

TUGAS RESIDEN
STASE KAMAR OPERASI ELEKTIF

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Kamar operasi dua
hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada Chief Kamar operasi dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Kamar Operasi paling lambat pukul 07.00
WIB pagi.
4. Mengikuti ilmiah pagi, kecuali jika ada jadwal operasi pada saat yang bersamaan.
5. Mengetahui jadwal operasi setiap hari untuk satu minggu ke depan
6. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan pada setiap operasi yang akan diikuti
sesuai kompetensi semesternya.
7. Melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien -

pasien yang akan dioperasi sehari

sebelum operasi.
26

8. Mempersiapkan pasien pada saat di kamar operasi


9. Membantu perawat/bidan di kamar operasi untuk menyiapkan segala instrumen dan
perlengkapan untuk operasi
10. Menjadi asisten operasi , dan membuat laporan operasi.
11. Yang membuat laporan operasi adalah asisten dua, dan didiskusikan dengan asisten satu
dan operator.
12. Laporan operasi harus ditempelkan di status pasien dengan ditandatangani konsulen
operator dalam waktu 1 x 24 jam.
13. Membuat instruksi post operasi
14. Mendokumentasikan segala hal yang berkaitan dengan operasi tersebut
15. Melakukan koordinasi dengan bagian anestesi untuk persiapan operasi
16. Membuat laporan pasien-pasien yang dioperasi, yang akan dilaporkan pada LAPORAN
JAGA SELASA, dan harus didiskusikan dengan chief kamar operasi satu hari sebelum
laporan.
17. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, kecuali
jika sedang bertugas menjadi asisten operasi.
18. Membantu chief kamar operasi untuk mempersiapkan laporan yang akan dilaporkan pada
CHIEF REPORT pada hari jumat.
19. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, perawat, sesama residen,
petugas medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
20. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, perawat, sesama residen,
petugas medis lainnya.

27

TUGAS RESIDEN
STASE KAMAR OPERASI EMERGENSI
1

Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Kamar operasi
emergensi dua hari sebelum stase dimulai

Melapor kepada senior dan chief Kamar operasi dua hari sebelum stase dimulai

Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Kamar Operasi emergensi paling lambat
pukul 07.00 WIB pagi.

Mengikuti ilmiah pagi, kecuali jika ada jadwal operasi pada saat yang bersamaan.

Mengetahui jadwal operasi elektif setiap hari untuk satu minggu ke depan, meskipun
sedang stase di kamar operasi emergensi

Melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien - pasien yang akan dioperasi.

7
8

Mempersiapkan pasien pada saat di kamar operasi


Membantu perawat/bidan di kamar operasi untuk menyiapkan segala instrumen dan

perlengkapan untuk operasi


9 Menjadi asisten operasi , dan membuat laporan operasi.
10 Yang membuat laporan operasi adalah asisten dua, dan didiskusikan dengan asisten satu
dan operator.
11 Laporan operasi harus ditempelkan di status pasien dengan ditandatangani konsulen
operator dalam waktu 1 x 24 jam.
28

12
13
14
15

Membuat instruksi post operasi.


Mendokumentasikan segala hal yang berkaitan dengan operasi tersebut
Melakukan koordinasi dengan bagian anestesi untuk persiapan operasi
Jika tidak ada operasi emergensi, wajib membantu residen yang stase di kamar operasi
elektif

16 WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, kecuali
jika sedang bertugas menjadi asisten operasi ataupun menjadi on look pada kamar operasi
elektif
17 Membuat laporan pasien-pasien yang dioperasi, yang akan dilaporkan pada LAPORAN
JAGA SELASA, dan harus didiskusikan dengan chief kamar operasi satu hari sebelum
laporan.
18 Membantu chief kamar operasi untuk mempersiapkan laporan yang akan dilaporkan pada
CHIEF REPORT pada hari jumat.
19 Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan kamar operasi, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
20 Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, perawat, sesama residen,
petugas medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
21 Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, perawat, sesama residen,
petugas medis lainnya.

29

TUGAS RESIDEN SEMESTER 1


STASE POLIKLINIK OBSTETRI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Poliklinik Obstetri
dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada senior dan Chief Poli Obstetri dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja konsulen Supervisor poliklinik obstetri paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
4. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik obstetridengan seizin moderator
acara ilmiah.
5. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan di poliklinik
obstetri
6. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik obstetri mulai jam 08.00 WIB sampai dengan
selesai.
7. Melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien obstetri di poliklinik
8. Membuat status pasien poliklinik
9. Melakukan konsultasi

pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, misal USG,

laboratorium dan lain sebagainya.


10. Melaporkan dan mendiskusikan setiap pasien yang berobat di poli obstetri kepada senior
dan chief poli obstetri
11. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief poli obstetri

30

12. Membuat resume pasien, memfotokopi status pasien di poli obstetri mulai hari Kamis
sampai hari Rabu untuk Chief poli obstetri yang akan melaporkan Chief Report pada hari
Jumat
13. Jika ada ilmiah siang, maka residen yang standby melakukan pelayanan di poli obstetri
adalah residen senior, atau residen semester 2 (dua) sebanyak 1 (satu) orang. Residen
yang lainnya WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga
selesai, dan hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus
dilaksanakan
14. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
15. Memberikan bimbingan kepada residen junior dan dokter muda yang stase di poliklinik
Obstetri
16. Mentaati

dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen

supervisor ruangan.
17. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
18. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

31

TUGAS RESIDEN SEMESTER II


STASE POLIKLINIK OBSTETRI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Poliklinik Obstetri
dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada Chief Poli Obstetri dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja konsulen Supervisor poliklinik obstetri paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
4. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik obstetridengan seizin moderator
acara ilmiah.
5. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik obstetri mulai jam 08.00 WIB sampai dengan
selesai.
6. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan terhadap
pasien.
7. Melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien obstetri di poliklinik
8. Membuat status pasien poliklinik
9. Melakukan konsultasi

pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, misal USG,

laboratorium dan lain sebagainya.


10. Melaporkan dan mendiskusikan setiap pasien yang berobat di poli obstetri kepada chief
poli obstetri.
11. Melaporkan setiap pasien yang akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun jika
memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief poli obstetri

32

12. Jika ada ilmiah siang, maka residen yang standby melakukan pelayanan di poli obstetri
adalah residen senior, atau residen semester 2 (dua) sebanyak 1 (satu) orang. Residen
yang lainnya WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga
selesai, dan hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus
dilaksanakan
13. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
14. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di poliklinik Obstetri
15. Memeriksa pasien di poli terpadu di kamar 23.
16. Apabila tidak ada pasien di poli obstetri, dapat belajar mengenai pemeriksaan ginekologi
di kamar 13B(poli ginekologi)
17. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
18. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen
supervisor ruangan.
19. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.

33

TUGAS RESIDEN
STASE POST OPERASI
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ruangan Post
Operasi dua hari sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada Chief Bangsal Obstetri dan Ginekologi, dua hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Post operasi paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
4. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien post operasi.
5. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
6. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal post operasi
pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
7. Merawat seluruh pasien di bangsal post operasi
8. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
9. Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
10. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan chief Bangsal Post operasi dan Konsulen
Supervisor Post operasi setiap hari kerja.
11. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik, dan mengembalikan ke bagian
medical record dalam waktu 1 x 24 jam setelah pasien pulang.
12. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.
13. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal post operasi.
34

14. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
15. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
16. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR KONSULEN
pada hari Senin dan Rabu.
17. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
18. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
19. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
20. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

35

TUGAS RESIDEN
STASE PUSKESMAS
1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Kepala Puskesmas pada sat mulai stase
2. Melapor kepada residen yang stase obstetri sosial dan chief bangsal dan poli obstetri
dua hari sebelum stase dimulai
3. Tetap datang ke bagian untuk absen dan mengikuti ilmiah pagi
4. Mulai stase puskesmas jam 08.00 WIB
5. Jika pada jam 07.30 WIB masih ada acara ilmiah / ronde, harus meminta izin dengan
moderator / konsulen yang memimpin acara sebelum berangkat ke puskesmas.
6. Bertanggung jawab atas stase yang dijalaninya, izin ke puskesmas bukan berarti
diperbolehkan untuk berada di luar puskesmas (mall, restoran, dll) pada saat jam kerja.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan antenatal
care di puskesmas
8. Jika waktu pelayanan puskesmas telah selesai, harus kembali ke bagian dan wajib
mengikuti acara ilmiah siang.
9. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di puskesmas demi menjaga kehormatan dan nama baik bagian.
10. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
11. Membuat laporan puskesmas yang akan dilaporkan pada LAPORAN JAGA SELASA,
dengan dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior
yang stase di obstetri sosial.

36

TUGAS RESIDEN
STASE PKBRS DAN ICU

I.

PKBRS
Memberitahukan kepada residen stase bangsal obstetri dan ginekologi bahwa bila ada
pasien yang rencana pulang, diharapkan membuat konsul ke Poli PKBRS untuk konseling
KB
Mengadakan konseling tentang pemilihan metode kontrasepsi
Melakukan tindakan medis pada metode kontrasepsi operatif
Kalau dianggap perlu melapor ke senior, dokter senior melapor ke chief dan chief melapor
ke konsulen
Melakukan konsul ke bagian lain bila ada kasus yang memang perlu
Melakukan pencatatan dan pelaporan dalam buku portofolio
Bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukan terhadap pasien

II. ICU
Menerima pasien baru dari bangsal, IRD atau kamar operasi dengan catatan medik
penderita lengkap dan dilakukan serah terima
Mengadakan pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis ke dalam catatan medik
Kalau dianggap perlu melapor ke chief dan chief melapor ke konsulen yang terkait
Memberikan instruksi pengobatan kepada perawat
Melakukan follow-up setiap hari dan berkonsultasi dengan dokter ruangan
Melakukan pencatatan dan pelaporan dalam buku portofolio
Bertanggung jawab atas kesembuhan dan perbaikan pasien yang dirawat di ICU

37

TUGAS RESIDEN
STASE MEDICAL RECORD

1. Bertanggung jawab atas rekam medik pasien yang akan diserahkan ke medical record.
2. Bertanggung jawab atas segala kesiapan ruangan, peralatan yang akan dipakai pada acara
ilmiah sebelum pukul 07.00 pagi.
3. Bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kelengkapan semua peralatan di ruang
konferensi dan ruang konsulen
4. Membuat kartu stase yang baru dan membagikannya kepada seluruh residen 2 hari
sebelum stase yang baru dimulai. Untuk stase luar kota dibuat surat pengantarnya melalui
sekretariat OBGIN.
5. Mengganti papan nama jaga sebelum pukul 06.30 WIB setiap hari.
6. Membuat jadwal di papan whiteboard baik jurnal, referat, kasus, kogab, dan kematian
maternal pada hari tersebut dan membuat nama residen yang stase di luar kota, onkologi,
ICU, dan neonatologi.
7. Jika ada berita sukacita, dukacita, serta undangan dibuat di papan pengumuman dan
semua konsulen dan residen harus diberitahu melalui SMS dalam waktu 1 x 24 jam
setelah kejadian
8. Menyebarkan surat-surat penting seperti undangan, pemberitahuan, dll. Membuat tanda
terima dan mencatat siapa yang mengantarkan.
9. Membuat laporan rekapitulasi bulanan, yang melapor adalah semester 4 yang pulang dari
stase luar kota untuk laporan jaga hari Selasa. Laporan rekapitulasi stase bangsal bulanan
harus disimpan di foldernya.
10. Bila konsulen jaga keluar kota, maka lapor ke kepala bagian siapa konsulen
penggantinya.
11. Setiap ada acara jurnal, referat, atau kasus jangan lupa mengingatkan siapa moderator dan
pembimbingnya.
12. Mengingatkan residen yang akan maju jurnal, referat, kasus, kematian maternal, dan
kogab.
38

13. Menjaga dan menyimpan dengan baik buku laporan jaga obstetri dan ginekologi.
14. Bertanggung jawab menjaga kelancaran koneksi internet di bagian.
15. Bertanggung jawab atas kelancaran teknis pada setiap acara ilmiah.
16. Menyiapkan sound sistem, LCD, dan operator setiap ada acara
17. Setiap ada acara yang mengundang tamu dari luar, menyiapkan konsumsi acara berupa
snack sebanyak 20 kotak.
18. Menyiapkan semua blanko-blanko yang ada.
19. Setiap acara jurnal, referat, atau presentasi kasus dibuat di buku laporan ilmiah nama
presentan, dan moderatornya, catat diskusinya di buku tanya jawab ilmiah, dan meminta
tanda tangan moderator setelah acara selesai.
20. Setiap morning report, laporan jaga atau chief report catat diskusinya di buku tanya jawab
ilmiah serta tanda tangan moderator setelah acara selesai.
21. Membagikan lembar penilaian untuk referat, kasus, jurnal, kematian maternal, dan kogab
kepada setiap konsulen yang hadir di ruang konferensi.
22. Sewaktu laporan jaga, ronde, atau chief report biasanya ada yang dijadikan case. Catat di
buku case, status pasien yang dijadikan kasus ini difotokopi sebanyak 3 kali.
23. Mematikan AC, lampu, dan membersihkan ruangan konferensi sebelum pulang.
24. Membuat rekapitulasi absensi residen.
25. Melakukan operan inventaris dan tugas dengan baik kepada residen stase medical record
berikutnya.

TUGAS RESIDEN
STASE ICU
39

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Ruangan ICU saat
stase dimulai
2. Melapor kepada Chief Bangsal Obstetri dan Ginekologi, dua hari sebelum stase dimulai
3. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien obgyn yang dirawat
di ICU.
4. Melakukan follow up pasien ICU pada pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00
pagi.
5. Merawat seluruh pasien pasien obgyn yang dirawat di ICU.
6. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
7. Bersedia diberikan sanksi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
8. Melaporkan kondisi pasien obgyn yang dirawat / baru masuk ke ICU dengan / pindah
rawat dari ICU ke senior dan chief yang bersangkutan dan Konsulen Supervisor ICU
setiap hari kerja.
9. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik pasien obgyn yang dirawat di ICU.
10. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
11. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
12. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
13. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE ONKOLOGI I

40

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Onkologi dua hari
sebelum stase dimulai
2. Melapor kepada residen stase Onkologi II , Chief Bangsal Ginekologi, dua hari
sebelum stase dimulai.
3. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Bangsal Onkologi paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
4. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien baru yang dirawat di
bangsal sesuai dengan kasus dimana residen tersebut stase setiap pagi.
5. Memiliki inisiatif untuk mencari informasi apakah ada pasien yang akan dilakukan
kemoterapi setiap hari.
6. Bersama- sama dengan dokter muda, melakukan follow up pasien bangsal Onkologi pada
pagi hari dan harus selesai sebelum pukul 07.00 pagi.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam merawat pasien Onkologi.
8. Merawat pasien di bangsal Onkologi
9. Bertanggung jawab sepenuhnya atas kelangsungan perbaikan / kesembuhan pasien yang
dirawat.
10. Bersedia diberikan sangsi jika terbukti melalaikan pasien yang dirawat
11. Melaporkan kondisi pasien bangsal dengan residen stase Onkologi 2 danchief Bangsal
Ginekologi
12. Menulis buku laporan perkembangan pasien rawat inap bangsal Onkologi di meja
Konsulen Supervisor Onkologi setiap hari.
13. Memberikan bimbingan kepada dokter muda yang stase di bangsal
14. WAJIB mengikuti kegiatan ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan
hanya meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
15. Membuat laporan tertulis pasien yang dirawat dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
16. Mengisi dan melengkapi rekam medik dengan baik, dan mengembalikan ke bagian
medical record dalam waktu 1 x 24 jam setelah pasien pulang.
17. Melapor kepada chief dan konsulen supervisor yang bersangkutan jika akan
memulangkan pasien.

41

18. Mempersiapkan diri dan pasien sebaik mungkin untuk RONDE BESAR KONSULEN
pada hari Senin dan Rabu.
19. Ronde khusus divisi onkologi dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 13.30 WIB.
20. Membuat resume pasien, chief report, dan memfotokopi status pasien

di bangsal

Onkologi dan membantu Chief bangsal Ginekologi yang akan melaporkan Chief Report
pada hari Jumat.
21. Melakukan operan pasien dengan baik kepada tim jaga pada pukul 15.30 WIB / mulai
jam jaga.
22. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada senior, chief dan konsulen ruangan.
23. Melakukan kegiatan ilmiah khusus divisi onkologi berupa tugas baca, jurnal dan
presentasi kasus.
24. Bersikap ramah, sopan santun, peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
25. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE ONKOLOGI II

42

21. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Konsulen Supervisor Poliklinik Onkologi
dua hari sebelum stase dimulai
22. Melapor kepada Chief Poliklinik Ginekologi dua hari sebelum stase dimulai
23. Mengisi absensi di meja Konsulen Supervisor Poliklinik Onkologi paling lambat pukul
07.00 WIB pagi.
24. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik Onkologidengan seizin moderator
acara ilmiah.
25. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan di poliklinik
Onkologi
26. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik Onkologi mulai jam 08.00 WIB sampai dengan
selesai.
27. Melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik pada pasien Onkologi di poliklinik
28. Membuat status pasien poliklinik
29. Untuk pasien yang akan dilakukan kemoterapi, persiapan dan peresepan obat dilakukan
di poliklinik oleh residen stase onkologi 2, dan wajib memberitahu residen stase onkologi
1
30. Untuk pasien yang MRS dari poliklinik untuk perbaikan keadaan umum, persiapan
transfusi (blangko crossmatch) dilakukan di poliklinik oleh residen stase onkologi 2.
31. Residen stase onkologi 2 wajib memberitahu kepada residen stase onkologi 1 tentang
pasien yang MRS dari poliklinik.
32. Melakukan konsultasi

pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, misal USG,

laboratorium dan lain sebagainya.


33. Melaporkan dan mendiskusikan setiap pasien yang berobat di poli Onkologi kepada chief
poli Ginekologi
34. Melaporkan setiap pasien yang MRS, atau akan dilakukan pemeriksaan USG, ataupun
jika memerlukan konsultasi ke bagian/departemen lain kepada chief poli Ginekologi
35. Jika ada ilmiah siang, hanya ada satu residen yang standby di poliklinik Onkologi, yang
lainnya wajib mengikuti ilmiah siang mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, dan hanya
meninggalkan ruangan apabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan
43

36. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio
dan menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
37. Membantu chief poli ginekologi dalam pembuatan chief report yang akan dilaporkan
pada hari Jumat
38. Pasien poli onkologi dilaporkan mulai hari Kamis s/d Rabu.
39. Membantu residen stase Onkologi 1 jika diperlukan.
40. Mentaati

dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen

supervisor ruangan.
41. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meninggalkan ruangan, wajib
melapor kepada chief dan konsulen ruangan.
42. Bersikap ramah, sopan santun dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya.
43. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

TUGAS RESIDEN
STASE PATOLOGI ANATOMI

44

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Kepala Patologi Anatomi pada saat mulai
stase
2. Melapor kepada chief ginekologi dua hari sebelum stase dimulai
3. Tetap datang ke bagian untuk absen dan mengikuti ilmiah pagi
4. Tugas dan tanggung jawab stase diserahkan sepenuhnya kepada kepala bagian patologi
anatomi.
5. Mulai stase Patologi Anatomi jam 08.00 WIB
6. Jika pada jam 07.30 WIB masih ada acara ilmiah / ronde, harus meminta izin dengan
moderator / konsulen yang memimpin acara sebelum berangkat ke Patologi Anatomi.
7. Jika waktu pelayanan Patologi Anatomi telah selesai, harus kembali ke bagian dan wajib
mengikuti acara ilmiah siang.
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Patologi Anatomi demi menjaga kehormatan dan nama baik bagian.
9. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
10. Residen stase patologi anatomi tetap memiliki kewajiban jaga.

TUGAS RESIDEN
STASE PERINATOLOGI
45

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada Kepala Perinatologi pada saat mulai stase
2. Melapor kepada chief obstetri dua hari sebelum stase dimulai
3. Tetap datang ke bagian untuk absen dan mengikuti ilmiah pagi
4. Tugas dan tanggung jawab stase diserahkan sepenuhnya kepada kepala bagian
Perinatologi.
5. Mulai stase Perinatologi jam 08.00 WIB
6. Jika pada jam 07.30 WIB masih ada acara ilmiah / ronde, harus meminta izin dengan
moderator / konsulen yang memimpin acara sebelum berangkat ke Perinatologi.
7. Jika waktu pelayanan Perinatologi telah selesai, harus kembali ke bagian dan wajib
mengikuti acara ilmiah siang.
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Perinatologi demi menjaga kehormatan dan nama baik bagian.
9. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
10. Residen stase perinatologi tetap memiliki kewajiban jaga.

TUGAS RESIDEN
STASE SEKAYU

46

1. Melapor kepada kepala bagian untuk minta izin dan masukan dari Kepala Departemen
dua hari sebelum berangkat ke Sekayu
2. Melapor

kepada

residen (junior dan senior) yang sedang stase di Sekayu untuk

mendiskusikan persiapan yang dibutuhkan sebelum ke Sekayu.


3. Berangkat ke Sekayu satu hari sebelum stase.
4. Setelah di Sekayu, segera melapor ke konsulen supervisor di Sekayu.
5. Menerima dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen yang stase sekayu
sebelumnya.
6. Tugas dan tanggung jawab selama stase di serahkan sepenuhnya kepada konsulen
supervisor di Sekayu.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan masyarakat
di Sekayu
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Sekayu
9. Menjaga etika dan kehormatan diri dan bagian selama berada di Sekayu
10. Tidak melakukan perbuatan asusila / tercela / tidak senonoh selama stase di Sekayu
11. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
12. Tidak meninggalkan sekayu sebelum residen pengganti datang.
13. Memberikan dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen pengganti stasenya.
14. Membuat laporan Sekayu yang akan dilaporkan pada LAPORAN LUAR KOTA, dengan
dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior yang
stase di Sekayu.
15. Laporan luar kota harus dipresentasikan paling lambat 2 minggu setelah stase selesai.

TUGAS RESIDEN

47

STASE MUARA ENIM

1. Melapor kepada kepala bagian untuk minta izin dan masukan dari Kepala Departemen
dua hari sebelum berangkat ke Muaraenim
2. Melapor kepada residen (junior dan senior) yang sedang stase di Muaraenim untuk
mendiskusikan persiapan yang dibutuhkan sebelum ke Muaraenim.
3. Berangkat ke Muaraenim satu hari sebelum stase.
4. Setelah di Muaraenim, segera melapor ke konsulen supervisor di Muaraenim.
5. Menerima dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen yang stase Muaraenim
sebelumnya.
6. Tugas dan tanggung jawab selama stase di serahkan sepenuhnya kepada konsulen
supervisor di Muaraenim.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan masyarakat
di Muaraenim
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Muaraenim
9. Menjaga etika dan kehormatan diri dan bagian selama berada di Muaraenim
10. Tidak melakukan perbuatan asusila / tercela / tidak senonoh selama stase di Muaraenim
11. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
12. Tidak meninggalkan Muaraenim sebelum residen pengganti datang.
13. Memberikan dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen pengganti stasenya.
14. Membuat laporan Muaraenim yang akan dilaporkan pada LAPORAN LUAR KOTA,
dengan dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior
yang stase di Muaraenim.
15. Laporan luar kota harus dipresentasikan paling lambat 2 minggu setelah stase selesai.

TUGAS RESIDEN
48

STASE LAMPUNG

1. Melapor kepada kepala bagian untuk minta izin dan masukan dari Kepala Departemen
dua hari sebelum berangkat ke Lampung
2. Melapor kepada residen (junior dan senior) yang sedang stase di Lampung untuk
mendiskusikan persiapan yang dibutuhkan sebelum ke Lampung.
3. Berangkat ke Lampung satu hari sebelum stase.
4. Setelah di Lampung, segera melapor ke konsulen supervisor di Lampung.
5. Menerima dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen yang stase Lampung
sebelumnya.
6. Tugas dan tanggung jawab selama stase di serahkan sepenuhnya kepada konsulen
supervisor di Lampung.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan masyarakat
di Lampung
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Lampung
9. Menjaga etika dan kehormatan diri dan bagian selama berada di Lampung
10. Tidak melakukan perbuatan asusila / tercela / tidak senonoh selama stase di Lampung
11. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
12. Tidak meninggalkan Lampung sebelum residen pengganti datang.
13. Memberikan dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen pengganti stasenya.
14. Membuat laporan Lampung yang akan dilaporkan pada LAPORAN LUAR KOTA,
dengan dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior
yang stase di Lampung.
15. Laporan luar kota harus dipresentasikan paling lambat 2 minggu setelah stase selesai.

TUGAS RESIDEN
49

STASE KAYU AGUNG

1. Melapor kepada kepala bagian untuk minta izin dan masukan dari Kepala Departemen
dua hari sebelum berangkat ke Kayu Agung
2. Melapor kepada residen (junior dan senior) yang sedang stase di Kayu Agung untuk
mendiskusikan persiapan yang dibutuhkan sebelum ke Kayu Agung.
3. Berangkat ke Kayu Agung satu hari sebelum stase.
4. Setelah di Kayu Agung, segera melapor ke konsulen supervisor di Kayu Agung.
5. Menerima dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen yang stase Kayu Agung
sebelumnya.
6. Tugas dan tanggung jawab selama stase di serahkan sepenuhnya kepada konsulen
supervisor di Kayu Agung.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan masyarakat
di Kayu Agung
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Kayu Agung
9. Menjaga etika dan kehormatan diri dan bagian selama berada di Kayu Agung
10. Tidak melakukan perbuatan asusila / tercela / tidak senonoh selama stase di Kayu Agung
11. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
12. Tidak meninggalkan Kayu Agung sebelum residen pengganti datang.
13. Memberikan dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen pengganti stasenya.
14. Membuat laporan Kayu Agung yang akan dilaporkan pada LAPORAN LUAR KOTA,
dengan dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior
yang stase di Kayu Agung.
15. Laporan luar kota harus dipresentasikan paling lambat 2 minggu setelah stase selesai.

50

TUGAS RESIDEN
STASE BENGKULU

1. Melapor kepada kepala bagian untuk minta izin dan masukan dari Kepala Departemen
dua hari sebelum berangkat ke Bengkulu
2. Melapor kepada residen (junior dan senior) yang sedang stase di Bengkulu untuk
mendiskusikan persiapan yang dibutuhkan sebelum ke Bengkulu.
3. Berangkat ke Bengkulu satu hari sebelum stase.
4. Setelah di Bengkulu, segera melapor ke konsulen supervisor di Bengkulu.
5. Menerima dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen yang stase Bengkulu
sebelumnya.
6. Tugas dan tanggung jawab selama stase di serahkan sepenuhnya kepada konsulen
supervisor di Bengkulu.
7. Memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan masyarakat
di Bengkulu
8. Bersikap sopan, menghormati dan dapat bekerja sama dengan staff , perawat, bidan dan
pasien di Bengkulu
9. Menjaga etika dan kehormatan diri dan bagian selama berada di Bengkulu
10. Tidak melakukan perbuatan asusila / tercela / tidak senonoh selama stase di Bengkulu
11. Membuat laporan tertulis pasien yang dilayani dalam bentuk portofolio dan menyerahkan
hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian.
12. Tidak meninggalkan Bengkulu sebelum residen pengganti datang.
13. Memberikan dengan baik operan pasien dan lainnya dengan residen pengganti stasenya.
14. Membuat laporan Bengkulu yang akan dilaporkan pada LAPORAN LUAR KOTA,
dengan dua hari sebelumnya telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan residen senior
yang stase di Bengkulu.
15. Laporan luar kota harus dipresentasikan paling lambat 2 minggu setelah stase selesai.

51

TUGAS RESIDEN
STASE POLIKLINIK ENDOKRIN

1. Melapor dan menyerahkan kartu stase kepada konsulen Supervisor Poliklinik Endokrin saat
stase dimulai dan menjalani pretest awal
2. Melapor kepada chief poliklinik endokrin satu hari sebelum stase dimulai
3. Mengisi absensi di meja konsulen supervisor poliklinik endokrin paling lambat pukul 07.00
WIB
4. Mengikuti kegiatan ilmiah pagi mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai, selanjutnya
melaksanakan tugas dan tanggung jawab di poliklinik endokrin dengan seizin moderator
ilmiah
5. mengikuti kegiatan ilmiah subdivisi berupa jurnal/ presentasi kasus yang jadwalnya
ditentukan oleh konsulen penanggung jawab pada minggu I stase
6. Mengikuti tutorial yang telah ditentukan tiap minggunya oleh konsulen penanggung jawab
7. Memberi ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan di poliklinik
endokrin
8. Melakukan pelayanan pasien di poliklinik endokrin mulai pk 07.30 WIB sampai dengan
selesai
9. Melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik pada pasien endokrin di poliklinik
10. Membuat status pasien poliklinik
11. Mendiskusikan hasil pemeriksaan pada chief poli endokrin dan kepada supervisor poli
endokrin
12. Melakukan konsultasi pemeriksaan tambahan sesuai dengan kasus, contohnya USG, Lab,
analisis sperma dan lain sebagainya.
13. Jika ada ilmiah siang, hanya ada satu residen yang standby di poliklinik endokrin, yang
lainnya wajib mengikuti ilmiah siang mulai pk 12.30 WIB hingga selesai dan hanya
meninggalkan ruangan aoabila ada kepentingan pasien yang harus dilaksanakan.
14. Membuat laporan tertulis pasien yang diperiksa pada hari kerja dalam bentuk portofolio dan
menyerahkan hasil laporan pada akhir stase sebagai penilaian
15. Membantu chief poli endokrin dalam pembuatan chief report yang akan dilaporkan pada hari
Jumat
16. Mentaati dan melaksanakan segala tugas dan peraturan yang dibuat oleh konsulen supervisor
ruangan
17. Jika ada tugas mendesak yang mengharuskan untuk meningggalkan ruangan, wajib melapor
kepada chief dan konsulen ruangan
52

18. Bersikap ramah, sopan santun, dan peduli terhadap pasien, bidan, sesama residen, petugas
medis, dan seluruh masyarakat di sekitarnya
19. Bersikap kooperatif dan dapat bekerjasama dengan bidan, sesama residen, petugas medis
lainnya.

53