Anda di halaman 1dari 25

Perekayasaan

Laporan
Keuangan
..Ikatlah ilmu dengan tulisan..

Junita Intan Sari / 810513

Safitri Warti /8105133097

Isfani Rahmawati /8105133094

Pelaporan Keuangan
Bagaimana informasi akuntansi dalam suatu masyarakat
negara diatur,disediakan,dan disampaikan untuk
mencapai tujuan tertentu (sosial dan ekonomik)
Pelaporan keuangan yang berjalan merupakan hasil dari
perekayasaan pelaporan keuangan.
Pelaporan keuangan meliputi struktur dan proses

Statement keuangan
Statemen keuangan merupakan media utama atau ciri
utama pelaporan keuangan
Prinsip akuntansi berterima umum (PABU), terutama
standar akuntansi, menentukan bentuk, isi, dan susunan
statemen keuangan
Pedoman resmi yang membentuk PABU ditetapkan
dengan cara saksama (due Processs)

Perekayasaan pelaporan keuangan


Proses pemikiran logis dan objektif untuk
membangun suatu struktur dan mekanisme
pelaporan keuangan dalam suatu negara
untuk menunjang pencapaian tujuan negara.
Perekayasaan melibatkan pemilihan dan
pertimbangan ideologi, teori, konsep dasar,
dan teknologi yang tersedia secara praktis
dan teoritis dengan mempertimbangkan
faktor lingkungan negara.

Tujuan ekonomik dan sosial negara


Tujuan pelaporan keuangan
Proses pertimbangan
Rerangka konseptual
Media pembelajaran
Informasi akuntansi

Hasil perekayasaan
Didokumentasikan dalam bentuk
Rerangka kpnseptual (conceptual framework)
Yang dapat dianalogi fungsinya dalam konstitusi

Langkah langkah perekayasaan


Penentuan konsep dasar,postulat,faktor lingkungan
Penetapan tujuan pelaporan
Pengidentifikasian pihak yang dituju oleh pelaporan
Pwmilihan dan penentuan informasi yang diperlukan
Penentuan cara menyampaikan informasi
Pengidentifikasian kendala-kendala pelaporan
Penyusunan dokumen resmi dalam bentuk pernyataan konsep
Penetapan standar akuntansi dan perancangan sistem
akuntansi dalam rangka penerapan standar

Siapa merekayasa?
orang/badan yang dianggap ahli dibidang akuntansi
Orang/badan yang mempunyai kekuasaan untuk
menentukan peraturan pada tingkat nasional
Tim yang khusuh dibentuk untuk itu

Aspek semantik dalam perekayasaan

Proses saksama
Evaluasi masalah
Riset dan analisis
Diskusi dan penyusunan memorandum diskusi
Dengan pendapat terhadap md
Diskusi dan pertimbangan terhadap dengar pendapat
Penerbitan draf pernyataan/dp
Analisis dan pertimbangan atas tanggapan dp
Keputusan untuk menerbitkan pernyataan
Pengesahan/penerbitan secara resmi pernyataan

Informasi semantik akuntansi

Rerangka konseptual
Conceptual frame work
Dalam perekayasaan akuntansi, jawaban pertanyaan
perekayasaan akan menjadi konsep terpilih diluangkan
dalam dokumen resmi yang diamerika disebut rerangka
konseptual
Dianalogi sebagai konstitusi dan proses pemikiran
pembuatan konstitusi negara
Rerangka konseptual akan unik untuk tiap negara

Rerangka konseptual
Sebagai konstitusi bagi profesi, rerangka konseptual
akan menjadi landasan untuk memecahkan masalah
masalah perlakuan akuntansi
Rerangka konseptual melindungi profesi akuntansi dari
politisasi
Penetapan rerangka konseptual tidak secara langsung
akan memecahkan masalah-masalah akuntansi tetapi
lebih merupakan haluan dan alat untuk memecahkan
masalah

Aspek kependidikan RK
RK FASB lebih unggul untuk tujuan pendidikan daripada RK
IASC
Alasan:
RK FASB menyertakan basis for conclusion atau
background information yang berisi deskripsi, argumen,dan
penalaran yang rinci untuk setiap konsep yang dipilih
RK FASB mendeskripsikan faktor lingkungan yang menjadi
basis pengembanganya sehingga cukup tepat sebagai
model atau teknologi yang dapat dicontoh

Prinsip akuntansi berterima


umum(PABU)
Rerangka konseptual harus dijabarkan dalam bentuk
standar akuntansi sebagai pedoman operasional
pelaporan di tingkat perusahaan
Diperlukan rerangka pedoman lebih dari sekadar
standar akuntansu untuk menentukan kewajaran
penyajian statemen keuangan
PABU merupakan rerangka pedoman membatasi
sumber-sumber prinsip akuntansi yang layak dianut
berdasarkan keautoritatifannya

Kaitan antara standar akuntansi, prinsip


akuntansi, dan PABU

Masalah istilah
Sebagai istilah teknis, PABU tidak ditulis dengan huruf
kapital kecuali sebagai singkatan.
IAI menggunakan istilah prinsip akuntansi yang berlaku
unum (PAYBU)
GAAP=PABU sehingga indonesian GAAP=PABU indonesia
GAAP=PAYBU sehingga indonesian GAAP=PAYBU
Indonesia
Nyatanya: PAYBU di indonesia. Mengapa?

PABU VERSI RUBIN


The House of GAAP
Hierarki dilukiskan sebagai lantai rumah
bertingkat dengan fundasi berupa landasan
konseptual

PABU VERSI
SAS NO. 69
Mendeskripsi GAAP sebagai dua hieraki parallel.
Hierarki Pertama untuk entitas
nonkepemerintahan
Hierarki kedua untuk entitas kepemerintahan

PABU VERSI
SPAP
Rerangka pedoman PABU Indonesia secara
structural mengadopsi sumber pertama yaitu
SAS No. 69 tetapi hanya diambil untuk emtitas
nonkepemerintahan saja jadi pada sebenarnya
ini belum lengkap

Pedoman Tingkat 1 dan 2


1 pengumuman resmi berupa PSAK dan ISAK
yang dikodifikasi dalam SAK
2
- Buletin Teknis
- Peraturan Pemerintah
- Pedoman/Praktik Akuntansi
- Simpulan Riset Akuntansi
- Praktik Akuntansi yang Sehat

Pedoman
tentang apa?
Sebagai rerangka pedoman PABU
menetapkan
pedoman
untuk
memperlakukan sumber lain suatu
objek yang harus dilaporkan yang
menyangkut 4 kategori

1. Definisi
PABU memberi batasan atau definisi berbagai elemen, pos atau objek statemen
keuangan atau istilah yg digunakan dalam pelaporan keuangan agar tdk terjadi
kesalahan klasifikasi oleh penyusun dan kesalahan interpretasi oleh pemakai.
2. Pengukuran dn Penilaian
Pengukuran lebih berhubungan dengan masalah penentuan jumlah rupiah yang
dicatat pertama kali saat suatu transaksi terjadi.
Penilaian lebih ditujukan untuk penentuan jumlah rupiah yang harus dilekatkan
pada suatu elemem atau pos pada saat dilaporkan dalam statemen keuangan.
3. Pengakuan
Pengakuan ialah pencatatan suatu jumlah rupiah ke dalam sistem akuntansi
sehingga jumlah tersebut akan mempengaruhi suatu pos dan terfleksi dalam
laporan keuangan.
4. Penyajian dan Pengungkapan
Penyajian menetapkan tentang tata cara mealporkan elemen atau pos dalam
seperangkat statemen keuangan agar elemen atau pos tsb cukup informatif.
pengungkapan berkaitan dengan cara pembeberan atau penjelasan hal-hal

Autoritas Rerangka Konseptual


Rerangka pedoman PABU versi Rubin menempatkan rerangka
konseptual pada tingkat yang tidak autoritatif yaitu di tingkat 4 kanan
dan SAS no. 69 di hierarrki terdalam. Secara teoritis rerangka
konseptual mestinya menjadi landasan rerangka PABU.
Struktur Akuntansi
struktur akuntansi menggmbarkan pihak-pihak dan sarana-sarana yang
terlibat dalam dan terpengaruh oleh perekayasaan informasi keuangan
dan saling ubungan antara berbagai pihak dan sarana tersebut.
Bidang Studi
Misal kompetensi dan materi yg memampukan peserta didik untuk
merekayasa dapat diracik dalam bentuk mata kuliah teori Akuntansi
atau perekayasaan Pelaporan keuangan.
Bidang Profesi
ada bidang pemerintah, swasta dan layanan publik

Fungsi Auditor
Independen
Peran auditor independen sangat diperlukan
untuk
mengaudit
apakah
statemen
keuangan benar-benar telah disajikan sesuai
dengan PABU. Hasil Pengauditan dituangkan
oleh auditor dalam bentuk laporan auditor .