Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

KEPERAWATAN
ABORTUS INCOMPLET
1.

Pengertian (Definisi)

Pengeluaran sebagian janin pada kehamilan


sebelum 20 minggu dengan masih ada sisa dalam

2.

Masalah keperawatan

3.

Diagnosa Keperawatan

4.

Intervensi Keperawatan

5.

Observasi

6.

Evaluasi

uterus
Hemoragi
Infeksi
Ketakutan yang berhubungan dengan aborsi
lanjutan.
Berduka yang berhubungan dengan
kehilangan kehamilan
Devisit Volume Cairan s.d perdarahan
Gangguan Aktivitas s.d kelemahan, penurunan
sirkulasi
Gangguan rasa nyaman: Nyeri s.d kerusakan
jaringan intrauteri
Resiko tinggi Infeksi s.d perdarahan, kondisi
vulva lembab
Cemas s.d kurang pengetahuan
Kaji kondisi status hemodinamika
Ukur pengeluaran harian
Berikan sejumlah cairan pengganti harian
Kaji tingkat kemampuan klien untuk
beraktivitas
Bantu klien untuk memenuhi kebutuhan
aktivitas sehari-hari
Kaji kondisi nyeri yang dialami klien
Terangkan nyeri yang diderita klien dan
penyebabnya
Lakukan perawatan vulva
Kaji derajat kecemasan yang dialami klien
Bantu klien mengidentifikasi penyebab
kecemasan
Observasi cairan / perdarahan yang keluar
Hitung intake dan outtake
Ukur kemampuan klien untuk beraktivitas
Kaji skala nyeri (1-10)
Kaji derajat kecemasan pasien.
Kebutuhan cairan tercukupi
Dapat melakukan aktivitas
Nyeri dapat terkontrol

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)


KEPERAWATAN

7.

Informasi dan edukasi

8.
9.

Discharge planning
Nasehat pulang/instruksi kontrol

10.
11.
12.
13.

Prognosis
Penelaah kritis
Indikator (harus terukur)
Kepustakaan

Infeksi tidak terjadi


Tidak terjadi cemas
Istirahat cukup
Kolaborasi dengan dr. Sp.OG untuk
Tindakan / terapi selanjutnya
HE tentang KB

Control sesuai instruksi dengan dpjp


Obat diminum secara teratur
Makan makanan yang bergizi
Jika ada keluhan sebelum, tanggal control segera
ke rumah sakit terdekat.

Buku saku diagnosis keperawatan, 2006