Anda di halaman 1dari 5

Home > KB > Cara Pakai Spermisida

Cara Pakai Spermisida


Mar 21, 2010 9 Comments by lusa
Spermisida merupakan alat kontrasepsi sederhana yang mengandung zat kimia untuk
membunuh sperma, dimasukkan ke dalam vagina sebelum melakukan hubungan seksual untuk
mencegah kehamilan. Sebagai alat kontrasepsi, spermisida dapat digunakan sendiri. Namun
demikian, akan jauh lebih efektif bila dikombinasikan dengan alat kontrasepsi lain seperti
kondom, diafragma, cervical caps ataupun spons. Bentuk spermisida bermacam-macam, antara
lain: aerosol (busa), krim dan jeli, vaginal contraceptive film/tissue, maupun suppositoria.
Contraceptive Technology menyatakan bahwa angka kegagalan dari alat kontrasepsi spermisida
ini 18 persen per tahun apabila digunakan dengan benar dan konsisten dan 29 persen apabila
digunakan tidak sesuai petunjuk dan kurang berkesinambungan.

Petunjuk Umum
1. Sebagai alat kontrasepsi, spermisida harus diaplikasikan dengan benar sebelum
melakukan hubungan seksual.
2. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum mengisi aplikator (busa atau krim)
dan insersi spermisida.
3. Jarak tunggu 10-15 menit pasca insersi spermisida sebelum melakukan hubungan
seksual. Kecuali bentuk spermisida aerosol (busa), tidak memerlukan waktu tunggu
karena langsung larut dan bekerja aktif.
4. Perhatikan petunjuk pemakaian spermisida, baik cara pemakaian maupun penyimpanan
dari setiap produk (misal: kocok terlebih dahulu sebelum diisi ke dalam aplikator).
5. Ulangi pemberian spermisida, bila dalam 1-2 jam pasca insersi belum terjadi senggama
atau perlu spermisida tambahan bila senggama dilanjutkan berulang kali.
6. Menempatkan spermisida jauh ke dalam vagina agar kanalis servikalis tertutup secara
keseluruhan.
Di bawah ini merupakan cara pemakaian alat kontrasepsi spermisida sesuai dengan bentuknya:
Aerosol (busa)

Cara
pemakaian:
Sebelum digunakan, kocok tempat aerosol 20-30 menit. Tempatkan kontainer dengan posisi ke
atas, letakkan aplikator pada mulut kontainer dan tekan untuk mengisi busa. Masukkan aplikator
ke dalam vagina mendekati serviks dengan posisi berbaring. Dorong sampai busa keluar. Ketika
menarik aplikator, pastikan untuk tidak menarik kembali pendorong karena busa dapat masuk
kembali ke pendorong. Aplikator segera dicuci menggunakan sabun dan air kemudian keringkan.
Aplikator sebaiknya digunakan untuk pribadi. Spermisida aerosol (busa) dimasukkan dengan
segera, tidak lebih dari satu jam sebelum melakukan hubungan seksual.

Krim dan Jeli

Cara
pemakaian:
Krim dan jeli dapat dimasukkan ke dalam vagina dengan aplikator dan atau mengoles di atas
penis. Krim atau jeli biasanya digunakan dengan diafragma atau kap serviks, atau dapat juga
digunakan bersama kondom. Masukkan spermisida 10-15 menit sebelum melakukan hubungan
seksual. Isi aplikator dengan krim atau jeli. Masukkan aplikator ke dalam vagina mendekati
serviks. Pegang aplikator dan dorong sampai krim atau jeli keluar. Kemudian tarik aplikator
keluar dari vagina. Aplikator segera dicuci menggunakan sabun dan air kemudian keringkan.
Cara memasukkan spermisida bentuk busa, krim atau jeli dengan inserter.

Kontrasepsi Vagina Film/Tissue

Cara
pemakaian:
Sebelum membuka kemasan, terlebih dahulu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Spermisida bentuk film/ tissue ini berupa kotak-kotak tipis yang larut dalam serviks. Untuk
menggunakannya, lipat film menjadi dua dan kemudian letakkan di ujung jari. Masukkan jari
Anda ke dalam vagina dan dorong film ke dalam vagina mendekati serviks. Keadaan jari yang
kering dan cara memasukkan film secepat mungkin ke dalam vagina, akan membantu
penempelan dan jari tidak menjadi lengket. Tunggu sekitar 15 menit agar film larut dan bekerja
efektif.
Suppositoria

Cara
pemakaian:
Suppositoria merupakan spermisida berbentuk kapsul yang dapat larut dalam vagina. Cuci
tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum membuka kemasan. Lepaskan tablet vagina atau
suppositoria dari kemasan. Sambil berbaring, masukkan suppositoria jauh ke dalam vagina.
Tunggu 10-15 menit sebelum melakukan hubungan seksual. Sediakan selalu tablet vagina atau
suppositoria.
Cara memasukkan spermisida bentuk suppositoria.

Referensi
birth-control-comparison.info/spermicide.htm diunduh 8 Maret 2010, 05:56 PM.
emedicinehealth.com/birth_control_spermicides/article_em.htm diunduh 9 Maret 2010, 12:21
PM.
en.wikipedia.org/wiki/Spermicide diunduh 11 Maret 2010, 11:42 AM.
health.alberta.ca/documents/Birth-control-Spermicide.pdf diunduh 10 Maret 2010, 7:32 PM.
hu-berlin.de/sexology/ATLAS_EN/html/methods_of_contraception.html diunduh 10 Maret
2010, 7:24 PM.
Saifuddin, BA. 2008. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina
Pustaka. (Bagian Kedua MK 24- MK 27).

Kata Kunci
tisu kb, tissue kb, cara memasukan penis ke vagina, alat kontrasepsi spermisida, cara buat
vaginator sederhana, bentuk vagina, kanalis servikalis, cara memasukkan penis ke vagina,
gambar vagina, cara memasukkan penis, Tissu kb, cara menggunakan vaginator, suppositoria,
cara memakai alat kontrasepsi, cara menggunakan spermisida, cara memasukan penis ke dalam
vagina, penis masuk vagina, gambar cara memasukan penis ke vagina, bentuk2 vagina, cara
pemakaian suppositoria, harga spermisida, pengertian aerosol, spermisida KB, jual spermisida,
vagina dimasukin penis.