Anda di halaman 1dari 4

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen
RSU PERMATA MADINA
Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp (0636)-20279 Fax (0636) - 20712

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

/SPO/KEP/RSUPM-P/IV/2016

Tanggal Terbit :

No. Revisi

Halaman

1/3

Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina
Panyabungan

18 APRIL 2016
dr. BETTI HAIRANI

PENGERTIAN
TUJUAN

KEBIJAKAN
PROSEDUR

Memasukkan cairan tubuh dengan cara penusukan pembulu


darah vena dengan menggunakan IV catheter
1. Untuk pemberian therapy
2. Untuk memenuhi cairan tubuh pasien
3. Untuk Transfusi darah dan produk darah
4. Memberikan nutrisi parenteral dan suplemen nutrisi
SK Direktur No SK/DIR/UBS/RSUPM/P/IV/2016 tentang
pemasangan infus
Persiapan Alat
1. Standar infuse
2. Cairan infus
3. Infus set sesuai kebutuhan
4. Jarum / wings needle / abocath sesuai dengan ukuran
yang dibutuhkan
5. Bidai
6. Perlak
7. Tourniquet
8. Plester dan gunting
9. Nierbeken
10. Sarung tangan
11. Kassa seteril
12. Kapas
13. Alkohol
14. Povidon iodine
PELAKSANAAN
1. Dekatkan alat kepada pasien
2. Identifikasi pasien
3. Jelaskan tindakan / prosedur yang akan dilakukan pada
pasien dan keluarga
4. Perhatikan saat membuka infuset steril dan cairan infuse

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen
RSU PERMATA MADINA
Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp (0636)-20279 Fax (0636) - 20712

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

/SPO/KEP/RSUPM-P/IV/2016

Tanggal Terbit :

No. Revisi

Halaman

2/3

Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina
Panyabungan

18 APRIL 2016
dr. BETTI HAIRANI

5. Gantungkan cairan infuse, Klem selang infuse, buka tutup


penusuk dan tusukkan kebagian botol atau container
cairan intra vena
6. Tekan chamber drip dan isi hingga separohnya
mengobservasi tetesan
7. Buka klem pengatur tetesan dan alirkan cairan melalui
selang infuse sehingga gelembung udara hilang. Tutup
pengatur tetesan dan pasang penutup ujung selang,
pertahankan sterilitas
8. Beri lebel obat yang ditambahkan kedalam kontainer
tuliskan nama obat dan dosis
9. Berikan posisi supin pada pasien terus letakkan alas
dibawah lengan pasien
10. Pilih lokasi yang memungkinkan dan vena yang teraba
11. Gunakan vena dibagian distal terlebih dahulu pada lengan
yang tidak dominan
12. Hindari area yang nyeri saat dipalpasi, area luka, odema,
infeksi.
13. Pilih vena yang sesuai dengan ukuran IV catheter
14. Hindari vena di daerah kaki kecuali lokasi lain tidak dapat
diakses
15. Bila lokasi penusukan berambut/ berbulu sebaiknya
digunting sekitar 5 cm dari lokasi tusukan
16. Pasang tourniket 12-15 cm diatas lokasi pungsi vena untuk
menghambat aliran darah
17. Pasang tourniket tdak terlalu kencang dan tidak lebih dari 2
menit
18. Anjurkan pasien untuk membuka dan menutup
genggamannya
19. Observasi dan palpasi vena yang memungkinkan untuk

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen
RSU PERMATA MADINA
Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp (0636)-20279 Fax (0636) - 20712

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

/SPO/KEP/RSUPM-P/IV/2016

Tanggal Terbit :

No. Revisi

Halaman

3/3

Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina
Panyabungan

18 APRIL 2016
dr. BETTI HAIRANI

pungsi.
20. Pakai sarung tangan
21. Bersihkan area punksi dengan cairan anti septik dengan
tekhnik serkuler mulai dari tengah kearah luar daerah
punksi
22. Gunakan tangan non dominan untuk menahan kulit sekitar
2-5 cm dibawah lokasi vena yang akan di punksi
23. Tusukkan IV catheter perlahan dengan memengang
penghubung catheter ditangan dominan
24. Bevel menghdap keatas dan sudut 10-300
25. Catheter dapat ditusukkan tepat diatas vena atau dari sisi
vena masukkan sesuai arah vena jika tampak darah keluar
melalui lumen jarum atau kamber catheter masukkan
plastic IV catheter lebih jauh lagi kedalam vena hingga
mencapai lokasi tusukan
26. Lepaskan penutup selang IV segera dan hubungkan
dengan selang infuse.
27. Stabilkan IV catheter dengan tangan non dominan dan
lepaskan tourniket dengan tangan yang lain
28. Jalankan tetesan cairan infuse dengan membuka klem
pengatur infuse dan lihat tanda tanda infiltrasi pada
sekitar kulit tusukan.
29. Bila perlu fiksasi caheter dengan kassa diletakkan diatas
IV catheter, beri plaster diaatas kassa kemudian rapikan
30. Beri label tanggal, jam, pada lokasi punksi vena dan
ukuran cheter yang digunakan pada plaster diselang.
31. Atur tetesan infuse sesuai advis dokter
32. Rapikan pasien
33. Bereskan alat dan kembalikan ketempat semula
34. Lepaskan sarung tangan

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen
RSU PERMATA MADINA
Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp (0636)-20279 Fax (0636) - 20712

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

/SPO/KEP/RSUPM-P/IV/2016

Tanggal Terbit :

No. Revisi

Halaman

4/3

Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina
Panyabungan

18 APRIL 2016
dr. BETTI HAIRANI

UNIT TERKAIT

35. Kaji respon pasien


36. Dokumentasikan tindakan yang telah dilakukan pada
catatan terintegrasi ( nama, waktu, tanggal, tanda tangan )
1. Unit Gawat Darurat
2. Unit Kamar Bersalin
3. Intensive Care Unit
4. Unit Rawat Inap
5. Unit Perinatologi
6. Unit Bedah Sentral