Anda di halaman 1dari 2

Nama : Muhamad Hanadi

NIM : 06101181320033
Tugas Kimia Anorganik Fisik
1. Air merupakan gangguan pada pelarut non-air. Bagaimana untuk mengatasi gangguan
tersebut?
Jawab :
Ekstraksi adalah proses pemisahan dari bahan padat ataupun cair senyawa organic
dari campurannya dengan yang memanfaatkan perbedaan sifat kelarutan dari masingmasing komponen dengan bantuan pelarut tertentu. Untuk pemisahan senyawa lebih
murni dilakukan dua proses yang berbeda yaitu distilasi sederhana dan rekristalisasi .
Distilasi sederhana yaitu proses pemisahan dua atau lebih komponen zat cair berdasarkan
titik didihnya yang rendah.
Destilasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh suatu bahan yang
berwujud cair yang terkotori oleh zat padat atau bahan lain yang mempunyai titik didih
yang berbeda. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk larutan atau cair,
tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya tidak terlalu dekat. Proses
pemisahan yang dilakukan adalah bahan campuran dipanaskan pada suhu diantara titik
didih bahan yang diinginkan dan pengganggu yang berupa air. Jika pelarut bahan yang
diinginkan memiliki titik didih lebih rendah dari air maka akan menguap, uap dilewatkan
pada tabung pengembun (kondensor). Uap yang mencair ditampung dalam wadah. Bahan
hasil pada proses ini disebut destilat, sedangkan sisanya disebut residu. Setelah melalui
metode ini akan diperoleh pelarut non-air yang lebih murni. Jadi, Untuk mengatasi air
(gangguan pada pelarut non-air) tersebut maka perlu dilakukan pemurnian. Metode yang
dapat digunakan untuk melakukan pemurnian terhadap pelarut tersebut adalah metode
destilasi.
2. Oksigen juga merupakan gangguan pada pelarut non-air, bagaimana mengatasinya?
Jawab :
Adanya oksigen pada pelarut non-air akan menjadi gangguan pada saat melalukan
percobaan dalam suatu reaksi. Metode Penghilangan Dissolved Oxygen dalam pelarut nonair ada dua macam, yaitu:
1. Dengan pemanasan
Faktor yang dapat mengurangi jumlah oksigen terlarut (O 2) di dalam pelarut
air adalah suhu.. Suhu yang semakin tinggi dapat mengurangi kadar oksigen terlarut di
dalam air karena semakin tinggi suhu volume air semakin berkurang, sehingga gas

-gas yang berada di dalam air, termasuk gas oksigen terlarut (O2) menjadi terlepas dari
permukaan air.
2. Dengan penambahan zat kimia
Hidrazin dengan formulasi N2H4 merupakan zat kimia yang dapat menurunkan
konsentrasi oksigen didalam air. Hidrazin akan bereaksi dengan oksigen membentuk
air dan gas nitrogen, sehingga kandungan oksigen terlarut dalam air berkurang. Reaksi
yang terjadi antara hidrazin dengan oksigen adalah sebagai berikut :
N2H4 + O2 N2 +2H2O