Anda di halaman 1dari 15

INTERAKSI ANTIGEN-ANTIBODI

OLEH:
ALVERA VINANSIA 10334064
ERNA ERLIAWATI 10334036
FUROH FURWATI
10334079
IKA PURWATI
10334079

ANTIGEN
Antigenadalahsuatusubstansiyangdianggapasing
olehtubuh,danakanmemacuterjadinyaresponimun
yangakhirnyaakanmemacuproduksiantibodi.
Antigenyangberhasilmasukkedalamtubuhakan
mengaktifkanberbagairesponimunspesifikmaupun
non-spesifik.Jikaantigeninitidakditanganidengan
baikolehsistemimunkita,antigentersebutdapat
menimbulkanpenyakitsesuaidenganjenispenyakit
yangdibawanya.

Struktur Antigen
Secarafungsionalantigendibagimenjadi2,yaitu:
1. Imunogen
Imunogenadalah molekul besar dari sebuah antigen
yang bersifat sebagai molekul pembawa karena
membawa molekul kecil (hapten) dari suatu antigen.
Imunogen ini dapat dikenal oleh antibodi dan memacu
pembentukanantibodi(imunogenik)

2. Hapten
Haptenadalahmolekulkecilyangmempunyai
kandunganantigenik(molekulkarier)yangdiikatoleh
molekulbesar(imunogen).Namunhapteninitidakdapat
memacuproduksiantibodijikatidakberikatandengan
molekulbesarsehinggadisebutsebagaimolekulnonimunogenik.

Klasifikasi Antigen

BerdasarkanAsal:Eksogendanendogen
Berdasarkan Determinan: Unideterminan univalen,

Unideterminanmultivalen,Multideterminanunivalen,
Multideterminanmultivalen
BerdasarkanSpesifitas:Heteroantigen,Xenoantigen,
Aloantigen,AntigenOrganSpesifik,Autoantigen
BerdasarkanBahanKimia:Polisakarida,Lipid, Asam
nukleat, Protein

ANTIBODI
Antibodi adalah sekelompok substansi protein yang
diproduksi karena adanya pajanan antigen terhadap
limfosit. Antibodi bisa juga disebut sebagai
imunoglobulin(Ig).

Struktur Antibodi
Antibodi tersusun oleh 4 rantai polipeptida (2 rantai
polipeptida berat atau "heavy chain" dan 2 polipeptida
ringan atau "light chain". Antibodi mempunyai bentuk
seperti huruf Y. Kedua lengan bagian atas disebut
daerah variable, karena dapat berubah-ubah sesuai
dengan antigen yang diikat. Sedangkan lengan bagian
bawah disebut daerah constan, karena daerah tersebut
tidakdapatberubahbentuk.

Gambar struktur antibodi

Klasifikasi Antibodi
Imunoglobulin G

satu-satunya Ig yang dapat menembus plasenta sebagai


pertahanan pada bayi. IgG mempunyai 4 subkelas, yaitu
IgG1,IgG2,IgG3,danIgG4.
Imunoglobulin A

Iginiberfungsimenjagapermukaanluartubuh.Biasanya
ditemukan pada air mata, saliva, kolostrum, dan mukus.
IgAmempunyai2subkelas,yaituIgA1danIgA2

Imunoglobulin M

Ig ini disekresi pada tahap awal respon sel plasma


sehingga berada pada permukaan sel B sebagai reseptor
antigen.
Imunoglobulin D
IginijugaberadapadapermukaanselBsebagaireseptor
antigen,namuntidakdapatmengikatkomplemen.
Imunoglobulin E
Iginiberfungsisebagaimediatorpelepasanhistamin
sebagairesponalergi

INTERAKSI ANTIGEN-ANTIBODI

responantibodidimulaidarifagositosisantigenoleh
makrofagatausellaindalamsistemretikuloendotelial
yangmeliputisel-selLangerhansdikulit,seldendritik
padaspleendanlymphnode,sertamonositdalam
darah.Sel-seltersebutberdasarkanfungsi
imunologisnyadigolongkansebagaiantigen-presenting
cells(APC).Produksiantibodidiawalidengan
melakukaninjeksiatauimunisasipadahostatauhewan
coba.Beberapahalyangperludiperhatikandalamhal
iniyaitupenanganandanpemilihanhewancoba,cara
injeksi,sifatdandosisantigen

Kesimpulan
Terdapat berbagai kategori Interaksi antigen-antibodi,
antaralain:
Interaksi Primer: saat kejadian awal terikatnya antigen dengan

antibodi
Interaksi

Sekunder:
Fagositosis,Sitotoksis

Netralisasi,

Aglutinasi ,

Presipitasi,

Interaksi Tersier: adalah munculnya tanda-tanda biologik

dari interaksi antigen-antibodi yang dapat berguna atau


merusakbagipenderitanya.

TERIMA KASIH