Anda di halaman 1dari 2

Hanni Tsaaqifah_Bioteknologi_P051150071

Overproduksi Trans-4-hydroxy-L-prolin dari Esherichia coli menggunakan Substrat Metana


Latar Belakang

Keberadaan metana yang melimpah di bumi serta sulitnya penganngkutan gas metana.
E. coli memiliki sifat yang mudah direkaya secara genetik, dibuat agar dapat mengkonversi metana.
Kebutuhan kolagen semakin meningkat, karena manusia semakin sadar akan penampilan.
E. coli mampu memiliki jalur biosintesis L-prolin
Trans-4-hydroxy-L-prolin merupakan salah satu building block yang berguna dalam produksi bahan farmasi seperti kolagen
Produksi Trans-4-hydroxy-L-prolin masih rendah, perlu dilakukan rekayasa metabolisme untuk overproduksi senyawa tersebut.

Tujuan
Merekayasa metabolisme E. coli agar dapat mengkonversi metana sebagai sumber nutrisi selanjutnya dipakai untuk overproduksi Trans-4-hydroxy-L-prolin.

Kloning gen penyandi metan monooksigenase (MMO), metanol dehidrogenase (MeDH), hexulose 6-phosphate synthase (Hps), Hexulose 6phosphate isomerase (Hpi)
Over produksi gen mmo, MeDH, Hps, Hpi, PDHc, proB, GSADP , Hyd dengan menambah promotor kuat T7
GlgABC, Ldh, poxB, pta, argA

Daftar Pustaka
Ginesy, M. 2015. Microb Cell Fact. 14(29): 1-11.
Hwang, IY. 2014. J. Microbiol. Biotechnol. 24(12): 15971605.
Kalyuzhnaya, MG. 2015. Metabolic Eng. 29:142-152.

Hanni Tsaaqifah_Bioteknologi_P051150071

Meta
na MMO
Metano
l MeDH
Formalde
hidHps
F6PHpl

Hyp
Hydroxilase

L-Prolin

P5C
GSA

GSA
DP
L-glutamil-

NACTGL
U

fosfatproB
ArgA

Up regulasi

Down
regulasi

Gluta
mat
Alfaoxoglutarat
Siklus
TCA

G6P
AcC
oAXPT

PDHc

Asetil
fosfat

Ack

GlgAB
C

EDD
Piruv
at P

X
O

X
Aset
at

X
Ldh

Glikogen,
EPS
Lakta
t