Anda di halaman 1dari 42

Ketelitian yang dimiliki jangka sorong adalah ....

1 cm
b. 0,01 cm
c. 1 mm
d. 0,1 mm
Alat ukur panjang yang memiliki tingkat ketelitian 0,01 mm
adalah
. mistar
b. jangka sorong
c. rol meter
d. mikrometer sekrup
Alat yang digunakan untuk mengukur massa suatu benda adalah .
a. jangka sorong
b. neraca
c. mikrometer sekrup
d. neraca pegas
Alat ukur waktu yang biasa dipakai adalah .
a. jam pasir
b. jam atau stopwatch
c. jam matahari
d. jam mainan
7. Alat pengukur waktu yang paling teliti adalah ....
a. jam tangan
b. jam dinding
c. jam pasir
d. stopwatch
8. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu .
a. barometer
b. termometer
c. alkhohol
d. air raksa
9. Pengukuran langsung untuk menentukan kecepatan sepeda motor
yang sedang melaju digunakan .
a. rol meter untuk mengukur jarak tempuh
b. stopwatch untuk mengukur waktu tempuh
c. spidometer
d. avometer

10. Pengukuran volume suatu benda yang bentuknya teratur


digunakan .
a. gelas ukur
b. gelas berpancuran
c. rumus
d. sebuah gelas ukur dan gelas berpancuran
11. Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 5 cm dan tinggi 0,5
cm. Volume balok tersebut sebesar .
a. 250 cm3
b. 25 cm3
c. 20 cm3
d. 2,5 cm3
12. Pengukuran volume benda yang bentuknya tidak teratur dapat
digunakan .
a. rumus
b. gelas ukur
c. neraca
d. neraca pegas
13. Sebuah peti memiliki volume sebesar 3 m3. Apabila volume balok
tersebut dinyatakan dalam cm3, besar volume balok tersebut
adalah ....
a. 3 . 103 cm3
b. 3 . 104 cm3
c. 3 . 105 cm3
d. 3 . 106 cm3
14. Perhatikan gambar di bawah ini. Nilai yang terukur pada alat
tersebut adalah ....

a. 6,33 mm
b. 6.30 mm

c. 6,73 mm
d. 6,13 mm
15. Alat ukur yang paling tepat digunakan untuk mengukur waktu
seorang pelari adalah ....
a. arloji
b. jam
c. stopwatch
d. meteran
16. Massa suatu benda dapat diukur dengan menggunakan alat
ukur ....
a. pita ukur
d. mikrometer sekrup
b. neraca
c. jangka sorong
17. Sebuah benda yang tidak beraturan diukur oleh gelas ukur, seperti
pada gambar berikut.

Volume benda tidak beraturan tersebut adalah ....


a. 20 mL
b. 30 mL
c. 40 mL
d. 50 mL
18. Untuk mengukur diameter pensil, sebaiknya menggunakan alat
ukur ....
a. jangka sorong
b. mistar
c. mikrometer sekrup
d. meteran
19. Sebuah balok memiliki panjang, lebar, dan tinggi berturut-turut 5
cm, 2 cm, dan 2 cm. Volume balok tersebut yang dinyatakan
dalam SI adalah ....
a. 2 . 105 cm3

b. 2 . 105 m3
c. 2 . 104 cm3
d. 2 . 104 m3
20.Perhatikan tabel di bawah ini.

Alat ukur dan satuan besaran pokok menurut SI yang benar


adalah ....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 4 dan 3
d. 2 dan 4
21. Alat ukur panjang yang digunakan untuk mengukur garis tengah
bagian luar tabung adalah .
a. mistar
b. jangka sorong
c. rol meter
d. mikrometer sekrup
22. Hasil pengukuran dari jangka sorong berikut adalah cm.

a. 5,4
b. 5,1
c. 4,35
d. 4,33
Keadaan panas atau dinginnya sebuah benda disebut ...
a. kalor
b. suhu
c. derajat
d. celcius
2. Satuan suhu dalam Sistem Internasional (SI) adalah ... .

a. kelvin
b. celcius
c. reamur
d. fahrenheit
3. Pernyataan tentang indera peraba berikut ini benar, kecuali ... .
a. Tangan dapat digunakan untuk mengukur suhu karena dapat
merasakan panas dan dingin
b. pengukuran suhu dengan tangan sangat tepat karena berdasarkan
perasaan.
c. tangan dapat merasakan suhu sangat dingin dan suhu sangat panas
d. indera peraba kurang cepat menyesuaikan dengan suhu
lingkungan.
4. Pada percobaan tangan kanan masuk ke air panas dan tangan kiri
masuk ke air dingin. Ketika kedua tangan dimasukkan secara
bersamaan ke air biasa, peryataan yang benar adalah ... .
a. tangan kanan dan kiri terasa dingin
b. tangan kanan dan kiri terasa hangat
c. tangan kiri terasa dingin dan tangan kanan hangat
d. tangan kiri terasa hangat dan tangan kiri terasa dingin
5. Prinsip kerja termometer raksa adalah ... .
a. pemuaian panjang kaca
b. pemuaian volume kaca
c. pemuaian panjang air raksa
d. pemuaian volume air raksa
6. Kelebihan air raksa dibandingkan dengan alkohol jika digunakan
untuk termometer adalah sebagai berikut, kecuali ... .
a. dapat digunakan untuk mengukur suhu di bawah - 400 C
b. warnanya mengkilap
c. tidak membasahi dinding kaca
d. cepat menyesuaikan suhu disekitarnya
7. Yang digunakan untuk titik tetap atas termometer fahrenheit
adalah ... .
a. es yang sedang mencair diberi angka nol
b. air yang sedang mendidih diberi angka 100
c. es yang sedang mencair diberi angka 32
d. air yang sedang mendidih diberi angka 212
8. Perbandingan skala termometer berikut ini yang benar adalah ... .
a. C : R = 4 : 5

b. C : F = 5 : 9
c. R : F = 9 : 4
d. C : (F-32) : 5 : 9
9. Termometer klinis skalanya mempunyai batas bawah dan batas
atas... .
a. 20 C 50 C
b. 30 C 40 C
c. 35 C 42 C
d. 35 C 45 C
10. Orang yang sehat akan mempunyai suhu tubuh rata-rata ... .
a. 27 C
b. 35 C
c. 37 C
d. 40 C
11. Bahan zat cair yang digunakan untuk termometer maksimum
minimum adalah ... .
a. air raksa dan alkohol
b. air raksa dan spiritus
c. alkohol dan ethanol
d. alkohol dan bimetal
12. Termometer untuk mengukur suhu bintang menggunakan
spektrum warna dari cahaya bintang. Berikut ini yang mempunyai
suhu paling tinggi adalah ..
a. merah
b. kuning
c. hijau
d. biru
13. Suhu 100 C sama dengan ... .
a. 60 R
b. 212 F
c. 273 K
d. 0 K
14. Persamaan hubungan antara suhu Kelvin dan suhu celsius yang
benar adalah ... .
a. Tk = Tc -273
b. Tc = Tk + 273
c. Tc = Tk/273
d. Tc = Tk - 273

15. Di negara Eropa (Inggris) suhu diukur (untuk laporan cuaca)


dengan skala ... .
a. Fahrenheit
b. Celcius
c. Reamur
d. Kelvin
16. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu .
a. barometer
b. termometer
c. alkhohol
d. air raksa
17. Raksa digunakan untuk mengisi termometer, karena .
a. titik didihnya teratur
b. pemuaiannya teratur
c. titik bekunya tinggi
d. pemuaiannya tidak teratur
18. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui suhu badan
adalah ....
a. termometer
b. stopwatch
c. neraca Ohaus
d. jangka sorong
19. Jenis cairan yang biasa digunakan sebagai pengisi termometer
adalah ....
a. minyak atau air
b. air atau raksa
c. raksa atau alkohol
d. air atau alkohol
20.Suhu titik didih air murni pada tekanan 1 atm jika dinyatakan
dalam skala Kelvin adalah ....
a. 100 K
b. 173 K
c. 212 K
d. 373 K
21. Termometer Fahrenheit menunjukkan angka yang sama dengan
dua kali angka yang ditunjukkan oleh termometer Celsius pada
suhu ....
a. 20C

b. 40C
c. 80C
d. 160C
22. Selisih antara dua suhu adalah 400C. Selisih kedua suhu ini
dalam skala Kelvin adalah ....
a. 127 K
b. 227 K
c. 400 K
d. 673 K
23. 40R sama dengan C.
a. 32
b. 40
c. 50
d. 60
24. Es yang sedang mencair menurut termometer Fahrenheit
memiliki suhu ....
a. 0F
b. 32F
c. 273F
d. 212F
25. Titik tetap bawah termometer Celcius ditetapkan dengan cara
mencelupkan tabungnya ke dalam .
a. larutan garam
b. es yang sedang melebur
c. campuran es dan garam
d. air yang sedang mendidih
26. Suhu suatu benda 100C sama dengan .
a. 212F
b. 273F
c. 300F
d. 373F
27. Pada termometer Fahrenheit dan Celcius menunjukkan angka
yang sama pada suhu .
a. 40C
b. 40C
c. 35C
d. 35C

Sebuah mobil menempuh 20 km dalam waktu 30 menit. Dapat


dipastikan bahwa mobil tersebut bergerak dengan kecepatan ....
a. 10 km/jam
b. 20 km/jam
c. 40 km/jam
d. 60 km/jam
Penyelesaian:
Diketahui:
s = 20 km
t = 30 menit = 0,5 jam
Ditanyakan: v = ?
Jawab:
v = s/t
v = 20 km/0,5 jam
v = 40 km/jam
Soal 2
Seorang anak berlari dengan kecepatan 10 m/s. Perubahan
kedudukan anak tersebut selama 20 detik adalah ....
a. 50 meter
b. 100 meter
c. 150 meter
d. 200 meter
Penyelesaian:
Diketahui:
v = 10 m/s
t = 20 s
Ditanyakan: s = ?
Jawab:
v = s/t => s = v.t
s = 10 m/s. 20 s
s = 200 m
Soal 3

Sebuah truk yang mula-mula diam, 5 detik kemudian


kecepatannya menjadi 6 m/s. Percepatan truk tersebut adalah ....
m/s2
a. 0,83
b. 1,2
c. 5
d. 30
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 0
vt = 6 m/s
t=5s
Ditanyakan: a = ?
Jawab:
a = (vt v0)/t
a = (6 m/s 0)/ 5 s
a = 1,2 m/s2
Soal 4
Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan 80 km/jam. Jarak yang
ditempuh mobil tersebut selama 30 menit sejauh ....
a. 40 km
b. 45 km
c. 60 km
d. 160 km
Penyelesaian:
Diketahui:
v = 80 km/jam
t = 30 menit = 0,5 jam
Ditanyakan: s = ?
Jawab:
v = s/t => s = v.t
s = 80 km/jam. 0,5 jam
s = 40 km
Soal 5

Indra pergi ke toko buku yang berjarak 1,8 km dari rumahnya


pukul 15.00. Agar Indra dapat sampai di toko pukul 15.30, ia
harus mengayuh sepedanya dengan kecepatan ....
a. 1 m/s
b. 2 m/s
c. 3 m/s
d. 4 m/s
Penyelesaian:
Diketahui:
s = 1,8 km = 1800 m
t = 15.30 - 15.00 = 30 menit = 1800 s
Ditanyakan: v = ?
Jawab:
v = s/t
v = 1800 m /1800 s
v = 1 m/s
Soal 6
Resti berjalan 6 meter ke barat, kemudian 8 meter ke selatan.
Besarnya perpindahan Resti adalah ....
a. 2 m
b. 4 m
c. 10 m
d. 14 m
Penyelesaian:
Diketahui:
s1 = 6 m ke barat
s2 = 8 m ke selatan
Ditanyakan: s (perpindahan) =?
Jawab:
Untuk menjawab soal ini anda harus menguasai konsep
perpindahan. Jadi untuk menjawab soal ini kita gunakan rumus
phytagoras, yaitu:
s = (s12 + s12)
s = (62 + 82)
s = (36 + 64)

s = 100
s = 10 m
Soal 7
Eko mengendarai sepeda motor menempuh jarak 108 km dalam
waktu 2 jam, maka kecepatannya adalah m/s.
a. 110
b. 60
c. 54
d. 15
Penyelesaian:
Ingat soal no 7 di atas tersebut satuannya berbeda, maksudnya
satuan antara yang diketahui dengan yang ditanyakan berbeda.
Jadi anda harus mengubah (mengkonversi) satuannya terlebih
dahulu.
Diketahui:
s = 108 km = 108.000 m
t = 2 jam = 7200 s
Ditanyakan: v = ?
Jawab:
v = s/t
v = 108.000 m/7200 s
v = 15 m/s
Soal 8
Budi pergi ke sekolah naik sepeda. Jarak dari rumah ke sekolah
1,8 km dan kecepatan sepedanya konstan sebesar 3 m/s. Jika
masuk sekolah jam 07.00, paling lambat Budi harus berangkat ke
sekolah pukul .
a. 06.54
b. 06.45
c. 06.30
d. 06.50
Penyelesaian:
Diketahui:
s = 1,8 km = 1800 m

v = 3 m/s
Ditanyakan : t = ?
Jawab:
v = s/t => t = s/v
t = 1800 m /3 m/s
t = 600 s = 10 menit
jadi, agar sampai di sekolah pukul 07.00 maka budi harus
berangkat 10 menit lebih awal yaitu pukul 06.50
Soal 8
Sebuah benda mula-mula diam kemudian dipercepat 3 m/s 2.
Setelah 5 detik kecepatannya menjadi m/s.
a. 0,6
b. 1,67
c. 2
d. 15
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 0
a = 3 m/s2
t=5s
Ditanyakan: vt = ?
Dijawab:
a = (vt v0)/t
(vt v0) = a.t
vt = v0 + a.t
vt = 0 + 3 m/s2. 5 s
vt = 15 m/s
Soal 9
Benda mula-mula diam, kemudian dipercepat 0,4 m/s 2. Jarak
yang ditempuh benda setelah bergerak selama 5 detik adalah... m.
a. 1
b. 2
c. 5
d. 10

Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 0
a = 0,4 m/s2
t=5s
Ditanyakan : s =?
Jawab:
s = v0.t + at2
s = 0.5 s + .0,4 m/s2.( 5 s )2
s = 0 + .0,4 m/s2.( 5 s )2
s=5m
Soal 9
Sebuah kelereng bergerak dari keadaan diam. Setelah 8 sekon
kecepatannya menjadi 9,6 m/s. Percepatan kelereng sebesar
m/s2.
a. 76
b. 7,7
c 12
d. 1,2
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 0
vt = 9,6 m/s
t=8s
Ditanyakan: a = ?
Jawab:
a = (vt v0)/t
a = (9,6 m/s 0)/ 8 s
a = 1,2 m/s2
Soal 10
Sebuah mobil berjalan 20 m/s direm hingga berhenti dalam
waktu 4 detik. Jarak yang ditempuh selama pengereman adalah
m.

a. 5
b. 20
c. 40
d. 80
Penyelesaian:
Diketahui:
vo = 20 m/s
vt = 0
t=4s
Ditanyakan: s = ?
Dijawab:
s = v0.t + at2
dalam hal ini a = (vt v0)/t, maka
s = v0.t + ((vt v0)/t ).t2
s = v0.t + (vt v0)t
s = v0.t + vt.t v0.t
s = v0.t v0.t + vt.t
s = v0.t + vt.t
s = (v0+vt)t
s = (20 m/s+0)4 s
s = 40 m
Soal 11
Adi mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 45 km/jam.
Jarak yang ditempuh Adi selama 1 menit adalah ....
a. 250 m
b. 500 m
c. 750 m
d. 1250 m
Penyelesaian:
Diketahui:
v = 45 km/jam = 12,5 m/s
t = 1 menit = 60 s
Ditanyakan: s = ?
Jawab:
v = s/t => s = v.t

s = 12,5 m/s. 60 s
s = 750 m
Soal 12
Rudi berlari selama 10 menit dan menempuh jarak 1,2 km.
Kelajuan Rudi berlari adalah ....
a. 20 m/s
b. 2 m/s
c. 12 m/s
d. 1,2 m/s
Penyelesaian:
Diketahui:
t = 10 menit = 600 s
s = 1,2 km = 1200 m
Ditanyakan: v = ?
Jawab:
v = s/t
v = 1200 m /600 s
v = 2 m/s
Soal 13
Barkah berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor dengan
kecepatan 4 m/s. Jika ia sampai ke sekolah pada pukul 07.05 dan
jarak dari rumah Barkah ke sekolah 6 km, maka Barkah berangkat
dari rumah pada pukul ....
a. 06.30
b. 06.40
c. 06.45
d. 06.50
Penyelesaian:
Diketahui:
v = 4 m/s
s = 6 km = 6000 m
Ditanyakan: t =?
Jawab:
v = s/t => t = s/v

t = 6000 m /(4 m/s)


t = 1500 s = 25 menit
Jika ia sampai ke sekolah pada pukul 07.05 maka ia berangkat ke
sekolah 25 sebelumnya yaitu pukul 06.40
Soal 14
Sebuah mobil yang sedang melaju menempuh jarak 10 km pada 5
menit pertama, 10 menit berikutnya menempuh jarak 45 km dan
15 menit selanjutnya mobil itu menempuh jarak 15 km. Kecepatan
rata-rata dari mobil itu adalah ....
a. 170 km/jam
b. 140 km/jam
c. 35 km/jam
d. 23 km/jam
Penyelesaian:
Diketahui:
s1 = 10 km
t1 = 5 menit
s2 = 45 km
t2 = 10 menit
s2 = 15 km
t2 = 15 menit
Ditanyakan: v =?
Jawab:
Terlebih dahulu cari jarak total yang ditempuh oleh mobil tersebut
stotal = s1 + s2 + s3
stotal = 10 km + 45 km + 15 km
stotal = 70 km
Sekarang cari waktu total yang ditempuh oleh mobil tersebut
ttotal = t1 + t2 +t3
ttotal = 5 menit + 10 menit +15 menit
ttotal = 30 menit = 0,5 jam
v = stotal/ttotal
v = 70 km /0,5 jam
v = 140 km/jam

Soal 15
Sepeda motor bergerak dengan kecepatan 28 km/jam. Dalam
waktu 6 sekon kecepatannya menjadi 16 km/jam. Percepatan ratarata yang dialami sepeda motor adalah ....m/s2
a. -0,5
b. -0,6
c. -0,7
d. -1
Penyelesaian:
Diketahui:
v0 = 28 km/jam = 7,77 m/s
vt = 16 km/jam = 4,44 m/s
t=6s
Ditanyakan: a = ?
Jawab:
a = (vt v0)/t
a = (4,44 m/s 7,77 m/s)/ 6 s
a = - 0,55 m/s2
a = -0,6 m/s2
Kota A dan kota B terpisahkan sejauh 200 km. Sebuah mobil A
berangkat dari kota A ke kota B dengan kecepatan 40 km/jam.
Pada waktu yang sama, sebuah mobil B berangkat dari kota B ke
kota A dengan kecepatan 60 km/jam. Kapan keduanya akan
berpapasan?
Penyelesaian:
Diketahui:
Misalkan jarak kota A dan B = s AB, kecepatan mobil A = vA, dan
kecepatan mobil B = vB, maka:
sAB = 200 km
vA = 40 km/jam
vB = 60 km/jam
Ditanyakan : t berpapasan= ?
Jawab:
Jika digambarkan posisi mobil A dan B seperti gambar berikut ini.

karena waktu berangkat bersamaan maka pada saat berpapasan


waktu yang diperlukan juga sama maka:
tA = tB = t
Jarak yang ditempuh oleh mobil A setelah bergerak dalam waktu t
adalah:
sA = vA.tA = vA.t = 40 km/jam.t
Sedangkan jarak yang ditempuh oleh mobil B setelah bergerak
dalam waktu t adalah:
sB = vB.tB = vB.t = 60 km/jam.t
Jarak tempuh mobil A dan mobil B jika dijumlahkan merupakan
jarak antara kota A dan kota B, maka
sAB = sA + sB
200 km = 40 km/jam.t + 60 km/jam.t
200 km = 100 km/jam.t
t = 200 km/(100km/jam)
t = 2 jam
Jadi, mobil A akan berpapasan dengan mobil B setelah
menempuh perjalanan selama 2 jam.
Soal 2
Gerak bersifat relatif, bergantung pada sudut pandang orang yang
melihat gerak tersebut terhadap titik acuan yang digunakan. Coba
kamu jelaskan maksud pernyataan tersebut! Berikan pula
contohnya!
Penyelesaian:
Definisi gerak secara fisika adalah perubahan posisi atau
kedudukan terhadap titik acuan tertentu. Karena berdasarkan
titik acuan tertentu maka gerak bersifat relatif, bergantung pada
sudut pandang orang yang melihat gerak tersebut terhadap titik
acuan yang digunakan. Misalnya, Iwan pergi ke sekolah dengan
naik sepeda sambil menggendong tas ransel. Menurut Iwan tas

ransel yang digendongnya diam terhadap dirinya, akan tetapi


menurut ibunya tas ransel yang digendong Iwan bergerak
terhadap ibunya Iwan.
Soal 3
Seorang pelari sedang berlatih di sebuah stadion. Ia berlari
mengelilingi lapangan sebanyak 3 putaran. Jika ia mulai berlari
dari sudut lapangan dan berhenti lagi di tempat itu, apakah ia
telah melakukan gerak? Jelaskan!
Penyelesaian:
Kembal lagi ke definisi gerak. Gerak adalah perubahan posisi atau
kedudukan terhadap titik acuan tertentu. Kerena acuannya sudut
lapangan dan berhenti lagi ditempat itu maka pelari tersebut
dikatakan tidak bergerak, karena tidak ada perubahan posisi atau
kedudukan jika dilihat dari sudut lapangan.
GAYA

Sebuah mobil dengan massa 3 ton dalam keadaan diam,


kemudian melaju selama 30 detik dengan kecepatan 18 km/jam.
Hitunglah berapa gaya yang dikerjakan oleh mobil tersebut?
2. Berat suatu benda 34,3 N. Jika percepatan gravitasi 9,8 N/kg,
maka hitunglah massa benda tersebut?
3. Massa Elo di Bumi 60 kg. Jika percepatan gravitasi bumi 10
N/kg dan percepatan gravitasi bulan 1/6 percepatan gravitasi
bumi, hitunglah berat Elo di Bumi dan di Bulan?
4. Sebuah benda ditarik oleh 3 orang, yaitu A, B dan C. A dan B
menarik ke kiri dan C menarik ke kanan, seperti gambar di bawah
ini.

Jika benda tersebut tetap dalam keadaan diam, berapakah gaya B


yang harus dikerjakan pada benda tersebut? Berapa gaya B yang
harus dikerjakan agar benda tersebut mengalami percepatan 3
m/s2 ke kanan?

5. Pak Wahyu mendorong gerobak yang massa 40 kg dengan gaya


sebesar 100 N, kemudian pak wahyu membeli 2 karung beras yang
massanya 30 kg tiap karungnya. Berapa gaya yang harus
dikeluarkan oleh pak Wahyu agar gerobak tersebut bergerak
dengan percepatan yang sama?
Pembahasan
1. Untuk menjawab soal ini anda harus paham konsep percepatan
dan hukum II Newton serta harus bisa mengkonversi satuan.
Diketahui:
m = 3 ton = 3.000 kg (konversi massa)
v1 = 0
v2 = 18 km/jam = 5 m/s
t = 30 s
Ditanyakan:
F =?
Jawab:
Terlebih dahulu anda harus mencari berapa besarnya percepatan
mobil tersebut, yakni:
a = (v2 v1)/t
a = (5 m/s 0)/30 s
a = (5/30) m/s2
Sekarang hitung gaya yang dikerjakan oleh mobil dengan rumus
hukum II Newton, yaitu:
F = m.a
F = 3.000 kg. (5/30) m/s2
F = 500 N
Jadi gaya yang harus dikerjakan oleh mobil tersebut adalah 500 N
2. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan konsep
berat.
Diketahui:
w = 34,3 N
g = 9,8 m/s2
Ditanyakan:
m=?
Jawab:

w = m.g => m = w/g


m = 34,3 N/(9,8 m/s2)
m = 3,5 kg
Jadi massa benda adalah 3,5 kg
3. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan konsep
berat.
Diketahui:
m = 60 kg
gbumi = 10 N/kg
gbulan = (1/6) gbumi
Ditanyakan:
wbumi =?
wbulan =?
Jawab:
wbumi = m. gbumi
wbumi = 60 kg. 10 N/kg
wbumi = 600 N
wbulan = m. gbulan
wbulan = m. (1/6) gbumi
wbulan = (1/6).m.gbumi
wbulan = (1/6).60 kg. 10 N/kg
wbulan = 100 N
Jadi, berat Elo di bumi adalah 600 N dan berat Elo di bulan
adalah 100 N
4. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan konsep
berat dan konsep hukum II Newton.
Diketahui:
FA = - 100 N
Fc = 300 N
m = 40 kg
Ditanyakan:
FB jika R = 0 :. . . ?
FB jika a = 3 m/s2 ke kanan :. . . .?
Jawab:
R=0
FA + FB + FC = 0
- 100 N + FB + 300 N = 0

FB = 100 N 300 N
FB = - 200 N (tanda negatif berati arah gayanya ke kiri)
Jadi, agar benda tersebut diam gaya yang dikerjakan oleh B
adalah 200 N ke kiri.
R = m.a
R = 40 kg. 3 m/s2
R = 120 N
R = FA + FB + Fc
FB = R F A Fc )
FB = 120 N (- 100 N) - 300 N)
FB = 120 N + 100 N - 300 N)
FB = - 80 N (tanda negatif berati arah gayanya ke kiri)
Jadi, gaya B yang harus dikerjakan agar benda tersebut
mengalami percepatan 3 m/s2 ke kanan adalah 80 N ke kiri.
5. Untuk menjawab soal ini gunakan konsep hukum II Newton
atau bisa juga dengan menggunakan konsep perbandingan senilai.
Diketahui:
m1 = 40 kg
F1 = 100 N
m2 = 100 kg
Ditanyakan:
F2 = ?
Jawab:
Dengan konsep hukum II Newton
a1 = F1/m1
a1 = 100 N/40 kg
a1 = 2,5 N/kg
F2 = m2.a2 => a2 = a1
F2 = m2.a1
F2 = 100 kg.2,5 N/kg
F2 = 250 N
Dengan konsep perbandingan senilai atau seharga:
F2/m2 = F1/m1
F2/100 kg = 100 N/40 kg
F2 = 100N.100 kg/40 kg
F2 = 250 N
Jadi, gaya yang harus dikeluarkan oleh pak Wahyu agar gerobak
tersebut bergerak dengan percepatan yang sama adalah 250 N.

Demikian beberapa contoh soal SMP kelas 8 semeter 2 tentang


materi gaya. Semoga soal ini memantapkan pemahaman anda
tentang materi gaya
Seorang anak mendorong benda dengan gaya 80 N sehingga
benda tersebut bergerak dengan kecepatan tertentu. Jika massa
benda tersebut 8 kg, hitunglah percepatan benda tersebut?

2. Indah mendorong sebuah meja dengan gaya 100 N sehingga


meja tersebut berpindah dengan percepatan 2 m/s 2. Hitunglah
berapa massa meja tersebut?
3. Haha dan Hihi mendorong sebuah lemari ke kanan secara
bersamaan. Jika gaya yang dikeluarkan oleh Haha dan Hihi secara
berturut-turut 40 N dan 50 N maka berapa total gaya yang
dikeluarkan keduanya? Dan hitung massa lemari tersebut jika
lemari tersebut berpindah dengan percepatan 0,5 m/s2?
4. Sebuah tali ditarik ke kanan dengan gaya 100 N dan ditarik ke
kiri dengan gaya 40 N. Berapa resultan gaya yang dikenakan pada
tali tersebut dan ke mana arah resultan gaya tersebut?
5. Wahyu memiliki massa 40 kg. Jika percepatan gravitasi 10
m/s2 hitunglah berat Wahyu?
Pembahasan
1. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep hukum II Newton
Diketahui:

F = 80 N
m = 8 kg
ditanyakan: a = ?
jawab:
a = F/m
a = 80 N/8 kg
a = 10 m/s2
Jadi percepatan benda tersebut adalah 10 m/s2
2. Sama seperti soal no 1, anda harus harus paham dengan
konsep hukum II Newton untuk menjawab soal ini.
Diketahui:
F = 100 N
a = 2 m/s2
ditanyakan: m = ?
jawab:
a = F/m => m = F/a
m = 100 N/(2 m/s2)
m = 50 kg
Jadi massa meja tersebut adalah 50 kg
3. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep gaya tak setimbang dan hukum II Newton.
Diketahui:
F1 = 40 N
F2 = 50 N
a = 0,5 m/s2
ditanyakan:
R=?
m=?
Jawab:
Sekarang hitung terlebih dahulu berapa resultan gaya yang
bekerja pada lemari tersebut.
R = F1+F2
R = 40 N + 50 N
R = 90 N
Jadi resultan gaya yang bekerja pada lemari tersebut adalah 90 N

Dengan menggunakan hasil dari resultan gaya tersebut sekarang


kita hitung massa lemari tersebut dengan menggunakan konsep
hukum II newton.
m = F/a => m = R/a
m = 90 N/(0,5 m/s2)
m = 180 kg
Jadi massa lemari tesebut adalah 180 kg.
4. Untuk menjawab soal ini anda harus paham konsepgaya tak
setimbang. Untuk yang arahnya ke kanan kita beri tanda positif
(+) sedangkan yang ke kiri kita beri tanda negative (-).
Diketahui:
F1 = 100 N
F2 = -40 N
Ditanyakan: R = ?
Jawab:
R = F1+F2
R = 100 N- 40 N
R = 60 N ke kanan
Jadi resultan gayanya 60 N ke kanan
5. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep percepatan oleh gravitasi.
Diketahui:
m = 40 kg
g = 10 m/s2
Ditanyakan:
w=?
Jawab:
w = m.g
w = 40 kg. 10 m/s2
w = 400 N
Jadi berat wahyu adalah 400 N
Demikian beberapa contoh soal SMP kelas 8 semeter 2 tentang
materi gaya. Semoga soal ini memantapkan pemahaman anda
tentang materi gaya. Untuk contoh soal-soal yang lain silahkan
tunggu postingan berikutnya.

Seorang anak mendorong benda dengan gaya 80 N sehingga


benda tersebut bergerak dengan kecepatan tertentu. Jika massa
benda tersebut 8 kg, hitunglah percepatan benda tersebut?

2. Indah mendorong sebuah meja dengan gaya 100 N sehingga


meja tersebut berpindah dengan percepatan 2 m/s 2. Hitunglah
berapa massa meja tersebut?
3. Haha dan Hihi mendorong sebuah lemari ke kanan secara
bersamaan. Jika gaya yang dikeluarkan oleh Haha dan Hihi secara
berturut-turut 40 N dan 50 N maka berapa total gaya yang
dikeluarkan keduanya? Dan hitung massa lemari tersebut jika
lemari tersebut berpindah dengan percepatan 0,5 m/s2?
4. Sebuah tali ditarik ke kanan dengan gaya 100 N dan ditarik ke
kiri dengan gaya 40 N. Berapa resultan gaya yang dikenakan pada
tali tersebut dan ke mana arah resultan gaya tersebut?
5. Wahyu memiliki massa 40 kg. Jika percepatan gravitasi 10
m/s2 hitunglah berat Wahyu?
Pembahasan
1. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep hukum II Newton
Diketahui:
F = 80 N
m = 8 kg
ditanyakan: a = ?
jawab:
a = F/m

a = 80 N/8 kg
a = 10 m/s2
Jadi percepatan benda tersebut adalah 10 m/s2
2. Sama seperti soal no 1, anda harus harus paham dengan
konsep hukum II Newton untuk menjawab soal ini.
Diketahui:
F = 100 N
a = 2 m/s2
ditanyakan: m = ?
jawab:
a = F/m => m = F/a
m = 100 N/(2 m/s2)
m = 50 kg
Jadi massa meja tersebut adalah 50 kg
3. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep gaya tak setimbang dan hukum II Newton.
Diketahui:
F1 = 40 N
F2 = 50 N
a = 0,5 m/s2
ditanyakan:
R=?
m=?
Jawab:
Sekarang hitung terlebih dahulu berapa resultan gaya yang
bekerja pada lemari tersebut.
R = F1+F2
R = 40 N + 50 N
R = 90 N
Jadi resultan gaya yang bekerja pada lemari tersebut adalah 90 N
Dengan menggunakan hasil dari resultan gaya tersebut sekarang
kita hitung massa lemari tersebut dengan menggunakan konsep
hukum II newton.
m = F/a => m = R/a
m = 90 N/(0,5 m/s2)
m = 180 kg

Jadi massa lemari tesebut adalah 180 kg.


4. Untuk menjawab soal ini anda harus paham konsepgaya tak
setimbang. Untuk yang arahnya ke kanan kita beri tanda positif
(+) sedangkan yang ke kiri kita beri tanda negative (-).
Diketahui:
F1 = 100 N
F2 = -40 N
Ditanyakan: R = ?
Jawab:
R = F1+F2
R = 100 N- 40 N
R = 60 N ke kanan
Jadi resultan gayanya 60 N ke kanan
5. Untuk menjawab soal ini anda harus paham dengan
konsep percepatan oleh gravitasi.
Diketahui:
m = 40 kg
g = 10 m/s2
Ditanyakan:
w=?
Jawab:
w = m.g
w = 40 kg. 10 m/s2
w = 400 N
Jadi berat wahyu adalah 400 N
Demikian beberapa contoh soal SMP kelas 8 semeter 2 tentang
materi gaya. Semoga soal ini memantapkan pemahaman anda
tentang materi gaya. Untuk contoh soal-soal yang lain silahkan
tunggu postingan berikutnya.
Resultan dua buah gaya yang arahnya berlawanan dan
segaris adalah 14 N. Jika besar gaya yang searah dengan gaya
resultan tersebut 26 N, berapakah besar dan arah gaya lainnya?
2.
Massa sebuah batu di bumi 40 kg. Jika percepatan gravitasi
bumi 9,8 N/kg dan percepatan gravitasi bulan seperenam
percepatan gravitasi bumi, berapakah berat batu yang hilang
ketika dibawa ke bulan?
1.

Sebuah sekrup mempunyai panjang 12 cm yang terbagi atas 48


buah uliran. Jari-jari sekrup itu 1,4 cm. Jika = 22/7, maka
berapa keuntungan mekanis sekrup tersebut?
Penyelesaian:
Dalam hal ini interval sekrup (d) = 12 cm/48 = 0,25 cm
KM = 2r/d
KM = 2(22/7)(1,4 cm)/ 0,25 cm
KM = 35,2
Contoh Soal 2
Sebuah sekrup mempunyai panjang 4,4 cm dengan jari-jari
sekrup itu 0,7 cm. Jika = 22/7 dan menginginkan keuntungan
mekanis 1o, maka berapa buah uliran yang harus dibuat?
Penyelesaian:
p = 4 cm
r = 0,7 cm
= 22/7
KM = 10
KM = 2r/d
10 = 2(22/7)(0,7 cm)/d
10 = 4,4 cm/d
d = 4,4 cm/10
d = 0,44 cm
n = p/d
n = 4,4 cm/0,44 cm
n = 10
Jadi banyaknya uliran yang harus dibuat adalah 10 buah.
Demikianlah beberapa contoh soal tentang bidang miring
khususnya sekrup, semoga contoh soal di atas mampu
memantapkan pemahaman Anda mengenai bidang miring
khususnya sekrup.
BIDANG MIRING

Perhatikan gambar di bawah ini!

Hitunglah gaya yang diperlukan untuk mendorong beban pada


sistem di atas!
Penyelesaian:
Dari gambar di atas diketahui bahwa:
w = 4.000 N
s=3m
h = 75 cm = 0,75 m
w/F = s/h
4.000 N/F = 3 m/0,75 m
4.000 N/F = 4
F = 4.000 N/4
F = 1.000 N
Contoh Soal 2
Sebuah bidang miring tingginya 1 m dan panjangnya 5 m. Bila
berat benda yan akan dipindahkan 1.880 N, hitunglah gaya yang
diperlukan untuk memindahkan benda tersebut!
Penyelesaian:
w = 1.880 N
s=5m
h=1m
w/F = s/h
1.880 N/F = 5 m/1 m
1.880 N/F = 5
F = 1.880 N/5
F = 376 N
Contoh Soal 3

Papan yang panjangnya 3,6 m disandarkan pada bak mobil yang


berada 80 cm dari tanah. Papan tersebut akan digunakan untuk
mendorong peti yang massanya 90 kg dari tanah ke bak mobil.
Berapa keuntungan mekanis dan gaya dorongnya jika percepatan
gravitasi ditempat tesebut 10 m/s2?
Penyelesaian:
s = 3,6 m
h = 80 cm = 0,8 m
m = 90 kg
g = 10 m/s2
KM = s/h
KM = 3,6 m/0,8 m
KM = 4,5
w/F = s/h
m.g/F = s/h
90 kg.(10 m/s2)/F = 3,6 m/0,8 m
900 N/F = 4,5
F = 900 N/4,5
F = 200 N
Contoh Soal 4
Perhatikan gambar di bawah ini!

Seseorang mendorong benda seperti pada gambar di atas. Jika


benda tersebut massanya 20 kg dan percepatan gravitasi ditempat
tersebut 10 m/s2, berapa keuntungan mekanis bidang miring
tersebut? Berapa gaya yang diperlukan untuk mendorong benda
tersebut? Berapa usaha yang dikeluarkan untuk mendorong benda
tersebut?
Penyelesaian:

s = 15 m
h = 2,25 m
m = 20 kg
g = 10 m/s2
KM = s/h
KM = 15 m/2,25 m
KM = 20/3
w/F = s/h
m.g/F = s/h
20 kg.(10 m/s2)/F = 15 m/2,25 m
200 N/F = 20/3
F = 200 N/(20/3)
F = 30 N
W = F.s
W = 30 N . 15 m
W = 450 J
Contoh Soal 5
Sebuah benda dengan berat 1800 N akan dinaikkan ke ketinggian
2,5 m. Jika keuntungan mekanis yang diharapkan adalah 6,
berapakah jarak yang ditempuh benda pada bidang miring dan
kuasa yang diperlukan untuk mendorong benda tersebut?
Penyelesaian:
w = 1.800 N
h = 2,5 m
KM = 6
KM = s/h
6 = s/2,5 m
s = 6 . 2,5 m
s = 15 m
KM = w/F
6 = 1.800 N/F

F = 1.800 N/6
F = 300 N
Contoh Soal 6
Dengan menggunakan papan yang panjangnya 4 m, pekerja
mengerahkan gaya 1.250 N untuk memindahkan kotak ke langitlangit yang tingginya 2 m. Berapakah berat kotak itu?
Penyelesaian:
s = 15 m
F = 1.250 N
h=2m
w/F = s/h
w/1250 N = 15 m/2 m
w/1250 N = 7,5
w = 7,5 . 1250 N
w = 9375 N
Demikianlah beberapa contoh soal tentang bidang miring, semoga
contoh soal di atas mampu memantapkan pemahaman Anda
mengenai bidang miring.
TUAS DAN PENGUNGKIT

Untuk mengangkat beban 1.000 N digunakan tuas yang


panjangnya 300 cm dan lengan beban 50 cm. Hitunglah gaya yang
diperlukan mengangkat beban tersebut!
Penyelesaian:
Soal ini merupakan tuas jenis pertama, di mana titik tumpu
berada di antara beban dan kuasa. Maka:
w = 1.000 N
lb = 50 cm
lk = 250 cm
w . lb = F . lk
1.000 N . 50 cm = F . 250 cm
F = 1.000 N . 50 cm/250 cm
F = 200 N

Contoh Soal 2
Sebuah linggis yang panjangnya 1,5 m digunakan untuk mencabut
paku yang tertancap disebuah tembok. Linggis ditumpu 25 cm
dari paku yang akan di cabut. Untuk melepaskan paku dari
tembok diperlukan gaya sebesar 9,4 x 10 4 N. Berapa gaya lekat
paku pada kayu? Berapa keuntungan mekanisnya?
Penyelesaian:
Contoh Soal 2 ini cara pengerjaannya sama seperti contoh soal 1.
Soal ini merupakan tuas jenis pertama, di mana titik tumpu
berada di antara beban dan kuasa. Maka:
Fk = 9,4 x 104 N
lb = 25 cm
lk = 1,25 m = 125 cm
Fb . lb = F . lk
Fb . 25 cm = 9,4 x 104 N . 125 cm
Fb = 9,4 x 104 N . 125 cm/25 cm
Fb = 4,7 x 105 N
KM = Fb/Fk
KM = lk/lb
KM = 125 cm/25 cm
KM = 5
Contoh Soal 3
Dua orang anak yaitu Budi dan Iwan diberikan sebuah roda dan
papan yang panjangnya 3 m yang akan digunakan untuk
mengangkat sebuah benda yang massanya 30 kg (jika percepatan
gravitasi ditempat tersebut 10 m/s2). Budi menyusun papan
tersebut seperti gambar (a) sedangkan iwan menyusun papan
tersebut seperti gambar (b) di bawah ini.

Siapa yang memerlukan gaya paling kecil unuk mengangkat benda


tersebut? Jelaskan! Berapa keuntungan mekanis masing-masing
sistem?
Penyelesaian:
Untuk mengetahui siapa yang memerlukan gaya paling kecil,
harus dicari gaya angkat untuk masing-masing sistem. Untuk
sistem gambar (a) merupakan tuas atau pengungkit jenis pertama,
di mana titik tumpu berada di antara beban dan kuasa, maka:
m = 30 kg
lb = 1 m
lk = 2 m
g = 10 m/s2
w . lb = F . lk
m . g . lb = F . lk
30 kg. 10 m/s2. 1 m = F . 2 m
300 N.m = F . 2 m
F = 300 N.m/2 m
F = 150 N
Keuntungan mekanis untuk sistem (a) yakni:
KM = w/F
KM = 300 N/150 N
KM = 2

Untuk sistem gambar (b) merupakan tuas atau pengungkit jenis


kedua, di mana beban berada di antara titik tumpu dan kuasa,
maka:
m = 30 kg
lb = 1 m
lk = 3 m
g = 10 m/s2
w . lb = F . lk
m . g . lb = F . lk
30 kg. 10 m/s2. 1 m = F . 3 m
300 N.m = F . 3 m
F = 300 N/3
F = 100 N
Keuntungan mekanis untuk sistem (b) yakni:
KM = w/F
KM = 300 N/100 N
KM = 3
Jadi, yang mengeluarkan gaya paling kecil adalah Iwan yaitu 100
N sedangkan Budi mengeluarkan gaya 150 N. Keuntungan
mekanis untuk sistem gambar (a) adalah 2, sedangkan
keuntungan mekanis untuk sistem gambar (b) adalah 3.
Contoh Soal 4
Sebuah lampion memiliki massa 0,5 kg digantung dengan
menggunakan kayu dengan panjang 1 m dan masanya diabaikan,
seperti gambar di bawah ini.

Hitunglah gaya angkat F minimal agar lampion agar lapion tidak


jatuh (jika percepatan gravitasi ditempat tersebut 10 m/s 2)!
Penyelesaian:
Soal ini merupakan tuas jenis ketiga, di mana kuasa berada di
antara beban dan titik tumpu. Maka:
m = 0,5 kg
g = 10 m/s2
lb = 1 m
lk = 0,8 cm
w . lb = F . lk
m . g . lb = F . lk
0,5 kg . 10 m/s2 . 1 m = F . 0,8 cm
F = 5 N.m/0,8 cm
F = 6,25 N
Jadi gaya angkat F minimal yang harus dikeluarkan agar lampion
tidak jatuh adalah 6,25 N
Demikianlah beberapa contoh soal tentang tuas atau pengungkit,
semoga contoh soal di atas mampu memantapkan pemahaman
Anda mengenai tuas atau pengungkit.
KATROL

Benda dengan massa 200 kg ditarik ke atas dengan menggunakan


katrol (anggap percepatan gravitasi ditempat tersebut 10 m/s).

Hitunglah gaya tarik dan keuntungan mekanisnya jika yang


digunakan : (a) sebuah katrol tetap, (b) sebuah katrol bergerak,
dan (c) sebuah takal yang terdiri dari empat buah katrol.
Penyelesaian:
Untuk menjawab soal tersebut Anda harus mencari berat beban
tersebut, yaitu:
w = m.g
w = 200 kg. 10 m/s
w = 2.000 N
(a) untuk katrol tetap (tidak bergerak) gaya yang diperlukan sama
dengan berat benda, dengan persamaan:
F=w
F = 2.000 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan katrol tetap adalah 2.000 N
Keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah
KM = w/F
KM = 2.000 N/2.000 N
KM = 1
Jadi keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah 1
(b) untuk katrol bergerak, gaya yang diperlukan sama dengan
setengah berat benda, dengan persamaan:
2F = w
2F = 2.000 N
F = 2.000 N/2
F = 1.000 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan katrol bergerak adalah 1.000 N
Keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah
KM = w/F
KM = 2.000 N/1.000 N
KM = 2
Jadi keuntungan mekanis untuk katrol bergerak adalah 2

(c) untuk sistem takal yang terdiri dari empat buah katrol (n = 4),
berlaku persamaan:
w = 2nF
F = w/2n
F = 2.000 N/2.4
F = 2.000 N/8
F = 250 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan sistem takal yang terdiri dari empat buah katrol adalah
500 N
Keuntungan mekanis untuk sistem takal yang terdiri dari empat
buah katrol adalah
KM = w/F
KM = 2.000 N/250 N
KM = 8
Jadi keuntungan mekanis untuk untuk sistem takal yang terdiri
dari empat buah katrol adalah 8
Contoh Soal 2
Bila berat beban 1.500 N ditarik ke atas dengan menggunakan
katrol bergerak. Hitunglah gaya yang diperlukan untuk
mengangkat beban tersebut!
Penyelesaian:
Untuk katrol bergerak, gaya yang diperlukan sama dengan
setengah berat benda, dengan persamaan:
2F = w
2F = 1.500 N
F = 1.500 N/2
F = 750 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan katrol bergerak adalah 750 N
Contoh Soal 3
Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 50 kg,
hitunglah gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut

(anggap percepatan gravitasi ditempat tersebut 10 m/s)?


Hitunglah keuntungan mekanisnya?

Penyelesaian:
Untuk menjawab soal tersebut Anda harus mencari berat beban
tersebut, yaitu:
w = m.g
w = 50 kg. 10 m/s
w = 500 N
untuk katrol tetap (tidak bergerak) gaya yang diperlukan sama
dengan berat benda, dengan persamaan:
F=w
F = 500 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan katrol tetap adalah 500 N
Keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah
KM = w/F
KM = 500 N/500 N
KM = 1
Jadi keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah 1
Contoh Soal 4
Perhatikan gambar di bawah ini. Jika massa benda 50 kg,
hitunglah gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
(anggap percepatan gravitasi ditempat tersebut 10 m/s? Hitunglah
keuntungan mekanisnya?

Penyelesaian:
Untuk menjawab soal tersebut Anda harus mencari berat beban
tersebut, yaitu:
w = m.g
w = 200 kg. 10 m/s
w = 2.000 N
untuk katrol bergerak, gaya yang diperlukan sama dengan
setengah berat benda, dengan persamaan:
2F = w
2F = 500 N
F = 500 N/2
F = 250 N
Jadi gaya yang diperlukan untuk mengangkat benda tersebut
dengan katrol bergerak adalah 250 N
Keuntungan mekanis untuk katrol tetap adalah
KM = w/F
KM = 500 N/250 N
KM = 2
Jadi keuntungan mekanis untuk katrol bergerak adalah 2
Demikianlah beberapa contoh soal tentang katrol, semoga contoh
soal di atas mampu memantapkan pemahaman Anda mengenai
jenis-jenis katrol.