Anda di halaman 1dari 7

Analisis Tata Bangunan

Tata Bangunan adalah produk dari penyelenggaraan bangunan gedung beserta


lingkungannya sebagai wujud pemanfaatan ruang, meliputi berbagai aspek termasuk
pembentukan citra/karakter fisik lingkungan, besaran, dan konfigurasi dari elemen-elemen:
blok, kaveling/petak lahan, bangunan, serta ketinggian dan elevasi lantai bangunan, yang
dapat menciptakan dan mendefinisikan berbagai kualitas ruang kota yang akomodatif
terhadap keragaman kegiatan yang ada, terutama yang berlangsung dalam ruang-ruang
publik.
Tata bangunan yang ada di Kawasan Kajian kami sudah mengacu pada RDTR dan
RTRW Kota Pontianak. Untuk sistem penataan bangunan di Kawasan Kajian kami, dibuat
berjauhan dan terpisah dengan tujuan tidak terjadinya penumpukan pengunjung dan
mudahnya sirkulasi parkir bagi masing-masing pengunjung, baik pengunjung fasilitas
pendidikan, perdagangan, dan ruang terbuka.
Hasil Analisis Tata Bangunan
Letak &
No.
1

Bangunan

Orientasi

Sosok Massa
Bangunan

Ekspresi

Hasil Analisis

Arsitektur

ATM

Bangunan
Berada pada - Luas

Bangunan
Bangunan

Tata bangunan

BANK

tepi jalan

Bangunan

single

baru dan sudah

Kalbar

kolektor

8 m2

sekunder

sangat baik

- Bangunan

namun dalam

menghadap

tunggal

ruang interiornya

ke arah

dengan

harus diberikan

barat

massa 1

dinding pemisah

lantai

antar mesin ATM


sehingga dapat
memberikan
kenyamanan bagi
nasabah dalam

ATM

Berada pada - Luas

Bangunan

bertransaksi
Bangunan hanya

BANK

tepi Jalan

Bangunan

single

dibuat sebagai

Mandiri

M. Isja dan

4 m2

tempat

Letak &
No.

Bangunan

Orientasi

Sosok Massa
Bangunan

Bangunan
menghadap - Bangunan

Ekspresi

Hasil Analisis

Arsitektur
Bangunan
bertransaksi bagi

arah timur

tunggal

nasabah Bank

atau ke

dengan

dan belum ada

Jalan Daya

massa 1

titik parkir yang

Nasional

lantai

jelas bagi

Luas

Bangunan

pengguna ATM
Bangunan baru

single

dan sudah

BANK

Berada pada

Kalbar

tepi jalan

Bangunan

kolektor

rata-rata

dilengkapi

sekunder

207 m2

dengan tempat

menghadap

ke arah

parkir namun

Bangunan

belum dapat

tunggal

Jalan Daya

secara efisien

dengan

Nasional

dalam melayani

massa 1

dengan

nasabah

lantai

akses jalan

dikarenakan

berupa

masuk dari

mahasiswa/I

kantor

Jalan M.

biasanya pada

Isja

jadwal daftar
ulang pada tiap
awal semester
sering terjadi

Luas

Bangunan

antrian panjang
Bangunan berupa

Digulist

Bangunan

deret

kios yang

Ruko, dan

Berada pada

rata-rata

dengan 2

menjual

Cafe

tepi jalan

207 m2

muka

makanan snack,

Yakusa

arteri

bangunan,

minuman, dan

yaitu depan

difasilitasi

belakang

jaringan wifi id.

Kantin

Kantin

Digulist,

sekunder
menghadap
ke arah

Bangunan
tunggal
dengan
massa 1

Tata letak

Letak &
No.

Bangunan

Orientasi

Sosok Massa
Bangunan

Bangunan
Jalan Jend.

Ekspresi

Hasil Analisis

Arsitektur
Bangunan

lantai dan

bangunan kurang

A. Yani,

berupa

strategis sebab

sedangkan

ruko/

jaringan sirkulasi

ruko dan

kantin

masuk dan keluar

Cafe Yakusa

wajah

menghadap

penampang

ke Jalan M.

jalannya kurang

Isja dengan

informatif.

akses jalan
masuk dari
Jalan M.
5

Gedung

Isja
Berada pada

Nineteen

Luas

Bangunan

Untuk penataan

tepi jalan

Bangunan

berupa

bangunam

arteri

rata-rata

pangung

sendiri cendrung

sekunder

207 m2

terbuka

masih kurang

menghadap

3,078 m2

ke arah
barat

Bangunan
tunggal
dengan
massa 2
lantai
dengan
tinggi
kurang
lebih 3.5-4
m perlantai

dan peletakan
masih kurang
bagus sehingga
kurang
direalisasikan
dan juga sistem
parkirnya yang
masih
memanfaatkan
lahan bangunan
tetangga
sehingga belum
dapat terealisasi
sesuai fungsi nya

Letak &
Orientasi

Sosok Massa

Ekspresi

Hasil Analisis

No.

Bangunan

Komp.

Bangunan
Berada pada - Luas

Bangunan
Bangunan

Bangunan berupa

UKM

tepi jalan

Bangunan

deret

sekretariat unit

UNTAN &

kolektor

sebesar

kegiatan

Aula

sekunder

1196 m2

mahasiswa dan

POBU

dengan

Bangunan

Arsitektur

- Bangunan

dikelola serta

akses jalan

tunggal

dipelihara sendiri

masuk dari

dengan

kebersihannya

Jalan M.

massa 1

oleh mahasiswa.

Isja,

lantai

Lahan parkir

menghadap

berupa

berupa

ke arah

kesekretari

perkerasan dan

sekatan

atan unit

jika terjadi hujan

kegiatan

dengan intensitas

mahasiswa

tinggi sering

dan aula

terjadi genangan
akibat drainase
yang kurang

Gedung

Berada pada Luas

Bangunan

memadai
Bentuk bangunan

Resimen

tepi jalan

Bangunan

single

persegi panjang

Mahasiswa

kolektor

sebesar 1196

dan lebih

(MENWA)

sekunder

m2

difungsikan

dengan

Bangunan

sebagai tempat

akses jalan

tunggal

kesekretariatan.

masuk dari

dengan massa

Halaman parkir

Jalan M.

1 lantai

berupa lahan

Isja,

berupa

terbuka hijau

menghadap

kesekretariata

ke arah

n unit

selatan

kegiatan
mahasiswa

Letak &
Orientasi

Sosok Massa

No.

Bangunan

Bangunan
Auditorium Berada pada Luas

Bangunan

Ekspresi

Hasil Analisis

Arsitektur
Bangunan
Bangunan

penataan untuk

tepi jalan

Banngunan

seperti

bangunan ini

kolektor

Auditorium

hampir

terletak sangat

sekunder

dan Annex

membentuk

bervariasi,

dengan

sebesar 3,582

letter-U

banyak terdapat

akses jalan

m2

dengan

ruang ruang kecil

masuk dari

Bangunan

Corak

yang mendukung

Jalan M.

tunggal

bangunan

fungsi utama

Isja,

dengan 4

Seperti

gedung

menghadap

ruangan

bangunan

auditorium

ke arah

dengan massa khas

sebagai tempat

selatan

2 lantai pada

penyelenggaraan

Melayu

ruangan

kegiatan maupun

utama dengan

perkuliah umum.

tinggi kurang

Adanya tugu

lebih 3.5-4 m

auditorium

per-lantai

sebagai tempat
penunjuk
informasi atau
landmark

Gedung

Berada pada - Luas

Bangunan

bangunan
Berupa fasilitas

Anex

tepi jalan

Banngunan

single

umum yang

kolektor

Auditorium

terdiri dari 2

sekunder

dan Anex

lantai dengan

dengan

sebesar

lahan parkir

akses jalan

3,582 m2

perkerasan aspal.

masuk dari

- Bangunan

Pada lahan parkir

ruas jalan a,

tunggal

juga sering

menghadap

dengan

dilakukan

ke Jalan M.

dengan

kegiatan oleh

Letak &
No.

Bangunan

Orientasi
Bangunan
Isja

Sosok Massa
Bangunan

Ekspresi

Hasil Analisis

Arsitektur
Bangunan

massa 2

berbagai lapisan

lantai

masyarakat

dengan

maupun instansi.

tinggi
kurang lebih
3.5-4 m perlantai

Sumber: hasil pengolahan data, 2016


Analisis SWOT
- Strengths
1. lokasi strategis dengan akses masuk mudah
2. juga merupakan akses masuk ke jalan tanjung sari
3. fungsi bangunan adalah sebagai tempat pelaksanaan kegiatan sehingga dapat memicu
pengunjung untuk datang
4. berdekatan dengan fasilitas olahraga milik UNTAN sehingga dalam beberapa event
besar olahraga dapat memberi sumbangsih pendapatan yang besar terhadap kawasan
sentra bisnis yang akan direncanakan
-Weakneses
1. pembangunan kurang merata
2. lingkungan yang kurang aman sehingga sering terjadi pencurian
3. penerangan lingkungan yang masih kurang
4. belum adanya lokasi parkir yang jelas pada beberapa bangunan ()
- Opportunities
1. sudah ada kawasan perdagangan dan jasa sehingga mempermudah kawasan untuk
dapat dikembangkan

2. memiliki RTH sebagai bentuk normalisasi lingkungan dan memperindah estetika


lingkungan
3. sangat cocok bila dikembangkan sebagai kawasan sentral bisnis UNTAN
-Threat
1. degradasi lingkungan alam dan sosial
2. terdapat RTH yang kurang terawat membuat lingkungan menjadi kurang nyaman
3. kurangnya drainase membuat sering terjadi genangan air bila hujan