Anda di halaman 1dari 2

1.

SOP alat Doppler


1) Keluarkan alat dari tempat penyimpanan,
2) Pastikan alat dengan kondisi baterei full
3) Tekan tombol power untuk menghidupkan mesin. Mesin akan melakukan self check
dan lampu indikator akan menyala berwarna biru. Ketika Fetal Heart Rate (FHR)
menunjukkan 000 berarti self check selesai dan alat siap dipakai
4) Tempatkan alat di permukaan yang kering atau tempat yang sesuai dengan anjuran serta
aturan pemakaian,
5) Hindari dari bahan kimia yang bersifat korosif karena dapat merusak alat yang dapat
menyebabkan semakain mudah rusak,
6) Debu dan sisa cairan dapat mempengaruhi kondisi alat, bersihkan secara teratur dengan
lab kering setelah pemakaian,
7) Pastikan saat mengembalikan alat, alat tersimpan dalam lingkungan yang kering dan suhu
almari untuk penyimpanan adalah kurang lebih 37oC.
2. SOP alat pemasangan IUD
3. SOP penggunaan alat ari
1) Keluarkan alat dari tempat penyimpanan,
2) Bersihkan alat terlebih dahulu sebelum dipakai
3) Chek kembali alat sudah lengkap atau belum
4) Pelaksanaan tindakan praktikum
5) Debu dan sisa cairan dapat mempengaruhi kondisi alat, bersihkan secara teratur dengan
lab kering setelah pemakaian,
6) Pastikan saat mengembalikan ala, alat tersimpan dalam lingkungan yang kering dan suhu
almari cukup untuk penyimpanan.
4. SOP phantom persalinan
1) Pindahkan alat dari tempat penyimpanan phantom persalinan
2) Anjurkan tempat phantom kering dan bersih
3) Bersihkan alat terlebih dahulu sebelum dipakai
4) Chek kembali alat sudah lengkap atau belum
5) Siapkan alat yang lain yang bersangkutan dengan phantom
6) Pelaksanaan tindakan praktikum
7) Debu dan sisa cairan dapat mempengaruhi kondisi alat, bersihkan secara teratur dengan
lab kering setelah pemakaian,
8) Pastikan saat mengembalikan alat, alat tersimpan dalam lingkungan yang kering dan
bersih.
5. SOP alat timbangan bayi
1) Keluarkan alat dari tempat penyimpanan
2) Bersihkan alat sebelum digunakan
3) Chek dahulu jarum pengukur timbangan
4) Pelaksanaan praktikum
5) Pastikan saat mengembalikan alat sudah dalam keadaan bersih dan tersimpan dalam
lingkungan yang kering dan bersih.
6. SOP Timbangan + Pengukur TB
1) Bersihkan alat sebelum digunakan

2) Chek dahulu jarum pengukur timbangan dan alat pengukur tinggi badan
3) Pastikan saat menggunakan alat sudah dalam keadaan bersih dan tersimpan dalam
lingkungan yang kering dan bersih.
7. SOP Timbangan Badan
1) Keluarkan alat dari tempat penyimpanan
2) Bersihkan alat sebelum digunakan
3) Chek dahulu jarum pengukur timbangan
4) Pelaksanaan praktikum
5) Pastikan saat mengembalikan alat sudah dalam keadaan bersih dan tersimpan dalam
lingkungan yang kering dan bersih.
8. SOP Stetoskop
1) Ke;uarkan alat stesoskope dari tempat penyimpanan
2) Tempatkan alat stetoskop pada permukaan yang kering atau tempat yang sesuai dengan
anjuran serta aturan pemakaian
3) Peralatan stetoskop sangat mudah berjamur karena itu hindari dari kondisi lembab dalam
waktu lama
4) Hindari dari bahan kimia yang bersifat korosif karena dapat merusak karet dan stainless
yang dapat menyebabkan semakin mudah rusak atau berkarat
5) Pastikan alat tersimpan dalam lingkungan dan suhu almari untuk penyimpanan kurang
lebih 37oC
6) Debu dapat mempengaruhi kondisi alat, bersihkan secara teratur dengan lab kering
setelah pemakaian
7) Taruh bagian bulat menghadap ke atas untuk mencegah berkurangnya sensitifitas suara
8) Periksa dan siapkan alat logam/ stainless sebelum dipakai
9) Pelaksanaan tindakan praktikum.
9. SOP alat spikmomanometer
1) Keluarkan alat dari tempat penyimpanan
2) Tempatkan alat stetoskop pada permukaan yang kering atau tempat yang sesuai dengan
anjuran serta aturan pemakaian
3) Peralatan sangat mudah berkarat karena itu hindari dari pemaparan cairan khususnya air
dalam waktu lama
4) Hindari dari bahan kimia yang bersifat korosif karena dapat merusak bagian lapisan yang
dapat menyebabkan alat semakin mudah rusak dan berkarat
5) Pastikan alat tersimpan dalam lingkungan yang kering dan suhu almari untuk
penyimpanan
.