Anda di halaman 1dari 2

Berbagai Penemuan Revolusioner di

Bidang Kesehatan

Written by E. Haryadi

Published in HIV/AIDS

Read 3912 times

font size decrease font size increase font size

Print

Email

0
Ilmu kesehatan akan terus mengalami perkembangan yang signifikan. Kemajuan-kemajuan di
bidang ilmu kesehatan dan kedokteran tentunya tak bisa dilepaskan dari pesatnya kemajuan
ilmu-ilmu dasar lainnya seperti ilmu genetika, biologi molekuler, mikrobiologi maupun
biofisika.
Namun anehnya, semakin berkembang ilmu kesehatan seolah berbanding lurus dengan
perkembangan penyakit di era sekarang.
Di banyak negara maju, penelitian dan pengembangan ilmu kesehatan telah mendapatkan
perhatian yang sangat serius oleh otoritas terkait dengan ekspektasi akan memberikan jalan
keluar bagi permasalahan kesehatan yang sedang dan akan dihadapi oleh manusia.
Perkembangan ilmu kesehatan ini tentunya menjadi kabar gembira bagi banyak orang
terutama yang tengah memiliki penyakit berat dan bahkan belum ada obatnya. Berikut ini
merupakan beberapa penemuan yang sangat berpengaruh di bidang kesehatan yang sangat
layak untuk diapresiasi.

Penemuan Antibiotik Penisilin


Pada permulaan 1942, ilmuwan Inggris Alexander Fleming melaporkan bahwa suatu zat
yang dihasilkan oleh jamur Penicilium notatum yang diberi nama penisilin memiliki sifat
yang mampu membunuh bakteri penyebab penyakit.
Fleming memperhatikan satu set cawan petri lama yang ia tinggalkan. Kala itu, ia
menemukan bahwa koloni Staphylococcus aureus yang ia goreskan pada cawan petri tersebut
telah hancur. Kehancuran sel bakteri terjadi pada daerah yang berdekatan dengan cendawan
pencemar yang tumbuh pada cawan petri.

Fleming pun menduga bahwa suatu produk dari cendawan tersebut menyebabkan hancurnya
sel stafilokokus. Produk tersebut kemudian dinamai penisilin karena cendawan pencemar
tersebut dikenali sebagai Penicillium notatum.
Dan penemuan tersebut kemudian dianggap sebagai penemuan penting di bidang kesehatan
karena pada perkembangannya antibiotik penisilin ini sangat bermanfaat untuk kesehatan
manusia.

Penemuan Vitamin
Vitamin ialah senyawa organik yang diperlukan dalam tubuh manusia dalam jumlah sangat
kecil, biasanya kurang dari 0,01 gram per hari. Namun vitamin merupakan senyawa yang
sangat penting bagi tubuh manusia artinya kalau vitamin tersebut tidak terdapat dalam tubuh,
maka kesehatan tubuh akan terganggu. Dengan penemuan-penemuan tersebut, maka vitamin
dapat digunakan manusia untuk menjaga kesehatan.

Penemuan Vaksin
Pertama kali vaksin ditemukan oleh Edward Jenner. Saat ini, vaksin terus dikembangkan
dan disempurnakan dengan penerapan bioteknologi seperti diproduksinya vaksin rekombinan
sehingga lebih murni dan paten.

Produksi Insulin Secara Rekayasa Genetika


Hormon insulin dapat diproduksi secara massal dengan penerapan metode rekayasa genetika
yaitu dengan menyisipkan gen-gen tertentu yang dikehendaki ke dalam sel yang telah
dikultur.

Penemuan Antibodi Monoklonal


Antibodi monoklonal dapat dihasilkan dengan metode teknobiologi. Antibodi monoklonal
memiliki kelebihan antara lain: sangat peka, khas, dan akurat. Kontribusi antibodi
monoklonal telah dirasakan manfaatnya khususnya dalam penelitian di bidang kesehatan.
Demikian pula penggunaan antibodi monoklonal semakin meluas baik untuk uji klinis
termasuk diagnosis maupun pengobatan untuk mencapai target sel yang spesifik. Ke
depannya, kita masih akan melihat penemuan-penemuan penting lainnya yang bisa digunakan
untuk kesehatan manusia.
Bisa jadi, obat untuk beberapa penyakit yang saat ini belum ditemukan seperti HIV dan
lainnya, bisa segera ditemukan dan mampu menyelamatkan jutaan nyawa orang-orang yang
kini tengah bergelut dengan penyakit mematikannya itu. Kita tunggu saja.