Anda di halaman 1dari 1

ANEMIA DEFISIENSI BESI , PAPDI. Hal.

644-650
Adalah anemia yang timbul akibat berkurangnya penyediaan besi untuk eritropoesis, karena cadangan besi kosong yang pada akhirnya
mengakibatkan pembentukan hemoglobin berkurang.
METABOLISME BESI
Besi merupakan trace element vital yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan hemoglobin, mioglobin dan berbagai
enzim
KOMPARTEMEN BESI DALAM TUBUH
Besi terdapat dalam berbagai jaringan dalam tubuh berupa :
1.
senyawa besi fungsional, yaitu besi yang membentuk senyawa yang berfungsi dalam tubuh
2.
Besi cadangan, senyawa besi yang diprsiapkan bila masukan besi berkurang
3.
Besi transfort, besi yang berikatan dengan protein tertentu dalam fungsinya untuk mengangkut bsi dari satu kompartemen ke
kompartemen lainnya.
Kandungan besi seorang laki-laki dengan BB 75 Kg
a. Senyawa fungsional
Hemoglobin
2300 mg
Mioglobin
320 mg
Enzim-enzim
80mg
b. Senyawa besi transfortasi Transferin
3 mg
c. senyawa besi cadangan
Feritin
700mg
Hemosiderin
300mg
Total
3803 mg
ABSORPSI BESI
Tubuh mendapatkan masukan besi yang berasal dari makanan. Untuk memasukan besi ke dalam tubuh diperlukan proses absorpsi .
absorpsi besi paling banyak terjadi pada bagian proksimal duodenum disebabkan oleh pH dari asam lambung dan kepadatan protein
tertentu yang diperlukan dalam absorpsi besi pada epitel usus.
Proses absorpsi besi dibagi menjadi 3 fase :
1.
Fase luminal
Besi dalam makanan diolah dalam lambung kemudian siap diserap di duodenum.
Besi dalam makanan terdapat dalam 2 bentuk yaitu :
a.
Besi heme : terdapat dalam daging dan ikan, tingkat absorpsinya tinggi, tidak dihambat oleh bahan penghambat sehingga
mempunyai bioavailabilitas tinggi.
b.
Besi non-heme : berasal dari sumber tumbuh-tumbuhan, tingkat absorpsinya rendah, dipengaruhi oleh bahan pemacu atau
penghambat sehingga bioavailabilitasnya rendah.
Yang tergolong sebagai bahan pemacu absorpsi besi adalah meat factors dan vitamin C, sedangkan yang tergolong
sebagai bahan penghambat ialah tanat, phytat dan serat ( fibre ). Dalam lambung karena pengaruh asam lambung maka
besi dilepaskan ikatannya dengan senyawa lain. Kemudian terjadi reduksi dari besi bentuk feri ke fero yang siap untuk di
serap.