Anda di halaman 1dari 5

Fathimah Nur Azizah

151510483006

A. Paru/Lung (Fei)
Paru berada di dalam rongga dada, meridiannya berhubungan luar dalam dengan usus
besar. Hubungannya dengan dunia luar melalui hidung. Berikut fungsi dan ciri-ciri paru:

Dalam pernafasan paru membentuk dan mengatur Qi di dapat

Daya hisap paru ditunjang oleh daya hisap ginjal. (daya hisap ginjal yang menunjang
daya tekan menurun paru)
Daya paru menekan ke bawah dan juga menyebar (hal ini membuat paru turut

mengatur peredaran darah dan keseimbangan cairan tubuh)


Kulit dan bulu roma merupakan pengaruh paru. (melalui kulit dan paru, PPL masuk

ke tubuh)

Emosi yang mempengaruhi : sedih, duka, curiga, pesimistis

Pengembangan fungsinya membutuhkan materi dasar yang bersifat pedas

Paru merupakan organ penampung reak

Menguasai pernapasan : Paru adalah organ yang mengatur pernapasan, fungsinya


menyebarkan dan menurunkan Qi, menarik Qi yang bersih untuk disebarkan ke
seluruh tubuh dan menghembuskan Qi yang kotor atau tidak berguna, melepaskan
yang tidak sedap (bau) dan menarik/menghirup udara segar . Fungsi paru ini

sedemikian pentingnya, karena menguasai Qi ke seluruh tubuh.


Mengatur keseimbangan cairan melalui respirasi :Fungsi paru adalah menyebarkan
(dispersing) dan menurunkan (descending) cairan, melancarkan cairan tubuh untuk
dikirim ke ginjal dan membuang sisa-sisa yang berbentuk cairan melalui keringat dan

air seni melalui kandung kemih.


Memengaruhi kulit dan rambut : Disini kulit dan rambut merupakan permukaan dari
tubuh. Paru menyebarkan sari pati makanan dan minuman sampai ke permukaan
tubuh. Membuat kulit bercahaya, enak dipandang demikian pula rambut menjadi
subur dan berkilau, juga mengatur terbuka dan tertutupnya pori-pori. Kulit dan
rambut, merupakan penyusun permukaan tubuh, tergantung pada Wei Qi dan Jin Ye
untuk menghangatkan, menutrisi dan melembabkannya. Kulit dan rambut merupakan

lapisan pelindung dari faktor pathogen. Paru memiliki fungsi fisiologis dalam
mengaktifkan Wei Qi dan meyebarkan Jin Ye ke kulit dan rambut. Jika fungsi paru
normal maka kulit akan kencang, rambut berkilau dan mampu menghalau faktor
pathogen. Jika Qi paru defisiensi, fungsi pengaktivan dan penurunan paru akan
menurun, Wei Qi tidak mampu menghalau faktor pathogen. Hal ini akan
mengakibatkan hperhidrosis, tidak tahan dingin kulit kusam. Ketika faktor pathogen
menginvasi kulit dan rambut, pori-pori akan menutup dan Wei Qi akan stagnasi.
Berhubungan dengan dunia luar melalui hidung : Hidung berhubungan dengan
Larynk, yang berhubungan dengan paru. Fungsi penciuman hidung dan artikulasi
laryng tergantung pada aksi Qi Paru. Pergerakan fisiologis Qi paru dalam pernapasan
dimanifestasikan dengan penciuman yang tajam dan suara yang jelas. Sebagian besar
pathogen menginvasi Paru melalui hidung/larynx karena hidung secara langsung
berhubungan dengan larynk dan laryng berhubungan dengan Paru. Perubahan
pathologis Paru menyebabkan gangguan hidung, hidung meler, bersin-bersin,
tenggorokan gatal, suara kasar dan dysphonia.
B. Limpa/Spleen (Pi)
Meridiannya berhubungan luar dalam dengan lambung. Berikut fungsi dan ciri-ciri
Limpa:

Berdaya naik, membenci lembab

Menstransportasi segala sesuatu yang bersifat lembab ke atas yaitu paru

Daya transportasi limpa, materi dasar diangkut ke paru, selanjutnya masuk ke


peredaran tubuh

Berfungsi Pengaturan cairan dan materi dasar yang di dapat

Penentu kekuatan setelah lahir (akar kehidupan setelah lahir)

Limpa sebagai organ pembentuk reak (reak produk kegagalan pembangunan cairan)

Menguasai darah agar darah tidak keluar atau bocor dari pembuluh darah (hilangnya
kemampuan penguasaan darah limpa akan menyebabkan pendarahan)

Limpa sehat maka ying xie juga cukup. ying xie cukup akan memelihara otot
dengan baik sehingga otot akan tampak sehat

Otot yang paling superfisial adalah bibir penilaian keadaan limpa

Emosi yang mempengaruhi : cinta, rindu, simpati, melamun, berpikir

Untuk mengembangkan fungsinya membutuhkan materi dasar yang bersifat manis

Memisahkan cairan yang berguna dan tidak berguna dari cairan yg sudah dicerna

Mentransformasi sari makanan dan mengangkutkan ke bagian tubuh lainnya

Penyerapan lemak dari usus kecil ke pembuluh getah bening usus.

Penyimpanan dan pemecahan sel darah merah dalam limpa

Menghasilkan limposit (sejenis sel darah putih) bagian penting dari sistem kekebalan
tubuh

Menguasai transportasi dan transformasi :Transportasi berarti pengiriman sedangkan


transformasi berarti pengolahan pada pencernaan dan penyerapan. Fungsi limpa
adalah mencerna makanan, menyerap sari pati dengan sebagian cairan tubuh dan
mengirimnya ke jantung dan paru di mana materi tersebut diolah menjadi zat zat yang

sangat berguna untuk dikirim ke seluruh tubuh.


Pengendalian darah : Limpa berfungsi menjaga darah agar tetap berada di dalam

pembuluh darah dan mencegah perdarahan.


Menguasai otot dan anggota gerak : Fungsi limpa yang normal adalah daya
transportasi dan transformasi, memberi kesehatan pada otot untuk menerima gizi yang
memadai dari sari pati makanan, memelihara kesuburan serta menentukan besar dan
kuatnya otot. Sebagai contoh bila terjadi defisiensi Pi Yang maka akan timbul prolap
dari berbagai organ terutama organ bagian bawah misalnya uterus, anus, kandung

kencing, lambung, atau ginjal.


Hubungan dengan dunia luar melalui rongga mulut : Limpa dan mulut berfungsi
saling berdampingan dalam menerima, mengirim dan mengolah makanan. Bila fungsi
tersebut dalam keadaan normal, maka nafsu makan baik dan bibir tampak merah dan
segar. Qi limpa juga berfungsi untuk mengharmoniskan semua organ bagian dalam.
Bila terjadi defisiensi Qi limpa akan terjadi hilangnya rasa (loos of taste), mulut terasa
kering dan pucat. Demikian juga bila limpa dan lambung panas maka bibir tampak
kering dan pecah pecah.

C. Ginjal/Kidney (Shen)

Tempat penyimpanan materi dasar, penentu pertumbuhan dan juga daya reproduktif

Penentu kekuatan bawaan

Menentukan kekuatan sexual

Testes disebut sebagi ginjal pelengkap

Mempengaruhi tulang (termasuk gigi), sumsum tulang termasuk otak yang disebut
lautan sumsum.

Menentukan pertumbuhan

Berhubungan dengan dunia luar melalui telinga dan 2 yin (dubur dan alat kelamin
luar)

Penilaian keadaan ginjal melalui rambut (rambut kepala, ketiak, kemaluan)

Emosi yang mempengaruhi adalah takut

Materi dasar yang dibutuhkan adalah yg mempunyai rasa asin

Mengatur keseimbangan cairan tubuh


Ginjal berada pada kedua sisi di bagian pinggang, meridiannya berhubungan dengan

kandung kemih, dengan demikian keduanya merupakan hubungan luar dalam. Fungsi
fisiologis yang penting antara lain sebagai berikut:

Menyimpan Jing dan mempengaruhi pertumbuhan (essence) yang terdapat di dalam


ginjal disebut juga Yin ginjal
Sari pati (essence/Jing) terdiri dari 2 macam yaitu sari pati bawaan yang diwarisi dari

orang tua serta sari pati yang didapat dari sari pati makanan dan minuman. Sari pati vital ini
sangat penting artinya bagi fungsi Qi ginjal, dan sangat besar pengaruhnya terhadap
keturunan dan pertumbuhan. Dalam TCM dijelaskan dengan tepat bahwa fungsi fisiologi
ginjal adalah proses kelahiran, perkembangan, dan seluruh pertumbuhan serta kelemahan
karena usia lanjut.

Membuat sumsum tulang yang berbentuk otak


Mempengaruhi tulang dan memproduksi darah. Ginjal menyimpan sari pati

(essence/Jing) yang dapat menghasilkan sumsum (termasuk jaringan sumsum pada tulang
belakang, sumsum tulang), dan merupakan bagian terpenting pada jaringan sumsum tulang
belakang karena berhubungan langsung dengan otak, sedangkan sumsum tulang belakang
memelihara tulang-tulang termasuk gigi dan membuat darah. Keberadaan otak, kepadatan
tulang, darah yang memadai semuanya erat hubungannya dengan keadaan essence pada
ginjal.

Mempengaruhi keseimbangan cairan


Bagian cairan ini dikirim ke bawah oleh paru yang mempunyai fungsi menurunkan Qi

ke ginjal. Ini terbagi menjadi fungsi Yang Ginjal: murni dan keruh, cairan yang murni (bagian
yang terpakai) dipakai, sedangkan yang keruh (bagian yang tersisa) mengalir ke kandung
kemih berbentuk air seni untuk dibuang.

Menerima Qi
Pernapasan adalah yang utama dilakukan paru, tetapi ginjal yang membantu

prosesnya karena fungsinya sebagai penerima Qi. Tersebarnya Qi yang dihisap oleh paru ke
seluruh tubuh bukan hanya fungsi penurunan oleh paru akan tetapi fungsi ginjal juga
berperan sebagai penerima dan pengendali.
e.

Hubungan dengan dunia luar melalui telinga


Fungsi pendengaran bergantung pada baik buruknya Qi ginjal. Ketulian pada usia
lanjut sering terjadi karena kurang baiknya Qi ginjal. Sedang rambut kepala merupakan
manifestasi dari fungsi ginjal, walaupun Shen Jing bukan satu-satunya yang mempengaruhi
pertumbuhan rambut.

DAFTAR PUSTAKA

Saputra, Kusnadi . 2005. Akupunktur Indonesia: Akupunktur Dasar. Airlangga

University Press : Surabaya.


Abdurachman.2015.Dasar-dasar Kedokteran Timur & Akupunktur.Arti Bumi Intaran:

Yogyakarta
Sim Kie Jie. 1997. Dasar Teori Ilmu Akupuntur. Grasindo: Jakarta.