Anda di halaman 1dari 7

QUALITY MANAGEMENT SYSTEM TERAPAN

Oleh :
Izza Maila Isnaini
1331140114
MI 3D

PROGRAM STUDI MANAGEMENT INFORMATIKA


JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK NEGERI MALANG

a. Menguraikan activity control pada saat saudara PKL , apa saja yang
telah saudara lakukan yang bersifat harian selama kurang lebih 1 bulan.

No
1

Tanggal
1/2/2016

Lokasi
Dispenda

2/2/2016

Dispenda

3/2/2016

Dispenda

4/2/2016

Dispenda

PELAKSANAAN
Aktivitas
Uraian Kegiatan
Memasukkan Memasukkan data SKPD (Surat
data SKPD
Ketetapan Pajak Daerah) untuk
rumah kos pada bulan Desember
apakah objek wajib pajak sudah
melukakan pembayaran pajak atau
belum. Data terlebih dahulu akan
dilihat pada sistem SKPD
DISPENDA kemuadian dari data
pada sistem SKPD tersebut, kami
memasukkan no SKPD dan jumlah
pajak terhutang pada buku pajak
kos.
Memasukkan Memasukkan data SKPD (Surat
data SKPD
Ketetapan Pajak Daerah) dan
dan SSPD
SSPD untuk rumah kos pada bulan
Desember apakah objek wajib
pajak sudah melukakan
pembayaran pajak atau belum.
Data terlebih dahulu akan dilihat
pada sistem SKPD DISPENDA
kemuadian dari data pada sistem
SKPD tersebut, kami memasukkan
no SKPD dan jumlah pajak
terhutang pada buku pajak kos.
Memasukkan Memasukkan data pembayaran
data dan cek pajak pada buku DHKP yang
DHKP
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan Memasukkan data pembayaran
data DHKP
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima

5/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

8/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

9/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data, dan cek
SKPD, SSPD

10/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

SPPT dan tanggal pembayarannya.


Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data SKPD (Surat
Ketetapan Pajak Daerah) dan
SSPD untuk rumah makan pada
bulan Desember apakah objek
wajib pajak sudah melukakan
pembayaran pajak atau belum.
Data terlebih dahulu akan dilihat
pada sistem SKPD DISPENDA
kemuadian dari data pada sistem
SKPD tersebut, kami memasukkan
no SKPD dan jumlah pajak
terhutang pada buku pajak rumah
makan.
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih

11/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

10

12/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

11

15/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP

12

16/2/2016

Dispenda

Memasukkan
data DHKP,
SKPD, SSPD

dahulu harus menyesuaikan NOP


dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan data pembayaran
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT.
Memasukkan data SKPD (Surat
Ketetapan Pajak Daerah) dan
SSPD untuk rumah makan pada

13

17/2/2016

Dispenda

14

18/2/2016

Dispenda

15

19/2/2016

Dispenda

16

22/2/2016

Dispenda

bulan Desember apakah objek


wajib pajak sudah melukakan
pembayaran pajak atau belum.
Data terlebih dahulu akan dilihat
pada sistem SKPD DISPENDA
kemuadian dari data pada sistem
SKPD tersebut, kami memasukkan
no SKPD dan jumlah pajak
terhutang pada buku pajak rumah
makan.
Cek data
Memasukkan data SSPD untuk
SSPD
rumah kos pada bulan Desember
apakah objek wajib pajak sudah
melukakan pembayaran pajak atau
belum. Data terlebih dahulu akan
dilihat pada sistem SSPD
DISPENDA kemuadian dari data
pada sistem SSPD tersebut, kami
memasukkan no SSPD dan jumlah
pajak terhutang pada buku pajak
kos.
Cek
Melihat pada buku pajak rumah
tanggungan
kos pada bulan desember tahun
pajak
2015. Apakah objek wajib pajak
telah melakukan pembayaran
pajak atau belum. Data tunggakan
pajak pada bulan/bulan pada tahun
2015 juga akan dicatatan pada
buku pajak rumah kos tahun 2016.
Yang dilihat adalah SSPD dan
SKPD
Memasukkan Memasukkan data pembayaran
data DHKP
pajak pada buku DHKP yang
dilihat dari SPPT dengan
memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Memasukkan Memasukkan data pembayaran
data DHKP
pajak pada buku DHKP yang

17

23/2/2016

Dispenda

Cek data
SKPD dan
SSPD

18

24/2/2016

Dispenda

Cek data
SKPD dan
SSPD

19

25/2/2016

Dispenda

Cek data
SKPD dan
SSPD

20

26/2/2016

Dispenda

Cek data
SKPD dan
SSPD

dilihat dari SPPT dengan


memasukkan nama penerima
SPPT dan tanggal pembayarannya.
Untuk memasukkan data terlebih
dahulu harus menyesuaikan NOP
dan nama wajib pajak antara data
pada buku DHKP dengan SPPT
Melihat pada buku pajak rumah
kos pada bulan desember tahun
2015. Apakah objek wajib pajak
telah melakukan pembayaran
pajak atau belum. Data tunggakan
pajak pada bulan/bulan pada tahun
2015 juga akan dicatatan pada
buku pajak rumah kos tahun 2016.
Yang dilihat adalah SSPD dan
SKPD
Melihat pada buku pajak rumah
kos pada bulan desember tahun
2015. Apakah objek wajib pajak
telah melakukan pembayaran
pajak atau belum. Data tunggakan
pajak pada bulan/bulan pada tahun
2015 juga akan dicatatan pada
buku pajak rumah kos tahun 2016.
Yang dilihat adalah SSPD dan
SKPD
Melihat pada buku pajak rumah
kos pada bulan desember tahun
2015. Apakah objek wajib pajak
telah melakukan pembayaran
pajak atau belum. Data tunggakan
pajak pada bulan/bulan pada tahun
2015 juga akan dicatatan pada
buku pajak rumah kos tahun 2016.
Yang dilihat adalah SSPD dan
SKPD
Melihat pada buku pajak rumah
kos pada bulan desember tahun
2015. Apakah objek wajib pajak
telah melakukan pembayaran
pajak atau belum. Data tunggakan

pajak pada bulan/bulan pada tahun


2015 juga akan dicatatan pada
buku pajak rumah kos tahun 2016.
Yang dilihat adalah SSPD dan
SKPD
b. Apa manfaat yang saudara rasakan selama PKL terutama bila dikaitkan
dengan ilmu yang saudara peroleh di perguruan tinggi !
Manfaat PKL yang berkaitan dengan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi
yaitu dapat membuatkan sistem informasi yang dapat memudahkan pekerjaan
ditempat PKL kami yang belum menerapkan sistem informasi. Dengan
membuatkan sistem informasi tentunya kita sudah menerapkan ilmu-ilmu
yang telah diperoleh dari perguruan tinggi. Ilmu yang sudah didapat
diperguruan tinggi dapat diterapkan pada pembuatan sistem informasi. Ilmu
yang kami peroleh dari perguruan tinggi juga tidak hanya dalam hal
pembuatan suatu sistem inormasi saja yang berhubungan dengan teknologi
informasi, diperguruan tinggi kami juga dijelaskan dan dilatih untuk beretika
yang baik, disiplin, bagaimana berkomunikasi yang baik, mengerjakan suatu
pekerjaan dengan cepat, rapi, dan juga benar. Tentunya semua ilmu yang
dipelajari di perguruan tinggi semuanya akan bermanfaat ketika kami
melaksanakan PKL.

c. Bagaimana pendapat saudara, masih perlukah mahasiswa melakukan


PKL, Jelaskan!
Perlu, karena dengan melakukan PKL akan melatih para mahasiswa dalam
dunia kerja. Dengan melakukan PKL ini, mahasiswa juga akan mengetahui
bagaimanakah keadaan atau masalah-masalah yang harus dihadapi ketika
sudah bekerja. Bagaimana sikap dan tingkah laku kita saat bekerja juga harus
disesuaikan. PKL juga akan melatih mental mahasiswa untuk lebih berani dan
tentunya PKL akan menambah pengalaman juga wawasan bagi mahasiswa.