Anda di halaman 1dari 25

SURAT BERHARGA

YANG DITERBITKAN
Kelompok 7 :
Indro Prakoso

B.231.13.0029

Ali Royikin

B.231.13.0040

Denni Zulkarnain

B.231.13.0097

Sandra Bekti P.

B.231.13.0107

Rizki Rochmandiansyah

B.231.13.0218

Surat Berharga yang diterbitkan :


Merupakan surat-surat berharga yang diterbitkan
oleh bank untuk kemudian dijual kepada pihak
lain melalui Pasar Uang antar bank.

Surat berharga ini disebut Surat Berharga Pasar


Uang (SBPU)

Perdagangan SBPU bisa dilakukan oleh :


- antara bank komersial dengan LK bukan bank
- antara bank komersial dengan Bank Indonesia
- antara bank komersial dengan masyarakat umum
selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia.

Surat Berharga yang diterbitkan :


Jenisnya antara lain :
SBPU (Surat Berharga Pasar Uang),
Obligasi.

Bertujuan untuk meningkatkan likuiditas


bank dengan memperoleh dana dari
pihak ketiga dengan bunga ringan.

Perdagangan SBPU dilakukan dengan


sistem diskonto.

SBPU
Perlakuan Akuntansinya :
a. Diakui sebesar nilai nominal.
b. Diskonto SBPU diakui sebagai bunga dibayar
dimuka dan diamortisasi sesuai jangka
waktunya.
c. Biaya-biaya yang timbul dari penerbitan surat
berharga diakui sebagai beban dalam periode
berjalan.

OBLIGASI
merupakan surat pengakuan hutang dengan
jangka waktu tertentu, dimana bank yang
menerbitkan harus membayar bunga kepada
pembeli obligasi.

merupakan sumber dana alternatif bank dalam


membiayai investasinya.

Pembayaran bunga dilakukan setiap periode


tertentu secara tetap.

Perlakuan Akuntansinya :
Pencatatan obligasi dilakukan ketika :
- transaksi penjualan obligasi
- pengakuan/pembayaran bunga
- pembayaran pokok obligasi.
Untuk bisa mencatatnya perlu mengetahui harga
jual (kurs) obligasi yang terbentuk di pasar.

Penentuan Harga
Obligasi
Hal-hal yang harus diperhatikan :
- tingkat bunga (kupon) obligasi,
- jangka waktu atau jatuh tempo obligasi,

- keuntungan yang diharapkan (bond yield)


Bunga obligasi dibayar setiap periode,
sedang nilai pokok obligasi akan dilunasi
saat jatuh tempo

Penentuan Harga
Obligasi
Harga obligasi :
merupakan penjumlahan present value (nilai
sekarang) dari (bunga + nilai pokok), dengan yield
yang disyaratkan
= PV Bunga + PV Pokok

Penentuan Harga
Obligasi

Rumus, bila penerimaan bunga (kupon) setiap tahun :


Ppn Ci
P=
-------- +
------t=1 (1+r)n
(1+r)n
Dimana :
P = Harga Obligasi atau Nilai sekarang Obligasi
n = Periode (jumlah tahun) s/d jatuh tempo obligasi
Ci = Pembayaran bunga (kupon) obligasi setiap
periode
r = Tingkat diskonto atau bond yield
Pp = Nilai pokok atau prinsipal obligasi

Rumus, bila penerimaan bunga (kupon)


setiap 6 bulan

P=

Ppn

Ci/2

-------- +

-------

t=1 (1+r/2)n

(1+r/2)n

Penerbitan Obligasi
- Obligasi yang dijual akan dicatat sebesar harga
nominal.

- Apabila dijual di atas harga nominal, selisih harga


jual (harga kurs) dicatat sebagai agio.

- Apabila dijual di bawah harga nominal, selisih


harga jual dicatat sebagai disagio.

- Obligasi yang dijual pada tanggal diantara tanggal


pembayaran bunga harus diperhitungkan bunga
yang telah berjalan.

Soal Latihan 1 :
Pada tanggal 17 Oktober 2006, PT Bank Bima
menjual SBPU ke Bank Birawa sebesar Rp.
300.000.000,- bunga 10% pertahun jangka waktu
60 hari. Hasil penjualan diterima melalui giro
pada Bank Indonesia.
Perhitungannya :
- Nominal SBPU 300.000.000
- N. Tunai 365 x 300,000,000
295.148.248
365 + (10% x 60 )
- Bunga dibayar dimuka 4.851.752

Jurnal Transaksi :
Saat Penjualan, 17 Oktober 2006 :
Giro BI

295.148.248

Bunga SBPU dibayar dimuka

4.851.752

SBPU yang diterbitkan

300.000.000

Saat Pembebanan bunga, 31 Okt 2006 :


Beban Bunga SBPU
Bunga SBPU dibayar dimuka
(15/60 x 4.851.752 = 1.212.938)

1.212.938
1.212.938

Jurnal Transaksi :
Pada saat pembebanan bunga SBPU, 30 Nov. 2006 :
Beban Bunga SBPU 2.425.876
Bunga SBPU dibayar dimuka 2.425.876
Perhitungan : 30/60 x 4.851.752 = 2.425.876
Pada saat pembebanan bunga SBPU, 15 Des.2006:
Beban Bunga SBPU 1.212.938
Bunga SBPU dibayar dimuka 1.212.938
Perhitungan : 15/60 x 4.851.752 = 1.212.938

Jurnal Transaksi :
Pada saat jatuh tempo SBPU, 15 Desember 2006 :
SBPU yang diterbitkan 300.000.000
Giro pada BI
300.000.000

Soal Latihan 2 :
Pada tanggal 01 Oktober 2006 Bank Bima
menerbitkan Obligasi nominal Rp
200.000.000,- dengan jangka waktu 3
tahun bunga (kupon) 10% per-tahun.
Obligasi tersebut dijual dengan harga Rp
185.000.000,Buatlah jurnal yang diperlukan?

Jurnal Transaksi :
Pada saat penerbitan obligasi 01 Oktober 2006
Kas/Giro Telkom
185.000.000
Disagio obligasi
15.000.000
Obligasi
200.000.000
Pada saat amortisasi disagio obligasi 31 Oktober
2006
Beban disagio obligasi
416.667
Disagio obligasi
416.667
(1/36 x 15.000.000)

Jurnal Transaksi :
Pada saat pembebanan bunga obligasi, 31 Oktober
2006 :
Beban bunga obligasi2.500.000
Bunga obligasi YMH dibayar 2.500.000
(1/12 x 15% x 200.000.000)
Pada saat pembebanan bunga obligasi, 31 Oktober
2006 :
Bunga obligasi YMH dibayar 22.500.000
Kas/Giro Telkom 22.500.000
(9/12 x 15% x 200.000.000)

Jurnal Transaksi :
Obligasi yang diterbitkan
Kas/Giro Telkom
200.000.000

200.000.000

Soal Latihan 3 :
Pada tanggal 1 Oktober 2006 Bank Bima
menerbitkan obligasi nominal Rp 50.000.000,dengan jangka waktu 5 tahun bunga (kupon) 12%
per tahun. Obligasi tersebut dijual kepada PT
Telkom Yield 10%.

Buatlah jurnal yang diperlukan?

6.000.000

P=
34.771.594
t=1

(1+0,1)5

6.000.000
+

=
(1+0,1)5

Cara menghitung:

Nilai tunai bunga =


6.000.000/1,11+6.000.000/1,12+6.000.000/1,13+6.000.000/1,14+6
.000.000/1,15
Nilai tunai bunga

22.744.721

Nilai tunai pokok obligasi 50.000.000/(1,1)5

Total harga obligasi

53.790.787

31.046.066

Jurnal Transaksi :
Saat penjualan obligasi, 01 Oktober 2006 :
Kas/Giro Telkom 53.790.787
Agio obligasi
3.790.787
Obligasi yang diterbitkan 50.000.000
Saat pembebanan amortisasi agio obligasi 31 Oktober
2006
Perhitungan:
Agio obligasi selama 5 tahun (60 bulan) = 3.790.787
Amortisasi 1 bulan : 1/60 x 3.790.787 =
63.180
Agio obligasi 63.180
Pendapatan Agio Obligasi

63.180

Jurnal Transaksi :
Saat pembebanan beban bunga obligasi, 31 Oktober
2006
Perhitungan:
Bunga: 12% x 1/12 x 50.000.000 = 500.000
Beban bunga Obligasi 500.000
Bunga obligasi YMH dibayar

500.000

Saat pembayaran bunga obligasi, 01 April 2007


Bunga obligasi YMH dibayar
Giro

3.000.000

(bunga 500.000 x 6 bulan)

3.000.000

Jurnal Transaksi :
Saat jatuh tempo obligasi, 01 Oktober 2011
Perhitungan:
Agio obligasi selama 5 tahun = 3.790.787
Amortisasi 1 bulan: 1/60 x 3.790.787 =
63.180
Agio selama 9 bulan: 9 x 63.180
568.620

Pencairan obligasi
Obligasi yang diterbitkan
Kas/Giro 50.000.000

50.000.000

Jurnal Transaksi
Pembayaran Obligasi
Beban bunga obligasi 3.000.000
Kas/Giro 3.000.000
(bunga: 12% x 6/12 x 50.000.000)
Agio obligasi

568.620

Pendapatan agio obligasi


(amortisasi untuk 9 bulan)

568.620