Anda di halaman 1dari 18

GERAK

HARMONIK
SEDERHANA
KELOMPOK: AMELIA PUTRI
ANANDA
CHRISTOFER
LEONY FORTUNA K.P
MARTINUS JARWANTO
STEVANNI SARI AGUS

PENGERTIAN
Gerak Harmonik Sederhana adalah
keadaan khusus dari peristiwa getaran.
Gerak Harmonik sederhana adalah gerak
periodik dengan lintasan yang ditempuh
selalu sama (tetap)

Contoh gerak harmonik sederhana :


1. Gerak Harmonik pada bandul
2. Gerak Harmonik pada pegas

A. GRAFIK GERAK
HARMONI SEDEHANA
Gambar Grafik :
(a.)

(b.)

(c.)

KETERANGAN GRAFIK :

Gambar (a)

merupakan grafik perpindahan


terhadap waktu pada GHS dari grafik tsb. Kita
dapatkan besaran Xmaks & periode T getaran.
Gambar (b)
Kecepatan(v) getaran setiap saat t ditentukan
dan gradien grafik perpindahan atau secara

matematis: V=

Gamabr (c)
Percepatan(a) getaran setiap saat t ditentukan dari
gradien grafik kecepatan atau secara matematis:
a=

FREKUESI DAN FREKUENSI


SUDUT
Frekuensi getaran adalah banyaknya getaran
per
satuan waktu. Satu getaran penuh=benda
bergerak melingkar sebanyak 2 radian
Frekuensi
sudut didefinisikan sebagai laju

perubahan dalam orientasi sudut(selama
rotasi),
dilambangkan dengan (omega) : =2f Ka rena
F=, maka hubungan frekuensi, susut w,
dan T adalah sbb: W= atau T=

PERSAMAAN GHS
Gerak getaran pada GHS berbentuk sinusoldal,
Grafik sinus sebuah GHS dapat dinyatakan
Dengan persamaan: X= Xmaks atau
X= A sin wt atau X= A sin (wt+0)
Persamaan
X=A sin wt , berlaku untuk 0 = 0

Persamaan kecepatan benda bergetar :
V= = A W . Cos wt
Persamaan percepatan GHS:
a= = -Wkuadrat A sin = - X

Keterangan :
- Semakin jauh perpindahan(x), semakin
cepat percepatan(a)
- Tanda negatif menunjukkan ketika benda
berpindah ke kanan, arah percepatan
benda(a) ke arah kiri.
- Arah percepatan a selalu mengarah ke titik
seimbang

DARI PERSAMAAN DIATAS


DAPAT DIDEFINISIKAN
SEBAGAI :

sebuah benda melakukan Gerak


Harmonik
Sederhana(GHS) ketika
percepatannya
berbanding lurus dengan
perpindahannya
terhadap titik keseimbangan &
arahnya selalu

D. ENERGI PADA GHS


Energi pada GHS terdiri atas energi kinetik dan energi
potensial.
Karena tidak ada usaha eksternal, maka energi mekanik
total pada sistem pegas tersebut tetap.

kinetik didefenisikan sistem pegas sebagai :


Energi

Ek
Dengan disubtitusi v = A maka di peroleh :
Ek = m (Acos
= m . . . . wt

Atau dengan subsitusi konstanta pegas pada K = m. , maka di


peroleh
Ek = k . . Wt
Enegri potensial GHS sistem pegas dirumuskan dengan :
Ep = K

Ep = k

= K. ( A sin

atau

Energi mekanik
Em adalah pnjumlahan Ek dan Ep
Em = Ek + Ep
Em = k

wt + wt

wt

E. SUDUT FASE , FASE DAN


BEDA FASAE GHS

pada persamaan X = A sin (0) , suhu = (wt + 0)


disebut sudut fase. Hubungan nya dengan w = 2f dan
f= di daerah persamaan :
= (wt + o)
=2()
=

Besaran disebut fase getaran :


=
=

Dua getaran di katakan sefase jika beda fase / selesi


fase kedua getaran bernilai kelipatan bulat dari
setengah :
:0,1,2,3,............
Dua

getaran di karenakan berlawanan fase , jika beda


fase / selisih fase kedua getaran bernilai kelipatan
ganjil dari setengah :
= ,1,2,.......
Contoh grafik 2 getaran yang saling berbeda fase :

CONTOH SOAL :
1) sebuah mesin bergetar secara utuh sebanyak 15 kali dalam 3s .
Tentukan lah (a.) periode dan (b.) frekuensi getaran tersebut
Penyelesaian :
(a.) periode adalah waktu yang dibutuhkn untuk melakukan satu kali
getaran utuh. Jika 15 kali getaran dalam 3s, maka 1 getaran dalam T
sekon adalah

T = = s atau T = 0,2 s.
(b.) frekuensi adalah jumlah getaran per sekon. Ketika satu getaran
membutuhkan waktu 0,2 s, maka dalam 1 s terjadi = 5 getaran sempurna
atau 5Hz.
Cara lain : f = = = 5 atau 5 Hz

CONTOH SOAL :
1. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana dan memenuhi
persamaan x=2 sin (100ml) dengan x dalam meter dan t dalam sekon.
Tentukanlah (a.) besar amplitudo, kelajuan sudut, periode an
frekuensi benda serta (b.) persamaan percepatan benda setiap saat
t.
Penyelesaian :
(a.) persamaan umum GHS x = A sin (ml) maka dari persamaan x=2 sin
(100ml)
di peroleh amplitudo A =2m, kelajuan sudut = 100 rad/s

Periode T = s , maka f = f = 50 Hz
(b.) persamaan umum kecepatan GHS memenuhi v = diketahui rad/s
dan A = 2m, maka persamaan kecepatan saat benda tadalah v = 200
adapun persamaan umum percepatan GHS memenuhi
a=- diketahui dan A= 2m, maka persamaan percepatan setiap saat
benda t adalah a=-2 sin (100

CONTOH SOAL :

1.

sebuah benda melakukan GHS dan memenuhi persamaan y = 5 sin


(2t + ), dengan y dalam meter dan t dalam sekon. Tentukanlah (a.)
amplitudo, frekuensi, periode, dan fase awal (b.) persamaan
kecepatan dan persamaan percepatan pada setiap saat t .


Penyelesaian :
(a.) dari persaman y = sin (2t + ) diperoleh amplitudo y = 5m , kelajuan
sudut =2rad/s . Periode s = Hz.
Fase awal = 45

(b.) persmaan umum kecepatan GHS (dalam fungsi sinus) memenuhi v =


diketahui 2rad/s dan A = 5m , maka persaman kecepatan setiap saat
benda t adalah v = 10 cos (2t + )

Adapun persamaan umum percepatan GHS memenuhi a = -A sin (v
Diketahui = 2rad/s dan A= 5m , maka persamaan percepatan setiap
saat benda t adalah a = -20 sin (2t + )