Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN

KEMATIAN
Dokter Ruangan : dr. Edward Faisal
Chief of Ward: dr. Luki Kusumaningtyas
DPJP: dr. Khie Chen, Sp.PD-KPTI

Identitas Pasien
Nama

: Ny. M

Usia

: 45 tahun

Jenis Kelamin : Perempuan


Status

: Menikah

Alamat : Jl. Kalasan Dalam RT 003/002, Pegangsaan,


Menteng, Jak-Pus
NRM

: 412-51-75

Masuk RS : IGD IMET

23/04/2016

Boarding, lantai 5 24/04/2016


Lantai 7, 718 C (Isolasi) 29/04/2016
Meninggal : 8/05/2016

Keluhan utama (IGD)


Penurunan kesadaran bertahap 7 hari
SMRS

Riwayat Penyakit Sekarang


2 tahun SMRS
Kulit
berubah
warnanya
menjadi
kehitaman dan bersisik. Disertai demam,
hilang timbul, tidak tiba-tiba tinggi, tidak
berpola tertentu. Ada keluhan rambut
rontok dan nyeri sendi.
Tidak ada perubahan pola tidur. Napsu
makan masih baik, BAB-BAK normal.

Riwayat Penyakit Sekarang


2 bulan SMRS
Kondisi
tubuh
pasien
melemah,
cenderung duduk atau tidur saja.
Ada bisul di paha belakang kiri, ada luka
lecet di punggung
Keluhan mual muntah disangkal, sesak
nafas disangkal, nyeri dada disangkal,
batuk disangkal. BAK-BAB normal.

Riwayat Penyakit Sekarang


7 hari SMRS
Pasien lemas seluruh tubuhnya, sulit
digerakkan, cenderung tidur makin
lama makin memberat. Gangguan
asupan makan. Riwayat bicara pelo
disangkal, kelemahan tubuh sesisi
disangkal. Demam disangkal, batuk
disangkal, sesak disangkal, nyeri dada
disangkal, BAK-BAB normal

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat darah tinggi, kencing manis, sakit
jantung, sakit ginjal, asma, alergi
disangkal
Riwayat penyakit yang sama seperti
pasien di keluarga disangkal

Riwayat Sosial
Pasien sudah menikah, memiliki 3 anak
Pekerjaan ibu rumah tangga
Riwayat merokok dan minum alkohol
disangkal
Prosmikuitas, IVDU, transfusi darah
berulang disangkal
Menggunakan BPJS

Pemeriksaan Fisik
(IGD IMET 23/04/2016)
KU: Tampak sakit berat, sopor. E3M4V2
TD: 90/60,

N: 126x/menit,

S: 37,3 C,

P: 24x/menit, SaO2: 99% (Non rebreathing mask 10


LPM)
Mata: konjungtiva pucat, Sklera tak Ikterik
Leher: JVP 5-2 cm, kaku kuduk (+)
Paru: vesikuler, ronki (-). wheezing (-)
Jantung : BJ I-II reguler, murmur (-), gallop (-)
Abdomen: datar, lemas, hepar dan lien tidak teraba,
ballottement (-), bising usus normal
Ekstremitas: akral hangat, pitting edema kedua kaki

Pemeriksaan Fisik
(IGD IMET 23/04/2016)
Initial Assessment:
1. Penurunan kesadaran e.c. sepsis dd/ lesi intrakranial
2. Syok sepsis dd/syok hipovolemik e.c. skin and soft tissue infection
dengan MODS
3. Abses region femur sinistra
4. Anemia normokrom normositik e.c. susp AIHA
5. Hipoalbuminemia e.c. wound loss dd/ intake kurang dd/ renal loss
6. Azotemia pre-renal
7. Dehidrasi e.c. intake kurang
8. Hiperkoagulasi
9. Peningkatan transaminase
10.Curiga lupus eritematosus sistemik
11.Allergi bodrex (Jenis bodrex tidak diketahui)

Tatalaksana awal:
O2 10 LPM (Non rebreathing mask)
IVFD NaCl 500ml diloading kemudian
lanjut per 4 jam
Pasang NGT dan kateter urin
Meropenem 3x1 g iv (E1)
Rencana pasang CVC

Laboratorium
DPL:7,32/21,2/7.730/240.000

Ur/Cr: 72,4/1,87

MCV/MCH: 108/37.4

SGOT/SGPT: 34/167

Diff: 0/0/90/6/4

Bil tot/d/I: 1.10/0.16/1.20

LDH: 464

Prot total: 7.61

PT: 11,7/9,9

aPTT: 47,1/33,8

D-Dimer: 1.0 (H)


Fibrinogen: 439,4
PCT 48,92

Laktat: 1,1

GDS: 125
C3/C4: 15,5/23,0
ANA: positif
ds-DNA: 15.5
Anti HCV/HgsAg: Non reaktif/Non
reaktif

Albumin: 2,11
Globulin 3,44
Elektrolit 131/4,5/115
AGD:
7,53/12,1/214,7/102/99,8
UL: kuning, agak keruh, BJ
1,010, pH 6,0 bakteri (+),
protein 1+, leukosit 1-2,
eritrosit 1-2, granul
silinder 0-2

Ro Thoraks (IGD 23/04/2016)

Cor dalam batas


normal
Infiltrat di
parahiler kiri

EKG (IGD,
23/4/2016)

Irama sinus, Heart rate 100x/menit, NA, gel P normal, PR interval 0,2 s,
QRS kompl 0,06 s, ST changes(-), T inverted (-), BBB (-), LVH (-).

Ro Thoraks (IGD 23/04/2016


setelah pemasangan CVC)
Cor dalam batas
normal
Infiltrat di parahiler
kiri
CVC dengan ujung
distal pada
proyeksi vena cava
Tidak tampak
pneumotoraks,
pneumomediastinu
m, emfisema
subkutis

Follow Up

Waktu/
Jam

Kegiatan

29/4/16
22.36
30/4/16
9.00

Uraian
Pasien dipindah ke Gedung A lantai 7, kamar 718C

Lantai 7
Gedung A

S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 88 x/menit, P 24x/menit, S 38 C,
Saturasi 99% on NK 5 LPM
Mata: Conjungtiva anemis, sklera tidak ikterik
Leher: JVP 5-2 cm
Thorax : simetris kedua hemitoraks
Paru : vesikuler, ronki tidak ada, wheezing tidak ada
Jantung : bunyi jantung 1,2 reguler, murmur tidak ada, gallop tidak
ada
Abdomen : datar, supel, hepar-lien tidak teraba membesar,
ballotemen (-), nyeri tekan tidak ada, bising usus normal
Ekstremitas : hangat, edema (+)
Luka terbuka tertutup verban di gluteus, lutut, cruris kiri
A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial
dd/ syok sepsis
2. Sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 6) dengan
infeksi sekunder (hospital acquired pneumonia)
4. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di
gluteus, lutut, cruris sinistra
5. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
6. Hipoalbumin
7. Malnutrisi

Waktu/
Jam
1/2/16
09.00

Kegiatan

Lantai 7
gedung A

Uraian

S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 88 x/menit, P 24x/menit, S 38 C,
Saturasi 99% on NK 5 LPM
Lain-lain STQA
Lab
1/5/21016
SGPT/SGOT: 14/23
GDS: 124
AGD: 7,44/35,2/148,1/24,3/99,4
Alb: 2,11
1/5/21016
SGPT/SGOT: 14/23
GDS: 124
AGD: 7,44/35,2/148,1/24,3/99,4
Alb: 2,11
28/4/2016
DPL: 13,1/40,6/5.450/88.000
Diff count: 0,9/0/91,7/4,8/2,6
7,36/37,5/146,2/21,6/99,2
Laktat 17,62
27/5/2016
Alb 1,19

29/4/2016
Alb: 2,19
PCT 17,62
Laktat: 5,9
29/4/2016
Alb: 2,19
PCT 17,62
Laktat: 5,9

AGD:
Ur/Cr: 62/0,7

Waktu/
Jam
1/2/16
09.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan :A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 6) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
3. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
4. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
5. Hipoalbumin
6. Malnutrisi
7. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ :DPL, AGD,SGOT/SGPT, Ur/Cr, albumin, PCT, CRP-quantitatif
PTx/ : O2 on Nasal kanul 5 LPM
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
. Meropenem 3x 1 gram (D9)
Methypredsisolon 1x62,5mg iv
. Omeprazol 1x40mg iv
Cotrimoxazole 1x960mg po
. 4-FDC 1x3 tab po (hari 6)
Asam Folat 3x5 mg po
Cavit D3 3x500mg po
. Vitamin B6 3x10mg po
. Parasetamol 3x500mg po
Transfusi PRC target HB> 10
gr/dl
. Transfusi Albumin 20% 100cc target albumin 3,5 gr/dl
. Ganti verban/hari
Combivent inhalasi/8jam

Waktu/
Jam
2/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung A

Uraian
S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 88 x/menit, P 24x/menit, S 38 C,
Saturasi 99% on NK 5 LPM
Paru : ronki basah halus di kedua basal paru, wheezing tidak ada
Lain-lain STQA
Lab (-)
A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial
dd/ syok sepsis
2. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 6) dengan
infeksi sekunder (hospital acquired pneumonia)
3. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di
gluteus, lutut, cruris sinistra
4. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
5. Hipoalbumin
6. Malnutrisi
7. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ :DPL, AGD,SGOT/SGPT, Ur/Cr, albumin, PCT, CRP-quantitatif
PTx/ : O2 on Nasal kanul 5 LPM
IVFD NS 0.9%500cc/12
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3
500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
Methypredsisolon
. Meropenem 3x 1 gram (D9)
1x62,5mg iv
Cotrimoxazole
. Omeprazol 1x40mg iv
1x960mg po

Waktu/
Jam
3/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung A

Uraian
S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 88 x/menit, P 24x/menit, S
38 C,
Saturasi 99% on NK 5 LPM
Paru : ronki basah halus di kedua basal paru, wheezing tidak
ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum 1000cc
IVFD
1500cc
Obat 100 cc

output
urin 1300cc
IWL 500cc
feses 200cc
wound loss serum 500ml
Balans - 200 cc

Lab 3/5/2016
DPL: 9,2/27,5/14.230/181.000
MCV/MCH: 90,2/30,2
Elektrolit: 137/3,07/91,6
AGD: 7,43/45,4/112,8/30,5/98,3
SGOT/SGPT: 12/6
Ur/cr: 71/2,9
Alb: 3,13
PT/APTT: 10,3(10,9)/46,5(31,4)
D-Dimer: 700

Fibrinogen: 445,9

Waktu/
Jam
3/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan :A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. Sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 6) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
4. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
5. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
6. Hipoalbumin
7. Malnutrisi
8. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ : (-)
PTx/ : O2 on Nasal kanul 5 LPM
IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
. Meropenem 3x 1 gram (D9)
Methypredsisolon 1x62,5mg iv
. Omeprazol 1x40mg iv
Cotrimoxazole 1x960mg po
Asam Folat 3x5 mg po
. 4-FDC 1x3 tab po (hari 6)
. Vitamin B6 3x10mg po
Cavit D3 3x500mg po
. Parasetamol 3x500mg po
Transfusi PRC target HB> 10
gr/dl
. Transfusi Albumin 20% 100cc target albumin 3,5 gr/dl
Combivent inhalasi/8jam
. Ganti verban/hari

Waktu/
Jam
4/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung A

Uraian
S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 98 x/menit, P 24x/menit, S
37,8 C, Saturasi 99% on NK 5 LPM
Paru : ronki basah halus di kedua lapang paru kecuali apeks,
wheezing tidak ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum 1000cc
IVFD
1500cc
Obat 100 cc

output
urin 1300cc
IWL 500cc
feses 200cc
wound loss serum 300ml
Balans + 300 cc

Lab(-)

Waktu/
Jam
4/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan :A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. Sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 7) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
4. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
5. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
6. Hipoalbumin
7. Malnutrisi
8. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ :DPL, AGD,SGOT/SGPT, Ur/Cr, albumin, PCT, CRP-quantitative, konsul
mata
PTx/ : O2 on Nasal kanul 5 LPM
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
. Meropenem 3x 1 gram (D10)
Cotrimoxazole 1x960mg po
. Omeprazol 1x40mg iv
. 4-FDC 1x3 tab po (hari 7)
Asam Folat 3x5 mg po
. Vitamin B6 3x10mg po
Cavit D3 3x500mg po
. Parasetamol 3x500mg po
Transfusi PRC target HB> 10
gr/dl
. Transfusi Albumin 20% 100cc target albumin 3,5 gr/dl
. Ganti verban/hari
Combivent inhalasi/8jam
. Div Alergi: Methyl stop

Waktu/
Jam
5/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung A

Uraian
S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 110 x/menit, P 24x/menit,
S 38 C,
Saturasi 97% on NK 5 LPM
Paru : ronki basah kasar di kedua lapang paru, wheezing
tidak ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum 1000cc
IVFD
1500cc
Obat 100 cc

output
urin 1300cc
IWL 500cc
feses 200cc
NGT 300cc
wound loss serum 500ml
Balans - 200 cc

Lab 5/5/2016
DPL: 8,6/24,1/4.010/89.000
0,5/0,5/87,6/7,7/3,7
MCV/MCH: 79,3/28,3
AGD: 7,44/42,9/98,0/29,9/97,8
Ur/Cr: 23/0.3
Alb: 2,13

Diff count:
CRP: 83.1
PCT 1,19
SGOT/SGPT: 21/9

Waktu/
Jam
5/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan :A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. Sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 8) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
4. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
5. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
6. Atrofi papil mata kanan
7. Trombositopenia
8. Hipoalbumin
9. Malnutrisi
10. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ :DPL, elektrolit, albumin
Rontgen thorax ulang evaluasi pemberian AB definitive
Senin rencana Bronkoskopi
Neurologi: rencana LP, MRI kepala
PTx/ : O2 on Nasal kanul 5 LPM
. IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
. Meropenem 3x 1 gram (D11)
Vankomicin 2x1gr (E1)
. Omeprazol 1x40mg iv
Cotrimoxazole 1x960mg po
Asam Folat 3x5 mg po
. 4-FDC 1x3 tab po (hari 8)
. Vitamin B6 3x10mg po
Cavit D3 3x500mg po
Transfusi PRC target HB> 10
. Parasetamol 3x500mg po
gr/dl

Waktu/
Jam
6/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung A

Uraian
S: kontak inadekuat
O : TSB, somnolen, TD 110/70, N 100 x/menit, P 24x/menit,
S 38 C,
Saturasi 98% on SM 10 LPM
Paru : ronki basah kasar di kedua lapang paru, wheezing
tidak ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum 600cc
IVFD
4100cc
Obat 100 cc

output
urin 1300cc
IWL 500cc
feses 200cc
NGT 300cc
wound loss serum 1000ml
Balans + 1500 cc

Lab 6/5/2016
Ur/Cr: 21/0.3
Alb: 2,2

Waktu/
Jam
6/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan :A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. Syok sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 9) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
4. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
5. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
6. Atrofi papil mata kanan
7. Trombositopenia
8. Hipoalbumin
9. Malnutrisi
10. Imobilisasi, ketergantungan total
PDx/ :DPL, elektrolit, albumin
Rontgen thorax ulang evaluasi pemberian AB definitif
PTx/ : O2 on simple mask 10 LPM
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam
. Meropenem 3x 1 gram (D12)
Vankomicin 2x1gr (E2)
. Omeprazol 1x40mg iv
Cotrimoxazole 1x960mg po
. 4-FDC 1x3 tab po (Hari 9)
Asam Folat 3x5 mg po
. Vitamin B6 3x10mg po
Cavit D3 3x500mg po
Transfusi PRC target HB> 10
. Parasetamol 3x500mg po
gr/dl
. Transfusi Albumin 20% 100cc/hari target albumin 3,5 gr/dl
. Suction per 6 jam
Balans cairan

Waktu/
Jam
7/2/16
06.00

Kegiatan

Lantai 7
gedung
A

Uraian

S: kontak inadekuat, residu NGT hitam


O : TSB, sopor-koma, TD 120/70, N 100 x/menit, P 24 x/menit (on SM 10LPM),
S 38 C, Saturasi 99% on SM 10 LPM
Paru : ronki basah kasar di kedua lapang paru, wheezing tidak ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum 600cc
IVFD
4100cc
Obat 100 cc

output
urin 1300cc
IWL 500cc
feses 200cc
NGT 300cc
wound loss serum 1000ml
Balans + 1500 cc

Lab 7/5/2016
DPL: 7,7/23,3/5.370/86.000
Diff count: 0,2/0/89,6/6,5/3,7
AGD: 7,3/49,1/248,3/25,0/99,7
MCV/MCH: 84,1/27,8
PT: 10,9/10,7
APTT: 59,8/33,3
Elektrolit : 119/3,5/109
Pulasan gram swab: Batang gram (-) sedikit; Coccus gram (+) sedikit;
Leukosit 1-2/Lpb; Epitel 0/Lpb
Pulasan tahan asam swab: BTA: negative

Waktu/
Jam
7/2/16
06.00

Kegiatan
Lantai 7
gedung
A

Uraian
Lanjutan
A:
1. Penurunan kesadaran ec lesi intrakranialdd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
2. Syok sepsis ec hospital acquired pneumonia
3. Hematemesis ec stress ulcers
4. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 10) dengan infeksi
sekunder (hospital acquired pneumonia)
5. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus,
lutut, cruris sinistra
6. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
7. Atrofi papil mata kanan
8. Hiponatremia
9. Trombositopenia
10. Hipoalbumin
11. Malnutrisi
12. Imobilisasi, ketergantungan total
P:Dx/ :DPL, elektrolit, albumin
Rontgen thorax ulang evaluasi pemberian AB definitif
PTx/ :
. O2 on simple mask 10 LPM
. IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
IVFD NS 0.9%500cc/12
jam
. Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3 500ml/12 jam
. Heparin drip 10.000 unit/24 jam tunda
. Meropenem 3x 1 gram (D13)
Vankomicin 2x1gr (E3)
Combivent
. Terapi oral tunda
inhalasi/8jam

Waktu
/
Jam

Kegiata
n

8/2/16
06.00

Lantai
7
gedung
A

Uraian

S: kontak inadekuat, residu NGT hitam


O : TSB, sopor-koma, TD 120/70, N 110 x/menit, P 10x/menit (on Voltran), S
37,5, Saturasi 99% on Voltran 10 LPM
Paru : ronki basah kasar di kedua lapang paru, wheezing tidak ada
Lain-lain STQA
Intake
Minum (-)
IVFD 2500cc
Obat 100 cc

output
urin 800cc
IWL 500cc
feses 100cc
wound loss serum 1000 cc
Balans + 200 cc

LAB belum ada hasil


A:
1. Post cardiac arrest, saat ini ROSC
2. Penurunan kesadaran ec lesi intracranial dd/ infeksi intracranial dd/ syok
sepsis
3. Syok sepsis ec hospital acquired pneumonia
4. Hematemesis ec stress ulcers
5. TBC paru dengan infeksi sekunder on OAT (hari 11) dengan infeksi sekunder
(hospital acquired pneumonia)
6. Skin and soft tissue infection dengan susp sklofuloderma di gluteus, lutut,
cruris sinistra
7. Immunodefisiensi suspect SLE dengan keterlibatan mukokutan,
musculoskeletal
8. Atrofi papil mata kanan
9. Trombositopenia

Waktu/
Jam

Kegiata
n

Uraian

8/2/16
06.00

Lantai 7 Lanjutan
gedung
A
P:Dx/ :DPL serial, albumin
Rontgen thorax ulang evaluasi pemberian AB definitive
B. Plastik: rencana debridement senin
PTx/ :
O2 on voltran
IVFD Nacl 3% 500cc/24 jam
IVFD NS 0.9%500cc/12 jam
Aminofluid 500 ml /12 jam bergantian dengan KA-EN MG3
500ml/12 jam
Vascon drip titrasi, saat ini 0,4 mcg/kg/menit
Meropenem 3x 1 gram (D14)
Vankomicin 2x1gr (E4)
Suction berkala
Omeprazol drip 8mg/jam
Obat oral tunda
Combivent
inhalasi/8jam
Transfusi PRC target HB> 10 gr/dl
Transfusi Albumin 20% 100cc/hari target albumin 3,5 gr/dl
Heparin 10.000 unit/24 jam ditunda sampai hematoschezia
berhenti

Terima Kasih