Anda di halaman 1dari 11

BUDIDAYA TANAMAN

SIRSAK
Oleh :
Iif Miftahurrohman
Djamaludin Noor HT
V Non Reguler Agroekoteknologi
FAPERTA
Universitas Sultan Ageng Tirtaasa

Sejarah dan Asal Tanaman Sirsak


Tanaman sirsak memiliki nama spesies Annona
muricata linn. Nama sirsak sendiri berasal dari bahasa
Belanda (Zuurzak) yang berarti kantong asam. Tanaman
buah tropis ini didatangkan ke Nusantara oleh
pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada abad ke-19,
Zuurzak bukan asli tanaman asli Eropa. Tanaman ini
berasal dari daerah tropis di benua Amerika, yaitu
hutan Amazon (Amerika Selatan), Karibia, dan Amerika
Tengah.
Sirsak juga memiliki sebutan yang berbeda-beda di
setiap Negara contohnya di Negara Inggris dikenal
dengan sebutan soursop, graviola di Portugal, paw paw
di Brazil, guanabana di Spanyol, ang mo lau leen di
Cina, durian belanda di Malaysia, dan aathakka pazham
di India.

Manfaat dan Arti Penting Ekonomi Sirsak


Sirsak dapat dimakan dalam keadaan segar sebagai pencuci
mulut jika matang betul, atau dicampur dengan es krim atau
susu dijadikan minuman yang lezat. Selain itu sirsak dapat
diolah menjadi berbagai macam makanan seperti : selai buah,
sari buah (setelah dicampur gula), nektar atau sirop, dodol
sirsak dll. Sehingga sisrsak mempunyai nilai ekonomi yang
lumayan tinggi.
Manfaat sirsak bagi kesehatan tidak hanya terletak pada daging
buahnya. Namun manfaat sirsak tersebar ke bagian daun, biji,
kulit batang, akar, dan bunga.

Tabel Kandungan Zat Gizi dan serat


pangan buah SIRSAK / 100 gram
Kandungan

Jumlah

Kandungan

Jumlah

Energi

65,00 kal

Besi

0,60 mg

Protein

1,00 gr

Vitamin A

1,00 RE

Lemak

0,30 gr

Vitamin B1

0,07 mg

Karbohidrat

16,30 gr

Vitamin B2

0,04 mg

Kalsium

14,00 mg

Vitamin C

20,00 mg

Fosfor

27,00 mg

Niacin

0,70 mg

Serat

2,00 gr

Sistematika/ Taksonomi
Tanaman Sirsak
Kingdom : Plantae
Divisio
: Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Class
: Dicotyledonae
Ordo
: Polycarpiceae
Famili
: Annonaceae
Genus
: Annona
Species : Anona muricata. Linn

Botani Tanaman Sirsak


Sirsak berbentuk perdu atau pohon kecil, tingginya 3

10 m, bercabang hampir mulai dari pangkalnya.


Daun berbentuk lonjong-bundar telur sungsang.
Bunga-bunganya teratur, 1-2 kuntum berada pada
perbungaan yang pendek, berwarna kuning
kehijauan.
Buahnya yang matang, merupakan buah semu,
berbentuk bulat telur melebar atau mendekati
jorong, berwarna hijau tua dan tertutup oleh duri-duri
lunak.
Bijinya banyak, berbentuk bulat telur sungsang,
berwarna coklat kehitaman, berkilap.

Syarat Tumbuh
Sirsak merupakan tanaman buah yang
dapat tumbuh dan berkembang dengan
baik di dataran rendah sampai daerah
berketinggian 500 meter dari permukaan
laut (mdpl). Tanman sirsak akan tumbuh
dengan baik di daerah beriklim basah
samapai daerah kering bersuhu 22-28oC,
kelembaban udara (RH) 60-80%, dan curah
hujan berkisar antara 1.500-2.500 mm per
tahun Derajat keasaman tanah yang ideal
untuk tanaman sirsak berkisar pH 5,5-6,5.

Teknik Budidaya Tanaman


Sirsak
Pembibitan
Tanaman sirsak dapat diperbanyak melalui biji, okulasi dan
pencangkokan. Benih sirsak dapat ditanam langsung diladang atau
disemaikan terlebih dahulu di area persemaian. Setelah 20-30 hari,
sekitar 85-90% benih dapat berkecambah. Benih semaian tersebut
dapat dipindahkan ke lapangan setelah 6-8 bulan. Jumlah bibit yang
diperlukan untuk setiap hektar lahan sekitar 333-420 bibit tanaman
sirsak.
Penyapihan
Bibit tanaman sirsak yang telah mulai ditumbuhi daun dapat dipisahkan
ke dalam polybag atau langsung ditanam ke lahan yang lebih luas.
Pengelolaan Media Tanam
Membuat lubang tanam di lahan yang telah disediakan dengan ukuran
30 x 30 x 30 cm. Jarak antara lubang tanaman dapat dipilih alternative
6 x 4 m, 5 x 5 m, atau 6 x 5 m. setiap lubang tanaman diisi dengan
pupuk kandang yang sudah matang atau pupuk kompos sebanyak 5-10
kg. biarkan lubang tanam tersebut selama satu minggu sebelum
dilakukan penanaman.

Teknik Penanaman
Cara menanam sirsak sama dengan cara menanam tanaman buahbuahan lainnya. Sebelum ditanam, setiap lubang tanam diisi dengan
pupuk kandang, lalu ditaburi dengan pupuk campuran antara Urea,
SP36, dan KCL dengan perbandingan 2 : 1 : 1, yakni sebanyak 50
100 gram. Waktu tanam sirsak yang paling baik adalah pada saat
awal musim penghujan.
Pengairan
Tanaman sirsak membutuhkan pengairan yang teratur supaya dapat
berbunga dengan baik. Tanaman sirsak yang masih kecil atau muda
memerlukan pengairan intensif sampai berumur satu tahun.
Penyiraman dapat dilakukan sebanyak dua kali sehari. Perhatikan
faktor drainase karena akar sirsak yang dangkal tidak tahan
terhadap genangan air.
Penyiangan
Penyiangan tanaman sirsak sebaiknya dilakukan secara kontinu
setahun sekali bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan.
Penyiangan dan penggemburan tanah dapat dilakukan di sekeliling
tajuk (kanopi) tanaman sirsak.

Penyerbukan
Agar tanaman sirsak berbuah lebat dan normal perlu dilakukan
penyerbukan buatan. Caranya, ketuk bunga sirsak yang baru
saja mekar, kemudian kumpulkan tepung sari kedalam mangkuk
steril. Dilakukan pada siang hari. Keesokan harinya (08.0010.00), tepung sari dioleskan sebanyak 1-2 kali pada mahkota
bunga yang akan mekar (daun mahkota batang) agar lebih
efektif.
Pemupukan
Pemupukan sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan
menggunakan pupuk kandang dan pupuk kompos (20 kg/ pohon)
dan atau ditambah NPK dalam dosis kecil (100 gram/pohon)
yang dilakukan beberapa kali dalam setahun. Perlakuan ini akan
mendorong pertumbuhan atau pembuahan sirsak.
Penanganan Panen
Buah sirsak dapat dipanen setelah umur pohon lebih dari tiga
tahun. Dari satu pohon sirsak yang subur dapat diperoleh sekitar
230 buah sirsak dengan bobot setiap buah sekitar 2001.200
gram.

Terima kasih..