Anda di halaman 1dari 21

BAGIAN ILMU THT-KL

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN

OTITIS EKSTERNA MALIGNA

D E S YA D I L L A C H S YAD I N A M O K K E / C 111 11 114


L ATI FAH H U S N A Z U L K A F L I / C 111 11 8 7 1
PEMBIMBING :
D R . AY U A M E L I Y A H

REFERAT
Juni 2016

PENDAHULUAN
Otitis eksterna maligna (OEM) disebut juga otitis eksterna
nekrotikan yang merupakan infeksi telinga luar dan struktur lain
disekitarnya. Disebut maligna karena memiliki sifat klinik yang agresif,
dan memiliki hasil terapi yang jelek dan tingginya mortality rate pada
penderita.

1. Sastrodiningrat,AbdulGofar..OtitisEksternaMaligna.Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara Volume 39No 3. Dept.THT-KLFK-USU/RSUP H.Adam Malik, Medan.2006.
2. Illing E, Olaleye O. Malignant Otitis Externa: A Review of Aetiology, Presentation, Investigations and Current Management Strategies. Webmed Central : OTORHINOLARYNGOLOGY. 2011

ANATOMI
1. Telinga luar terdiri dari daun
telinga (pinna atau aurikel) dan
liang
telinga
->
membran
timpani. tulang rawan pada 1/3
bagian luar, sedangkan 2/3
bagian dalam rangkanya terdiri
dari tulang.
2.

Di telinga tengah terdapat tiga


tulang pendengaran yaitu maleus,
inkus dan stapes.

3.

Telinga dalam terdiri dari koklea


yang berupa 2 setengah lingkaran
dan vestibuler yang terdiri dari 3
buah kanalis semisirkularis.

3. Hafil, Alfian. Otitis eksterna maligna. Kelainan telinga luar. Buku Ajar Telinga hidung Tenggorok, FKUI, Jakarta.. edisi 7. Pg 56.2012.

FISIOLOGI PENDENGARAN

LOOK

OTITIS EKSTERNA MALIGNA ?


Infeksi bakteri yang progresif dimana dapat terjadi di liang telinga luar
serta dapat menyebar hingga ke tulang-tulang sekitarnya hingga
mengenai nervus kranial. Umumnya terjadi pada penderita diabetes
melitus dengan usia tua. Hampir semua kasus disebabkan akibat
organisme Pseudomonas aeruginosia.

1. Sastrodiningrat,AbdulGofar..OtitisEksternaMaligna.Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara Volume 39No 3. Dept.THT-KLFK-USU/RSUP H.Adam Malik, Medan.2006.

Diabetik
Immunodefisiensi
Irigasi
telinga

Otitis eksterna maligna

GEJALA
Otalgia
Gatal

Jaringan granulasi
Pembengkakan (liang telinga)
Sekret (>> banyak)
Parese/paralisis fasial (jika n.fasialis terkena)
Gangguan pendengaran

1. Sastrodiningrat,AbdulGofar..OtitisEksternaMaligna.Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara Volume 39No 3. Dept.THT-KLFK-USU/RSUP H.Adam Malik, Medan.2006.

STADIUM OEM
Stage I:
Infeksi terbatas pada jaringan lunak dan kartilago liang telinga. (otalgia yang
menetap, terbatas pada liang telinga luar, belum ada kelumpuhan n.facialis)
Stage II:
keterlibatan jaringan lunak dan erosi tulang temporal. (kelumpuhan n.fasialis pada
foramen jugular bagian lateral).
Stage III:
Perluasan intrakranial atau erosi di luar tulang temporal. (Ekstensi sampai foramen
jugular).
1. Sastrodiningrat,AbdulGofar..OtitisEksternaMaligna.Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara Volume 39No 3. Dept.THT-KLFK-USU/RSUP H.Adam Malik, Medan.2006.
2. Illing E, Olaleye O. Malignant Otitis Externa: A Review of Aetiology, Presentation, Investigations and Current Management Strategies. Webmed Central : OTORHINOLARYNGOLOGY. 2011

DIAGNOSIS

ANAMNESIS
Dari anamnesis dapat ditanyakan pada pasien yaitu adanya :

- otalgia
- rasa gatal pada telinga
- cephalgia temporal
- otore purulent
- penurunan pendengaran
- riwayat diabetes melitus

4.Harmesh S Bains, Gurdeep S Dhooria. Depatment of Pediatrics, Dayan and Medical College, Ludhiana, Punjab, India. Volume 47. 2010.
5.S Hollis, K evans. Management of malignant otitis externa. The journal of laryngology & otology.125. 2011.

PEMERIKSAAN FISIS
Inspeksi dari telinga luar serta otoskopi
kulit yang mengalami inflamasi (
hiperemis, udem, sekret yang banyak, jaringan granulasi pada dasar meatus akustikus
eksternus).

Pemeriksaan nervus kranialis sangat penting karena biasanya keadaan


ini dapat disertai dengan kelumpuhan saraf fasial.

2. Illing E, Olaleye O. Malignant Otitis Externa: A Review of Aetiology, Presentation, Investigations and Current Management Strategies. Webmed Central : OTORHINOLARYNGOLOGY. 2011
4.Harmesh S Bains, Gurdeep S Dhooria. Depatment of Pediatrics, Dayan and Medical College, Ludhiana, Punjab, India. Volume 47. 2010.
5.S Hollis, K evans. Management of malignant otitis externa. The journal of laryngology & otology.125. 2011.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan
laboratorium darah

LED & Leukosit


GDS

Pemeriksaan radiologi

Pemeriksaan
laboratorium kultur

CT scan pada tulang temporal &


tengkorak dapat menunjukkan
adanya dekstruksi tulang di
sekitar dasar tulang tengkorak
dan meluas ke intrakranial.

Pemeriksaan kultur yang


diperoleh dari sekret liang
telinga sangat diperlukan u/
sensitivitas antibiotik.

5.S Hollis, K evans. Management of malignant otitis externa. The journal of laryngology & otology.125. 2011.
6.Vadisha Bhat, Ajaz Aziz, Satheesh Kumar Bhandary, Rajeshwary Aroor, Shrinath D Kamath P, Marina Saldanha. Malignant Otitis Externa - A Retrospective Study of 15 Patients Treated in a Tertiary Healthcare Center
.Department of Otorhinolaryngology, K S Hegde Medical Academy, Karnataka, India.2015.

HISTOPATOLOGI
Dapat terlihat rusaknya jaringan menunjukkan luasnya nekrosis pada

lapisan epidermis dan dermis disertai infiltrate PMN.


Kartilago dikelilingi oleh jaringan inflamasi dan tampak destruksi. Pada
dinding pembuluh darah menunjukkan hialinisasi.
Tulang mastoid menunjukkan adanya sel sel inflamasi akut.

S Hollis, K evans. Management of malignant otitis externa. The journal of laryngology & otology.125. 2011.

PENATALAKSANAAN
Rawat inap penderita dan regulasi diabetes.
Kombinasi terapi diabetes, pemberian antibiotika yang sesuai dengan

hasil kultur dan debridement MAE setiap hari.


Antibiotik kombinasi aminoglikosid dengan penisilin antipseudomonas
atau sefalosporin untuk intervensi primer.
Pembedahan jika kondisi penderita yang buruk yaitu mastoidektomi
dengan dekompresi N. VII atau petrosektomi subtotal atau bahkan
dilakukan reseksi parsial tulang temporal.

Nussenbaum B, roland PS. External ear, malignant external otitis. eMedicine specialties Otolaryngology and Facial Plastic surgery. Update: 04/14/06.
Available at : http://emedicine.medscape.com/article/845525-overview. Accesed 01/15/2009

KOMPLIKASI
Neuropati kranial

Intrakranial

Saraf kranial dapat dipengaruhi


oleh peradangan di sepanjang
dasar tengkorak oleh
neurotoxin yang dihasilkan
oleh Pseudomonas.
Saraf wajah (VII) paling sering,
biasanya pada foramen
stylomastoid.
Semakin lama proses penyakit,
saraf kranial IX, X, dan XI juga
bisa kena di foramen jugularis,
diikuti oleh XII di kanal
hypoglossal. Saraf V dan VI
dapat terpengaruh jika penyakit
ini meluas ke puncak petrosa.

Komplikasi ini jarang terjadi


karena jika tidak ada
kelumpuhan saraf kranial.
Meningitis, abses otak, dan
trombosis sinus dural mungkin
terjadi.
Trombosis sinus kavernosus
harus dipertimbangkan jika
saraf kranial V atau VI yang
terkena dampak.

Nussenbaum B, roland PS. External ear, malignant external otitis. eMedicine specialties Otolaryngology and Facial Plastic surgery.
Update: 04/14/06. Available at : http://emedicine.medscape.com/article/845525-overview. Accesed 01/15/2009

Kondisi komorbiditas
Pasien dengan otitis eksternal
maligna (OEM) hampir selalu
memiliki diabetes, sering
dengan masalah medis lain
seperti pneumonia, uremia,
infak myocard dan strok.

DIAGNOSA BANDING
OEM

Otitis eksterna
sirkumkripta

Otitis eksterna
diffus

Otomikosis

Jaringan
granulasi

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Otalgia

Nyeri hebat

Nyeri hebat

Ada

Ada

Otore

Ada

Ada

Ada

Ada

Gatal

Ada

Ada

Ada

Ada

Parese facialis

Komplikasi

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Necrosis tulang

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Furunkel

Tidak ada

Ada

Tidak ada

Tidak ada

Etiologi

Pseudomonas
aeroginosa

Staphylococcus aureus
dan Staphylococcus
albus

Gol. Pseudomonas

Pityrosporum, Aspergilus,
Candida albicans.
Pityrosporum

Penurunan
pendengaran

Ada

Ada

Ada

Tidak

Nussenbaum B, roland PS. External ear, malignant external otitis. eMedicine specialties Otolaryngology and Facial Plastic surgery.
Update: 04/14/06. Available at : http://emedicine.medscape.com/article/845525-overview. Accesed 01/15/2009

DIAGNOSA BANDING

OEM

Otitis
eksterna
sirkumskript
a

Otitis
eksterna
diffus

Nussenbaum B, roland PS. External ear, malignant external otitis. eMedicine specialties Otolaryngology and Facial Plastic surgery.
Update: 04/14/06. Available at : http://emedicine.medscape.com/article/845525-overview. Accesed 01/15/2009

Otomikosis

PROGNOSIS
Rekurensi penyakit dilaporkan sekitar 9% - 27%. Hal ini berhubungan dengan

lamanya pemberian terapi yang tidak adekuat dan manifestasi klinik berupa
sakit kepala dan otalgia, bukan otorea.

Meyerhoff WL, Caruso VG. Trauma & infections of the external ear. In : Paparella MM, Shumrick DA, Gluckman JL, Meyerhoff WL eds. Otolaryngology 3rd ed. New York : WB Saunders ; 1991: 1230-1

TERIMA KASIH