Anda di halaman 1dari 34

BAHAN AJAR DIKLAT PRAJABATAN

POLA BARU GOLONGAN III


TAHUN 2016

Bersama :

KAFARUDIN

Widyaiswara Badan Diklat Prov.


Sultra
1

Mata Diklat Etika Publik ini,


memfasilitasi pembentukan nilai-nilai
dasar etika publik pada peserta diklat
melalui pembelajaran Kode Etik dan
perilkau pejabat publik, bentuk-bentuk
kode etik dan implikasinya aktualisasi
kode etik PNS.
Keberhasilan peserta dinilai dari
kemampuannya mengatualisasikan
nilai-nilai dasar etika dalam mengelola
pelaksanaan tugas jabatannya.
2

Peserta mampu :
Memiliki pemahaman tentang kode etik dan
perilaku pejabat publik
Mengenali berbagai bentuk sikap dan
perilaku yang bertentangan dengan kode
etik dan perilaku dan implikasi dari
pelanggaran kode etik dan perilaku bagi
dirinya.
Menunjukkan sikap dan perilaku yang
sesuai dengan kode etik dan perilaku
selama diklat.
3

DARI BERBAGAI MEDIA DAPAT


DISIMPULKAN BAHWA NEGARA KITA
MASIH UN-GOOD GOVERNANCE

APA PENDAPAT ANDA ?


MENGAPA DEMIKIAN ?
APA SOLUSINYA ?

1. Amanat UU No. 5 Tahun 2014,


Tentang ASN untuk Mewujudkan ASN
yang berkrakter dan Profesional
yang dibangun di atas Nilai-nilai
Dasar ASN;
2. Aparatur Sipil Negara terutama PNS
yang Memiliki Etika dan Moralitas
yang tinggi dalam menjalankan
tugasnya tentu akan memiliki
akuntabilitas dan Penghormatan
yang tinggi terhadap tuntutan
aspirasi dan kepentingan masyarakat
yang dilayani; 5

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN

KODE ETIK DAN PERILAKU


PEJABAT PUBLIK
Pengertian Etika
Pengertian Kode Etik
Kode Etik Aparatur Sipil Negara
Nilai-Nilai Dasar Etika Publik
Definisi dan Lingkup Etika Publik
Dimensi Etika Publik
Tuntutan Etika Publik dan
Kompetensi
Perilaku Pejabat Publik

06/28/16

Etika berasal dari bahasa Yunani


yaitu Ethos : Merupakan Nilainilai Perilaku yang Baik yang
ditunjukan oleh Seseorang atau
Organisasi tertentu dalam
interaksinya dengan lingkungan;
Etika Merupakan nilai-nilai
moral yang mengikat seseorang
atau kelompok orang dalam
7

Moral atau Morale diartikan


sebagai semangat atau
dorongan batin dalam diri
seseorang untuk
melakukan atau tidak
melakukan sesuatu. Moral
dapat melatar belakangi
etika seseorang.
8

Etika

Nilai-nilai Normatif
Atau pola perilaku
Seseorang, Lembaga
Atau organisasi
Sebagai suatu
Kelaziman yang
Dapat diterima
umum

Moralitas

Nilai-nilai normatif yang


Menjadi Keyakinan dalam diri
seseorang, Badan, lembaga
atau organisasi yang
menjadi faktor pendorong
Untuk melakukan atau
Tidak melakukan
sesuatu

Etika

etiket

10

1. Baik
2. Benar;
3. Adil;
4. Sesuai dengan hati nurani
5. Sesuai dengan pendapat umum
6. Sesuai dengan kaidah atau
keyakinan yang dianut oleh
seseorang;
11

TEORI-TEORI ETIKA :

12

PRINSIP-PRINSIP ETIKA :

13

PRINSIP-PRINSIP ETIKA :

14

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Pengertian Kode Etik dan Kode
Perilaku Aparatur Sipil Negara
Kode etik adalah rumusan eksplisit
tentang kaidah-kaidah atau norma yang
harus ditaati secara sukarela oleh para
pegawai di dalam organisasi publik.
Kode etik biasanya merupakan hasil
dari kesepakatan atau konsensus dari
sebuah kelompok sosial dan pada
umumnya dimaksudkan untuk
menunjang pencapaian tujuan
06/28/16
15
organisasi.

KODE ETIK DAN KODE


PRILAKU ASN:
1. melaksanakan tugasnya dengan jujur,
bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi;
2. melaksanakan tugasnya dengan cermat dan
disiplin;
3. melayani dengan sikap hormat, sopan, dan
tanpa tekanan;
4. melaksanakan tugasnya sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan;
5. melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah
atasan atau Pejabat yang Berwenang sejauh
tidak bertentangan dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan dan etika
pemerintahan;
6. menjaga kerahasiaan yang menyangkut
kebijakan negara;

KODE ETIK DAN KODE PRILAKU ASN:


7.menggunakan kekayaan dan
barang milik negara secara
bertanggung jawab, efektif, dan
efisien;
8.menjaga agar tidak terjadi konflik
kepentingan dalam melaksanakan
tugasnya;
9.memberikan informasi secara
benar dan tidak menyesatkan
kepada pihak lain yang
memerlukan informasi terkait
kepentingan kedinasan;

KODE ETIK DAN KODE


PRILAKU ASN:
10.tidak menyalahgunakan informasi
intern negara, tugas, status,
kekuasaan, dan jabatannya untuk
mendapat atau mencari keuntungan
atau manfaat bagi diri sendiri atau
untuk orang lain;
11.memegang teguh nilai dasar ASN dan
selalu menjaga reputasi dan integritas
ASN; dan
12.melaksanakan ketentuan peraturan
perundang-undangan mengenai
disiplin Pegawai ASN.

1. MEMEGANG TEGUH NILAI-NILAI DALAM IDEOLOGI


NEGARA PANCASILA
2. SETIA DAN MEMPERTAHANKAN UUD NEGARA RI
TAHUN 1945 SERTA PEMERINTAHAN YANG SAH;
3. MENJALANKAN TUGAS SECARA PROFESIONAL DAN
TIDAK BERPIHAK
4. MEMBUAT KEPUTUSAN DENGAN PRINSIP
KEAHLIAN
5. MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG NON
DISKRIMINATIF
6. MEMELIHARA DAN MENJUNJUNG TINGGI STANDAR
ETIKA YANG LUHUR
7. MEMPERTANGGUNGJAWABKAN TINDAKAN DAN
KINERJA KPD PUBLIK
8. MEMILIKI KEMAMPUAN DALAM MELAKSANAKAN
KEBIJAKAN DAN PROGRAM PEMERINTAH
06/28/16
19

9. MEMBERIKAN LAYANAN KEPADA PUBLIK


SECARA JUJUR, TANGGAP, CEPAT, TEPAT,
AKURAT, BERDAYA GUNA, BERHASIL GUNA
DAN SANTUN
10.MENGUTAMAKAN KEPEMIMPINAN
BERKUALITAS TINGGI
11.MENGHARGAI KOMUNIKASI, KONSULTASI,
DAN KERJASAMA
12.MENGUTAMAKAN PENCAPAIAN HASIL DAN
MENDORONG KINERJA PEGAWAI
13.MENDORONG KESETARAAN DALAM
PEKERJAAN
14.MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM
06/28/16
20
PEMERINTAHAN YANG DEMOKRATIS SEBAGAI

TUJUAN

Pelayanan
Publik yg
Berkualitas
Dan Relevan

DIMENSI
ETIKA
PUBLIK
MODALITAS

TINDAKAN

Akuntabilitas
Transparansi
06/28/16
Netralitas

Integritas
Publik 21

MATERI ETIKA PUBLIK UNTUK PRAJABATAN


Definisi dan Lingkup Etika Publik
Etika Publik merupakan refleksi tentang
standar/norma yang menentukan baik/buruk,
benar/salah perilaku., tindakan dan keputusan
untuk mengarahkan kebijakan publik dalam
rangka menjalankaan tanggung jawab
pelayanan publik.
Lingkup Etika Publik :
1.Pelayanan Publik yang berkualitas dan
relevan;
2.Sisi dimensi reflektif, Etika Publik berfungsi
sebagai bantuan dalam menimbang pilihan
sarana kebijakan publik dan alat evaluasi
06/28/16
22
3.Modalitas Etika, menjembatani antara norma

Tuntutan Etika Publik dan


Kompetensi
Pejabat Publik tidak hanya
dituntut memiliki
kompetensi teknis dan
leadership, namun juga
harus memiliki
kompetensi
Kompetensi
etika
:
etika
Menjadikan
pejabat publik
peka, peduli dan tidak
diskrimanatif dalam

06/28/16

23

Perilaku Pejabat Publik


DIPERLUKAN PERUBAHAN MINDSET
PENGUASA
WEWENANG

PELAYAA
N
PERANAN

JABATAN ADALAH AMANAH YANG


HARUS DIPERTANGGUNGJAWABKAN
06/28/16

24

SUMBER

ETIKA

1. Agama/Kepercayaan Terhadap TYME


2. Lingkungan masyarakat umum
3. Peraturan-peraturan formal
4. Lingkungan ketetanggaan
5. Lingkungan keluarga
6. Hatinurani individual
Diadaptasi dari : Djadja. Saefullah (2009)

SUMBER

ETIKA PEJABAT PUBLIK

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Agama/Kepercayaan Terhadap TYME


Norma dan nilai masyarakat
Idiologi negara
Undang-undang Dasar
Undang-undang
Peraturan Pemerintah
PERILAKU
Peraturan-peraturan lain
PEJABAT
PUBLIK
(Baik umum maupun Departemental)
Peraturan & ketentuan unit kerja/
lembaga setempat
8. Perintah atasan yg sesui dgn aturan
Diadaptasi dari : Djadja. Saefullah (2009)

TUGAS DISKUSI KELOMPOK :


KELOMPOK I
Jelaskan Pentingnya Etika
Dalam Urusan Pelayanan
Publik dan Penggunaan
Kekuasaan untuk melegitimasi
Kebijakan
KELOMPOK III
Jelaskan dan berikan
Contoh perilaku ASN
yang sesuai dengan
Kode Etik dan Kode
Perilaku ASN
KELOMPOK IV
Jelaskan dan berikan contoh/
prosedur pengenaan
Sanksi/hukuman Disiplin yang
diterima ASN bila melanggar PP

KELOMPOK II
Jelaskan perilaku-perilaku
yang berkaitan dengan
konflik kepentingan yang
memperburuk citra
organisasi Pemerintah dan
Bagaimana strategi
menghindari Konflik
Kepentingan dalam
pelaksanaan tugas sebagai
ASN

KELOMPOK V
Jelaskan
implikasi/dampak
apabila Nilai Dasar
Etika Publik Tidak
diaplikasikan dalam
pelaksanaan tugas
27
jabatan masing-masing

ORGANISASI KELOMPOK :
KETUA
SEKRETARIS
PENYAJI
MODERATOR
ANGGOTA

:
:
:
:
: 1.
2.
3.
4.

28

Hukuman Disiplin PNS :


1- 5 Hari

Teguran Lisan

6 - 10 Hari

Teguran Tertulis

11 - 15 Hari

Pernyataan Tidak Puas

16 - 20 Hari

Penundaan KGB selama 1 Tahun

21 - 25 Hari

Penundaan KP selama 1 Tahun

26 - 30 Hari
31 - 35 Hari
36 - 40 Hari
41 - 45 Hari

Penurunan Pangkat Setingkat Lebih Rendah


Selama 1 Tahun
Penurunan Pangkat Setingkat Lebih Rendah
Selama 3 Tahun
Pemindahan unuk Penurunan Jabatan 1 Tingkat
lebih rendah
Pembebasan dari Jabatan

Pemberhentian dgn Hormat tdk atas permintaan


sendiri atau Pemberhentian tdk dgn hormat
Catatan : Terlambat/Cepat Pulang dihitung secara kumulatif 71/2 Jam
29
terhitung 1 Hari
46 ke atas

SUMBER-SUMBER KODE ETIK PNS :


1. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1959 tentang
Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil dan Anggota
Angkatan Perang
2. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang
Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil
3. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang
Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil
4. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang
Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri
Sipil
5. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang
Disiplin PNS
6. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur
Sipil Negara (ASN)
7. PP. NO 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Presetasi Kerja PNS
8. PP No. 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan Dan Perceraian

Bagi Pegawai Negeri Sipil


9. PP No. 24 Tahun 1976 tentang Cuti PNS

JENJANG
HIRARCKI JABATAN
PNSSTRUKTURAL
:
PANGKAT/GOL/RUANG

TINGKAT PENDIDIKAN

Pembina Utama /IV/e

Eselon I.a

Pembina Utama Madya /IV/d

Eselon I.b

Pembina Utama Muda /IV/c

Eselon II.a

Pembina Tk. I /IV/b

Eselon II.b

Pembina /IV/a

Eselon III.a

Penata Tk. I / III/d

Eselon III.b

S-3

Penata / III/c

Eselon IV.a

S-2/Spesialis

Penata Muda Tk. I /III/b

Eselon IV.b

S-1/D-4

Penata Muda / III/a

Eselon V.a

Pengatur Tk. I / II/d

Eselon V.b

D-3

Pengatur / II/c

D-2/Sarmud

Pengatur Muda Tk. I / II/b

SMA/D-1

Pengatur Muda / II/a


Juru Tk. I / I/d

SMP

Juru / I/c
Juru Muda Tk. I / I/b

Fungsional
Keterampilan s/d III/d
BUP : 58 THN
Fungsional Keahlian
s/d IV/e
BUP :
Pertama s/d Muda :
58 Tahun
Madya : 60 Tahun
31
Utama : 65 s/d 70 Thn

AKTUALISASI ETIKA APARATUR SIPIL NEG


Identifikasi Kegiatan-kegiatan yang
saudara rencanakan dalam :
Aktualisasi Etika Publik untuk
Meningkatkan Pelayanan Publik
Aktualisasi Kode Etik dan Kode
Perilaku ASN Untuk Melawan Korupsi
Aktualisas Kode Etik dan Kode
Perilaku Untuk Peningkatan Kinerja
Organisasi
Aktualisasi Kode Etik dan Kode
Perilaku Untuk Peningkatan
06/28/16
32
Integritas Publik

MOTIVASI PENYIMPANGAN ETIKA :


1. Itikat Baik;
2. Keserakahan;
3. Kewenangan dan Kekuasaan;
4. Persahabatan;
5. Kepentingan Pribadi dan Keluarga;
6. Kebodohan atau Pura-pura Bodoh;
7. Ikut Arus;
8. Merasa berjasa dalam organisasi
9. Mengikuti Perintah;
10.Banyak Uang;
11. Jaminan Keselamatan
33

34

Anda mungkin juga menyukai