Anda di halaman 1dari 6

Definisi Kejang

Kejang (konvulsi) adalah hasil dari


perubahan elektrolit yang tidak
terkontrol pada sel-sel saraf korteks
cerebral
dan
ditandai
dengan
penurunan kesadaran, perubahan
aktivitas
motorik,
dan/
atau
fenomena sensorik secara tiba-tiba.

Penyebab utama kejang dapat dibagi menjadi 6


kelompok besar, yaitu:
Agen toksik: insektisida, alkohol, pemberian obat-obatan
tertentu yang berlebihan atau overdosis.
Ketidakseimbangan kimiawi: Hiperkalsemi, Hipoglikemi, dan
Asidosis
Demam: infeksi akut, heatstroke
Proses patologis pada otak: oleh karena trauma, infeksi,
hipoksia, lesi pada otak yang meluas, peningkatan tekanan
intakranial
Eklampsia: hipertensi prenatal atau toxemia gravidarum
Idiopatik: sebab-sebab yang tidak diketahui.

HIPOKALSEMIA
Hipokalsemia didefinisikan sebagai tingkat kalsium plasma <
8,5mg/dl atau konsentrasi kalsium terionisasi < 4,0mg/dl.
Presentasi klinis
Gejala-gejala
hipokalsemia
dipengaruhi
oleh
derajat
hipokalsemia dan kecepatan penurunan konsentrasi kalsium
terionisasi dalam serum. Hipokalsemia akut terutama akan
meningkatkan eksitabilitas neuromuskular dan terjadinya tetani.
Pada SSP, manifestasi hipokalsemia akut yang biasa didapatkan
adalah kejang dan perubahan status mental. Kejang tonik-klonik
umum, motorik fokal, dan (lebih jarang) atipikal atau akinetik
dapat terjadi pada hipokalsemia dan mungkin satu-satunya
gejala yang muncul. Status epileptikus nonkonvulsif yang
disebabkan karena hipokalsemia juga telah dilaporkan.
Kejang dapat terjadi tanpa tetani otot pada pasien dengan
hipokalsemia. Kejang terjadi pada 20-25% pasien dengan
hipokalsemia akut sebagai kondisi darurat medis, dan pada 3070% dari pasien dengan hipoparatiroidisme simptomatik