Anda di halaman 1dari 25

jomblo juga keren

Screenplay by: Handoko AN


FADE OUT
FADE IN
DINAS KEBUDAYAAN DIY
FADE OUT
FADE IN
DINAS KESEHATAN DIY
FADE OUT
FADE IN
bekerja sama dengan
FADE OUT
FADE IN

FADE OUT
FADE IN
mempersembahkan
FADE OUT
FADE IN
01. EXT. DEPAN RUMAH ROY MALAM
CAST: ROY, PAK BEYE
CU. Bulan purnama di tengah-tengah langit malam. Tak ada
bintang. Hanya bulan yang bertengger sendirian. Kamera zoom
out pelan-pelan. Saat kamera mulai zoom out itulah terdengar
suara Roy.
ROY
(sok puitis)
Bianglala terbakar sudah, Nana
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

Seperti keningmu yang berdering


Hingga kita luruh di jalan raya
Membaca cuaca yang hamil tua
Sedang suara-suara mengalir
Menjadi luka-luka...
Ketika Roy selesai bersuara itulah kamera berhenti zoom out
dan terlihatlah sosok Roy dari belakang. Roy menyelimuti
tubuhnya dengan sarung sedang menatap rembulan. Posisi bulan
di atas sebelah kiri sedangkan Roy di sisi bawah sebelah
kanan.
Bersamaan dengan berhentinya kamera zoom out dan suara Roy
itulah terdengar pula suara ceret yang dilemparkan di dekat
Roy disertai teriakan suara Pak Beye.
PAK BEYE (OS)
(berteriak)
Suryooooooooo!!!
Kamu ngalamun lagi? Dasar gemblung!
MCU Roy pun menoleh ke belakang (ke arah sumber suara) hingga
terlihatlah wajahnya yang aneh tersenyum dengan sangat wagu.
Posisi MCU wajah Roy di sebelah kanan. Sedangkan di sebelah
kirinya muncul tulisan judul:

DISSOLVE TO
02. INT. RUANG TAMU RUMAH ROY MALAM
CAST: ROY, PAK BEYE
Roy menenteng ceret yang tadi dilemparkan Pak Beye. Ceret
sudah terisi air. Pak Beye duduk di kursi sambil membersihkan
kopyahnya.
ROY
(sambil jalan menenteng ceret)
Panggil saya Roy-lah, Pi. Roy. Biar
keren.

draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

PAK BEYE
(membersihkan peci)
Roy, Roy, dengkulmu mlecet. Papimu ini
ngasih nama kamu Suryo itu biar kamu
bisa bersinar seperti matahari. Menjadi
penerang dan pemberi energi yang luar
biasa buat orang-orang di sekitarmu. Lha
kok malah mbok ganti Roy. Apa itu?
Roy menghentikan langkahnya.
ROY
Papi sendiri ganti nama.
PAK BEYE
Kenthus! Siapa yang bilang Papimu ini
ganti nama? Mulai dari surat kelahiran
sampai KTP, nama papimu ini tetep sama.
Papimu ini termasuk orang yang
konsisten. Orang yang konsekuen menjaga
stabilitas nama. Enak aja dibilang ganti
nama.
ROY
Kalau nggak ganti nama, kenapa Papi
minta dipanggil Pak Beye? Mau ikutikutan sok menyingkat nama?
PAK BEYE
(geram)
Itu cuma kamuflase. Kalau ndak tak
singkat, kamu ndak malu kalau Papimu ini
dipanggil Boyo?
Roy nyengir.
DISSOLVE TO
03. EXT. DEPAN RUMAH NANA PAGI
CAST: NANA, EXTRAS SOPIR
Rumah Nana terlihat megah dan mewah. Di halaman rumah, seorang
sopir sedang mengelap mobil sedan yang tergolong berkelas. Tak
lama kemudian Nana keluar dari rumah sudah mengenakan seragam
SMA. Wajah Nana terlihat sangat cantik. Wajar kalau ia menjadi
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

primadona di sekolah. Namun sorot matanya menunjukkan rasa


kesepian yang mendalam.
Melihat Nana muncul, sopir menghentikan kegiatannya dan
langsung membukakan pintu belakang. Nana pun langsung masuk
mobil dan duduk di kursi belakang.
NANA
Langsung berangkat aja, Pak.
SOPIR
Ndak nunggu Ibu dulu, Mbak?
NANA
(cuek, ketus)
Bunda nggak pulang dari tadi malam.
SOPIR
Oh, baik Mbak.
Sopir segera menutup pintu belakang dan bergegas
mobil. Lantas mobil pun meninggalkan rumah.

masuk

ke

CUT TO
04. EXT. JALAN RAYA PAGI
CAST: ROY, BAGAS, INTAN
Roy
mengenakan
seragam
SMA
berangkat
sekolah
sambil
mengendarai Honda Pitung (atau Supercup atau Yamaha V70)
bututnya. Roy benar-benar terlihat wagu. Namun Roy tetap cuek
dan penuh percaya diri.
Di jalan yang sama Bagas berboncengan dengan Intan mengendarai
motor keren (bisa Vixion bisa pula Ninja). Keduanya tampak
berboncengan dengan sangat mesra. Intan memeluk pinggang Bagas
dengan erat. Bagas lantas menjejeri Roy sambil setengah
mengejek.
BAGAS
(mengejek)
Sudah siap ngebut, Bro?
Roy menoleh ke Bagas sambil sedikit mencibir.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

ROY
Aku ini bukan tipe anak muda yang suka
kebut-kebutan, Bro. Bahaya. Itu bisa
mencelakakan orang lain. Mendingan naik
motor sambil santai semacam ini.
Pemandangan di jalanan itu buat
dinikmati, bukan cuma buat ditinggalkan
tanpa kesan.
INTAN
Sambil sekalian mengkhayal ala jomblo
ya?
Bagas dan Intan tertawa. Roy mendengus kesal.
ROY
(kesal)
Jangkrik!
Bagas dan Intan ngebut meninggalkan Roy sambil tertawa ngakak.
CUT TO
05. EXT. TEMPAT PARKIR MOTOR SEKOLAH PAGI
CAST: ROY, NANA, EXTRAS SISWA
Roy memarkirkan motor bututnya. Beberapa anak yang lain juga
memarkirkan motor di sekitar Roy. Selesai memarkirkan motor,
Roy bermaksud beranjak. Namun dari kejauhan terlihat Nana
turun dari mobil yang dikemudikan sopirnya. Kecantikan Nana
lagi-lagi membuat Roy terpana.
ROY
(terpana)
Oh my Goddddd!!! Bidadari-Mu itu setiap
hari semakin mempesona saja. Membuat
jantungku berhenti berdetak. Membuat
nafasku terasa sesak.
Roy masih terpana sampai kemudian terlihat potongan kaca spion
disodorkan tepat di depan wajahnya.
EXTRAS MURID
(lembut tapi nyelekit)
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

Kalau mau ngalamun, mendingan sambil


lihat ini.
Roy mendengus kesal. Sedangkan murid itu dan teman-temannya
tertawa. Extras murid itu kemudian membuang kaca spion itu
sambil meninggalkan Roy. Roy pun memungut kaca spion itu dan
memasangnya lagi di motor bututnya.
CUT TO
06. EXT. WARUNG BU MERRY PAGI
CAST: PAK BEYE, BU MERRY
Pak Beye selesai sarapan di warung Bu Merry. Warung makan yang
sangat sederhana. Pak Beye lantas lebih banyak melamun. Bu
Merry yang genit pun menggoda.
BU MERRY
(menggoda)
Kok tumben ndak seperti biasanya to,
Papi Beye? Ada apa?
Pak Beye menoleh ke arah Bu Merry.
PAK BEYE
(sambil menoleh ke Bu Merry)
Kepo! Ndak seperti biasanya gimana?
BU MERRY
(genit)
Papi Beye lebih banyak ngalamun. Pasti
mikirin Mami Merry ya?
PAK BEYE
Ndak, keles. Buat apa saya mikirin situ?
BU MERRY
Alaaahhh mbok jangan gitu Ingat dulu
waktu Papi Beye ngebet ngejar-ngejar
Mami Merry.
PAK BEYE
Itu kan dulu... Kubangan masa lalu yang
ndak harus terus dikekang dalam
kenangan.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

(jeda)
Saya ini mikir Si Suryo.
BU MERRY
Lho, memangnya kenapa dengan anak
kesayangan Papi Beye itu?
PAK BEYE
Dia sering ngalamun. Kadang-kadang malah
ngomong sendiri. Di situlah kadang saya
merasa sedih. Saya kuwatirnya, dia itu
kangen sama almarhumah Maminya.
(sambil menunjuk dadanya)
Kalau sudah begitu, sakitnya tuh di
sini.
BU MERRY
Jangan-jangan Papi Beye kena serangan
jantung?
Pak Beye melotot geram.
PAK BEYE
(geram)
Jantung dhengkulmu mlonyoh!
Bu Merry nyengir. Pak Beye meninggalkan duit Rp 10.000 dan
segera meninggalkan tempat.
BU MERRY
(sok genit)
Ih, gitu aja marah. Rempong. Mbok woles
aja, Bro...
DISSOLVE TO
07. EXT. KANTIN SEKOLAH SIANG
CAST: ROY, BAGAS, INTAN, EXTRAS MURID
Roy, Bagas dan Intan jajan di kantin sekolah di jam istirahat.
Terlihat sekali Bagas dan Intan berusaha menyemangati Roy.
BAGAS
Sudahlah, kamu tembak aja langsung. Kamu
mau jomblo seumur hidup?
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

ROY
Ya nggak to.
INTAN
Makanya, buruan tembak. Kamu nggak
pingin seperti kami?
Intan lantas menggelendot manja ke bahu Bagas.
ROY
Pingin banget. Makanya aku minta nasihat
kalian.
BAGAS
Nasihat apa lagi? Sudah jelas kalian
cocok. Kalian hangat kalau berdua. Cinta
sudah memasuki rongga hati kalian
masing-masing.
INTAN
(menyahut)
Dan Nana, nggak pernah mau dekat sama
cowok mana pun. Cuma sama kamu. Kurang
apa lagi coba?
ROY
Kurang jelas.
BAGAS
Kurang jelas apanya?
ROY
Kurang jelas Nana mau nggak sama aku?
INTAN
Hanya ada satu cara untuk tahu
jawabannya.
BAGAS
Tembak.
INTAN
Jangan cuma digantung kaya cucian.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

ROY
(ngeper)
Tapi aku nggak berani.
Bagas dan Intan menghela nafas karena kesal.
BAGAS-INTAN
Jirih!
Bagas dan Intan meninggalkan Roy.
ROY
Lho? Kok malah pada pergi to? Ini kan
belum selesai? Kalian nggak mau bantu
aku?
BAGAS-INTAN
(sambil berjalan menjauh)
Nggak!
Roy cuma melongo.
ROY
Pitikih?
CUT TO
08. EXT. SELASAR SEKOLAH SIANG
CAST: BAGAS, INTAN, NANA
Bagas dan Intan berjalan sambil bergandengan di selasar
sekolah. Mereka berpapasan dengan Nana yang tampak terburuburu dan gusar. Bagas dan Intan keheranan.
NANA
(gusar)
Kalian lihat, Roy?
Bagas dan Intan serempak mengangguk.
NANA (CONTD)
Dimana?
Bagas dan Intan menunjuk ke arah kantin.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

NANA (CONTD)
Sendirian?
Bagas dan Intan mengangguk.
NANA (CONTD)
Makasih.
BAGAS-INTAN
(bersama-sama)
Sama-sama.
Bagas dan Intan kemudian
bertanya-tanya.
Sedangkan
meninggalkan mereka berdua.

saling pandang seperti saling


Nana
melenggang
begitu
saja
CUT TO

09. EXT. KANTIN SEKOLAH SIANG


CAST: ROY, NANA, EXTRAS MURID
Nana memasuki kantin. Matanya menyapu ke seluruh ruangan.
Terlihat anak-anak yang lain sebagian sedang makan dan
sebagian yang lain sedang ngobrol. Sampai kemudian dilihatnya
Roy sedang mengaduk-gaduk es teh dengan sedotannya. Sekadar
mengaduk-aduk sebagai tanda kurang kerjaan.
Nana segera menuju ke tempat Roy dengan wajah penuh gusar. Roy
sendiri tak sadar Nana sudah berdiri di depannya lantaran
wajah Roy menunduk mengawasi es batu yang teraduk-aduk di
gelas. Nana langsung duduk di bangku di depan meja Roy. Nana
lantas tanpa permisi langsung menarik es teh yang sedang
diaduk Roy dan langsung menyeruput. Roy terkejut.
ROY
(terkejut)
Lho! Lho!
Nana tak peduli. Nana menyeruput hingga es teh tinggal separo.
NANA
(geram, seperti ngomong pada dirinya
sendiri)
Masih nggak kapok juga ternyata.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

10

Roy jadi ngeper. Ngeri juga kalau melihat Nana sudah kesal
semacam itu.
NANA (CONTD)
Sudah jelas aku tolak, masih aja ngejar
terus.
(kepada Roy)
Sebel nggak kalau kaya gitu?
Roy mengangguk. Roy mau mengambil gelas es teh dari tangan
Nana sambil lehernya clegak-cleguk karena haus, namun Nana
seperti tak memperhatikan. Nana menyeruput lagi es teh itu.
NANA (CONTD)
Masa sih aku harus pakai kekerasan biar
dia kapok? Nggak perlu kan?
Roy mengangguk-angguk lagi. Lehernya clegak-cleguk lagi. Nana
menyeruput lagi es teh itu hingga tuntas. Gelas jadi kosong.
NANA (CONTD)
Dasar sok playboy!
Nana lantas berdiri dan hengkang dari situ. Roy cuma bisa
melongo.
DISSOLVE TO
10. INT. RUANG TAMU RUMAH ROY MALAM
CAST: ROY, PAK BEYE
Roy memegangi buku pelajaran. Namun tidak dibaca. Ia justru
terlihat melamun. Wajahnya tampak seperti tertekan. Pak Beye
pulang dan melepas kopyahnya. Roy tak menyadari bapaknya
datang. Pak Beye meletakkan kopyahnya di sebuah meja.
PAK BEYE
Apa kalau kamu ngalamun gitu, njur
tulisan-tulisan di buku pelajaranmu itu
berlompatan masuk ke dalam otakmu lalu
kamu jadi pinter? Gitu?
Roy tergeragap.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

11

ROY
(tergeragap)
Eh... Ohhhh.. ya nggak to, Pi. Papi ini
ada-ada saja.
Pak Beye mendekat dan duduk di dekat Roy.
PAK BEYE
Kamu lagi galau tingkat dewa karena ndak
punya gebetan?
ROY
(mengelak)
Kok Papi bicara gitu?
PAK BEYE
Walaupun Papimu ini sudah old style,
tapi Papi pernah muda, Le. Papimu ini
tahu seperti apa kalau anak muda lagi
mupeng.
ROY
Seperti apa, Pi?
PAK BEYE
Ya seperti kamu itu. Lolak-lolok.
Sedikit-sedikit ngalamun. Njur ngomong
sendiri. Ngomong sama langit. Ngomong
sama rembulan. Memangnya kalau sudah
ngomong sama langit, sama rembulan,
masalahmu jadi clear? Njur kamu jadi
punya pacar gitu?
Roy menggeleng.
PAK BEYE
Ha gene kamu ngerti.
ROY
Itu kan cuma buat mengungkapkan isi hati
saja, Pi. Biar beban di hati ini jadi
ringan seringan kapas yang mudah terbang
tatkala tertiup angin.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

12

PAK BEYE
Lebay! Biasa aja kaleeee... Dengar ya,
kalau kamu jatuh cinta, ungkapkan.
Jangan cuma dipendam. Kalau diterima ya
syukur, kalau ndak ya sudah. Lupakan.
Lalu move on. Jangan mau dibelenggu oleh
kegagalan.
(jeda)
Memangnya kamu ini lagi jatuh cinta sama
siapa to?
ROY
(malu-malu)
Nana, Pi.
Kontan Pak Beye tersentak.
PAK BEYE
(tersentak kaget)
Whhhaaaaattttt???
ROY
Kenapa, Pi? Salah ya?
PAK BEYE
Ndak... ndak salah, tapi gendheng! Kamu
itu mbok introspeksi. Ada hirarki yang
ndak boleh dilanggar secara semena-mena.
Ini manifestasi dari tata krama
kehidupan. Papimu ini sudah 51 my age,
jadi kalau cuma asam sama garam, Papi
sudah santap sampai ludes. Kalau kamu
terus melaju dengan angan-anganmu itu,
Papi sudah bisa prediksikan hasil
akhirnya.
ROY
Apa hasilnya, Pi?
PAK BEYE
(menunjukkan angka nol dengan jari
telunjuk dan jempolnya)
Nihil! Impossible!
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

13

ROY
Tapi saya jatuh cinta beneran, Pi?
PAK BEYE
Cepek deh! Move on! Move on!
Pak Beye lantas meninggalkan Roy dan masuk ke dalam kamar.
ROY
(ngedumel)
Nggak ngasih semangat, malah memupus
harapan.
Dari dalam terdengar suara Pak Beye.
PAK BEYE (OS)
Jangan lupa rebus air! Apa mau Papi
banting lagi ceretnya?
Roy mendengus kesal.
ROY
(kesal)
Sudah mateng dari tadi.
PAK BEYE (OS)
Cucok! Cucok!
DISSOLVE TO
11. EXT. BERBAGAI TEMPAT ANYTIME
CAST: ROY, BAGAS, INTAN, EXTRAS
MONTAGE:
Roy yang menunggangi motor bututnya melihat Bagas dan Intan
berboncengan motor. Intan terlihat berpegangan ke pinggul
Bagas. Keduanya tertawa-tawa. CU: Wajah Roy yang ngiler karena
kepingin.
Di hari yang lain, Roy juga melihat sepasang remaja sedang
berangkulan mesra sambil berjalan di sebuah trotoar. CU: Wajah
Roy yang juga ngiler karena kepingin.

draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

14

Di hari yang lain lagi, Roy melihat sepasang remaja yang lain
sedang duduk-duduk di bangku taman sambil saling menggenggam
tangan. Mereka berdua terlihat sangat mesra. CU: Lagi-lagi
wajah Roy yang ngiler karena kepingin.
Di hari yang berbeda lagi Roy melihat sepasang kakek dan nenek
yang sedang naik becak. Keduanya duduk mesra. Sang kakek
merangkul sang nenek. Nenek pun menyandarkan kepalanya di
pundak kakek. Keduanya tertawa-tawa. Lalu Nenek mengeluarkan
HP dari tasnya. Mereka pun melakukan selfie. CU: Wajah Roy
yang geram.
ROY
(geram)
Hhhhhuuuuuhhhh!!!
DISSOLVE TO
12. EXT. TEMPAT KOST BAGAS SIANG
CAST: BAGAS, INTAN
Sebuah tempat kost yang biasa. Bukan tempat kost eksklusif,
namun juga bukan tempat kost murahan. Kamar-kamarnya cukup
representarif.
Bagas dan Intan berboncengan motor memasuki kawasan tempat
kost.
Keduanya
masih
mengenakan
seragam
SMA.
Bagas
menghentikan motornya tepat di depan pintu kamar kost. Bagas
membuka pintu kamar kosnya dan langsung masuk bersama Intan.
Pintu kamar masih terbuka. Setelah meletakkan tasnya, Bagas
kembali ke pintu dan melongokkan kepalanya, melihat ke
sekelilingnya. Terlihat tempat kost benar-benar sepi. Bagas
pun manggut-manggut sambil tersenyum kemudian menutup pintu
dan menguncinya.
DISSOLVE TO
13. EXT. TERAS RUMAH ROY SORE
CAST: ROY
Roy duduk sendiri.
menerawang, seperti
Mulutnya menganga.

Wajahnya terlihat ingah-ingih. Matanya


sedang melamun dan mengenang sesuatu.
DISSOLVE TO
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

15

FLASHBACK-MONTAGE:
Roy, Nana, Bagas dan Intan sedang bercengkerama di kantin
sekolah. Mereka terlihat tertawa-tawa dan sangat akrab. Nana
juga terlihat sangat bahagia dan gemas melihat Roy. Bahkan
saking gemasnya Nana sampai mencubit pipi Roy, mirip cara
mencubit seseorang yang gemas terhadap seorang bayi. Roy pun
senang dan sedikit wagu.
(SLOW MOTION) Di kesempatan yang lain Roy dan Nana berkejaran
layaknya adegan di film India. Mereka terus berkejaran hingga
Roy sembunyi di balik sebuah pohon. Nana pun mendekati pohon
dan mengintip wajah Roy. Maka Roy pun tersipu-sipu wagu.
Di hari yang lain lagi, Roy dan Nana sedang berjalan
bergandengan. Sesekali Nana menyandarkan kepalanya di pundak
Roy. Mereka terlihat mesra. Sampai-sampai orang-orang yang
melihat mereka berdua keheranan dan geleng-geleng kepala.
Melihat hal itu Nana melototi orang-orang yang sedang menatap
mereka berdua. Kontan orang-orang yang menatap mereka berdua
pun memalingkan muka, pura-pura tak melihat.
DISSOLVE TO
END OF FLASHBACK
Roy tersenyum-senyum sendiri mengingat kejadian itu. Namun
pelan-pelan ekspresi wajahnya berubah. Yang tadinya tersenyumsenyum berubah jadi serius dan makin lama justru berubah
menjadi wajah kecut. Wajah penuh kecemasan.
NANA (VO)
(suara menggema)
Ayah dan bundaku bercerai justru ketika
aku sedang membutuhkan kasih sayang
mereka berdua. Di mataku, perkawinan itu
seperti pintu masuk yang terbuka lebar
menuju neraka. Itu sebabnya, Roy, aku
memilih sendirian. Aku nggak mau
pacaran. Sebab sebuah hubungan hanya
akan mengikatku dalam siksaan.
Wajah Roy benar-benar penuh kecemasan. Wajah seseorang yang
takut gagal.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

16

Tapi kemudian terdengar suara ejekan dari Bagas dan Intan.


INTAN (VO)
(suara menggema)
Kamu bukan laki-laki, Roy.
BAGAS (VO)
(suara menggema)
Kamu banci!
INTAN (VO)
(suara menggema)
Kamu penakut!
BAGAS (VO)
(suara menggema)
Jirih!
BAGAS-INTAN (VO)
(bersama, suara menggema)
Jirih! Jirih! Jirih! Jirih!
(tertawa menggema)
Hahahahahahahahaha...
Ekspresi wajah Roy pun tiba-tiba berubah jadi geram. Harga
dirinya merasa terusik. Roy lantas bangkit. Berdiri sambil
menatap jauh ke depan. Tangannya mengepal penuh semangat.
ROY (VO)
(berkata dalam hati, tegas)
Ini tidak boleh dibiarkan berlarutlarut. Aku harus lepas dari kerangkeng
khayalan ini. Membebaskan diri dari
belenggu kecemasan yang merantai
langkahku.
Roy lantas hadap kanan dengan
jalan layaknya baris-berbaris.

sikap

sempurna,

lantas

maju

CUT TO
14. INT. KAMAR ROY SORE
CAST: ROY
FAST MOVE:
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

17

Roy melukar bajunya dan tinggal mengenakan kaos singlet. Roy


lantas membuka lemari pakaian lantas memilih baju. Roy
mematut-matut di depan cermin. Merasa kurang sreg, Roy
memasukkan lagi baju yang tadi dipilihnya ke dalam lemari. Roy
memilih lagi baju yang lain. Mematut-matut lagi di depan
cermin. Kurang sreg lagi. Baju dimasukkan lagi ke dalam lemari
dan mengambil yang lain lagi. Yang diambil terakhir adalah
baju motif kotak-kotak. Mematut-matut lagi di depan cermin dan
merasa sreg. Roy lantas mengenakan baju kotak-kotak itu.
Roy kemudian menyisir rambutnya. Sisiran belah pinggir yang
membuat wajahnya semakin tampak wagu. Tapi Roy tak peduli. Roy
merasa itulah penampilannya yang paling jos!
END OF FAST MOVE
Roy sekali lagi mematut-matut di depan cermin. Tersenyum puas
meskipun nyata-nyata senyumnya terlihat wagu. Lantas Roy
melangkah keluar dari kamar.
CUT TO
15. INT. RUANG TAMU RUMAH ROY SORE
CAST: ROY, PAK BEYE
Roy muncul dari dalam kamar sudah dengan dandangan yang
menurutnya paling rapi dan keren. Di saat yang sama Pak Beye
pulang ke rumah. Pak Beye melihat dengan sinis.
PAK BEYE
(sinis)
Mau kemana?
ROY
Saya harus menunjukkan siapa jati diri
saya yang sebenarnya, Pi.
PAK BEYE
Memangnya jati dirimu itu siapa?
ROY
(nggaya)
Anak Papi yang pemberani dan nggak
jirih.
Pak Beye tertawa.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

18

PAK BEYE
(tertawa)
Hahahahahahahaahahaha...
Kamu nekad mau mengeksekusi planing-mu
itu? Nekad mau menerabas hirarki itu?
ROY
(semangat)
Harus, Pi! Ini harga diri seorang lakilaki. Sekali layar terkembang, pantang
surut ke belakang.
PAK BEYE
Kalau layarnya terkoyak?
ROY
(lemas)
Lha itu yang saya nggak tahu, Pi.
Pak Beye tertawa lagi sambil masuk ke kamarnya. Roy menatapnya
dengan penuh penasaran.
PAK BEYE (OS)
Suteralah, Le, move on! Move on, Le!
CUT TO
16. EXT. RUANG TAMU RUMAH NANA SORE
CAST: ROY, NANA, INTAN
Roy duduk di sofa ruang tamu rumah Nana dengan gugup. Matanya
menyapu seluruh isi ruangan. Di tembok terlihat foto Nana dan
Mamanya dalam ukuran besar. Lantas ada juga foto Nana
berseragam karate dengan medali emas yang sedang diciumnya.
Di sudut ruangan juga ada semacam meja yang menampung banyak
piala dan medali. Semuanya dari prestasi Nana sebagai
karateka.
Roy tampak salah tingkah. Wajahnya terlihat bingung dan gugup.
Nana muncul sambil membawa dua gelas es sirup. Nana
menyerahkan satu gelas ke Roy. Roy menerimanya dan langsung
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

19

menenggak hingga habis lantaran saking gugupnya. Nana menatap


penuh keheranan.
NANA
Nambah?
Roy mengangguk tapi kemudian tersadar.
ROY
Ya... eh... nggak ding... nggak...
Nana tersenyum lantas duduk di samping Roy.
NANA
Kamu kenapa? Tumben aneh banget.
ROY
(tersipu)
Eh, kelihatan ya?
NANA
Banget. Nggak biasa-biasanya kamu
begini.
Roy terlihat semakin gugup.
ROY
(serba salah)
Aduh, gimana ya?
NANA
Apanya? Kamu lagi ada masalah?
Nana menggenggam tangan
gugup dan bingung.

Roy.

Hal

itu

menambah

Roy

semakin

NANA (CONTD)
Ngomong aja terus terang.
Roy melepaskan genggaman tangan Nana. Roy pun menggaruk-garuk
kepalanya yang nggak gatal.
ROY
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

20

Sebetulnya... mmm... sebetulnya..


akuuuu.. akkuuuu...
Belum selesai Roy ngomong terdengar suara pintu yang dibuka.
Roy dan Nana langsung menoleh ke arah pintu. Terlihat Intan
berdiri di pintu sambil menangis. Wajahnya penuh lebam.
Roy dan Nana saling pandang penuh kecemasan. Keduanya berdiri.
Intan mendekat sambil membuka tangannya menandakan ingin
dipeluk. Roy pun membuka tangannya siap memeluk. Namun
ternyata Intan menghambur ke pelukan Nana.
Nana mengelus-elus punggung Intan. Intan sesenggukan.
bersikap salah tingkah. Wajah Nana terlihat sangat geram.

Roy

NANA
(tenang, tapi terdengar penuh amarah)
Siapa yang melakukannya?
Intan tak menjawab. Intan hanya melihat ke arah Roy yang
menandakan dirinya tak leluasa bicara karena ada Roy di situ.
Nana paham. Nana lantas menggendeng Intan pergi dari situ, ke
ruang sebelah yang hanya berbatas kaca sehingga semua gerakgerik Nana dan Intan bisa terlihat dengan jelas meski tak
terdengar suara.
Dari balik kaca Roy melihat Nana dan Intan bicara serius.
Beberapa kali terlihat Nana mengguncang-guncang tubuh Intan.
Intan pun tampak menangis. Seperti ada penyesalan yang
mendalam. Nana tampak geleng-geleng kepala sambil memegangi
jidatnya. Sedangkan Intan terlihat seperti mengiba-iba.
Roy penasaran dengan apa yang terjadi. Roy pun bangkit dan
mendekati keduanya.
ROY
(lugu)
Ini ada apa to?
Nana terlihat geram melihat Roy datang.
NANA
Ini urusan perempuan.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

21

Nana lantas menggandeng Intan lagi keluar dari situ menuju ke


kamarnya. Roy hanya bisa melongo.
ROY
(bergumam)
Gagal maning...
CUT TO
17. INT. RUANG TAMU RUMAH ROY MALAM
CAST: ROY, PAK BEYE
Pak Beye masih menyetrika baju. Roy masuk dengan lemas.
PAK BEYE
(sinis)
Prediksi Papi benar? Nihil? Impossible?
Roy menoleh ke Pak Beye dengan kesal. Kemudian melangkah ke
kamarnya. Pak Beye tertawa.
PAK BEYE
(tertawa)
Hahahahahahahahahaha...
Move on, Le! Move on!
(tertawa lagi)
Hahahahahahahahahahaha...
Dari dalam kamar, Roy menyahut.
ROY (OS)
Perjuangan belum selesai, Pi. Belum apaapa.
Pak Beye terkejut.
PAK BEYE
(terkejut)
Waduh!
DISSOLVE TO
18. EXT. SELASAR SEKOLAH SIANG
CAST: ROY, EXTRAS MURID
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

22

CU. Tulisan undangan pernikahan antara BAGAS PRAMUDYA dan


INTAN PRAMESWARI. Undangan berwarna pink. Roy membaca undangan
itu di selasar sekolah. Setelah membaca undangan itu ekspresi
wajah Roy tiba-tiba berubah jadi sumringah. Roy seperti
menemukan ide.
ROY
(yakin, penuh percaya diri)
Momentumnya datang sekarang! Tunggu
bidikan panahku, Bidadariku!
Roy lantas beranjak dengan tergesa dan penuh semangat.
CUT TO
19. EXT. KANTIN SEKOLAH SIANG
CAST: ROY, NANA, EXTRAS MURID
Nana juga membaca undangan yang sama. Namun berbeda dengan
Roy, Nana justru terlihat lemas dan tak bersemangat. Wajahnya
tampak sedih. Nana terus memandangi undangan itu.
Roy datang dengan penuh semangat dan percaya diri. Nana tak
menyadari kedatangan Roy.
ROY
Gimana? Keren to?
Nana menoleh ke arah Roy dengan penuh keheranan.
NANA
Apanya?
ROY
(percaya diri)
Itu, Bagas sama Intan. Masih muda sudah
nikah. Bisa dibayangkan to, pagi, siang,
malam, mereka selalu berdua. Belajar
bareng. Sekolah bareng. Kalau kamu mau,
kita juga bisa kok kaya gitu.
Nana terperangah.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

23

NANA
(terperangah)
Apppaaaaaa???
Roy langsung merasa keceplosan dan spontan menutupi bibirnya
dengan tangannya. Ekspresi wajahnya ingah-ingih.
NANA (CONT)
(kesal, marah)
Kamu pikir ini keren? Ini musibah! Bukan
hanya buat mereka, tapi juga buat para
orangtua mereka. Buat semua keluarga
besar mereka! Pernikahan ini nggak
seharusnya terjadi kalau mereka bisa
menjaga diri. Pernikahan ini belum
saatnya ada kalau saja Intan tidak
hamil. Ini jurang! Ini neraka! Mereka
telah terperosok ke dalamnya. Dan kamu
bilang ini keren?
Roy hanya bisa bengong dan wagu sambil menatap Nana yang penuh
emosi dan terengah-engah.
NANA (CONTD)
(bernada ancaman)
Dan kamu, jangan pernah coba-coba
berpikir untuk macari aku. Karena aku
memilih jadi jomblo. Dan itu jauh lebih
keren daripada harus berakhir seperti
mereka. Ngerti?
Roy manggut-manggut
pergi.

dengan

takut

dan

wagu.

Nana

langsung

DISSOLVE TO
20. EXT. DEPAN RUMAH ROY SIANG
CAST: ROY, PAK BEYE
Pak Beye masih mengelap sepeda ontanya. Roy pulang dengan
motor bututnya. Wajah Roy tampak kusam. Turun dari motor,
langkah Roy pun tampak gontai. Melihat itu Pak Beye justru
tertawa.
draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

24

PAK BEYE
(tertawa)
Hahahahaahahahahahaa
Roy menghentikan langkahnya menatap Pak Beye.
PAK BEYE
(nyindir)
Move on, Le! Move on!
Roy geram dan kesal.
ROY
(geram)
Embuh!
Roy langsung melangkah masuk ke dalam rumah. Pak Beye terus
tertawa.
PAK BEYE
(tertawa)
Hahaahaaahahahaahahahaa...
THE END

draft #4 skenario jomblo juga keren by @sie_ndo

25