Anda di halaman 1dari 4

ARISAN NIKAH

PLN Angkatan 51 (PE A & PE B)

I. Maksud dan Tujuan


1. Menjalin, meningkatkan dan melanjutkan silaturahmi
2. Membantu teman yang akan menikah, dalam menyampaikan niat baiknya
3. Untuk Ibadah
II. Latar Belakang
Melihat dari potensi masing-masing personal, akan lebih baik jika kita terus bersatu. Berbagai
macam kegiatan yang bisa kita lakukan bersama untuk memajukan diri pribadi dan angkatan.
Dengan terus berhubungan dan bersilaturahmi diharapkan kedepannya kita bisa bekerja sama
untuk menggapai hal besar dan baik dimasa yang akan datang nanti.
Didasari pemikiran dan niat baik untuk bekerja sama dan bersilaturahmi kami mencanangkan
untuk membentuk kegiatan "Arisan Menikah" yang diharapkan akan menambah erat
hubungan kita nanti setelah penempatan dan saling peduli setelah kita terpisah jarak dan
waktu saat penempatan nanti.

III. Aturan Main


PASAL 1
Keseluruhan peserta harus berkomitmen dalam menjalankan kegiatan Arisan
Menikah ini.
PASAL 2
Untuk yang akan menikah
a) Mengupload/memberi pemberitahuan pada group Arisan Menikah akan
menikah paling lambat 1 bulan sebelum acara.
b) Mengirimkan undangan (tentatif) dan ucapan terima kasih kepada saudarasaudara lain yang ikut serta dikegiatan "Arisan Menikah" ini.
c) Setiap peserta wajib ikut serta dalam Grup Media Sosial "Arisan menikah"
agar bisa terus menjaga komunikasi dan silaturahmi.

PASAL 3

Peserta wajib
a) Aktif berkomunikasi dan merespon setiap pemberitahuan di dalam Group
Arisan Menikah
b) Mentransfer partisipasi sejumlah 1 (satu) juta rupiah kepada peserta yang akan
menikah dalam waktu terdekat, ke rekening peserta yang disepakati
sebelumnya untuk kemudian diteruskan ke peserta yang akan menikah.
c) Transferan paling lambat 2 (dua) minggu setelah pemberitahuan menikah dari
peserta yang akan menikah.
PASAL 4
Maksimal pernikahan yang dapat diberikan dukungan dalam 1 (satu) bulan adalah 2
(dua) pernikahan. Jika ada 3 (tiga) atau lebih peserta yang menikah dalam bulan yang
sama maka dukungan akan diberikan pada bulan berikutnya.

PASAL 5
Kegiatan "Arisan Menikah" ini berakhir saat seluruh peserta telah melaksanakan
pernikahan pertama atau maksimal 3 (tiga) tahun terhitung sejak bulan SK
penempatan dikeluarkan (gaji full diterima). Setelah Tiga Tahun kegiatan arisan akan
berjalan seperti arisan bulanan hingga seluruh peserta memperoleh manfaat dari
partisipasi biaya.
PASAL 6
Untuk peserta yang resign, bangkrut atau meninggal
a) Bagi peserta yang meninggal, jika dia sudah menikah maka teman-teman
yang belum mendapatkan partisipasi dari peserta tersebut agar mengikhlaskan
kehilangan 1 (satu) juta rupiah. Dan jika dia belum menikah maka bagi peserta
yang sudah mendapat bantuan dari peserta tersebut agar memberikan bantuan
1 (juta) kepada ahli waris keluarga yang bersangkutan.
b) Bagi peserta yang resign dengan alasan apapun di wajibkan mengikuti
kegiatan ini sampai selesai atau mendeposit sebesar sejumlah dukungan dalam
kegiatan Arisan Menikah ini.
c) Bagi peserta yang Bangkrut, agar terus aktif menginformasikan tentang
keadaannya untuk kita carikan solusi bersama. Dan ditekankan untuk peserta
yang bangkrut ini untuk selalu JUJUR terhadap statusnya.
PASAL 7
Konsekuensi melanggar komitmen

a) Menerima segala konsekuensi hukum negara sesuai hukum yang berlaku


tentang penipuan, dan perbuatan yang merugikan orang lain.
b) Menerima hukuman sosial, yang memperlihatkan kualitas pribadi pelanggar.

SURAT PERNYATAAN

Dengan ini, saya yang bertanda tangan dibawah ini ;


Nama
No KTP
Alamat KTP
No Rek BRI
No HP
Alamat Email

:
:
:
:
:
:

menyatakan bahwa telah membaca, memahami, dan tunduk pada setiap aturan yang
berlaku di kegiatan Arisan Menikah ini. Dan bersedia menerima konsekuensi yang berlaku
dan tercantum di dalam aturan jika melakukan pelanggaran.
Bogor, Juni 2016
Materai 6000
(

Peserta