Anda di halaman 1dari 6

PENUTUP

Ayam

kampung

super

merupakan

BUDIDAYA AYAM KAMPUNG SUPER


terobosan

dalam

usaha

perunggasan. Masyarakat bisa memelihara ayam kampung dengan


pertumbuhan yang lebih cepat dan lebih tahan terhadap penyakit.
Masyarakat bisa menjadikan usaha budi daya ayam kampung super sebagai
usaha sampingan maupun usaha utama dengan modal yang lebih kecil.
DAFTAR PUSTAKA
Iswanto, Hadi. 2005. Ayam Kampung Pedaging. Agromedia Pustaka.
Jakarta.
Krista, Bambang dan Bagus Harianto. 2010. Buku Pintar Beternak & Bisnis
Ayam Kampung. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Mulyono, B. dan Purnomo R.. 2008. Ayam Jawa Super: Postur Negri Rasa
Kampung. Penebar Swadaya. Jakarta.
Yaman, M. Aman. 2010. Ayam Kampung Unggul. Penebar Swadaya.
Jakarta.

Disusun Oleh :
AGUSTYA WIJAYANTO, S.Pt
PETUGAS PENYULUH LAPANGAN KEC. DUKUHSETI

DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN & PETERNAKAN

KABUPATEN PATI
TAHUN 2014

KATA PENGANTAR

E. Panen
Panen bisa dilakukan setelah ayam sudah berumur kurang lebih 55

Puji dan Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat

60 hari. Panen dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai


berikut :

menyusun booklet ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam booklet

1. Kondisi ayam

ini kami membahas mengenai Budidaya Ayam Kampung Super .

2. Harga pasar

Booklet ini disusun dengan mengacu dari buku buku maupun dari

3. Permintaan Konsumen berhubungan dengan berat ayam.

internet serta dipadukan dengan kondisi di lapangan. Tidak lupa kami


mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak
yang telah membantu dalam penyusunan booklet ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar
pada booklet ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk
memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik
konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan
booklet selanjutnya.

Gambar 6. Panen Ayam Kampung Super

Akhir kata semoga booklet ini dapat memberikan manfaat bagi

Recording / Pencatatan

peternak pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Recording / Pencatatan Dalam proses pemeliharaan ayam dari tahap


awal sampai panen, beberapa hal harus dilakukan pencatatan, antara lain

Dukuhseti, Februari 2014


Penyusun

yaitu:
1. Catatan biaya (pakan, vitamin, obat)
2. Catatan jumlah ayam, pemberian obat, vaksin, vitamin, saniatsi,
kematian.
3. Catatan hasil panen (jumlah ayam, berat total, tidak layak jual, dll).

Agustya Wijayanto, S.Pt

4. Buku + Form Catatan untuk Anggota akan dibagikan oleh Ketua


Kelompok.

D. Umur 21 hari sampai Panen (Pembesaran / Penggemukan)

DAFTAR ISI

Setelah lepas dari indukan, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam


pemeliharaan ayam kampung super adalah sebagai berikut:
1. Lampu penerang harus cukup menerangi kandang sehingga ayam
bisa dengan mudah melakukan aktivitas makan / minum.
2. Air minum dan pakan harus tersedia setiap saat. Air minum tidak
boleh kosong.

Halaman Judul .............................................................................................i


Kata Pengantar ...........................................................................................ii
Daftar Isi .....................................................................................................iii
Pendahuluan ...............................................................................................1
Keunggulan Ayam kampung Super .............................................................2

3. Metode pemberian pakan harus dipertimbangkan agar pakan tidak


tumpah / tercecer.

Perkandangan ............................................................................................6
Kedatangan DOC/ Chick in .........................................................................8

4. Pemberian pakan + minum harus teratur setiap harinya.

Pemeliharaan Umur 1 21 Hari ..................................................................9

5. Pemberian empon-empon / obat tradisional boleh dilakukan setiap

Panen ...........................................................................................................

hari lewat air minum.

Recording / Pencatatan ................................................................................

6. Tempat pakan (hanging feeder) 1 buah untuk 50 100 ekor.

Penutup ........................................................................................................

7. Lakukan sanitasi (semprot desinfektan) dalam kandang, alas sekam,

Daftar Pustaka ..............................................................................................

dinding, setiap 1-2 minggu sekali.


8. Lakukan pengamatan kondisi ayam setiap hari, tanda-tanda ayam
sakit: nyekukruk, tidak bregas, ngorok (malem hari sangat jelas),
pilek/meler, kepala bengkak, mata menutup ke atas / ke bawah,
kanibal / luka (segera pisahkan), konsumsi pakan / minum menurun
dibanding hari biasanya, kematian, dll.
Gambar 5. Empon-empon untuk jamu ternak

PENDAHULUAN

C. Pemeliharaan Umur 1-21 hari


Hal-hal yang perlu diperhatikan saat DOC tiba hari ke 21:

Kebanyakan orang memelihara ayam kampung hanya sebatas


memelihara saja tanpa memperhatikan aspek-aspek keuntungan yang akan
didapat dari hasil beternak ayam kampung, dan kadangkala tidak tahu cara
memeilhara ayam kampung yang baik. Mengubah sistem beternak ayam
kampung dari sistem ekstensif ke sistem semi intensif atau intensif memang
tidak mudah, apalagi cara beternak sistem tradisional (ekstensif) sudah
mendarah daging di masyarakat kita. Akan tetapi kalau dilihat nilai
kemanfaatan dan hasil yang dicapai tentu akan menjadi faktor pendorong
tersendiri untuk mencoba beternak dengan sistem intensif.
intensif,

dari segi

genetik

kurang menguntungkan

Pakan siapkan di feeder chick dan lantai koran.


2. Hitung jumlah DOC. Kemudian lakukan vaksinasi tetes ND B1
(mata / hidung / mulut) Satu tetes saja & benar-benar masuk.
3. Air minum setiap hari diganti walau masih ada, pakan ditambah
sebelum habis / jangan sampai kebanyakan.
4. Pada hari 1 tempat minum diberi kerikil agar DOC tidak renang &
mati, pada hari ke 2 kerikil bisa diambil.
5. Sampai hari ke 7 tutup harus rapat. Hari ke 8-21 lihat kondisi ayam,

Apabila kita ingin memelihara ayam kampung secara semi intensif


maupun

1. Dalam kotak indukan air minum diberi obat antibiotik + vitamin.

karena

bila kepanasan bisa di buka sedikit penutupnya.


6. Pada hari ke 7: vaksinasi ND Lasota lewat air minum. Puasakan 1-2

pertumbuhannya kurang cepat. Maka dari itu diperlukan bibit yang

jam

pertumbuhannya menyerupai ayam pedaging atau ayam pejantan tetapi dari

terkonsumsi. Kemudian beri air minum + vitamin.

segi fisik menyerupai ayam kampung. Salah satu bibit yang mempunyai ciri
di atas adalah ayam kampung super. Ayam kampung super merupakan
persilangan antara ayam kampung (lokal) dengan ayam petelur. Metode
pengembangbiakannya melalui kawin suntik.
Ayam kampung super yang ada dilapangan selama ini diproduksi
oleh breeder-breeder lokal,hasilnya pun bervariasi jika dilihat dari performa
pertumbuhan,daya tahan,tekstur daging dan yang terpenting adalah warna
bulu. Ayam kampung jenis ini kebanyakan saat ini didominanasi warna putih
dan coklat, hanya beberapa warna hitam dan beberapa warna lain.

sebelum

vaksin

agar

pada

saat

vaksinasi

bisa

habis

7. Pada hari 10 - 14 lakukan vaksinasi gumboro B lewat air minum.


Perlakuan sama dengan poin 8.
8. Setelah umur 15 - 21 hari (tergantung kondisi cuaca) ayam bisa
dilepas dari kotak indukan / pemanas.
Gambar 4. Vaksin tetes mata

B. Keadatangan DOC / Chick in


Berbagai hal untuk persiapan kedatangan DOC / chick in:
1. Semua bahan untuk pemeliharaan sudah siap (sekam, kotak
indukan, tempat pakan, tempat minum, lampu penerang,dll).

Keunggulan Ayam Kampung Super


Ayam

kampung super mempunyai karakter, sifat dan rasa yang

sama dengan ayam kampung asli, namun mempunyai beberapa kelebihan


antara lain:

2. Lantai kandang dikapur merata, kemudian di semprot dengan

1. Masa pemeliharaan lebih singkat (antara 45 -60 hari) dengan berat

desinfektan / obat pembunuh hama pada seluruh bagian dalam

rata-rata 0.7 - 1 kg (berat yang diminta oleh konsumen rumah

kandang (lantai, dinding, atap) dan luar kandang (dinding).

makan/restoran).

3. Sebaiknya anak-anak & orang lain tidak boleh masuk kandang


setelah di sanitasi sampai panen. Setiap orang berpotensi membawa
jutaan bibit penyakit yang tidak kelihatan.
4. Siapkan kotak indukan (triplek penutup, lampu, alas sekam, koran

2. DOC lebih besar sehingga diharapkan pertumbuhan lebih cepat


3. Cara pemeliharaan lebih mudah dan lebih tahan penyakit (angka
kematian kecil).
4. Kotoran dalam kandang tidak menimbulkan bau.

pelapis rangkap 2-3, kerikil untuk ditaruh tempat minum pada hari

5. Mudah pemasarannya.

pertama, tempat minum & pakan, antibiotik & vitamin, vaksin ND B1).

6. Kandungan protein tinggi dan kadar lemak sangat rendah (Hasil tes

5. Indukan di set (lampu nyala) minimal 2 jam sebelum DOC datang,


agar saat dipakai suhu dalam indukan sudah hangat, tutup dengan

Laboratorium)
(Mulyono, B dan Raharjo, P, 2008)

rapat (triplek + gabus / terpal / karung).

Gambar 1. DOC ayam kampung 1 mgg (1), ayam kampung 2 mgg (2), ayam kampung super 2 mgg (3)

Gambar 3. Kotak Indukan

Tehnik Pemeliharaan ayam kampung super relatif mudah dan simpel,

3. Kandang sebaiknya jauh dari lalulintas orang, jauh dari aktivitas

kandang yang dibutuhkan tidaklah harus dibuat dengan biaya tinggi.

bermain anak-anak, agar ternak tidak bising / stress dan nyaman

Prinsipnya yaitu kandang kering, alas tidak basah dan lembab,dan sirkulasi

berada dalam kandang.

cukup. Pemberian pakan pagi dan sore disesuaikan sesuai kebutuhan.

4. Kandang dibuat agar ternak nyaman dalam kandang, cukup terang

Vitamin, obat-obatan, dan vaksinasi juga perlu untuk mengoptimalkan

dari sinar matahari (tidak gelap / pengap: bisa dengan penambahan

pertumbuhan dan mencegah penyakit. Berikut adalah berbagai hal yang

genting kaca), cukup ventilasi untuk aliran udara (dinding tidak

perlu diperhatikan dalam proses pemeliharaan ayam kampung super, antara

tertutup rapat), mudah untuk sanitasi / membersihkan kandang.

lain sebagai berikut:


A. Perkandangan
B. Kedatangan DOC / chick-in
C. Pemeliharaan umur 1 s/d 21 hari
D. Pemeliharaan umur 21 hari s/d panen (pembesaran & penggemukan)

5. Dinding kandang dibuat agar hewan pemangsa ayam tidak bisa


masuk (anjing, kucing, garangan, All).
6. Lantai kandang sebaiknya dibuat sedikit lebih rendah pada bagian
pinggir agar mudah saat sanitasi total pada akhir siklus usaha.
7. Permukaan lantai kandang dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah

E. Panen

di sekitarnya agar lantai tidak lembab saat musim hujan, kondisi

F. Recording / Pencatatan dalam proses pemeliharaan ayam dari tahap

lingkungan yang lembab merupakan keadaan yang ideal untuk

awal sampai panen


A. Perkandangan
Berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan kandang
untuk pemeliharaan ayam kampung super antara lain sebagai berikut:
1. Kandang sebaiknya terpisah dari rumah, idealnya kandang terletak
pada tempat tersendiri terpisah dari pemukiman penduduk.
2. Lokasi kandang dipertimbangkan untuk kemudahan proses mobilisasi
tenaga kerja, kedatangan DOC & mobil panen, kedatangan pakan,
dll.

penyakit berkembang biak.