Anda di halaman 1dari 41

APLIKASI

BARANG MILIK
NEGARA

PENGELOLAA
N

KPKNL BANJARMASIN 2015

Organisasi Akuntansi BMN


K/L
(GAMBARAN UMUM BMN)

Tingkat Kementerian Negara/Lembaga


Unit Akuntansi Pengguna Barang (UAPB)
Tingkat Eselon 1
Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang-Eselon
1 (UAPPB-E1)
Tingkat Wilayah
Unit Akuntansi Pembantu Pengguna BarangWilayah (UAPPB-W)
Tingkat Satuan Kerja
Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang
(UAKPB)

Ruang Lingkup Pengelolaan BMN


(Gambaran Umum BMN)

Barang Milik Negara


(GAMBARAN UMUM BMN)

Barang Milik Negara (BMN) meliputi semua barang


yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau
berasal dari perolehan lainnya yang sah.

Perolehan lainnya yang sah:


Barang yang diperoleh dari hibah/sumbangan atau
yang sejenis;
Barang yang diperoleh sebagai pelaksanaan dari
perjanjian/kontrak;
Barang yang diperoleh berdasarkan ketentuan
undang-undang; atau
Barang yang diperoleh berdasarkan putusan
pengadilan yang telah memperoleh ketentuan
hukum tetap.
4

TIDAK TERMASUK Barang Milik Negara

(GAMBARAN UMUM BMN)

Tidak termasuk dalam pengertian


BMN:
(1)Barang-barang yang dikuasai
dan atau dimiliki oleh
Pemerintah Daerah.
(2)Barang-barang yang dikuasai
dan atau dimiliki BUMN/BUMD.
(3) Barang-barang yang dikuasai
dan atau dimiliki Bank
Pemerintah dan Lembaga
Keuangan Milik Pemerintah.
@jundi | Penyuluhan SAI Kementerian Negara/Lembaga 2010 |

SISTEM DAN
PROSEDUR SIMAKBMN

Tanggal Perolehan dan


Pembukuan
Tanggal perolehan tanggal saat terjadi serah terima
BMN yang dibuktikan dengan adanya Berita Acara Serah
Terima Barang
Tanggal pembukuan tanggal pencatatan/ penginputan
transaksi BMN ke dalam aplikasi SIMAK-BMN
Tanggal perolehan harus lebih dulu atau sama dengan
tanggal pembukuan.

Dasar Harga
BMN dicatat/dibukukan sebesar biaya
perolehannya.
Biaya perolehansemua biaya yang dikeluarkan
sampai BMN siap digunakan.
Apabila biaya perolehan tidak tersedia, digunakan
harga taksiran.

Satuan BMN

Setiap BMN dicatat dengan nama satuan


yang baku.
Contoh: Tanah dengan m2, Peralatan dan
Mesin dengan buah, set, atau unit, dsb.

Alur Data SAI


Dit. BMN
I/II DJKN

UAPB

UAPPBE1

Dit. APK
DJPBN

UAPA

UAPPAE1

KANWIL
DJKN

UAPPBW

UAPPA-W

KANWIL
DJPBN

KPKNL

UAKPB

UAKPA

KPPN
10

Pemrosesan BMN dalam Aplikasi


SAI

11

Penyajian BMN dalam


Laporan Keuangan
Neraca
Aset Lancar
Persediaan

Aset Tetap

Tanah
Peralatan dan Mesin
Gedung dan Bangunan
Jalan, Irigasi dan Jaringan
Aset Tetap Lainnya
Konstruksi Dalam Pengerjaan

Aset Lainnya
Aset Tak Berwujud
Aset Tetap yang Dihentikan dari Penggunaan Aktif Pemerintah

Catatan atas Laporan Keuangan


Aset Bersejarah
Ekstrakomptabel
Penjelasan atas BMN yang disajikan di Neraca
12

Output SIMAK-BMN: Laporan


Barang
Laporan BMN Intrakomptabel Laporan yang
menyajikan saldo awal, mutasi bertambah dan
berkurang, serta saldo akhir BMN yang
memenuhi syarat kapitalisasi untuk periode/
tanggal tertentu.
Laporan BMN Ekstrakomptabel Laporan yang
menyajikan saldo awal, mutasi bertambah dan
berkurang, serta saldo akhir BMN yang tidak
memenuhi syarat kapitalisasi untuk periode/
tanggal tertentu.
13

Output SIMAK-BMN: Jurnal BMN


Data elektronis yang berisi jurnal BMN
untuk meng-update posisi BMN di Neraca
(UAKPA).
Hanya berkaitan dangan BMN yang
mutasi nilainya memenuhi syarat
kapitalisasi.
Terbentuk dalam file pengiriman data BMN
ke UAKPA
14

Output SIMAK-BMN: Berbagai


Kartu Pengontrol
DBR Kartu pengendali barang-barang
yang ada di dalam ruangan.
KIB Kartu pengendali untuk BMN
berupa Tanah, Bangunan Air, Gedung dan
Bangunan, Alat Besar, Alat Angkutan dan
Alat Persenjataan.
DBL Kartu pengendali untuk BMN yang
tidak masuk dalam DBR maupun KIB.
15

Output SIMAK-BMN: Posisi BMN


di Neraca
Menyajikan nilai akhir BMN yang akan
tersaji di neraca.
Cakupan:
Aset Lancar Persediaan.
Aset Tetap.
Aset Lainnya Aset Tetap yang dihentikan
dalam kegiatan Pemerintah.
Aset Lainnya Aset Tidak Berwujud: Hak
Cipta, Paten, dsb.
16

Output SIMAK-BMN: Buku BMN


Buku BMN Intrakomptabel Catatan
kronologis mutasi BMN yang memenuhi
syarat kapitalisasi dari tanggal transaksi ke
tanggal transaksi per klasifikasi tertentu.
Buku BMN Ekstrakomptabel Catatan
kronologis mutasi BMN yang tidak
memenuhi syarat kapitalisasi dari tanggal
ke tanggal per klasifikasi tertentu.
17

SIMAK-BMN:
AKUNTANSI
PERSEDIAAN

PENGERTIAN PERSEDIAAN
Aset
lancar
dalam
bentuk
barang
atau
perlengkapan
(supplies)
yang
diperoleh
dengan
maksud
untuk
mendukung
kegiatan
operasional pemerintah atau
barang-barang
yang
dimaksudkan untuk dijual dan
atau diserahkan dalam rangka
19

Cakupan Persediaan

Barang atau perlengkapan (supplies)


yang digunakan dalam rangka kegiatan
operasional pemerintah;
Bahan atau perlengkapan (supplies)
yang digunakan dalam proses produksi;
Barang dalam proses produksi yang
dimaksudkan untuk dijual atau
diserahkan kepada masyarakat;
Barang yang disimpan untuk dijual atau
diserahkan kepada masyarakat dalam
rangka kegiatan pemerintahan.
20

BAS (bagan akun standart)


Persediaan (1/3)
Kode
BAS
1151
11511
11511
1
11511
2
11511
3
11511
4

Uraian
Persediaan
Persediaan Bahan Operasional
Barang Konsumsi
Amunisi
Bahan Untuk Pemeliharaan
Suku Cadang
21

BAS Persediaan (2/3)


Kode
BAS
11512

Uraian
Persediaan untuk dijual/diserahkan kepada
masyarakat

115121 Pita cukai, Meterai dan Leges


115122 Tanah dan Bangunan untuk dijual atau
diserahkan kepada masyarakat
115123 Peralatan dan Mesin untuk dijual atau
diserahkan kepada Masyarakat
115124 Hewan dan Tanaman untuk dijual atau
diserahkan kepada Masyarakat
115125 Peralatan dan Mesin untuk dijual atau
diserahkan kepada Masyarakat
115126 Jalan, Irigasi dan Jaringan untuk diserahkan
kepada Masyarakat
22

115127 Asrakatet Lain-lain untuk diserahkan kepada

BAS Persediaan (3/3)


Kode
Uraian
BAS
11513 Persediaan Bahan untuk Proses
Produksi
115131 Bahan Baku
115132 Barang Dalam Proses
11519 Persediaan Bahan Lainnya
115191 Persediaan untuk tujuan
strategis/berjaga-jaga
115192 Persediaan Barang Hasil Sitaan
115193 Persediaan Lainnya
23

Contoh Persediaan per Kode


Akun

24

Contoh Persediaan per Kode


Akun

25

Prosedur Akuntansi
Persediaan
Mulai
Y

Akhir
semest
er?

Terdap
at
mutasi
?

Lakukan
pengiriman
data ke
SIMAK-BMN

Lakukan
inventarisasi

Hasil inv
vs.
catatan
berbeda
?
Y

Input dalam
aplikasi
Persediaan

Input
Hasil inventarisasi
dalam
Aplikasi

Buku/
Laporan
Persediaan

Buku/
Laporan
Persediaan

Selesai
26

SIMAK-BMN NON
PERSEDIAAN

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca

Aset Tetap
Tanah

Peralatan
dan Mesin

Gedung
dan
Bangunan

Jalan,
Konstruksi Aset
Irigasi,dan Dalam
Tetap
Jaringan
Pengerjaan Lainnya

2.01Tanah
dengan biaya perolehan > Rp 1
Dicatat dalam Buku Barang Intrakomptabel dan
dilaporkan dalam Neraca
28

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca

Aset Tetap
Tanah

Peralatan dan
Mesin

Gedung dan
Bangunan

3.01 Alat Besar


3.02 Alat Angkutan
3.03 Alat Bengkel dan Alat Ukur
3.04 Alat Pertanian
3.05 Alat Kantor dan Rumah Tangga
3.06 Alat Studio, Komunikasi dan
Pemancar
3.07 Alat Kedokteran dan Kesehatan
3.08 Alat Laboratorium
3.09 Alat Persenjataan

Jalan,
Irigasi,dan
Jaringan

Konstruksi
Dalam
Pengerjaan

Aset
Tetap
Lainnya

3.10 Komputer
3.11 Alat Eksplorasi
3.12 Alat Pengeboran
3.13 Alat Produksi, Pengolahan dan
Pemurnian
3.14 Alat Bantu Eksplorasi
3.15 Alat Keselamatan Kerja
3.16 Alat Peraga
3.17 Peralatan Proses/Produksi
3.18 Rambu-Rambu
3.19 Peralatan Olah Raga

Biaya perolehan > Rp 300.000; yang diperoleh sejak 1/1/2002; dicatat dalam Buku Barang
Intrakomptabel dan dilaporkan dalam Neraca
Di luar itu dicatat dalam BI Ekstrakomptabel dan diungkapkan di dalam CaLK.
29

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca
Aset Tetap
Tanah

Peralatan dan
Mesin

Gedung dan
Bangunan

Jalan,
Irigasi,dan
Jaringan

Konstruksi
Dalam
Pengerjaan

Aset
Tetap
Lainnya

4.01 Bangunan Gedung


4.02 Monumen
4.03 Bangunan Menara
4.04 Tugu Titik Kontrol/Pasti
biaya perolehan > Rp 10.000.000, yang diperoleh sejak 1/1/2002, dicatat dalam Buku
Barang Intrakomptabel dan dilaporkan dalam Neraca
Di luar itu dicatat dalam BI Ekstrakomptabel dan diungkapkan di dalam CaLK.
30

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca
Aset Tetap
Tanah

5.01
5.02
5.03
5.04

Peralatan dan
Mesin

Gedung dan
Bangunan

Jalan,
Irigasi,dan
Jaringan

Konstruksi
Dalam
Pengerjaan

Jalan dan Jembatan


Bangunan Air
Instalasi
Jaringan
dengan biaya perolahan > Rp 1
31

Aset
Tetap
Lainnya

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca
Aset Tetap
Tanah

Peralatan dan
Mesin

Gedung dan
Bangunan

Jalan,
Irigasi,dan
Jaringan

Aset Tetap
Lainnya

Konstruksi
dalam
Pengerjaan

6.01 Bahan Perpustakaan


6.02 Barang Bercorak Kesenian/Kebudayaan/Olah Raga
6.03 Hewan
6.04 Ikan
6.05 Tanaman
6.06 Aset Tetap dalam Renovasi
dengan biaya perolahan > Rp 1
32

Mapping Klasifikasi BMN dalam PMK


29/PMK.06/2010 ke Akun Neraca
Aset Tetap
Tanah

Peralatan dan
Mesin

Gedung dan
Bangunan

Jalan,
Irigasi,dan
Jaringan

Aset Tetap
Lainnya

7.01 Konstruksi Dalam Pengerjaan

33

Konstruksi
dalam
Pengerjaan

Kebijakan Akuntansi Perolehan


BMN Gabungan
Biaya perolehan dari masing-masing aset
tetap yang diperoleh secara gabungan
ditentukan dengan mengalokasikan harga
gabungan tersebut berdasarkan
perbandingan nilai wajar masing-masing
aset yang bersangkutan.

34

Transaksi BMN-AT Non KDP


Saldo Awal
Perolehan

Pembelian
Transfer masuk
Hibah
Rampasan
Penyelesaian
Pembangunan
Pembatalan
Penghapusan
Reklasifikasi
Masuk
BSG
BGS
Pertukaran
Perolehan
Lainnya

Penghapus
an

Perubahan

Pengurangan
kw/nilai
Pengembanga
n Langsung
Pengembanga
n dengan
KDP
Perubahan
Kondisi
Koreksi
Perubahan
Nilai/Kuantitas
Penerimaan
aset dari
engembangan
aset Renovasi

Penghapusan
Transfer Keluar
Reklasifikasi
Keluar
Koreksi
Pencatatan
Hibah

Perubahan
Nilai Koreksi
Tim Penertiban
Aset
35

Transaksi BMN-AT KDP


Sald
oA
w
KDP al

men Untuk
akh catat s
i
aldo
tah r KDP
akh
un l
ir
a
belu
lu y
a
m
n
di A diinpu g
SIM plikasi t
AKBMN

an
h
ole P
r
Pe KD

Pe
ng
em
n K bang
DP
a
Un
uk t
t
a
n
me tuk
U cat n
nca
pe
a
n
n
h
am tat
me ole tuk
ba
KD
r
n
ha
e
P
p Pu
a
y
p
m
ero ang n
D
a
K ert ya
pe
leh
r
n
n
p li
u te tam an
h
a
an
a dn lah
k
t
ya
a
d
a ar i m
i
d
i
np
pa gg lanA enu
ut
n
S
w
a
a
al K aldo
rj
e
m
b
au DP
p
Pe
ro l u n
e
KD han
P
36

Ikhtisar Tugas KPB


Menyelenggarakan SIMAK-BMN dan menyampaikan Laporan Barang Kuasa Pengguna
secara berkala
Uraian

Membukukan BMN berdasarkan dokumen sumber

Memberi tanda registrasi pada BMN

Membuat/meng-update DBR/KIB/DBL

Menyampaikan jurnal transaksi BMN ke UAKPA


Menyusun LBKP

Menyusun LKB
Menyusun Catatan atas LBKP

Melakukan rekonsiliasi data dengan KPKNL

Menyampaikan LBKP dan CaLBKP ke UAPPBW/E1

Menyampaikan LKB ke UAPPBW/E1


37

REKONSILIASI INTERNAL SATKER


UAKPB vs UAKPA
Rekonsiliasi Internal Satker dilakukan setiap bulan sebelum UAKPA
rekon ke KPPN
Rekonsiliasi Internal Satker dilakukan untuk memastikan data BMN
dari UAKPB sudah tersaji dalam laporan NERACA UAKPA dengan
benar
Cakupan rekonsiliasi internal satker :
- Rekon BMN per akun neraca per jenis transaksi
- Rekon SPM/SP2D terkait BMN
- Informasi PNBP terkait penggunaan dan/ atau
pemindahtanganan BMN
Menu rekonsiliasi Internal ada di aplikasi SAKPA

REKONSILIASI KL VS PENGELOLA BMN

Rekonsiliasi dilakukan tiap


semester (Semesteran)
Rekonsiliasi dilakukan antara
UAKPB(Satker) vs KPKNL,
UAPPBW vsKanwil DJKN dan
UAPPBE1/UAPB dengan KP DJKN

SELESAI

Permasalahan update
Update SIMAK 15.1.3
Update
Transaksi KDP
Persediaan Belum di Registrasi

@jundi | Penyuluhan SAI Kementerian Negara/Lembaga 2010 |

41