Anda di halaman 1dari 2

Tips belanja murah

Prilaku boros terkadang tanpa kita sadari terjadi dalam diri kita walaupun hal ini tidak
kita inginkan dan kita telah mengatur sedemikian rupa anggaran belanja setiap bulan tapi
masih saja ada anggaran yang kita keluarkan diluar hal-hal penting yang harus kita beli,
cobalah Anda mengoreksi diri dari mana asal-usul tindakan ini dan apa yang harus Anda
lakukan? Berikut ini ada beberapa tips untuk mencegah pemborosan dalam anggaran
belanja Anda.
Ketika Anda telah mengeluarkan anggaran belanja dengan matang ternyata ada beberapa
produk yang tidak terduga Anda beli karena melihat ada kesempatan produk dengan
harga murah, hal ini memang terjadi disetiap kesempatan dan kita terkadang tidak bisa
menghindari, disinilah awal dari pengeluaran anggaran belanja Anda yangg tidak terduga.
Dalam hal ini mungkin Anda bisa menahan diri untuk tidak membeli toh murah dan
mahal itu relatif yaitu, ketika seorang memiliki keuangan lebih nilai suatu barang tidak
akan jadi masalah ketika produk tersebut didapatkan ketika harga naik, tapi ketika Anda
mendapatkan dengan harga murah ketika keuangan Anda terbatas harga semurah itu akan
terasa mahal bagi Anda, intinya klaim murah dan mahalnya suatu harga tergantung
kondisi.
Ketika Anda pergi belanja ada anggaran yang tidak terduga jika Anda mengajak anak
kecil yang selalu ingin mendapatkan sesuatu yang dia lihat, dengan alasan sosial Anda
terpaksa mengeluarkan anggaran untuk membelikan sianak sekedar sebuah produk
walaupun bernilai kecil, tapi tanpa Anda sadari telah mengeluarkan anggaran yang tidak
terduga. Solusinya sebaiknya Anda pergi belanja sendiri untuk suatu keperluan yang
tidak begitu penting dengan keterbatasan anggaran yang ada.
Agar menghemat belanja sebaiknya anda membeli di tempat grosiran dan tentunya Anda
dituntut untuk mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk mendapatkan barang-barang
itu, tapi masih mending dari pada Anda membeli eceran hitung-hitung Anda akan
mendapatkan harga jauh lebih murah. Contoh; saya biasa membeli beberapa produk
sayuran di pasar pagi dan posisinya diluar pasar karena dari beberapa pedagang yang
saya temui di dalam pasar harganya lebih mahal walaupun jaraknya cuma beberapa meter
dan masih satu komplek pasar. Ini lebih baik lagi dari pada Anda membeli di warung
disekitar rumah Anda dan repotnya Anda akan kehilangan sedikit waktu untuk pergi ke
pasar.
Membeli produk di tempat anda kadang jauh lebih murah dari pada Anda membeli
produk diprodusen langsung, hal ini sering kali saya sampaikan kepada teman-temanku
yang ingin membeli produk keprodusen langsung, alasan saya walaupun harga
diprodusen lebih murah dalam harga dasar per item tapi jika dihitung dengan biaya kirim
dan masa pengiriman akan menjadi lebih mahal dan lama menikmati produk yang Anda
beli, beda ketika Anda membeli produk ditempat anda walaupun harganya selisih Rp.
5000,- dari harga ditempat produsen tapi anda akan langsung menikmati segera produk
yang anda beli. Contoh; sebuah produk dengan harga Rp. 15.000 ditempat anda
sedangkan jika anda membeli di tempat produsen anda akan mendapatkan harga Rp.
10.000, karena perbedaan jarak yang cukup jauh anda terkena biaya kirim Rp. 2.500 dan
Anda harus membayar dengan cara transfer, sementara produk tersebut sampai ditempat
Anda dalam waktu 1 minggu. Coba Anda pikirkan ketika anda pergi untuk mentransfer
uang baik itu melalui ATM atau SMS banking apakah anda tidak mengeluarkan biaya?
Belum lagi ditambah dengan jarak waktu produk tersebut Anda terima dan berbagai
resiko dalam pengiriman, hilang, rusak, dan lain-lain, berapa kerugian Anda.
Contoh yang lain; teman saya membeli modem di Jogja sementara dia tinggal di
Wonosobo selisih harganya cukup lumayan untuk harga dasarnya tapi ternyata dia harus
mengeluarkan biaya lebih besar dari harga yang dia inginkan karena dia harus menempuh
perjalanan setengah hari pulang-pergi, dalam perjalanan ini dia harus mengeluarkan biaya
yang tidak sedikit hanya untuk mendapatkan harga yang lebih murah karena untuk
kebutuhan yang lain seperti makan, minum dan operasional pulang-pergi, ternyata produk
tersebut tidak layak pake seperti yang dia harapkan sehingga dia harus 3 kali pulang-
pergi Jogja-Wonosobo karena harus komplain, pindah toko dan lain-lain. Alih-alih ingin
mendapatkan harga yang lebih murah sekitar Rp. 50. 000 akhirnya dia malah
mengeluarkan biaya sekitar Rp.150.000 dihitung dari kehilangan waktu sekitar 3 kali
perjalanan dengan biaya operasional yang tidak terduga sebelumnya dan sebelumnya
saya sudah mengingatkan untuk membeli produk ditempat yang dekat saja untuk
menghindari pembengkakan biaya. Dari semua penjelasan saya Anda termasuk yang
mana?