Anda di halaman 1dari 7

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No.Revisi

Halaman
1/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

Insiden keselamatan pasien merupakan setiap kejadian yang tidak


disengaja dan tidak diharapkan, yang dapat mengakibatkan atau
berpotensi mengakibatkan cedera pada pasien
1. Terlaksananya sistem pelaporan dan pencatatan insiden
keselamatan pasien rumah sakit
2. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien sampai pada akar
masalah
3. Didapatkannya pembelajaran untuk perbaikan asuhan kepada pasien
Setiap pelaporan insiden yang terjadi di rumah sakit dilakukan tindak
lanjut
1. Apabila terjadi suatu insiden (kejadian nyaris cedera/kejadian tidak
diharapkan, kejadian tidak cedera maupun kejadian potensi cedera),
segera ditindaklanjuti (dicegah/ditangani) untuk mengurangi
dampak/akibat yang tidak diharapkan
2. Setelah ditindaklanjuti, segera buat laporan insidennya dengan
mengisi formulir laporan insiden pada akhir jam kerja/shift kepada
atasan langsung
3. Buat rekapitulasi incident report setiap bulannya dan dilaporkan
kepada Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit
4. Pengawasan pencatatan data incident report dilakukan oleh Kepala
Unit pada masing-masing unit kerja
5. Secara administratif setiap minggunya dilakukan monitoring apakah
terjadi suatu kejadian
6. Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit bersama-sama dengan
Kepala Unit yang bersangkutan melakukan analisa terhadap data
incident report apabila terjadi suatu kejadian.
7. Kepala Bagian/Kepala Unit terlapor memeriksa laporan dan

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No.Revisi

Halaman
2/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

melakukan grading risk terhadap insiden yang dilaporkan


8. Hasil grading akan menentukan bentuk investigasi dan analisis yang
akan dilakukan sebagai berikut:
- Grade biru: investigasi sederhana oleh atasan langsung, waktu
maksimal 1 minggu
- Grade hijau: investigasi sederhana oleh atasan langsung, waktu
maksimal 2 minggu
- Grade
kuning:
investigasi
komprehensif/analisis
akar
masalah/RCA oleh Tim Keseelamatan Pasien Rumah Sakit,
waktu maksimal 45 hari
- Grade
merah:
investigasi
komprehensif/analisis
akar
masalah/RCA oleh Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit,
waktu maksimal 45 hari.
9. Setelah selesai melakukan investigasi sederhana, laporan hasil
investigasi dan laporan insiden dilaporkan ke Tim Keselamatan
Pasien Rumah Sakit
10. Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit akan menganalisis kembali
hasil investigasi dan laporan insiden untuk menentukan apakah perlu
dilakukan investigasi lanjutan (RCA) dengan melakukan regrading
11. Untuk grade kuning/merah, Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit
akan melakukan analisis akar masalah (Root Cause Analysis/RCA)
12. Setelah melakukan RCA, Tim Keselamatan Pasien Rumah Sakit
akan membuat laporan dan rekomendasi untuk perbaikan serta
pembelajaran berupa petunjuk atau safety alert untuk mencegah
kejadian yang sama terulang lagi
13. Hasil RCA, rekomendasi dan rencana kerja dilaporkan kepada
Direktur
14. Rekomendasi untuk perbaikan dan pembelajaran diberikan umpan
balik kepada unit kerja terkait
15. Unit kerja membuat analisis dan trend kejadian di satuan kerjanya
masing-masing
16. Monitoring dan evaluasi perbaikan oleh Tim Keselamatan Pasien
Rumah Sakit
17. Laporan hasil investigasi sederhana/analisis akar masalah/RCA yang
terjadi pada pasien dilaporkan oleh Tim Keselamatan Pasien Rumah

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

No.Revisi

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman
3/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

Sakit dan mengetahui Direktur kepada Komite Keselamatan Pasien


Rumah Sakit (KKP-RS) PERSI dengan mengisi formulir laporan
insiden keselamatan pasien.
UNIT TERKAIT

Pengertian

Seluruh unit pelayanan di rumah sakit

Alur proses Odha mendapatkan terapi anti retro viral adalah proses
dimana Odha dapat dengan mudah mendapatkan terapi anti retro viral di
RSUD Kota Bandung, setelah memenuhi persyaratan terapi anti retro
viral.

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

No.Revisi

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman
4/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

Tujuan

Kebijakan

Memudahkan Odha mendapatkan terapi anti retro viral sesuai dengan


rejimen yang ditentukan oleh dokter

Semua Odha yang memerlukan terapi anti retro viral dan telah
memenuhi syarat fisik (hamil, TB), laboratorium (CD 4, Viral load,
darah rutin, fungsi hati, fungsi lever), maka Odha tersebut harus
diberikan anti retro viral.lini pertama dengan rejimen sebagai
berikut:
2 NRT + 1 NNRTI dengan pilihan :
AZT + 3TC + NVP
AZT + 3TC + EFV
TDF + 3TC (atau FTC) + NVP
TDF + 3TC (atau FTC) + EFV
Lini kedua :
PI (Protease Inhibitor lopinavir/ritonavir LPV/r) yang diperkuat
dengan Ritonavir (ritonavir boosted) + 2 NRTI (AZT atau
Tenofovir + 3TC)
Bila ada ko infeksi HIV dan HBV, maka rejimennya adalah
Tenofovir (TDF) + 3TC atau Emtricitabine (FTC)
Bila ada ko infeksi HIV dengan TB, maka rejimennya NNRTI nya
dengan EFV (efavirens)

Prosedur

1. Klien datang ke klinik CST dengan membawa hasil laboratorium


(darah rutin, fungsi hati, fungsi lever, CD4, viral load, hasil
rongent foto thorak).
2. Konseling adherent oleh petugas farmasi

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No.Revisi

Halaman
5/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

3. Setelah memenuhi syarat, diberikan kotrimokzasol 960 mg 1x1


selama 2 minggu pertama ,
4. setelah 2 minggu, diberikan ARV lini pertama
AZT + 3TC + NVP 1x1 tablet (selama 14 hari ), bila tidak ada
side efek obat, dilanjutkan NVP 2x1tablet
AZT + 3TC + EFV
TDF + 3TC + NVP
TDF + 3TC + EFV
5. 2 minggu kemudian kontrol kembali .
Unit Terkait

Pengertian

Instalasi Radiologi
Instalasi Laboratorium
Instalasi Gizi

Adalah Alur proses Odha mendapatkan pelayanan konsultasi spesialisasi


pelayanan medis pada rawat jalan, pemeriksaan penunjang lanjutan, gizi
dan farmasi dan perawatan rawat inap lanjutan.

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No.Revisi

Halaman
6/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003

Tujuan

Kebijakan

Prosedur

Unit Terkait

Memudahkan Odha mendapatkan fasilitas konsultasi spesialisasi


pelayanan medis pada rawat jalan, pemeriksaan penunjang lanjutan,
farmasi, gizi dan perawatan rawat inap

Semua Odha yang memerlukan fasilitas konsultasi spesialisasi


pelayanan medis, pemeriksaan penunjang lanjutan , farmasi, gizi
dan perawatan rawat inap, bisa didapatkan pada RSUD Kota
Bandung.
1. Klien datang ke klinik CST dengan membawa hasil laboratorium
(darah rutin, fungsi hati, fungsi lever, CD4, viral load, hasil
rongent foto thorak).
2. Konseling adherent oleh petugas farmasi
3. Setelah memenuhi syarat, diberikan kotrimokzasol 960 mg 1x1
selama 2 minggu pertama ,
4. setelah 2 minggu, diberikan ARV lini pertama
AZT + 3TC + NVP 1x1 tablet (selama 14 hari ), bila tidak ada
side efek obat, dilanjutkan NVP 2x1tablet
AZT + 3TC + EFV
TDF + 3TC + NVP
TDF + 3TC + EFV
5. 2 minggu kemudian kontrol kembali .
Instalasi Radiologi
Instalasi Laboratorium
Instalasi Gizi

RSUD KOTA BANDUNG

Jl. Rumah Sakit No. 22


Bandung

ALUR PROSES ODHA MENDAPATKAN TERAPI


ANTI RETRO VIRAL (ARV)
No.Dokumen

Telp. (022) 7811794,


fax.7809581Kode Pos : 40612

Tanggal Terbit
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No.Revisi

Halaman
7/3

Ditetapkan Oleh:
DIREKTUR RSUD KOTA BANDUNG
dr. TAAT TAGORE DIAH RANGKUTI, MKKK
NIP. 196210101990111003