Anda di halaman 1dari 11

A

Antiklinal : titik tertinggi dari hasil pelengkungan


ke atas

Apofisa : batuan beku yang ralatif kecil yang


Abrasi : suatu proses perubahan bentuk pantai
terbentuk di cabang-cabang gang
atau erosi pantai yang disebabkan oleh
gelombang laut, arus laut dan pasang surut laut Aquatis : pengakutan yang dilakukan oleh
tenaga air
Aekanis : pelapukan yang terjadi terhadap
batuan akibat tenaga alam Aridisols : tanah kering di gurun dan semigurun
yang struktur tanahnya berlapis-lapis
Aelis : proses pengangkutan yang dilakukan oleh
tenaga angin Artesis : air tanah yang terdpat pada lapisan
yang kedap di lembah sinklinal
Air vandos : air tanah berasal dari air hujan yang
meresap ke dalam tanah Arus laut : gerakan massa air laut dari massa air
laut dari suatu tempat lain secara horizontal dan
Air tanah : massa air yang terdapat pada ruang
vertikal
antarbutir atau celah-celah batuan di bawah
permukaan tanah Aspek geografi : hal-hal utama yang menjadi
kajian geografi, yaitu aspek alam, manusia, dan
Air tanah artesis : air tanah dalam
timbale balik di antara keduanya
Air tanah freatik : air tanah dangkal
Astenosfer : lapisan selubung atau mantel
Akifer : air tanah yang terletak antara dua
Asteroid : benda-benda kecil yang tidak
lapiasan batan yang kedap air
beraturan yang mengelilingi matahari
Alfisols : tanah subur yang banyak mengandung
Astronomi : ilmu pengetahuan yang menyelidiki
besi dan aluminium
benda dan isi jagat raya
Alur sungai : cekungan memanjang yang selalu
Atmosfer : lapisan udara yang menyelubungi
berisi air mengalir
bumi
Aluvial : tanah yang terbentuk dari hasil
Atol : pulau karang di laut yang bentuknya
pengakutan dan diendapkan di sepanjang aliran
menyerupai cincin yang sangat besar
sungai atau di muara sungai
Awan : titik-titik air yang melayang di udara
Ambang laut : dasar laut yang memisahkan dua
laut yang dalam

Angin pasat : angin yang berbah arah sesampai B


didaerah subtropis karena terpengaruh oleh
rotasi bumi Barometer : alat untuk mengukur tekanan udara

An organik : batuan yang bukan berasal dari Batolit : batuan beku yang terbentuk di dalam
makhluk hidup dapur magma

Antiklorium : rentetan dari beberapa puncak Bentang alam : panorama alam yang disusun
lipatan pada kulit bumi oleh elemen-elemen geomorfologi dalam
dimensi yang lebih luas dari terrain
Anemogram : hasil catatan dari anemometer
Bentuk lahan : komplek fisik permukaan
Anemometer : alat untuk mengukur kecepatan ataupun dekat permukaan suatu daratan yang
angin dipengaruhi oleh kegiatan manusia
Bentukan asal : terbentuknya bentang alam Danau tektovulkanik : danau yang terjadi karena
didasarkan atas genesa (mulajadi) peristiwa tektonik dan vulkanik

Bintang : benda langit yang memancarkan Daratan : bentuk muka bumi yang timbul du
cahaya atas permukaan laut berupa pulau atau benua

Biosfer : lapisan bumi yang menjadi tempat Debit sungai : jumlah air sungai yang mengalir
hidup makhluk hidup dalam satu satuan waktu

Buffering : penanaman tanaman keras pada Debris fall : runtuhnya massa batuan berupa
lahan miring hancuran batuan

Bulan : satu-satunya satelit alami bumi, dan Debris slide : longsoran massa batuan berupa
merupakan satelit alami terbesar ke-5 di tata hancuran batuan
surya
Deflasi : tenaga yang berasal dari air es dan

C
angin

Delta : tanah rendah di muara sungai sebagai


hasil sedimentasi sungai
Citra : gambar yang terekam oleh kamera atau
sensor lainnya Demografi : ilmu tentang penduduk yang
berhubungan dengan jumlah, pertumbuhan,
Cliff : dinding terjal
mobilitas dan kemunduran penduduk
Conform : bentuk yang digambarkan di atas peta
Dendritik : pola aliran sungai yang tidak teratur
harus sama dengan dilapangan
Denudasi : pengikisan lapisan atas permukaan
Contour village : pengolahan tanah sejajar
bumi oleh tenaga eksogen sehingga menjadi
dengan garis kontur dan membentuk igir-igir
kurang subur
kecil
Diastropisme : semua proses yang
Contour strip cropping : penanaman berlajur
mengakibatkan perubahan bentuk pada
sejajar dengan garis kontur
permukaan bumi
Cuaca : keadaan udara pada suatu tempat yang
Diathermal : sifat udara yang tidak menyerap
sempit dan dalam jangka waktu yang relative
panas akan tetapi hanya melewatkannya
singkat
Diatrema : pipa sentral dalam kerak bumi

D Dolina : lubang lubang yang berbanuk corong

Danau : cekukan luas dan dalam di daratan yang Drainase : pengatusan air pada tanah
berisi air

Daerah registrasi : daerah di permukaan bumi


tempat getaran gempa yang dapat dicatat
E
seismograf Effusi : batuan yang membeku di mulut kawah
atau kepundan sampai ke kaki gunung
Danau karst : danau yang terjadi akibat proses
pelarutan batuan kapur secara vertical oleh air Efflata : benda padat yang dikeluarkan pada
hujan, disebut juga danau kapur atau danau waktu letusan gunung berapi
doline
Ekshalasi : sumber gas
Danau tapal kuda : danau yang terbentuk di
sungai karena meander yang terputus
Eksogen : tenaga yang berasal dari luar bumi Fokus : jarak antara hiposentrum dan
yang menyebabkan terjadinya perubahan di episentrum
permukaan atau dekat permukaan bumi
Fotosfer : bagian permukaan matahari yang
Eksosfer : lapisan terluar dari atmosfer, tampak menyerupai piringan emas yang terdiri
diperkirakan lapisan ini berada di atas ketinggian atas butiran-butiran cahaya
400 km dpl
Fusi : pengambilan energi, biasanya listrik, dari
Ekstrusi magma : peristiwa keluarnya magma sebuah reaksi fusi nuklir
yang mencapai permukaan bumi

Elemen geomorfologi : bagian terkecil dari


bentuk lahan yang mempunyai kesamaan
G
bentuk dan genesanya Galaksi : kumpulan benda-benda langit yang
terdiri atas gas, sumber cahaya, debu kosmik,
El nino : keadaan menghangatnya suhu muka
dan bintang-bintang yang jumlahnya sangat
laur di atas rata-rata di daerah pasifik timur dan
banyak
pasifik tengah
Gang : batuan beku yang pipih dan melebar
Endogen : tenaga berasal dari dalam bumi yang
menyebabkan terjadinya pergerakan, patahan, Garis lintang : garis yang sejajar dengan
perlipatan dan vulkanisma di permukaan bumi kathulistiwa dan mengelilingi bumi
Entisol : tanah yang sangat muda Garis meridian : garis yang ditarik dari kutub
utara menuju kutub selatan
Epirogenetik : gerakan pembentukan
pegunungan akibattarikan tenaga tangensial Gayot : seamount yang puncaknya datar
pada daerah sempit dalam jangka waktu singkat
yang enghasilkan patahan dan lipatan Gel. Laut : suatu proses gerak naik turunnya
molekul-molekul air laut tanpa disertai
Episentrum : pusat gempa di permukaan bumi perpindahan massa air
yang letaknya tegak lurus di atas hiposentrum
Gel. Gempa longitudinal : gelombang yang
Equidistance : jarak yang dibuat diatas peta merambat dari sumber gempa melalui litosfer
sebangun dengan yang sesungguhnya di ke segala arah
lapangan
Gel. Gempa transversal : gelombang yang
Erosi : terangkatnya lapisan tanah atau sedimen merambat bersama-sama dengan gel
karena stres yang yang ditimbulkan oleh longitudinal dari hiposentrum melalui litosfer ke
gerakan angin atau air pada permukaan tanah segala arah
Erupsi efusif : erupsi berupa lelehan lava melalui Geografi : ilmu pengetahuan yang mencitrakan
retakan pada badan gunung atau menggambarkan keadaan bumi

F Geomorfologi : pengetahuan yang mempelajari


bentuk-bentuk permukaan bumi dan kekuatan-
kekuatan yang bekerja di dalam maupun di atas
Fakula : daerah cerah tak beraturan permukaan bumi
dipermukaan matahari
Gerak massa batuan : perpindahan massa atau
Fluvial (fluvial) : aktifitas sungai yang puing-puing atau hancurkan batuan secara
menyebabkan terjadinya erosi, pengangkutan besar-besaran ke bawah lereng
dan pengendapan material di permukaan bumi
Gerak epirogenetik : gerakan penaikan atu Homoseista : garis khayal pada permukaan bumi
penurunan kulit bumi secara perlahan-lahan, yang mencatat gelombang gempa primer pada
dalam waktu lama, dan pada area yang luas waktu yang sama

Gerak orogenetik : gerakan pergeseran lipatn Horst : tanah yang naik akibat desakan tenaga
kulit bumu dengan arah vertical maupun tangensial sempit
horizontal dengan gerakan relative cepat dan
terjadi pada wilayah yang sempit Hulu sungai : bagian alur sungai yang terdekat
dengan titik tertinggi dari alur sungai
Gerhana : fenomena astronomi yang terjadi
sebuah benda angkasa bergerak ke dalam
bayangan sebuah benda angkasa lain I
Geyser : semburan air panas dari celah atau Iklim : rata-rata keadaan cuaca pada suatu
retakan batuan wilayah yang relative luas dan dalam waktu yang
relative lama
Gletser : salju abadi
Inceptisols : tanah muda yang strukturnya
Gondwana : nama benua yang diambil dari
berlapis-lapis, bersifat asam, dan banyak
daratan yang dihuni suku indian, gonds
mengandung bahan organic
Graben : tanah yang turun seperti slenk yang
Infiltrasi : air permukaan tanah yang masuk kea
bersifat memanjang
lam tanah melalui pori-pori tanah
Gradien barometrik : angka yang menunjukkan
Interdependensi : interaksi
perbedaan tekanan udara antara dua isobar
melalui garis lurus Interelasi : sesuatu yang berhubungan atau
berkaitan

H Institut gempa : stasiun gempa yang lengkap


dengan alat-alat pencatat gempa
Hidrologi : ilmu yang mempelajari tentang air
Intrusi magma : peristiwa keluarnya magma
Hidrosfer : semua lapisan air yang ada di bumi yang tidak mencapai permukaan bumi

Higrograf : higrometer yang dapat mencatat Ionosfer : lapisan atmosfer yang berada pada
sendiri ketiggian di atas 75 km dpl

Higrometer : alat yang digunakan untuk Isobar : garis maya di peta yang
mengukur kelembapan udara menghubungkan daerah yang mempunyai
tekanan udara yang sama
Hilir sungai : bagian alur sungai yang terdekat
dengan muara sungai Isobath : garis dalam peta yang menghubungkan
tempat- tempat atau titik yang sama kedalaman
Hiposentrum : sumber terjadinya gempa yang lautnya. Jadi, dengan adanya garis isobath dapat
terletak di dalam bumi, tegak lurus di bawah diketahui/ ditunjukkan relief- relief dasar laut
episentrum
Isohaline : garis dalam peta yang
Histosol : tanah yang mengandung air dan menghubungkan semua tempat di lautan yang
tumbuh-tumbuhan mati yang telah membusuk yang mempunyai kadar garam yang sama

Hogbek (hogkback) : punggungan pebukitan Isoseista : garis pada peta yang menghubungkan
atau pegunungan dengan puncak tajam tempat-tempat di permukaan bumi yang
dibentuk oleh lapisan batuan yang keras dan mendapat kerusakan yang sama yang
lereng agak curam diakibatkan oleh gempa
Isohiet : garis maya pada pet yang Kondensasi : proses uap air menjadi titik-titik air
menghubungkan tempat-tempat yang
mempunyai curah hujan yang sama Konsep esensial geografi : generalisasi dari
sekelompok gejala-gejala tertentu yang dapat
Isoterm : garis maya di peta yang digunakan untuk menggambarkan fenomena
menghubungkan daerah yang memiliki rata-rata yang sama
suhu udara yang sama
Korasi : erosi oleh angin

J Korologi : ilmu yang mempelajari tentang


wilayah-wilayah di permukaan bumi dengan
perbedaan dan keterkaitan keruangannya
Jarak episentral : jarak antara stasiun pencatat
gempa dan episentrum Korona : lapisan luar atmosfer matahari di luar
lapisan kromosfer
Jarak mutlak : satuan panjang yang di ukur
dengan kilometer, mil dsb Kuesta (cuesta) : bukit atau gunung yang
mempunyai dua kemiringan lereng berbeda.
Jarak relatif : jarak tempuh yang diukur
Permukaan lereng yang landai searah dengan
menggunakan satuan waktu
bidang perlapisan sedangkan sisi lereng yang
Juvenil : air tanah yang berasal dari pendinginan curam memotong bidang perlapisan
magma yang keluar melalui retakan batuan
Kumulus : awan putih bergumpal dan sering
tampak pada sore hari
K Kromosfer : bagian dalam matahari terdiri dari
unsure hydrogen
Kapiler : air tanah yang terdapat pada lapisan
yang jenuh air di daerah peralihan

Kaldera : kawah yang amat besar, luas, dan


L
bertebing curam
Laguna : bagian laut dangkal di tengah atol
Karren : lubang kecil pada perpotongan celah-
Lahan kritis : lahan yang telah rusak secara fisik,
celah
kimiawi dan biologis
Kawah : tempat keluarnya material-material
Lahan potensial : lahan yang memiliki
gunung berapi yang relative kecil
kemampuan berproduksi secara optimal
Kelembapan mutlak : banyaknya uap air yang
Lakolit : baruan beku yang terbentuk di antara
terdapat dalam satu meter kubik udara yang
dua lapisan litosfer dan menekan ke atas
dinyatakan dengan gram per meter kubik
sehingga bagian atas berbentuk cembung,
Kelembapan relatif : perbandingan antara sedangkan begian bawah berbentuk datar
jumlah uap air yang ada dalam udara pada suhu
Landslide : peristiwa longsor
tertentu dengan jumlah uap air maksimum yang
dapat ditampung oleh udara pada suhu yang Laterit : pengaruh panas matahari, air, dan
sama pengaturan tanaman yang kurang tepat
sehingga tanah menjadi tandus
Klimatologi : ilmu yang mempelajari tentang
iklim La nina : keadaan mendinginnya suhu muka laut
di bawah rata-rata dengan daerah pasifik timur
Komet : benda langit yang mengelilingi matahari
dan pasifik tengah
dengan garis edar berbentuk lonjong atau
parabolis atau hiperbolis Lapisan silikat : litosfer
Laut : bagian dari permukaan bumi yang Mekanis : pelapukan yang terjadi terhadap
tertutup air dan mempunyai kadar garam yang batuan akibat tenaga alam [ perubahan suhu ]
cukup tinggi
Mesa (mesa) : bukit atau gunung terisolir
Lava : magma yang keluar sampai ke permukaan berbentuk meja, merupakan sisa denudasi
bumi dengan lapisan batuan datar yang keras sebagai
penutupnya
Lembah : wilayah bentang alam yang dikelilingi
oleh pegunungan atau perbukitan yang luasnya Mesosfer : lapisan atmosfer yang berada pada
dari beberapa kilometer persegi sampai ketinggian 55-75 km dpl
mencapai ribuan
Metamorf : batuan yang berubah wujud, warna,
Litosfer : lapisan kerak bumi yang paling luar dan sifatnya akibat tekanan,panas, dan dalam
yang terdiri atas batuan jangka waktu yang lama

Lubuk laut : dasar laut yang bentuknya bulat Metode paralaks bintang : cara menentukan
cekung dengan potongan melintang berbentuk jarak dengan menggunakan sudut pandang
huruf u pengamat ke suatu bintang dari bumi pada
kedudukan orbit tertentu

M Meteor : meteroid yang jatuh ke bumi dann


bergesekan dengan atmosfer
Magma : larutan silikat cair pijar yang bersuhu
Meteorid : benda-benda kecil di langit yang
tinggi yang terdapat di dalam bumi
mengelilingi matahari dan terdapat di ruang
Makdani : mata air panas yang banyak antarplanet
mengandung mineral belerang
Meteorit : meteorid yang sampai di permukaan
Maknitudo mutlak : magnitudo sesungguhan bumi
yang dimiliki sebuah bintang
Meteorologi : ilmu yang mempelajari tentang
Maknitudo semu : kecerahan sebuah bintan cuaca
yang diamati dari bumi
Mohorovicic discontinuity : batas antara lapisan
Makroseisme : gempa yang insentitas nya besar litosfer di daratan dan lapisan litosfer di dasar
lautan
Malihan : batuan yang mengalami pengendapan
[ sedimen ] setelah diangkut oleh air, angin, es, Mollisols : tanah halus kering yang berwana
dan sebagainya cokelat, merah dan hitam serta struktur
tanahnya berlapis
Marin (marine) : aktifitas air laut yang dapat
menyebabkan terjadinya abrasi, pengangkutan Morfodinamis (morphodynamics) : bentuk
dan pengendapan di lingkungan laut bentang alam yang berkaitan erat dengan hasil
kerja gaya eksogen air, angin, es dan gerakan
Matahari : bola gas raksasa yang memancarkan tanah, misal: gumuk pasir, undak sungai ,
cahayanya sendiri pematang pantai, lahan kritis (badlands)

Mata air : titik tempat air tanah keluar sebagai Morfoerasi (morphoerosion) : adalah ragam
air permukaan bentuk erosi yang dapat dipakai sebagai ukuran
tingkat degradasi bentuk lahan suatu wilayah
Mikroseisme : gempa yang insentitas nya kecil
Muara sungai : titik tempat air sungai mengalir
Meander : kelokan sungai yang teratur, ke laut, rawa, danau, atau sungai lain
berbentuk setengah lingkaran, terdapat di
bagian tengah dan hilir sungai
N
Pola rektangular : pola aliran ungai yang
terdapat di daerah patahan

Pola trellis : pola aliran sungai yang aliran sungai


Nebula : salah satu teori asal tata surya yang
induknya sejajar dengan anak-anak sungainya
awalnya matahari dan planet-planetnya
yang bermuara di sungai induk
berbentuk kabut yang mempunyai rotasi lambat
Pendekatan ekologi : interaksi antara organisme
Nimbus : awan gelap dengan bentuk tidak
dan lingkungannya
menentu , sering sebagai tanda akan hujan
Pendekatan kompleks wilayah : menelaah suatu

O gejala di permukaan bumi melalui pengkajian


karakteristik fisis dan social wilayah tertentu

Orogenetik : gerakan pergeseran lipatan kulit Pendekatan keruangan : menelaah perbedaan


bumi dengan arah vertikal maupun horizontal lokasi berdasarkan sifat-sifat geografis
dengan gerakan relative cepat .
Prinsip deskripsi :uraian atau penjelasan tentang
Oxisols : tanah purba yang banyak mengandung sesuatu , setiap kejadian , karakteristik , atau
oksigen dan sedikit bahan organic masalah akan dideskripsikan

Ozonosfer : lapisan atmosfer yang melindungi Prinsip korologi : suatu ilmu yang mempelajari
bumi dari sinar gamma, sinar x , ultraviolet dan tentang wilayah-wilayah di permukaan bumi
inframerah yang dipancarkan matahari dengan perbedaan dan keterkaitan
keruangannya

P Prinsip interelasi : sesuatu yang saling


berhubungan dan berkaitan
Pedosfer : lapisan kulit bui yang tipis terletak di
bagian paling atas di permukaan bumi Prinsip persebaran : prinsip utama geografi

Pelapukan : proses penghancuran massa Pangea : benua pada jaman jura yang terdiri
batuan , baik secara fisis , kimiawi maupun atas daerah amrika utara , amerika selatan ,
organic afrika , antartika dan australia

Pengikisan : proses pelepasan dan pemindahan Penumbra : gerhana bulan bilamana seluruh
massa batuan secara alamiah dari suatu tempat bulan masuk pada daerah bayang bayang kabur
ke tempat lain oleh suatu zat pengangkut . bumi

Perkolasi : aliran air dalam tanah dari lapisan Perihelium : saat dimana planet berada di titik
yang tinggi ke lapisan yan rendah terdekat dengan matahari

Permeabilitas tanah : kemampuan tanah Perigee : saat dimana bulan berada pada jarak
menyerap air terdekat dengan bumi

Pola pinnate : pola aliran sungai yang anak-anak Periode revolusi planet : waktu yang diperlukan
sungainya bermuara di sungai induk membentuk planet-planet untuk berputar mengelilingi
sudut lancip matahari sebanyak satu kali

Pola radial sentrifugal : pola aliran sungai yang Periode rotasi planet : waktu yang diperlukan
menyebar dari punck kea rah lereng-lereng planet-planet untuk berputar pada porosnya
lembahnya sebanyak satu kali

Pola radial sentripetal : pola aliran sungai yang


memusat ke suatu daerah
Planet inferior : planet-planet yang orbitnya Punggug laut : dasar laut yang menyempit dan
terletak di dalam orbit bumi mengelilingi memanjang dengan daerah sekitarnya
matahari merupakan laut dalam

Planet superior : planet-planet yang orbitnya Paparan benua : wilayah dasar laut dangkal dan
terletak di luar orbit bumi mengelilingi matahari merupakan dataran yang luas dengan
kedalaman kurang dari 200 meter .
Planet inner : planet yang orbitnya di sebelah
dalam lintasan asteroid Proses kondensasi : perubahan uap air menjadi
awan diatas laut
Planet merah : planet mars karena berwarna
merah Ponor : lubang-lubang yang terdapat di daerah
kapur yang air tanah nya dalam
Planet outer : planet yang orbitnya di sebelah

R
luar lintasan asteroid

Planet jovian : planet-planet yang ukurannya


besar dan komposisi penyusunnya mirip jupiter
Regime sungai : variasi volume air sungai
yang sebagian besar tersusun atas es dan gas
hydrogen Rock slide : longsoran berupa blok blok batuan
Planet terresial : planet yang ukuran dan Rockfall : runtuhnya masa batuan berupa blok-
komposisi penyusun batuannya mirip dengan blok batuan
bumi

Prominensa : salah satu aktivitas matahari yang


terbentuk di lapisan kromosfer yang terdiri atas
S
gas panas yang menyembur keluar dengan
Sill : batuan beku dalam yang terbentuk di
dahsyat
anatara dua lapisan litosfer yang bentuknya tipis
Pleistoseista : garis pada peta yang membatasi dan pipih
makroseisme
Sirus : awan tipis bagai tabir
Patahan : bidang tempat patahan atau retakkan
Solum tanah : tebal tanah diukur dari
kulit bumi
permukaan tanah sampai ke batuan induk
Pesisir : daerah datar berpasir di pantai
Sublimasi : terbentuknyakristal-kristal es
Puncak gelombang : titik tertinggi sebuah
Sungai konsekuen : sungai yang arah alirannya
gelombang
sejajar dengan kemiringan lereng
Panjang gelombang : jarak horizontal antara dua
Sungai resekuen : sungai yang alirannya sejajar
buah puncak gelombang
dengan sungai konsekuen dan menuju sungai
Periode gelombang : waktu yang dibutuhkan subsekuen
oleh dua buah puncak gelomban gatau antara
sungan subsekuen : sungai yang alirannya
dua buah lembah gelombang
mengikuti arah batuan
Palung laut : lembah yang dalam , memanjang ,
Sungai obsekuen : sungai yang alirannya
sempit . Dan tebing yang terjal di dasar laut yang
bermuara ke sungan subsekuen dan arah
terjadi karena ingress dgn potongan
alirannya berlawanan dengan sungai konsekuen
melintangnya seperti huruf v
Sungai anteseden : sungai yang kekuatan erosi
ke dalamnya mampu mengimbangi
pengangkatan daerah
Sungai superposed : sungai yang struktur Sungai episodik : sungai yang pada musim hujan
batuannya melintang dan prosesnya airnya banyak dan pada musim kemarau airnya
dipengaruhi oleh lapisan batuan yang menutupi tidak ada
formasi . Sungai ini disebut jg sungai epigenesia
Shore over : laju pantai yang kadang-kadang
Spodosols : tanah berlapis yang mengandung kering dan kadang kadang basah oleh air laut
silica , besi , alumunium dan bahan organic
Shore : zona antara garis air rendah dan garis
Stratosfer : lapisan kedua dari atmosfer yang pantai sampai air laut masih dapat mencpainya
berada pada ketinggian 16-55 km dpl
Shoreline : garis pantai yang dihitung dari batas
Stratus : awan yang berbentuk seperti selimut rata-rata pasang surut air laut
berlapis lapis
Seamount : gunung di dasar laut dengan lereg
Strip cropping : penanaman berlaur tegak lurus yang curam dan puncak yang runcing
terhadap aliran air atau arah angin
Salinitas air laut : angka yang menunjukkan
Sabuk asteroid : kumpulan berbagai jenis banyaknya unsur garam-gaaman dalam gram
asteroid yang terdapatt 1 liter air laut

Spikula : aktivitas matahari yang berbentuk gas Slumping : tanah longsor yang gerkannya
seperti tiang terputusputus dengan jarak yang pendek dan
terjadi di daerah tektonik muda
Seisme : gempa bumi

Seismologi : ilmu yang mempelajari tentang


gempa bumi
T
Seismograf : alat pencatat gempa Tanah vulkanis : tanah yang terjadi akibat
pelapukan batuan vulkanis
Seismogram : hasil pencatatan seismograf yang
berupa garis-garis patah Tanah podzol : tanah yang terjadi akibat
pengaruh curah hujan tinggi dan suh udara yang
Sesar : patahan yang dapat membentuk graben rendah
dan horst
Tanah alluvial : tanah yang terjadi dari
Stalaktit : kerucut-kerucut kapur yang berujung pengendapan lumpur yang dibawa air sungai
runcing dan berlubang yang bergantungan pada
atap gua yang membentuk tiang-tiang batu tipis Tanah laterit : tanah yang terjadi karena suhu
tinggi dan curah hujan tinggi yang
Stalagmite : kerucut-kerucut kapur tumpul yang mengakibatkan unsur-unsur hara yang ada di
tidak berlubang dan berada di dasar gua dalam tanah larut dan yang tertinggal hanya
oksida besi dan alumunium
Subsidence : peristiwa merosotnya tanah akibat
gerakan perpindahan tanah secara vertical baik Tanah organosol : tanah yang terjadi dari bahan
secara lambat maupun vertical organic

Soil creep : rayapan tanah Tanah mergel : tanah yang terjadi dari
campuran batu kapur , pasir , tanah liat , karena
Sungai permanen : sungai yang air nya tetap pengaruh hujan yang tidak merata
mengalir sepanjang tahun dan tidak dipengaruhi
oleh musim Tanah muda : tanah yang unsure hara nya bnyak

Sungai periodik : sungai yang pada musim hujan Tanah tua : tanah yang unsur haranya sudah
airnya mengalir banyak dan pada musim berkurang
kemarau airnya sedikit
Tanah mati : tanah yang hamper tidak ada unsur Umbra : gerhana bulan bilamana sebagian bulan
haranya masuk pada daerah bayang bayang kabur bumi

Terassering : pembuatan teras-teras pada lahan Uvala : kumpulan berbagai dolina atau lubang
miring yang berbentuk corong

V
Termogram : kertas yang berisikan catatan suhu

Troposfer : lapisan paling bawah dari atmosfer

Teori kabut : di jagat raya terdapat gumpalan Vertisols : tanah matang dengan solum tanah
kabut besar yang berputar , yang lama-lama yang dalam yang mengandung tanah liat dan
berubah menjadi matahari dan planet-plnetnya kapur

Teori kontraksi : bumi mengalami penyusutan Vulkanisme : segala peristiwa yang berhubungan
karena pendinginan dan terjadilah pegunungan dengan keluarnya magm dari perut bumi
dan lembah
Viskositas magma : derajat kekentalan magma
Teori james dana : alam dibentuk oleh
pelapukan dan erosi
W
Teori plnetasimal : matahari sudah ada dari dulu
dan berpapasan dengan sebuah bintang yang Windbreak : penanaman tumbuhan secara
akhirnya bintang itu berhamburan dn menjdi permanen untuk melindungi tanah dari tiupan
planet angin

Teori pasang surut : ada sebuah bintang yang Water hemisphere : lahan bumi sebelah selatan
mendekati matahari sehingga terjadi tarik
menarik

Teori alfred wegener : benua-benua terdiri atas


Z
batuan sial yang terapung pada btuan sima yang Zaman arkeozoikum : zaman terjadi
lebih besar berat jenisnya pembentukan batuan kerak bumi

Teori awan debu : tata surya terbentuk dari Zaman protozoikum : zaman dimana mulai
gumpalan awan gas dan debu terjadi perkembangan hidrosfer dan atmosfer

Teori perkembangan : tata surya pada mulanya Zaman kambrium : zaman dimana bumi masih
berupa awan gas yang dingin berbentuk lautan dan sebuah daratan yg disebut
gondwana
Teori big bang : tata surya berasal dari sebuah
ledakan besar (big bang) Zaman ordovisum : zaman dimana terjadi zaman
es
Tuduh seisme : daerah berbentuk gelang pada
permukan bumiyang tidak diguncang gelombang Zaman selur : zaman dimana terbentuk deretan
primer dan sekunder pegunungan yang melintasi pegunungan .

Tinggi gelombang : jarak vertikal antara puncak Zaman devon : zaman dimana ditandai
dan lembah gelombang menyurutnya samudera serta terbentuknya
daerah greenland dan eropa timur

U Zaman karbon kwali : zaman dimanaterjadi


penyatuan benua dan membentuk daratan
Utisols : tanah tua yang mengandung (pangea)
alumunium , tanah liat , dan bahan organic
Zaman perme : zaman dimana benua pangea
bergabung membentuk daratan , terjdi iklim
kering gurun

Zaman tiras : zaman dimana daerah gurun


terbentuk es diselatan mencair ,

Zaman jura : zaman dimana benua pangea


terpecah

Zaman kapur : zaman dimana daratan india


terlepas dari afrika