Anda di halaman 1dari 4

MENYONGSONG ERA KEBANGKITAN ISLAM DI INDONESIA

Ada satu pertanyaan yang sering diungkapkan oleh para pemikir Islam
,kontemporer

”?Mengapa umat Islam tertinggal dan umat-umat lainnya bisa maju“

Menjawab pertanyaan yang sederhana ini, ternyata tidak gampang.


Banyak para pakar yang mencoba menganalisis sebab-sebab kemunduran
Islam, terutama setelah memasuki Abad Pertengahan, setelah hancurnya
kerajaan Usmani. Sebagian di antara pemikir Islam kontemporer seperti
Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa umat Islam tertinggal karena mereka
jauh dari ajaran agama Islam itu sendiri. Menurut kelompok ini, jatuhnya
umat Islam ke dalam keterpurukan seperti sekarang ini, disebabkan
karena banyak di antara mereka yang tidak menjalankan syari’at Islam
dengan baik. Meskipun mereka menjalankan syariat, tetapi syari’at
mereka sudah tercampur tahayul, khurafat dan bid’ah. Karena itu, jalan
keluarnya menurut kelompok ini, bila umat Islam ingin maju, mereka
harus memurnikan ajaran Islam, dengan memerangi ajaran-ajaran tentang
tahyul, khurafat dan bid’ah yang berkembang dalam masyarakat.
.Kelompok ini kemudian disebut dengan kelompok puritan

Sebagian lain mengatakan bahwa umat islam tertinggal karena mereka


tidak memiliki sistem pendidikan yang baik. Menurut mereka,
ketertinggalan umat Islam di era modern karena sistem pendidikan yang
dikembangkan oleh umat Islam adalah sistem tradisional yang sulit untuk
berkembang apalagi bersaing dengan sistem pendidikan modern yang
canggih karena itu, jika umat Islam ingin maju dan berkembang untuk bisa
bersaing dengan bangsa lain di era modern ini, mereka harus membangun
sistem pendidikan yang baik, maju dan berkualitas. Kelompok ini
dipelopori oleh tokoh-tokoh Islam seperti Jamaludin Al-Afghani dan
sebagainya, yang menganjurkan tentang kebangkitan pendidikan Islam di
.negara-negara Islam

Sebagian lain mengatakan bahwa umat Islam tertinggal karena mereka


menganut tradisi dan budaya Islam klasik dan tertinggal. Umat Islam tidak
bisa maju karena mereka masih memakai baju yang tidak praktis seperti
gamis, jubah dan sebagainya dan juga kebiasaan-kebiasaan lain yang
menghambat kemajuan. Menurut kelompok ini, jika mereka ingin maju,
maka umat Islam harus mengikuti tradisi-tradisi negara maju, terutama
negara-negara barat. Karena itu, jalan keluarnya adalah jika umat Islam
ingin maju, mereka harus melakukan westernisasi, yaitu melepas seluruh
baju tradisional dan mengambil seluruh baju modernisme barat. Bagi
mereka, segala sesuatu yang datang dari barat harus diambil tanpa
seleksi dan segala sesuatu yang berbau tradisional harus dihilangkan,
karena itu gerakan mereka dalam hal ini dikenal dengan nama
westernisasi. Gerakan westernisasi secara total seperti ini pernah terjadi
di Turki, yang dipelopori oleh Kemal Atarturk, yang imbasnya sangat besar
.terhadap perubahan budaya dan politik Turki hingga sekarang
Masih banyak sebenarnya, gagasan-gagasan lain yang mencoba
memberikan jalan kular terhadap keterpurukan umat Islam di era
globalisasi ini, yang bisa ditelusuri dalam buku-buku sejarah pemikiran
.Islam

Pertanyaannya sekarang adalah jalan mana yang akan ditempuh oleh


umat Islam Indonesia pada saat ini untuk menggapai era kebangkitan
?Islam ke depan

Kita ketahui bahwa umat Islam di Indonesia, memiliki corak pemikiran dan
perilaku beragama yang bermacam-macam, sebagian ada yang
berperilaku dan berpemikiran tradisionalis dan sebagian lain ada yang
modernis, ada pula di antara mereka yang bersikukuh dengan gaya
pemikiran puritanisme yang berusaha memberantas ajaran tahayul,
khurafat dan bid’ah di kalangan umat Islam. Sebagian lain ada yang ingin
mendirikan khilafah Islamiyah yang terlihat dari beberapa poster yang
terpampang di beberapa tempat, seperti kelompok HTI, FPI dan
sebagainya. Tidak jarang terjadi adu pemikiran dan bahkan adu kekuatan
fisik antara satu kelompok dengan kelompok yang lain, karena mereka
menganggap bahwa kelompoknyalah yang paling benar, sedangkan
.kelompok lain salah yang harus diperangi dan sebagainya

Menyikapi berbagai macam fenomena umat Islam yang terjadi di


Indonesia akhir-akhir ini, maka menurut saya, ada beberapa hal yang
:harus dilakukan umat Islam Indonesia sekarang

Perkuat ukhuwah Islamiyah.1

Menurut saya, perbedaan faham yang terjadi dalam diri umat Islam
Indonesia, sudah merupakan suatu keniscayaan. Munculnya berbagai
macam faham dan aliran dalam tubuh umat Islam Indonesia, merupakan
suatu kenyataan yang tidak mungkin dihindarkan ataupun disatukan.
Karena itu, usaha untuk menyatukan mereka dari sisi prinsip dan akidah,
merupakan sesuatu yang mustahil. Biarkan mereka bergerak pada
pendiriannya masing-masing, karena justru perbedaan umat Islam
Indoensia dalam hal ini merupakan rahmat bagi mereka. Karena itu, yang
bisa kita lakukan adalah perkuat ukhuwah Islamiyah. Jangan sampai
perbedaan dalam mazhab, pemikiran dan lain-lain, menjadikan umat Islam
Indonesia bercerai berai. Hentikan pertikaian, sikap menyalahkan dan
sebagainya, karena hal itu tidak akan memberikan keuntungan apa-apa
bagi umat Islam di Indonesia, tetapi sebaliknya justru akan menjadikan
.kita semakin terpuruk dalam keterpurukan

Bangunlah pendidikan Islam yang maju dan berkualitas.2

Langkah kedua untuk membangkitkan umat Islam pada saat ini adalah
membangun pendidikan Islam yang berkualitas. Dari dulu hingga
sekarang, pendidikan Islam selalu dinomor terakhirkan. Banyak lembaga
pendidikan Islam bermunculan di mana-mana, tetapi meskipun jumlah
mereka banyak, dari sisi kualitas masih sangat memprihatinkan.
Pendidikan Islam masih dikelola ala kadarnya, sehingga banyak di antara
lembaga pendidikan kita yang tidak mampu bersaing dengan lembaga-
lembaga pendidikan lain yang lebih maju selangkah daripada pendidikan
.Islam kita

Kembangkan ilmu pengetahuan dan tekonologi.3

Kelemahan lain yang dihadapi umat Islam akhir-akhir ini adalah


ketertinggalan mereka dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Namun sayangnya, ketika menghadapi dunia global yang penuh dengan
persaingan ini, masih ada di antara umat Islam yang memperdebatkan
boleh tidaknya umat Islam memakai atau mengembangkan teknologi.
Saya kira sudah tidak saatnya lagi kita memperdebatkan hukum belajar
ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi justru sebaliknya kita harus
berusaha mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi itu secepat
mungkin. Di era globalisasi ini, tidak mungkin suatu bangsa bisa bersaing
dengan bangsa lain, tanpa memiliki keunggulan dalam bidang ilmu dan
teknologi. Karena itu, sudah menjadi keniscayaan jika ilmu pengetahuan
dan teknologi menjadi perhatian utama bagi umat Islam dewasa ini.
Lembaga pendidikan mestinya tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama
saja, tetapi harus mulai menitik-beratkan pada ilmu pengetahuan terapan
dan pengembangan teknologi yang berdaya guna bagi masyarakat Islam.
Paradigma pendidikan kita harus dirubah, karena Islam tidak hanya
mengurusi masalah agama, tetapi ilmu pengetahuan dan teknologi juga
menjadi salah satu unsur yang sangat ditekankan dalam Islam untuk
.memakmurkan kehidupan manusia di muka bumi

Bentuklah jaringan ekonomi yang kuat antar sesama muslim.4

Masalah lain yang perlu dilakukan dalam rangka membangkitkan umat


Islam Indonesia dewasa ini adalah masalah ekonomi. Meskipun umat Islam
di Indonesia berjumlah mayoritas, tetapi ditinjau dari sisi ekonomi,
masyarakat Islam tergolong rendah dibandingkan umat-umat beragama
lainnya. Karena itu, perlu dibangun suatu jaringan ekonomi yang kuat
.antar-semasama muslim dalam segala bidang

Hindari kekerasan dan terorisme.5

Akhir-akhir ini, bangsa Indoensia disibukkan dengan aksi para terorisme


yang mengatasnamakan tindakan mereka dengan jihad. Saya rasa,
tindakan tersebut bukannya menguntungkan Islam, tetapi sebaliknya
justru sangat merugikan umat Islam di Indonesia khususnya, dan di mata
dunia pada umumnya. Karena itu perilaku terorisme dan kekerasan
sejenisnya, harus dihapuskan dari dunia Islam, karena terorisme dan
kekerasan bukan ajaran Islam sama sekali. Islam adalah agama yang
mengagungkan perdamaian dan menjunjung tinggi kemanusiaan, karena
itu jika tindakan terorisme dan kekerasan diatasnaman Islam, sungguh
sangat merugikan Islam, karena Islam tidak pernah mengajarkan
terorisme dan kekerasan, baik kepada non muslim maupun kepada
sesama muslim. Karena itu, jika umat Islam Indonesia ingin bangkit di
masa yang akan datang, mereka harus menjauhkan diri mereka dari
tindakan kekerasan dan terorisme, baik kepada sesama muslim maupun
.non muslim