Anda di halaman 1dari 1

HIDUP INI INDAH

Di acara televisi yang disiarkan oleh Trans TV ada sebuah acara yang
bernama “Hidup ini Indah”. Acara tersebut menceritakan tentang
kesuksesan orang-orang hidup dari nol. Banyak di antara mereka yang
dulunya sebagai kuli, tetapi berkat kerja keras dan ketekunannya,
akhirnya menjadi pengusaha yang hebat dan sukses. Bahkan tidak sedikit
di antara mereka yang berhasil menjadi seorang milyarder, padahal
sebelumnya dia hanya seorang kuli batu atau pencucui piring. Dari sekian
banyak orang yang diliput dalam acara itu, ada seorang pengusaha sukses
yang dulunya hanya seorang tukang pencuci piring selama 15 tahun.
Setelah lama mengabdi menjadi pencuci piring, dia mulai belajar
memasak. Dengan hanya bermodalkan 50.000 rupiah dia mulai menjual
nasi goreng dan lalapan. Karena usahanya kurang begitu lancar, akhirnya
dia belajar memasak steak, sehingga menu nasi goreng dan lalapan
ditambah dengan steak dengan harga yang terjangkau. Karena masakan
steaknya enak, akhirnya banyak orang yang ketagihan dengan masakan
tersebut. Karena pelanggan semakin banyak, akhirnya dia mulai
menambah porsi masakan. Setiap waktu terus bertambah dan akhirnya
dia bisa menyewa lokasi yang agak strategis. Dari situ, para pelanggannya
semakin bertambah banyak dan dalam waktu yang tidak begitu lama,
akhirnya dia menjadi bos “Waroeng Steak” yang sangat terkenal di
Indonesia. Pada saat ini dia telah memiliki lebih dari 10 cabang waroeng
steak yang tersebar di seluruh indonesia dengan mempekerjakan kurang
lebih 250 pekerja.

Dari apa yang saya paparkan di atas menggambarkan bahwa hidup ini
akan berakhir dengan indah jika kita mau berusaha. Setiap kesulitan pasti
ada jalan untuk merubahnya menjadi kemudahan karena setiap kesulitan
ada kemudahan. Akan tetapi kemudahan itu tidak datang dengan
sendirinya, tetapi diperlukan usaha keras untuk mendapatkannya,
sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya Allah tidak
akan merubah sautu kaum hingga kaum itu merubahnya sendiri.”

Ayat di atas menggambarkan bahwa peran manusia untuk merubah nasib


dirinya sangat besar, meskipun eksekusi final dari sebuah usaha tetap
berada di jalan Allah. Karena itu, apabila kita ingin merubah nasib kita
yang terpuruk pada saat ini, diperlukan usaha yang keras untuk
merubahnya. Percayalah bahwa hidup ini indah bila kita dapat
mengukirnya dan ukiran itu tidak akan kelihatan indah, jika tangan-tangan
terampil kita, tidak berusaha untuk menggerakkan tatah-tatah pahat yang
tajam dan indah. Seberapa keras pun batu-batu keras yang menghalangi
kita, akan bisa dirubah menjadi karya seni yang indah dan bernilai tinggi
jika kita mampu menggerakkan tangan-tangan kita secara trampil dan
sabar. Yakinlah bahwa masa depan yang cerah akan datang menghampiri
kita jika kita mau berusaha…wallahu a’lam…!!!