Anda di halaman 1dari 8

cara 1.

Memperbaiki harddisk yang bad Sector

Harddisk adalah media penyimpan yang sangat penting pada computer. Sayangnya umur pemakaian
yang terbatas. Kerusakan pada harddisk dapat disebabkan beberapa hal. Misalnya :

• Power supply yang tidak memadai dan merusak kontroller harddisk dan motor.
• Harddisk terjatuh dan merusak mekanik didalamnya atau minimal terjadi bad sector.
• Terlalu sering dibawa bawa tanpa pengaman membuat platter harddisk rusak karena goncangan
berlebih.
• Suhu didalam harddisk yang panas membuat kondisi harddisk dalam lingkungan tidak stabil.
• Kondisi MTBF/umur harddisk, sudah tercapai dan akan rusak.

Hal yang masih dapat dilakukan untuk memperbaiki harddisk yang terkena bad sector adalah hanya
kondisi dimana harddisk masih berputar, keadaan controller harddisk masih bekerja. Tetapi keadaan ini
masih dibagi lagi, bila ingin mengunakan harddisk yang terkena bad sector. Masalah penyebab bad
sector adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi. Kondisi kerusakan oleh bad sector dibedakan
oleh 3 keadaan.

• Kondisi dimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat
digunakan. Semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai
media storage.
• Kondisi platter yang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis. Kondisi ini dapat dikatakan cukup
stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih
mungkin dilow level.
• Kondisi platter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster
0 (lokasi dimana informasi partisi harddisk disimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan harddisk
diperbaiki.

Membicarakan keadaan harddisk untuk diperbaiki hanya memungkinkan perbaikan pada kondisi ke 2,
dimana permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapat kerusakan ringan di beberapa tempat.

Tujuan

• Upaya untuk mengunakan harddisk yang terdapat bad sector


• Men-eliminasi lokasi kerusakan pada bad sector.

Tahapan 1

Sebelum melakukan tahapan selanjutnya sebaiknya mengunakan tahapan 1 untuk memastikan kondisi
platter harddisk yang rusak. Untuk mengetahui hal ini harddisk harus dilakukan LOW LEVEL FORMAT
(LLF). LLF dapat dilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama seperti generasi
486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Atau dapat mengunakan software LLF. Untuk mendapatkan
software LLF dapat diambil di Site pembuat harddisk. Atau mencari utiliti file seperti hddutil.exe (dari
Maxtor - MaxLLF.exe) dan wipe.exe versi 1.0c 05/02/96.

Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam harddisk serta
informasi bad sector. Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada
FAT 32 dari Windows Fdisk.

Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali
digunakan.

Peringatan : Pemakaian LLF software akan menghapus seluruh data didalam harddisk

Tahapan 2

Proses selanjutnya adalah dengan metode try dan error. Tahapan untuk sesi ini adalah :
a. Membuat partisi harddisk : Dengan program FDISK dengan 1 partisi saja, baik primary atau extended
partisi. Untuk primary dapat dilakukan dengan single harddisk , tetapi bila menghendaki harddisk sebagai
extended, diperlukan sebuah harddisk sebagai proses boot dan telah memiliki primary partisi (partisi
untuk melakukan booting).

b. Format harddisk : Dengan FORMAT C: /C. Penambahan perintah /C untuk menjalankan pilihan
pemeriksaan bila terjadi bad sector. Selama proses format periksa pada persentasi berapa kerusakan
harddisk. Hal ini terlihat pada gambar dibawah ini.

Ketika program FORMAT menampilkan Trying to recover allocation unit xxxxxx, artinya program sedang
memeriksa kondisi dimana harddisk tersebut terjadi bad sector. Asumsi pada pengujian dibawah ini
adalah dengan Harddisk Seagate 1.2 GB dengan 2 lokasi kerusakan kecil dan perkiraan angka
persentasi ditunjukan oleh program FORMAT :

Display pada persentasi yang dapat


Kondisi
program Format digunakan
Baik 0-20% 20%
Bad sector 21% Dibuang
Baik 22-89% 67%
Bad sector 91% Dibuang
Baik 91-100% 9%

c. Buat partisi kembali : Dengan FDISK, buang seluruh partisi didalam harddisk sebelumnya, dan buat
kembali partisi sesuai catatan kerusakan yang terjadi. Asumsi pada gambar bawah adalah pembuatan
partisi dengan Primary dan Extended partisi. Pada Primary partisi tidak terlihat dan hanya ditunjukan
partisi extended. Pembagian pada gambar dibawah ini adalah pada drive D dan F (22MB dan 12 MB)
dibuang karena terdapat bad sector. Sedangkan pada E dan G ( 758MB dan 81MB) adalah sebagai drive
yang masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan.

Bila anda cukup ngotot untuk memperbaiki bad sector anda, dapat juga dilakukan dengan try-error
dengan mengulangi pencarian lokasi bad sector pada harddisk secara tahapan yang lebih kecil, misalnya
membuat banyak partisi untuk memperkecil kemungkinan terbuangnya space pada partisi yang akan
dibuang. Semakin ngotot untuk mencari kerusakan pada tempat dimana terjadi bad sector semakin baik,
hanya cara ini akan memerlukan waktu lebih lama walaupun hasilnya memang cukup memuaskan
dengan memperkecil lokasi dimana kerusakan harddisk terjadi.

d. Untuk memastikan apa bad sector sudah terletak pada partisi harddisk yang akan dibuang, lakukan
format pada seluruh letter drive dengan perintah FORMAT /C. Bila bad sector memang terdapat pada
partisi yang dibuang (asumsi pada pengujian bad sector terletak pada letter drive D dan F), maka partisi
tersebut dapat langsung dibuang. Tetapi bila terjadi kesalahan, misalnya kerusakan bad sector tidak
didalam partisi yang akan dibuang melainkan terdapat pada partisi yang akan digunakan, anda harus
mengulangi kembali proses dari awal dengan membuang partisi dimana terdapat kesalahan dalam
membagi partisi yang terkena bad sector. Hal yang perlu diingat : Pembuatan partisi dilakukan dari awal
ke akhir, misalnya C, D, E dan selanjutnya. Untuk membuang partisi mengunakan cara sebaliknya yaitu
dari Z ke C. Kesalahan dalam membuang dan membuat partisi yang acak acakan akan mengacaukan
sistem partisi harddisk.

e. Proses selanjutnya adalah membuang partisi yang tidak digunakan lagi. Setelah melakukan
pemeriksaan dengan program FORMAT, maka pada proses selanjutnya adalah membuang partisi yang
mengandung bad sector. Pada gambar dibawah ini adalah: Tahap membuang 2 partisi dengan FDISK
untuk letter drive D dan E. Untuk E dan G adalah partisi letter drive yang akan digunakan.

F. Pada akhir tahapan anda dapat memeriksa kembali partisi harddisk dengan option 4 (Display partitisi)
pada program FDISK, contoh pada gambar dibawah ini adalah tersisa 3 drive : C sebagai primary partisi
(tidak terlihat), 2 extended partisi yang masih baik dan partisi yang mengandung bad sector telah
dihapus.
G. Akhir proses. Anda memiliki harddisk dengan kondisi yang telah diperbaiki karena bad sector. Letter
drive dibagi atas C sebagai Primary partisi dan digunakan sebagai boot, D (758MB) dan E (81MB) adalah
partisi ke 2 dan ke 3 pada extended partisi.

Bila anda belum puas dengan hasil mencari bad sector, maka anda dapat mengulangi prosesur diatas.
Untuk melakukan Tips ini sebaiknya sudah mengetahui prosedur dalam membuat partisi dengan program
FDISK.

Yang perlu dicatat pada tip ini adalah, berhati-hati pada pemakaian program LLF. Sebaiknya
mengunakan single drive untuk mengunakan program ini. Kesalahan melakukan LOW LEVEL FORMAT
pada harddisk sangat fatal dan tidak dapat dikembalikin seperti kondisi semula.

Untuk harddisk yang terkena BAD SECTOR sebaiknya mengunakan harddisk yang kondisinya belum
terlalu parah atau bad sector terdapat di beberapa tempat dan tidak sporadis tersebar. Kerusakan pada
banyak tempat (sporadis bad sector) pada harddisk akan menyulitkan pencarian tempat dimana terjadi
bad sector.
Cara 2. Memperbaiki Hard disk yang terkena Bad Sector

Melanjutkan artikel sebelumnya “Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda”,


artikel ini akan membahas tentang bagaimana memperbaiki jika hard disk
terkena bad sector. Jika belum mengerti apa itu bad sector dan bagaimana
memeriksa kondisi hardisk, maka silahkan membaca artikel tersebut.

Bad Sector di hardisk secara umum ada 2 macam, yaitu mekanik/fisik dan software. Bad sector
mekanik, yaitu seperti permukaan lempeng penyimpan data hardisk rusak secara fisik misal
karena tergores, terkena debu, terkena benturan keras dan sebagainya. Sedangkan bad sector
software bisa terjadi ketika hardisk sedang sibuk tiba-tiba mati, arus putus dan sebagainya.

Untuk Bad Sector yang berupa kerusakan fisik (mekanik), maka itu diluar pembahasan ini,
karena hal itu biasanya tidak bisa (sangat sulit) diperbaiki. Jika masih ada garansi maka
sebaiknya ditukarkan yang baru. Tetapi jika bad sector yang berupa software, maka
kemungkinan masih bisa diperbaiki. Jadi pembahasan disini hanya berfokus bad sector secara
software.

Bagaimana memperbaiki Bad Sector ?


!!.. Informasi Penting.. !!

Jika hardisk sudah terdeteksi terkena bad sector, maka langkah pertama adalah menyelamatkan
data-data penting yang ada, baik di simpan di hardisk lain, di copy ke CD atau lainnya. Dan
sebelum mengikuti langkah-langkah dibawah pastikan data-data penting sudah di backup.

Langkah Awal : Coba format drive atau hardisk yang terdapat bad sector dengan format biasa,
misalnya melalui klik kanan di Windows Explorer dan pilih format. Terkadang hal ini bisa
menghilangkan bad sector.

Jika langlah awal tersebut tidak berhasil maka bisa dicoba beberapa cara dengan beberapa
software gratis berikut:

1. Easeus Partition Manager

Software gratis ini selain bermanfaat untuk membuat / mengedit partisi hardisk ( tampilan mirip
Partition Magic), juga bisa digunakan untuk menghilangkan bad sector. Langkah-langkahnya
sebagai berikut :

1. Jalankan Program Easeus partition Manager


2. Pilih drive yang kira-kira ada bad sectornya ( untuk memastikan ada bad sectornya bisa
juga di scan melalui easeus ini denganklik kanan drive Pilih menu Advanced > Check
Partition )

3. Klik kanan, dan pilih Delete

4. Ketika muncul informasi, maka pilih “Delete Partition and Delete Data”

5. Kalau sudah selesai, klik menu Apply

6. Tunggu sampai selesai.

Perlu diperhatikan, bahwa langkah ini hanya bisa dilakukan untuk drive selain windows. Dan
pastikan datanya selalu diamankan /backup terlebih dahulu.

Easeus partition Manager bisa di download / didapatkan dari link berikut ( 7.93 MB) :
http://www.partition-tool.com/download.htm ( pastikan download yang Home Edition (gratis))

2. HDD Low Level Format Tools

Dengan software ini, maka hardisk bisa di format secara mendalam ( di istilahkan low level
format). Perlu diperhatikan bahwa dengan low level format, maka semua data di hardisk akan
hilang, dan tidak bisa di kembalikan/di recovery lagi. Tetapi cara ini biasanya akan lebih efektif
menghilangkan bad sector.

Karena hardisk akan di format seluruhnya, maka hardisk yang akan di proses harus di format di
komputer lain ( di lepas dan dipasang komputer lain). Atau jika ada 2 hardisk di komputer, maka
hardisk yang tidak berisi windows bisa di format. Berikut langkahnya :
1. Jalankan HDD Low Level Format tools
2. Pilih Hardisk yang akan di format. Tentu yang tidak berisi sistem operasi windows.
Selanjutnya klik Continue

3. Pilih tab “LOW-LEVEL-FORMAT”, dan silahkan dibaca peringatan yang tampil

4. Jika sudah yakin, maka klik “FORMAT THIS DEVICE”, dan tunggu sampai proses
selesai.

Selain untuk hardisk (SATA< IDE atau SCSI), bisa juga untuk memformat Flashdisk, Flash card
dan sejenisnya. HDD LOw level format bisa didapatkan/download dari link berikut :
HDD Low Level Format Tool langsung download versi DISINI (497 KB)

3. Menggunakan Software bawaan dari vendor hardisk.

Biasanya vendor seperti Seagate dan Western Digital, juga menyediakan software untuk
menganalisa atau memperbaiki hardisk. Untuk hardisk seagate, maka bisa download tools seperti
Seatools for Windows atau DOS. sedangkan untuk Western Digital bisa download tools
“Wertern Digital lifeguard Diagnostics”.

Misalnya untuk Western digital, menyertakan fasilitas “WRITE ZEROS” untuk memperbaiki
error seperti bad sector. Untuk Seagate, begitu di install, maka di bagian Help sudah dijelaskan
cukup detail tentang manfaat dan penggunaannya.

Download Seatools (Seagate)


http://www.seagate.com/www/en-us/support/downloads/seatools

Western Digital
http://support.wdc.com/product/download.asp
http://www.softpedia.com/get/System/Hard-Disk-Utils/Western-Digital-DLG-Diagnostics.shtml

Peneliti: oget_sincan.co.id

http://ogetsincan.blogspot.com
.