Anda di halaman 1dari 18

BAB III

PENGUKURAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN


METODE STOP WATCH TIME STUDY

3.1 Tujuan Praktikum

Tujuan yang hendak dicapai dalam pelaksanaan praktikum materi Pengukuran

kerja dengan menggunakan Metode Stop Watch Time Study ini adalah :

a. Bagaimana dapat menemukan permasalahan yang ada dalam suatu system.

b. Menunjukkn bahwa dengan cara kerja yang berbeda memberikan

hasilkerja yang berbeda pula.

c. Dari percobaan ini dapat dapat ditemukan variasi-variasi gerakan tangan

menyangkut dari fasilitas yang ada, sehingga didapat gerakan tangan yang

ekonomis serta layout yang baik.

d. Dengan percobaan tersebut diharapkan gerakan-gerakan yang tidak efektif

dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga diperoleh pengamatan

waktu kerja dan dapat menhemat fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk

percobaan tersebut.

e. Dapat menimbulkan kreatif praktikan untuk menemukan gerakan-gerakan

ekonomis dari tangan pada pekerja yang melakukan pekerjaan secara

manual dalam industri.

f. Menghayati pentingnya prinsip-prinsip ekonomi gerakan (motion study)

didalam aplikasi praktisnya.

3.2 Landasan Teori

36
Secara umum kegiatan Pengukuran kerja dengan menggunakan metode

stop watch time study adalah untuk mendapatkan hasil kerja yang baik. Untuk itu

system kerja harus dirancang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam

percobaan ini metode yang diaplikasikan berdasarkan elemen-elemen gerakan

dasar yang disebut gerakan Therblig. Dimana merupakan gerakan-gerakan dasart

tangan. Dalam percobaan ini digunakan asumsi-asumsi sebagai berikut :

a. Operator, atau mahasiswa yang berperan sebagai operator dalam

percobaan dianggap cukup berpengalaman, memiliki ketrampilan rata-rata

untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, mau bekerja secara wajar dan

lain-lain.

b. Time Study Analyst, atau mahasiswa praktikan yang berperan sebagai

pengamat dan pengukur kerja waktu dianggap cukup memahami prosedur

kerja, mampu berfungsi sebagai rater dan lain-lain.

c. Kondisi kerja dalam percobaan dianggap normal, dan sesuai dengan

kondisi ideal, sehingga waktu standar yang ditetapkan akan benar-benar

sah.

Metode Pengukuran kerja dengan menggunakan metode stop watch time

study baik sekali diaplikasikan untuk kegiatan yang berlangsung singkat dengan

siklus kerja yang berulang-ulang. Dari hasil pengukuran, maka pada akhir analisa

akan diperoleh waktu standar atau output standar. Metode stop watch time study

ini termasuk dalam klasifikasi merupakan cara pengukuran secara langsung

karena pegamatan harus dilangsungkan ditempat dimana pekerjaan yang

diinginkan diukur diselenggarakan. (data primer) dan tidak sekedar diartikan

secara efektif. Secara mendasar metode stop watch time study untuk diaplikasikan

37
baik kegiatan manufacturing maupun jasa pelayanan, asalkan kriteria-kriteria

berikut bias terpenuhi antara lain :

a. kegiatan yang ingin diukur tersebut harus dilaksanakan secara teratur

dalam siklus kegiatan yang berulang-ulang (repetitive) atau uniform

(homogen).

b. Hasil kerja (output) harus dapat dihitung secara nyata dalam satuan

kuantitatif baik dalam sikklus kerja keseluruhan maupun untuk elemen-

elemen kerja yang berlangsung.

c. Pekerjaan tersebut banyak dan continue dilaksanakan (series / mass

production) sehingga akan memadai untuk diukur, dihitung dan ditetapkan

waktu / output standarnya.

Secara sistematis lanhkah-langkah yang harus dilaksanakan didalam

pengukuran waktu kerja dari saat persiapan dengan waktu / output standar

ditetapkan, dapat dilihat pada gambar 3.1.

Semua perhitungan dalam sekema diatas adalah dengan memakai asumsi

bahwa variasi waktu dari siklus pengamatan ke siklus pengamtan lainnya

disebabkan oleh faktor-faktor yang serba kebetulan, sehingga untuk ini dapat

dinyatakan bahwa distribusi data pengamatan akan mengikuti distribusi normal.

Untuk mempermudah penganalisaan terhadap gerakan-gerakan yang akan

dipelajari perlu dikenal terlebih dahulu gerakan-gerakan dasar yang membentuk

kerja tersebut.

37
Buang
Waktu
N’ =NN’≤N
data
Normal
Baku
+TES
n ekstrim
=KECUKUPAN
Waktu
= Waktu Normal
Siklus
LANGKAH DAN
xRata-rata
KESERAGAMAN
x performanceDATA
PERSIAPAN rating
Kecukupan data :
• Pilih dan definisikan pekerjaan yang akan diukur dan akan
Output Standar =
ditetapkan waktu bakunya.
Keseragaman data :
• Pilih operator dan catat semua data yang berkaitan dengan
Batas Kontrol
system Atas
operasi (BKA) =
kerja.
Batas Kontrol Bawah (BKB) =

ELEMENTAL BREAKDOWN
Bagi siklus kegiatan yang berlangsung kedalam elemen-elemen
kegiatan sesuai dengan aturan yang ada.

PENGAMATAN DAN PENGUKURAN


• Laksanakan pengamatan dan pengukuran waktu sejumlah
N pengamatan untuk setiap siklus/elemen kegiatan (X1,
X2,…<Xn)
• Tetapkan performance rating dari kegiatan yang
ditunjukkan.

37
tidak

N’
≤N

Ya

38
Gambar 3.1. Langkah-langkah Sistematis Dalam Kegiatan Pengukuran Kerja

Dengan Jam Henti (Stop Watch Time Study)

Tabel 3.1. Macam-macam gerakan Therblig

Nama therblig Lambing Lambang Kode

Huruf Gambar Warna

Mencari (search) S Black


Memilih (select) SE Gray light
Memegang (grasp) G Lake red
Menjangkau (reach) RE Green
Membawa (move) M Green gold
Memegang untuk memakai (hold) H Ocher
Melepas (release load) RL Carmine

red
Mengarahkan (position) P Blue

Mengarahkan awal (pre-position) PP Sky blue


Memeriksa (inspection) I Burn ocher

Merakit (assemble) A Violet

heavy
Memakai (use) U Purple
Kelambatan yang dapat AD Yellow

terhindarkan ( acoidable delay)


Kelambatan yang tidak dapat UD Yellow

terhindarkan ( unacoidable delay) ocher

39
Merencana (plan) PL Brown

Istirahat untuk melepas lelah (rest R Orange

to over come fatique)


Mengurai rakit (dis assemble) DA Violet

3.3 Peralatan Praktikum yang Digunakan

Dalam praktikum pengukuran kerja ini kegiatan yang diukur yaitu

kegiatan perakitan (assembling), yang dalam hal ini akan merakit komponen-

komponen mobil-mobilan. Berdasarkan jenis kegiatan tersebut maka peralatan

yang digunakan disini meliputi :

a. Stop Watch untuk pengukuran waktu siklus kegiatan yang diamati. Obeng

dan komponen mobil-mobilan dipakai untuk pengukuran waktu kerja

didalam praktikum.

b. Kotak-kotak penyimpanan material untuk menyimpan komponen-

komponen mobil-mobilan yang akan dirakit dan wadah khusus untuk

komponen yang selesai dirakit.

c. Meja kerja, yang akan digunakan sebagai stasiun kerja praktikan. Meja

dirancang sedemikian rupa sehingga bias dinaik-turunkan sesuai

anthropometri operator.

d. Lembar pengamatan untuk menempatkan data waktu pengukuran yang

diperoleh dari hasil pengamatan kegiatan yang diteliti.

3.4 Prosedur Pengamatan Praktikum

a. bagi tugas anggota kelompok dengan peranan sebagai berikut :

1) Satu orang sebagai operator yang kegiatan ingin diukur.

40
2) Satu orang sebagai time study analyst untuk mengamati dan mengukur

waktu kerja operator didalam melaksanakan kegiatannya.

3) Satu orang sebagai pengamat yang bertugas mangamati dan mencatat

waktu kerja operator.

b. percobaan dengan metode stop watch time study dibagi menjadi 2

percobaan, yaitu percobaan 3a (metode dan cara kerja telah ditentukan

sebelumnya) dan percobaan 3b (praktikan membuat usulan gerakan atau

langkah-langkah kerja yang lebih ekonomis).

c. Percobaan 3a (pengukuran kerja dengan metode merubah layout material).

1) Persiapan meja kerja dengan menyesuaikan tinggi rendahnya meja

kerja berdasarkan ukuran anthropometri operator. Tempatkan

komponen dalam tempat material sesuai dengan jenisnya. Layout

pertama kali diatur sebagai berikut :

a. Tempat material berada pada daerah jangkauan normal operator.

b. Layout dari tempat material diatur sesuai urutan proses pengerjaan

yang dianggap paling logis.

2) Selanjutnya operator memulai melaksanakan kegiatan perakitan sesuai

dengan prosedur diatas dan time study analist segera mengukur dan

mencatat kegiatan kerja perakitan ini (sebanyak 5 kali). Catat hasil-

hasil pengamatan ini dalam lembar pengamatan yang telah disiapkan

sebelumnya. Selama kegiatan praktikan operator diharapkan bekerja

dalam tempo konsisten.

36
3) Selanjutnya ubah layout tempat material diatur sesuai prosedur

praktikum. Ada7 alternatif yang ada, masing-masing layout dilakukan

sebanyak 5 kali.

4) Catat waktu kegiatan dari masinng-masing alternatife.

d. percobaan 3b pengukuran elemen kegiatan awal dan usulan.

1) Dari percobaan 3a telah diambil data pengukuran kerja berdasarkan

layout material yang berbeda-beda. Dari hasil perhitungan maka bisa

ditentukan layout yang terbaik berdasarkan waktu kerja tercepat dan

out put standar terbanyak. Metode penempatan material yang telah

ditetapkan tersebut selanjunya diterapkan pada percobaan 3b, artinya

urutan layout diatur berdasarkan hasil percobaan 3a.

2) Bagi dan tentukan siklud kegiatan yang akan diukur kedalam beberapa

elemen-elemen kegiatan sesuai dengan aturan dan prosedur yang

berlaku.

3) Laksanakan kegiatan pengukuran kerja dar tiap elemen kegiatan yangn

telah ditentukan dengan berdasarkan padea kegiatan tangan kiri dan

tangan kanan, kemudian buatlah peta tangan kanan dan tangan kiri

yang terdiri dari peta sekarang dan peta usulan/perbaikan. Kegiatan ini

dilakukan sebanyak 5 kali untuk masing-masing elemen kegiatan.

4) Kemiudian praktikum menentukan suatu usulan dalam pembagian

kegiatan yang dianggap lebih baik. Usulan ini mengacu kepada

prinsip-prinsip ekonomi gerakan.

36
5) Laksanakan juga pengukuran kerja dengan usulan pembagian elemen

kegiatan sebanyak 5 kali.

3.2.3. Tugas-tugas Praktikum

Laksanakan percobaan sesuai dengan prosedur yang telah

diuaraikan diatas dan catat hasil pengamatan dalam lembar pengamatan.

Selanjutnya selesaikan tugas-tugas dibawah ini :

a. Setelah melaksanakan pengukuran, tentukan performance rating dan

kelonggaran bagi operator.

b. Check keseragaman data.

c. Uji kecukupan datanya, apabila tidak memenuhi persyaratan N>N’ maka

bilamana memungkinkan ulangi/tambahkan pengukuran waktu siklus

sampai diperoleh jumlah pengamatan yang memenuhi persyaratan (95%

tingkat kepercayaan dan 5% tingkat ketelitian). Bilamana tidak

memungkinkan, cukup menghitung berapa derajat ketelitian yang bisa

diperoleh untuk sejumlah pengamatan yang telah dilaksakan tersebut.

d. Berapa waktu normal (jam/unit), waktu baku (jam/unit), serta output

standar (jam/unit) dari masing-masing kegiatan tersebut diatas ?

e. Apa pertimbangan anda dalam penetapan performance rating dan

kelonggaran tersebut diatas ?

f. Apa kaitan kegiatan pengukuran kerja untuk menetapkan waktu/output

standar ini dengan menetapkan upah atau insentif bagi operator ? jelaskan

dengan contoh !

g. Berikan saran-saran anda tentang percobaan ini.

36
Contoh peta tangan kiri dan kanan

Peta tangan kiri dan tangan kanan


Pekerjaan : merakit centre stand dengan kerangka (frame)
stasiun kerja :
nomor peta :
sekarang usulan
S

dipetakan oleh : priyadi


tanggal dipetakan : 15 maret 2003

B Keterangan gambar :
H A: operator E: spring I: spindle air
B: konvoyer F: nut (diganutng)
C: hook G: centre stand
I
D: bolt H: frame

A
C D G E F
no Tangan kiri Jarak simbo Waktu Waktu simbol Jarak Tangan kanan
(m) l detik detik (m)
1 idle D 11,3 4.20 Re 0,5 Menjangkau centre stand
2 G Memegang centre stand
3 7,10 M 0,5 Membawa centre stand
4 P Mengarahkan centre stand
Ke frame
5 Menjangkau bolt 0,5 RE 4,00 14,3 G Memegang centre stand
6 Memegang bolt G
7 Membawa bolt 0,5 M 5,20
8 Mengarahkan bolt ke P
Centre stand
9 Merakit bolt dengan A 5,10
Centre stand (rakitan 1)
10 Melepas rakitan 1 RL RL Melepas rakitan 1
11 idle D 27,35 4,15 RE 0,55 Menjangkau nut
12 G Memegang nut
13 5,10 M 0,55 Membawa nut
14 P Mengarahkan nut ke bolt
15 6,00 A Merakit nut dengan bolt
16 RL Melepas rakitan
17 3,00 RE Menjangkau spindle air
18 G Memegang spindle air
4,10 M Membawa spindle air
19
P Mengarahkan spindle air ke
20
bolt
5,00 U Memakai spindle
21 RL Melepas spindle air
22
23 Menjangkau hook 0,55 RE 4,00 4,00 RE 0,55 Menjangkau spring
24 Memegang hook G G Memegang spring
25 Membawa hook 0,55 M 4,50 4,50 M 0,55 Membawa spring
26 Mengarahkan hook P P Mengarahkan spring

36
27 Merakit hook dengan A 5,00 5,00 A Merakit spring dengan
centre stand (rakitan 2 ) centre stand (rakitan 3)
28 A 6,00 6,00 A Merakit rakitan 2 dengan
29 RI RI rakitan 3 (rakitan 4)
Merakit rakitan 2 dengan rakitan Melepas rakitan 4
3 (rakitan 4)
Melepas rakitan 4
total 72,45 72,45 total
Siklus waktu = 72,45 detik
Unit/siklus = 1 unit
Waktu per unit = 72,45 detik

Gambar 3.2. peta tangan kiri dan tangan kanan sekarang/sebelum usulan

Peta tangan kiri dan tangan kanan


Pekerjaan : merakit centre stand dengan kerangka (frame)
stasiun kerja :
nomor peta :
sekarang usulan
S

dipetakan oleh : priyadi


tanggal dipetakan : 15 maret 2003

37
B Keterangan gambar :
H A: operator E: spring I: spindle air
B: konvoyer F: nut (diganutng)
C: hook G: centre stand
D: bolt H: frameI

A
C D G E F
no Tangan kiri Jarak simbol Waktu Waktu simbo Jarak Tangan kanan
(m) detik detik l (m)

1 Menjangkau bolt RE 5,20 5,20 Re Menjangkau centre stand


2 Memegang bolt G G Memegang centre stand
3 Membawa bolt M 7,10 7,10 M Membawa centre stand
4 Mengarahkan bolt ke P P Mengarahkan centre stand
Centre stand Ke frame
5 Merakit bolt dengan A 7,00 7,00 A Merakit bolt dengan
6 Centre stand (rakitan 1) Centre stand (rakitan 1)
Melepas rakitan 1 RI RI Melepas rakitan 1
7 Menjangkau nut RE 3,00 3,00 RE Menjangkau spindle air
8 Memegang nut G G Memegang spindle air

9 Membawa nut M 4,10 4,10 M Membawa spindle air


10 Mengarahkan nut ke bolt P P Mengarahkan spindle air
ke bolt
11 Merakit nut dengan bolt A 5,00 5,00 Ud 0,55 menunggu
(rakitan 2)
12 Melepas rakitan 2 RI
13 Menunggu Ud 5,10 5,10 U Memakai spindle
14 RI Melepas spindle air

15 Menjangkau hook RE 3,00 3,00 RE Menjangkau spring


16 Memegang hook G G Memegang spring

17 Membawa hook M 4,20 4,20 M Membawa spring


18 Mengarahkan hook P P Mengarahkan spring

19 Merakit hook dengan A 5,00 5,00 A Merakit spring dengan


centre stand (rakitan 2 ) centre stand (rakitan 3)
20 Merakit rakitan 2 dengan A 5.15 5.15 A Merakit rakitan 2 dengan
rakitan 3 (rakitan 4) rakitan 3 (rakitan 4)
21 Melepas rakitan 4 RI RI Melepas rakitan 4

total 53,85 53,85 total

Siklus waktu = 72,45 detik


Unit/siklus = 1 unit
Waktu per unit = 72,45 detik

37
3.5 Pengumpulan dan pengolahan data

3.5.1 pengumpulan data

Elemen
Rata-
Siklus pengamatan (detik)
kerja
rata
1 2 3 4 5
A 124 92 92 76 74 91.6
B 75 76 66 74 67 71.6
C 69 69 73 63 71 69
D 68 68 70 66 68 68
E 70 65 50 45 60 58
F 55 64 60 52 59 59
G 56 80 75 74 59 68.8

LAY OUT PERAKITAN


6
5
3
4
1
2 OP
A. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

38
6
4
2
5
3
1 OP B. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

3
4
6
5
1
2 OP
C. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

6
5
3
4
1
2 OP
D. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

36
6
4
3
5
2 OP
E. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

6
2
4
3
5
1 OP
F. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan
6=ban belakang

5
3
4
6
2 OP
G. KETERA

NGAN

op = operator
1= body
2= kerangka
3= baut
4= obeng
5= ban depan

38
6=ban belakang

Peta tangan kiri dan tangan kanan


Pekerjaan : merakit mobil mainan
stasiun kerja :
nomor peta :
sekarang usulan
S

dipetakan oleh :randi


tanggal dipetakan : 15 desember 2009

3 6 Keterangan 1 gambar :
op: operator 6: ban depan 5
1:body2 7: ban belakang 7
2:kerangka
3: baut
op

5: obeng

no Tangan kiri Jarak simbol Waktu Waktu simbol Jarak Tangan kanan
(cm) detik detik (cm)
1 Menjangkau kerangka 30 TE 0.72 0.72 TE 30 Menjangkau kerangka
2 Memagang kerangka G G Memagang kerangka
3 Membawa kerangka 30 TL 1.0 1.0 TL 30 Membawa kerangka
4 Mengarahkan kerangka ke P P Mengarahkan bodi ke kerangka
bodi
5 Merakit kerangkadengan A 1.0 1.0 A Merakit bodi dengan
bodi (R1) kekerangka
6 Memegang R1 G 0.81 0.81 TE 30 Menjangkau baut
7 Memegang R1 G G Memegang baut
8 Memegang R1 G 1.88 1.88 TL Membawa baut
9 Memegang R1 G P Mengarhakan baut ke R1
10 Memegang R1 G 0.63 0.63 TE Menjangkau obeng
11 Memegang R1 G G Memegang obeng
12 Memegang R1 G 0.75 0.75 TL Membwa obeng
13 Memegang R1 G P Mengarahkan obeng
14 Merakit R2 A 2.0 2.0 A Merakit R2
15 Memegang R2 G 0.84 0.84 RL Melepas obeng
16 Memegang R2 G 0.66 0.66 TE Menjangkau ban depan
17 Memegang R2 G G Memegang ban depan
18 Memegang R2 G 0.85 0.85 TL Membawa ban depan
19 Memegang R2 G P Mengarahkan ban depan
20 Merakit R3 A 7.63 7.63 A Merakit ban dengan R2

36
21 Memegang R3 G 0.81 0.81 TE Menjangkau ban belakang
22 Memegang R3 G P Mengarahkan ban belakang
23 Memegang R3 G 0.97 0.97 TL Membawa ban belakang
24 Memegang R3 G P Mengarahkan ban belakang
25 Memegang R3 G 6.53 6.53 A Merakit ban belakang denganR3
26 Melepas produk RL 0.85 0.85 RL Melepas produk
total 27.93 27.93 total
Siklus waktu = 27.93detik
Unit/siklus = 1 unit
Waktu per unit = 27.93detik

3.6 kesimpulan

Dari hasil praktikum di atas dapat disimpulkan bahwa dengan layout yang

berbeda dapat menghasilkan waktu kerja penegerjaan yang berbeda pula.artinya

lay out kerja mempengaruhi waktu kerja.

36