Anda di halaman 1dari 18

Rencana Pelaksanaan pembelajaran

I. Identitas Mata Pelajaran


Mata Pelajaran : Kimia
Konsep : Hukum kekekalan energi, Reaksi eksoterm, reaksi endoterm, perubahan entalpi
Kelas/Semester : XI/1
Waktu : 2 jp
Standar Kompetensi : 2. Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya
Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan perubahan entalpi suatu reaksi, reaksi eksoterm, dan reaksi endoterm
• Indikator
a. Menjelaskan jenis - jenis kalor reaksi
b. Menuliskan persamaan reaksi termokimia berdasarkan perubahan entalpinya
c. Menghitung perubahan entalpi reaksi berdasarkan persamaan termokimia dan (∆Hof)

• Tujuan
a. Siswa dapat menjelaskan jenis- jenis kalor reaksi
b. Siswa dapat menuliskan persamaan reaksi termokimia berdasarkan perubahan entalpinya
c. Siswa dapat menghitung perubahan entalpi reaksi berdasarkan persamaan termokimia dan (∆Hof)

Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 1


• Materi Pembelajaran
A. Persamaan Reaksi Termokimia dan Cara penulisannya
Seperti halnya reaksi kimia biasa, reaksi termokimia juga dapat dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi. Persamaan reaksi termokimia
dilengkapi dengan harga perubahan entalpinya. Nilai ∆H yang dituliskan pada persamaan termokimia disesuaikan dengan stoikiometri reaksi,
artinya jumlah mol zat yang terlibat dalam reaksi sama dengan koefisien reaksinya.
Perhatikan contoh berikut.
Contoh 1:
Pada pembentukan 1 mol air dari gas hidrogen dengan gas oksigen dibebaskan 286 kJ.
Kata ‘dibebaskan’ menyatakan reaksi tersebut tergolong eksoterm. Oleh karena itu, ∆H = - 286 kJ untuk setiap mol air yang terbentuk. Persamaan
termokimianya adalah:
H2(g) + ½ O2(g) → H2O(l) ∆H = - 286 kJ

Atau:
2 H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) ∆H = - 572 kJ

Karena koefisisen reaksi dikalikan dua, maka harga ∆H juga harus dikalikan dua.
Contoh 2
Untuk menguraikan 1 mol amoniak menjadi gas nitrogen dan gas hidrogen diperlukan kalor 46 kJ.
Kata diperlukan kalor menunjukkan bahwa reaksi tersebut tergolong endoterm. Oleh karena itu, ∆H = + 46 kJ untuk setiap mol amonia yang
diuraikan.
NH3(g) → ½ N2(g) + 1 ½ H2(g) ∆H = + 46 kJ

Atau
2NH3(g) → ½N2(g) + 3 H2(g) ∆H = + 92 kJ
B. Jenis-Jenis Kalor Reaksi
1. Kalor reaksi pembentukan atau perubahan entalpi pembentukan (∆Ho f.).

Adalah kalor reaksi atau perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya.
Contoh: perubahan entalpi pembentukan HBr adalah -72 kJ. Hal ini berarti, reaksi pembentukan 1 mol HBr dari unsur-unsurnya (gas H2 dan

gas Br2) akan melepaskan kalor sebesar 72 kJ. Reaksinya dapat ditulis sebagai berikut:

½ H2(g) + ½ Br2 → HBr(g) ∆H f = - 72 kJ/mol

Contoh soal:
Pada pembentukan 5, 85 gram NaCl dibebaskan 7,02 kJ. Tentukan entalpi pembentukan dan tulislah persamaan termokimia reaksi
pembentukan NaCl tersebut. (Ar Na = 23; Ar Cl = 35,5)
Jawab.
Entalpi pembentukan adalah perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol zat.
Mr NaCl = 23 + 35,5 = 58,5.
5,85
Mol NaCl = 58,5 = 0.1 mol
− 7,02
Perubahan entalpi pada pemebentukan 0,01 mol NaCl = - 7,02 kJ. Maka untuk perubahan entalpi pembentukan 1 mol NaCl = 0,1 yaitu
sebesar - 0,702 kJ.
Persamaan termokimia reaksi diatas adalah:
Na (s) + ½ Cl2 → NaCl(s) ∆H = -0,702 kJ/mol

2. Kalor penguraian atau perubahan entalpi penguraian ∆Ho d.

Adalah kalor reaksi atau perubahan entalpi pada penguraian 1 mol Senyawa menjadi unsur-unsurnya. Reaksi penguraian adalah kebalikan

Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 3


dari reaksi pembentukan. Oleh karena itu, nilai entalpi penguraian sama dengan entalpi pembentukan hanya saja tandanya berlawanan.
Contoh: perubahan entalpi penguraian HBr adalah + 72 kJ. Hal ini berarti, penguraian 1 mol HBr menjadi unsur-unsurnya (gas H2 dan gas

Br2) memerlukan kalor sebesar 72 kJ. Reaksinya dapat ditulis sebagai berikut:

HBr(g) → ½ H2 (g) + ½ Br2 (g) ∆H d = + 72 kJ/mol

3. Kalor pembakaran atau perubahan entalpi pembakaran (∆Ho c).


Adalah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 1 mol zat secara sempurna dangan O2.

Contoh:
CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) ∆H c = - 803 kJ/mol

Contoh soal:
Diketahui entalpi pembakaran molar etanol (C2H5OH) adalah – 278,0 kJ/mol. Tuliskan persamaan termokimianya dan hitung berapa kalor
yang dihasilkan pada pembakaran 1, 15 kg etanol! (Ar C = 12, H= 1, O = 16)
Jawab:
C2H5OH + 2 O2 → 2 CO2 + 3 H2O ∆H c = - 278,0 kJ

Mr C2H5OH = (2 x 12) + (6x 1) + 16 = 46 gram/mol


1150 gram
Mol 1,15 kg C2H5OH = 46 g / mol = 25 mol.

kalor pembakaran untuk 1,15 kg C2H5OH = 25 mol x - 278,0 kJ = - 6950 kJ

Jadi benyaknya kalor yang dilepaskan pada pembakaran 1,15 kg etanol adalah 6950 kJ
4. Kalor netralisasi atau perubahan entalpi netralisasi ∆Ho n
Adalah kalor reaksi atau perubahan entalpi pada penetralan satu mol H+ oleh satu mol OH- atau sebaliknya.
Contoh:
NaOH(aq) + HCl(aq) → NaCl (aq) + H2O(l) ∆H n = -200 kJ/mol

a. Kegiatan Pembelajaran
1. Model : Kooperatif
2. Pendekatan : deduktif
3. Metode : Penugasan, Informasi, Diskusi kelompok, dan Tanya jawab

4. Langkah-langkah pembelajaran:

Materi Pelaksanaan Pembelajaran Alokasi


Pertemuan 2 Tahapan Waktu
Pembelajaran
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Kegiatan awal ♣ Menyampaikan salam ♣ Menjawab salam guru 10 menit
♣ Menanyakan absen siswa ♣ Menjawab pertanyaan guru
♣ Menyampaikan indikator ♣ Menyimak dan mencatat
pembelajaran indikator pembelajaran
♣ Mengingatkan kembali materi ♣ Mengeksplorasi konsep
yang telah dipelajari minggu lalu tentang sistem, lingkungan,
yaitu tentang sistem, lingkungan, reaksi eksoterm, dan reaksi
reaksi eksoterm dan reaksi endoterm,
endoterm serta menambahkan
sedikit materi tentang jenis-jenis
sistem beserta contohnya

Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 5


Indikator 1-3 Kegiatan Inti a. Kegiatan Eksplorasi
♣ Persam ♣ Memberi informasi ♣ Menggali konsep tentang
aan tentang penulisan persamaan reaksi termokimia 15 menit
termoki persamaan reaksi serta berlatih menuliskannya
mia termokimia dan ♣ Mengeksplorasi konsep
♣ Jenis- memberikan tentang jenis-jenis kalor
jenis contoh. reaksi
kalor ♣ Memberi informasi
reaksi tentang jenis-jenis 30 menit
kalor reaksi. ♣ Diskusi berlatih mengerjakan
berkaitan dengan reaksi
b. Kegiatan Elaborasi termokimia
♣ Memberikan contoh soal ♣ Tampil ke depan
untuk didiskusikan siswa memngerjakan soal.
bersama kelompok
♣ Meminta perwakilan dari 10 menit

siswa ke papan tulis ♣ Mencocokkan jawaban


mengerjakan soal yang dengan korekasi dari guru
telah diberikan
c. Kegiatan Konfirmasi
♣ Mengecek jawaban siswa di papan
serta meberikan konfirmasi bila
ada kekeliruan.
Kegiatan ♣ Memberikan penekanan agar tidak ♣ Menyimak dan mencatat
Penutup terjadi miss konsepsi penyampaian guru 25 menit
♣ Membimbing siswa membuat ♣ Merangkum pelajaran hari ini
rangkuman pembelajaran
♣ Memberikan kuis ♣ Mengerjakan soal
♣ Memberikan tugas rumah ♣ Mencatat tugas yang diberikan

b. Sumber dan Alat pembelajaran


1. Alat dan Bahan
Alat: Spidol Papan Tulis
2. Sumber Pembelajaran
a. Michael Purba. 2002. Kimia untuk SMA Kelas XI semester 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
b. Muchtaridi dan Sandri Justiana. 2006. Kimia 2 untuk SMA kelas XI. Jakarta: Yudhistira
c. LKS Kreatif Kimia untuk SMA Kelas XI Semester Gasal. Penerbit Viva Pakarindo.
c. Penilaian
a) Prosedur penilaian:
- Kognitif : Test tertulis
- Psikomotor : Keaktifan dalam menjawab setiap pertanyaan dan bertanya
- Afektif : Sikap dan antusiasme selama mengikuti pelajaran
b) Bentuk penilaian : Soal

Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 7


Mengetahui: Singaraja, Agustus 2009
Kepala SMA Negeri 2 Singaraja Guru Mata Pelajaran Kimia

Drs. Pande Nyoman Sumarta Yoga, M.Si Drs. I Made


Arya Kartawan,M.Pd
NIP. 19590705 198603 1 030 NIP. 19620518 198903 1 011
Tugas Terstruktur:
1. Tuliskanlah persamaan termokimia untuk masing-masing reaksi berikut:
a. Pembakaran sempurna 1 mol gas etena menghasilkan kalor sebesar 142 kJ
b. Pada reaksi 2 mol Fe2O3 dengan karbon membentuk besi dan karbon monoksida memerlukan kalor
sebesar 1242 kJ
c. Untuk menguraikan 2 mol kalsium karbonat (CaCO3) menjadi kalsium oksida dan karbondioksida
diperlukan 178,5 kJ
2. Diketahui entalphi pembentukan standar dari berbagai zat sebagai berikut:
a. C2H2 = + 226 kJ/mol dan,

b. C2H5OH = -277,7 kJ/mol

Tuliskan persamaan reaksi termokimia senyawa diatas!


3. Perhatikan persamaan terokimia berikut ini:
NaOH + HCl → NaCl + H2O ∆H = -54 kJ

a. Berapakah jumlah kalor yang dilepaskan dari reaksi 100 mL HCl 1 M dengan 100 mL NaOH 1 M
b. Berapakah jumlah kalor yang dilepaskan dari reaksi 10 ml HCl dengan 20 mL NaOH 1 M?
4. Diketahui entalphi pembentukan standar (∆H0 f ) H2O(l) adalah -285, 85 kJ/mol. Berapa kalor yang diperlukan
untuk menguraikan 18 gram air menjadi hidrogen dan oksigen pada keadaan standar? (H = 1, O = 16)
5. Diketahui persamaan termokimia reaksi pembakaran asetilena sebagai berikut:
2 C2H2(g) + O2(g) → 4 CO2(g) + 2 H2O(l) ∆H = - 2599,1 kJ

a. Tentukanlah entalpi pembakaran standar C2H2(g) !

b. Berapa kalor yang dihasilkan pada pembakaran 2,24 liter gas asetilena (STP)!

Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 9


Kuis

1. Apakah yang dimaksud dengan entalpi pembentukan standar? Berikan Contohnya!


2. Entalpi pembentukan AgNO3 adalah sebesar -95 kJ/mol. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan dan
penguraiannya.
3. Reaksi pembakaran sempurna CH4 menghasilkan kalor sebesar 802 kJ/mol.

a. Tuliskan persamaan reaksi termokimianya!


b. Pada pembakaran 2,4 gram CH4 dibebaskan kalor sebesar...
Jawaban Tugas Terstruktur
No Item Soal Kunci Jawaban Rubrik
penilaian
1. Tuliskanlah persamaan termokimia untuk masing-masing Persamaan termokimia masing-masing senyawa:
reaksi berikut:
5
a. Pembakaran a. C2H2(g) + 2 ½ O2 (g)→ 2 CO2 (g)
sempurna 1 + H2O(l) ∆H = - 142 kJ
mol gas etena
5
menghasilkan
kalor sebesar
b. Fe2O3 (s) + 3 C(s) → 3Fe (s) +
142 kJ
3C O ∆H = + 621 kJ 5
b. Pada reaksi 2
mol Fe2O3
dengan karbon c. CaCO3(g) → CaO (S) + COg2 ∆H
membentuk
= + 178,5 Kj/mo
besi dan
karbon
monoksida
memerlukan
Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 11
kalor sebesar
1242 kJ
c. Untuk
menguraikan 2
mol kalsium
karbonat
(CaCO3)
menjadi
kalsium
oksida dan
karbondioksid
a diperlukan
178,5 kJ

2. Diketahui entalphi pembentukan standar dari berbagai zat


sebagai berikut:
a. C2H2 = + 226 kJ/mol dan, ∆H0 f C2H2 = + 226 kJ/mol
10
2 C (s) + Hg2 → C2H2 ∆H0 f = + 226 kJ/mol

b. C2H5OH = -277,7 kJ/mol C2H5OH ∆H0 f = -277,7 kJ/mol 10


Tuliskan persamaan reaksi termokimia senyawa diatas! C + 3H2 + ½ O2 → C2H5OH ∆H = -277,7 kJ/mol

3. Perhatikan persamaan terokimia berikut ini: a. Perubahan entalpi jika 100 mL HCl 1 M direaksikan
NaOH + HCl → NaCl + H2O ∆H = -54 kJ dengan 100 mL NaOH 1M

a. Berapakah jumlah kalor yang dilepaskan


dari reaksi 100 mL HCl 1 M dengan 100 HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O (aq) 10

mL NaOH 1 M Mula-mula: 0,1mol 0,1 mol


Reaksi : 0,1 mol 0,1 mol 0,1 mol
Hasil : - - 0,1 mol
Mol NaCl yang dihasilkan = 0,1 mol
∆H = 0,1 X (-54 kJ) = -5,4 kJ 10
b. perubahan entalphi jika 10 ml HCl direaksikan dengan 20
mL NaOH 1 M?
HCl + NaOH NaCl + H2O
b. Berapakah jumlah kalor yang dilepaskan Mula-mula: 0,01mol 0,02 mol
dari reaksi 10 ml HCl dengan 20 mL Reaksi : 0,01 mol 0,01 mol 0,01 mol
10
NaOH 1 M? Hasil : - 0,01 0,01 mol
Mol NaCl yang dihasilkan = 0,01 mol
∆H = 0,01 X (-54 kJ) = -0,54 kJ
10

4. Diketahui entalphi pembentukan standar (∆H0 f ) H2O(l) Diketahui:


adalah -285, 85 kJ/mol. Berapa kalor yang diperlukan ∆ Hf H2O (l) = -285,85 kJ/mol
untuk menguraikan 18 gram air menjadi hidrogen dan Ar H = 1, Ar O = 16
oksigen pada keadaan standar? (H = 1, O = 16) Ditanya:
Kalor untuk menguraikan 18 gram air = ....?
Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 13
Jawab.

Mr air = 2 + 16 = 18
5
18
5
Mol 18 gram air = 18 = 1 mol.
Jadi kalor yang diperlukan untuk menguraikan air adalah 285,85 kJ. 10
5. Diketahui persamaan termokimia reaksi pembakaran Diketahui:
asetilena sebagai berikut: 2 C2H2(g) + O2(g) → 4 CO2(g) + 2 H2O(l) ∆H = - 2500 kJ
2 C2H2(g) + O2(g) → 4 CO2(g) + 2 H2O(l) ∆H = - Ditanya:
2599,1 kJ a. Entalpi
a. Tentukanlah entalpi pembakaran standar C2H2(g) ! pembakar
b. Berapa kalor yang dihasilkan pada pembakaran an
2,24 liter gas asetilena (STP)! standar 10

Asetilena 5
= ..?
b. Kalor 10
untuk
pembakar
an 2,24
mL gas
asetilena?
Jawab:
a. E
nt
al
pi
pe
m
ba
ka
ra
n
st
an
da
r
A
se
til
en
a
=
-1
2
5
0
Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 15
kJ
/
m
ol
b.
M
ol
as
et
il
en
a
=

2,24
22,4
=
0,
1
m
ol
Kalor yang dilepaskan = 0,1 mol x -1250 kJ/mol = 0,1250 kJ/mol

JUMLAH SKOR 120


Jawaban Kuis
No Item Soal Kunci Jawaban Rubrik
penilaian
1. Apakah yang dimaksud dengan entalpi pembentukan Entalpi pembentukan standar adalah jumlah kalor yang diserap atau 10
standar? Berikan Contohnya! dilepas untuk membentuk 1 mol senyawa.
Contoh: entalpi pembentukan air adalah - 285,85 kJ/ mol 10
H2(g) O2(g) → H2O(l) ∆H = -285,85 kJ/mol

2. Entalpi pembentukan AgNO3 adalah sebesar -95 kJ/mol. Entalpi pembentukan AgNO3 adalah – 95 Kj/ mol. Maka persamaan
Tuliskan persamaan reaksi pembentukan dan reaksi termokimianya,
penguraiannya. Ag(s) + N2(g) + O2(g) → AgNO3(g) ∆H = -95 kJ/mol 15
15
AgNO3(g) → Ag(s) + N2(g) + O2(g) ∆H = +95 kJ/mol

3. Reaksi pembakaran sempurna CH4 menghasilkan kalor 10


a. CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(l) ∆H = -802 kJ/mol
Drs. I Made Arya Kartawan, M.Pd 17
sebesar 802 kJ/mol.
b. Mr CH4 = 16
a. Tuliskan persamaan reaksi termokimianya!
20
b. Perubahan entalpi pada pembakaran 2,4 gram CH4
Mol 2,4 gram CH4 = 0,15
adalah....
Perubahan entalpi = 0,15 x -802 kJ = -120,3 kJ 20

Jadi ∆H = -120,3 kJ

JUMLAH SKOR 100

Anda mungkin juga menyukai