P. 1
Politik Dan Strategi Nasional

Politik Dan Strategi Nasional

|Views: 459|Likes:
Dipublikasikan oleh achmadmovic

More info:

Published by: achmadmovic on May 24, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

A. POSTRANAS DAN ASPEK-ASPEK PENDUKUNGNYA
1.Pengertian Politik, Strategi, Polstranas Politik  politeia (Yunani) urusan negara Bahas : negara, kekuasaan, kebijakan, alokasi sumber daya, pengambilan keputusan

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

Oleh : Kel. 6

nal asio gi N rate St Da n k L IA liti AU o P M
RI MA L M. A EA D TU AN P. N P. I A R AJ F I I AK L AN D AB A IT G SA

N UR M NI

I TY

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

A. POSTRANAS DAN ASPEK-ASPEK PENDUKUNGNYA
1.Pengertian Politik, Strategi, Polstranas Politik  politeia (Yunani) urusan negara Bahas : negara, kekuasaan, kebijakan, alokasi sumber daya, pengambilan keputusan

• Negara : organisasi dalam suatu wilayah

yang mempunyai kekuasaan tertinggi * Kekuasaan : kemampuan mempertahankan dan bagimana melaksanakan pemerintahan * Pengambilan keputusan  sektor publik * Kebijakan : kumpulan keputusan oleh kelpk politik dlm memilih & cara mencapai tujuan * Distribusi : pengalokasian nilai-nilai & SDA secara adil * Strategi : penggunaan pertempuran utk me menangkan peperangan (Karl Clausewitz)

Penger tian Str ate gi secar a umum : car a mendapatkan kemenangan/ pencapaian tujuan
• Politik Nasional : kebijakan umum & pengambilan kebijakan untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasional.  asas, halauan, usaha, kebijak an ne gar a tentang pembinaan & penggunaan kekuatan nasional utk mencapai tujuan nasional .

Penyusunan Politik dan Strate gi Nasional
• Berdasarkan : Pancasila, UUD 1945 • Lembaga negara : Pemerintah,MPR, DPR, BPK, MA  “ Suprastruktur Politik” • Badan yang ada dlm masyarakat : partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelpk kepentingan,kelpk berpenga ruh  “inprastruktur politik”. • Supra & inpra politik hrs kerjasama dan memiliki kekuatan seimbang

Penyusunan polstranas di tingkat supra-str uktur politik diatur oleh presiden yang dibantu dewan (Dewan Stabilitas Ekonomi Nasional, Dewan Otonomi Daerah,dsb) • Proses penyusunan polstranas : • Presiden menerima GBHN, susun kabinet, pilih menteri & non departemen yang akan melaksanakan program • Polstranas & infrastruktur  sasaran yang akan dicapai rakyat Indonesia dan penyele nggara negara lakukan pembinaan thd masy & sesuai sasaran sektoralnya.

Pandangan masy. Thd kehidupan politik, ekonomi, sosbud,Hankam selalu b’kembang 2. Stratifikasi Politik Nasional :
a.Tkt Penentu Kebijakan Puncak  Per UU b.Tkt Kebijakan Umum : penjabaran kebijakan puncak  kebijakan menteri. c. Tkt Penentu Kebijakan Khusus : Sekjen d. Tkt Penentu Kebijakan Teknis : prosedur, teknik utk mengimplementasikan program  Kepala Daerah Propinsi, kota

WAWASAN NUSANTARA
• Definisi : car a pandang & sikap bangsa Indonesia mengenai diri & lingkungannya yg serba ber agam, ber nilai str ate gis dgn mengutama-kan per satuan dan kesatuan wilayah dgn tetap menghar gai kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional.

a. Kedudukan, Fungsi dan Tujuan • Kedudukan : wawasan nusantara sbg landasan visional dlm penyelenggaraan kehidupan nasional. • Fungsi : pedoman, motivasi dlm menentukan kebijakan penyelenggaraan negara • Tujuan : mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia dgn lebih mengutamakan kepentingan nasional drpd individu & golongan

* Asas Wawasan Nusantara
• Kepentingan yang sama • Keadilan  kesesuaian pembagian hak • Kejujuran  keberanian berpikir, bertindak • Solidaritas  rasa setia kawan • Kerja sama  koordinasi • Kesetiaan  kesepakatan bersama untuk menjadi bangsa dlm konteks mendirikan negara Indonesia yg dicetukan dlm Sumpah Pemuda, Proklamasi

* Implementasi Wawasan Nusantara

Kehidupan politik : menciptakan iklim penye lenggaraan negara yg sehat &dinamis Kehidupan ekonomi : menciptakan tatanan ekonomi yg menjamin pemenuhan kesejahteraan yang adil dan makmur Sosbud : menciptakan sikap yg mengakui, menerima segala bentuk perbedaan. Hankam : kesadaran cinta tanah air, dan bangsa  bela negara

OTONOMI DAERAH
   1. 2.

3.

Penyelenggaraan negara : sentralisasi dan desentralisasi Desentralisasi : sebagian urusan pemerin tahan diserahkan pd daerah  urusan RT Tkt desentralisasi : Dekonsentralisasi : kurang ekstensif Delegasi : pembuatan keputusan dan kewenangan manajemen, dikontol departemen pusat. Devolusi : otonomi penuh, koordinasi efektif

Lenny Golberg (1996) : devolusi akan dapat dilaksanakan dgn memperhatikan : hak, pendanaan, fleksibiltas, variasi dan pemberdayaan
• Manfaat Desentralisasi : • Memangkas prosedur yg kaku dan mening katkan kepekaan thd kebutuhan lokal. • Penetrasi politik dan adm hingga ke daerah terpencil • Memungkinkan terwakilinya berbagai kelompok politik, keagamaan, etnis

INSTRUMEN DESENTRALISASI
Ada

ruang publik yang bebas Memungkinkan lahirnya institusi nonpemerintah yang merdeka Munculnya NGO dan Gross Root Organi-zation (GROs) utk aktif dlm mencapai tujuan pemerintahan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->