Anda di halaman 1dari 10

PENDAHULUAN

Sejalan dengan akan diterapkannya era pasar bebas regional baik Asean Free Trade
Area (AFTA) tahun 2003, Asia Pasific Economic Community (APEC) tahun 2010, maupun
World Trade Organization (WTO) tahun 2020, maka seluruh sumber daya bisnis yang ada di
Indonesia harus dapat mempersiapkan diri agar dapat berkompetisi secara bebas dan sehat.

Agar dapat berkompetisi secara sehat maka perlu dilakukan langkah-langkah strategis
untuk mengantisipasi dan menjawab tantangan yang dihadapi di dalam era globalisasi ini.
Peningkatan mutu produk dan layanan akan menjadi focus utama guna meningkatkan kualitas
kepuasan konsumen sebagai tolok ukur pencapaian keberhasilan bisnis. Selain itu
peningkatan efisiensi dan efektifitas pengelolaan perusahaan akan meningkatkan laba disisi
perusahaan serta pengurangan biaya yang akan membawa manfaat pada harga jual produk
dan jasa yang lebih kompetitif. Untuk itulah diperlukan teknologi informasi dan sistem
informasi yang dapat diandalkan.

Manfaat apa yang sebenarnya ingin dicapai dengan pemanfaatan teknologi informasi?
Tujuan utama yang ingin dicapai melalui pemanfaatan teknologi dan sistem informasi
diantaranya adalah :
1. Peningkatan kualitas produk dan layanan
2. Mempercepat dan mengefektifkan proses bisnis perusahaan;
3. Meningkatkan efisiensi;
4. Meningkatkan produktifitas dan kualitas SDM.

Dalam arti sebenarnya sasaran yang ingin dicapai melalui implementasi teknologi dan
sistem informasi adalah guna menjawab tantangan yang dihadapi oleh perusahaan
terutama dalam rangka menghadapi era pasar bebas yaitu:
- Kepuasan konsumen;
- Good Corporate Governance;
- Peningkatan Bisnis;
- Optimalisasi Proses Bisnis;
- Kemitraan;
- SDM
COMPANY PROFILE

PT.Taurina Travel Djaya atau yang lebih dikenal dengan Jalan Tour adalah perusahaan biro
perjalanan wisata yang didirikan pada tahun 1972. Dalam perjalanannya PT.Taurina Travel
Djaya berkembang setelah mendapat pembiayaan dari JALPAK Co.Ltd, perusahaan Jepang
yang berpusat di Tokyo. Sejak saat itu status perusahaan kepemilikan lokal berubah menjadi
perusahaan bersama antara Jepang dan Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan yang
tergabung dalam grup Japan Airlines, JALan Tour memfokuskan diri pada produk-produk
tour ke luar negeri khususnya Jepang dan tetap menyediakan pilihan tournya ke Amerika,
Eropa dan negara Asia lainnya. Untuk melegitimasi status perusahaan dan memperluas
jaringan pangsa pasar, manajemen Taurina memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai
salah satu agen dari IATA (International Air Transportation Association) di tahun 1994.

PRODUK YANG DIJUAL dan KONSUMEN YANG MEMBUTUHKAN

Produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan antara lain :

1. Menyediakan kebutuhan ticket-ticket penerbangan dari berbagai macam carrier


selain Japan Airlines, baik domestik maupun international, khususnya Jepang, dimana
customernya sebagian besar adalah para expatriate Jepang yang ada di seluruh
Indonesia di bawah masing-masing perusahaannya seperti Yamaha, Honda Prospect
Motor, Toyota, Mitsubishi Corporation, Unicharm, Sanyo, Tifico, Itochu dan masih
ada puluhan lagi perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Jakarta, Bekasi,
Karawang, Cikarang dan Jawa Barat.

2. Menyediakan jasa pemesanan Hotel International dan Domestik karena Jalan Tour
memiliki jaringan hotel yang luas di Indonesia dan luar negeri khususnya hotel-hotel
di Jepang.

3. Tour Luar Negeri, untuk yang senang mengunjungi dan melihat perbedaan budaya,
menikmati makanan dan hiburan serta mengagumi pemandangan dan objek-objek
yang indah daerah wisata di Jepang, Amerika, Eropa atau di negara lainnya di Asia,
JALan Tour adalah pilihan yang tepat untuk merancang perjalanan dengan harga yang
bersaing dan menawarkan pengalaman liburan yang tidak akan terlupakan.
4. Incentive Tour, dimana perusahaan JALan Tour ini sering dipercaya oleh beberapa
perusahaan, terutama perusahaan Jepang untuk menangani incentive tour mereka baik
ke Jepang maupun negara lain seperti Eropa, Canada, Amerika dll.

5. Tour Domestik, dimana JALan Tour juga dapat mengurus dan memberikan paket
perjalanan yang terbaik bagi yang ingin berlibur dan menikmati obyek wisata yang
indah dan menarik yang ada di Indonesia.

6. Japan Rail pass, JALan Tour adalah satu-satunya agen perjalanan di Indonesia yang
ditunjuk oleh JR Group di Jepang yang dapat memberikan kupon JR Pass sebagai alat
transportasi (kereta) yang paling ekonomis untuk perjalanan wisata ke seluruh Jepang.

Visi dan Misi Perusahaan

Visi : Menjadi perusahaan jasa Tour dan Travel yang terbesar di Indonesia

Misi : Menjadi partner terbaik dalam menyediakan dan memberikan komitmen untuk solusi
paket perjalanan terbaik melalui para karyawan yang professional, terlatih, terampil yang
memahami kebutuhan dan kepuasan para konsumen.

Analisa SWOT

Analisa SWOT yang terdapat dalam perusahaan ini adalah :

Strength :
1. Terdaftar sebagai anggota IATA (International Air Transportation Association),
sehingga mempermudah pemesanan tiket-tiket penerbangan, baik domestik maupun
luar negeri.

2. Mempunyai jaringan hotel yang luas di dalam negeri dan luar negeri, khususnya
Jepang.

3. Telah dipercaya oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia untuk melakukan


Incentive Tour bagi karyawan-karyawan dalam perusahaannya.

4. Satu-satunya agen perjalanan di Indonesia yang ditunjuk oleh JR Group di Jepang


yang dapat memberikan kupon JR Pass sebagai alat transportasi (kereta) yang paling
ekonomis untuk perjalanan wisata ke seluruh Jepang.

Weakness :

1. Tidak mempunyai sistem jaringan pembayaran On Line dari Bank, sehingga setiap
customer yang telah melakukan pembayaran atas tagihannya tidak bisa langsung
diketahui oleh perusahaan sehingga mengakibatkan setiap customer yang telah
melakukan pembayaran menjadi marah atau kesal ketika perusahaan melakukan
penagihan pembayaran ke customer tersebut.

2. Kurangnya penghargaan kepada karyawan baik berupa pemberian gaji yang layak,
bonus ataupun reward-reward lainnya, sehingga karyawan yang bekerja tidak ada
yang bertahan lama, menjadikan turn over karyawan di perusahaan ini sangat tinggi.

3. Dikarenakan tingginya tingkat turn over di perusahaan sehingga banyak karyawan


baru yang bekerja belum begitu terlatih sehingga menjadikan proses pekerjaan dalam
perusahaan menjadi lambat.

Opportunity :

1. Banyaknya keindahan wisata alam Indonesia menjadi daya tarik wisatawan asing
terutama turis Jepang yang ingin menikmatinya.
2. Banyaknya perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia menjadi target untuk
dijadikan sebagai pelanggan perusahaan JALan Tour.

3. Banyaknya orang-orang Indonesia yang berkeinginan untuk mengunjungi negara lain


terutama negara Jepang.

Threats :

1. Banyaknya perusahaan-perusahaan jasa Tour & Travel yang lain, yang menawarkan
jasa yang sama dengan harga yang sangat bersaing.

2. Kemajuan teknologi dan informasi yang cepat akan merupakan ancaman bagi
perusahaan apabila perusahaan tidak bisa mengikuti perubahan kemajuan teknologi
tersebut.

Tantangan Bisnis Tour & Travel Di Pasar Bebas

Dengan melihat kepada perkembangan bisnis tour & travel di pasar bebas regional,
maka dapatlah kiranya kita mengidentifikasi tantangan yang harus dihadapi oleh PT.Taurina
Travel Djaya (JALan Tour) dalam mempertahankan existensinya untuk berkompetisi di pasar
bebas. Beberapa tantangan dimaksud diantaranya adalah:

1. Regulasi pemerintah yang membuka peluang terbukanya pasar dengan hanya


melakukan sedikit proteksi serta beberapa kebijakan yang telah memberikan
kesempatan kepada masuknya pemain asing telah meningkatkan kompetisi dalam
bisnis pariwisata di Indonesia.

2. Peningkatan tuntutan dari para konsumen atas kualitas layanan telah meningkatkan
kompetisi dari pelaku bisnis tour & travel ini. Tuntutan peningkatan layanan kepada
konsumen khususnya pelanggan dalam bentuk :
• Service, dimana JALan Tour harus memberikan service yang memuaskan
kepada pelanggan baik dalam bentuk keramahan maupun kecepatan dalam
memenuhi kebutuhan dari pelanggannya.

• Produk, dimana JALan Tour harus memberikan produk yang sesuai dengan
kebutuhan dan keinginan dari pelanggannya baik berupa pemberian harga tiket
penerbangan yang bersaing maupun dalam memberikan paket-paket perjalanan
tour yang dapat memuaskan pelanggannya.

• Metode/Proses Kerja, dalam hal ini diperlukan karyawan-karyawan yang


kompeten, yang dapat menghasilkan proses kerja yang lebih baik dan lebih
cepat dan untuk itu JALan Tour senantiasa mengadakan training dan pelatihan
untuk karyawan-karyawannya guna meningkatkan kualitas sumber daya
manusianya.

• Informasi, dimana JALan Tour harus mempunyai sistem informasi yang


kompeten baik yang dapat digunakan dalam melayani kebutuhan pelanggan
maupun untuk peningkatan mutu dan kualitas dari produk yang dihasilkan.

3. Perkembangan teknologi yang sedemikian cepat juga telah menjadi tantangan


tersendiri yang harus dijawab oleh JALan Tour agar dapat berkompetisi dengan
pelaku bisnis tour & travel lainnya.

4. Peningkatan kebutuhan akan jaringan komunikasi data oleh pihak swasta dan
pemerintahan dalam pengembangan e-business dan e-government telah menambah
tantangan yang harus dijawb oleh JALan Tour agar dapat dapat senantiasa
memberikan pelayanan pelayanan tour & travel yang terbaik dan berskala
internasional.

Seluruh tantangan sebagaimana dijelaskan diatas haruslah dijawan dengan sikap arif dan
bijaksana serta dengan langkah-langkah proaktif secara terencana dan terarah guna
memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia guna menjawab setiap tantangan yang akan
dihadapi di pasar bebas regional.
Peranan Teknologi Informasi Bagi Bisnis Tour & Travel

Bisnis di bidang tour & travel memiliki kaitan yang sangat erat dengan pemanfaatan
teknologi informasi. Tidak saja berperan sebagai media operasional tetapi juga menyangkut
fungsi sebagai pendukung manajemen. Pelaku bisnis tour & travel akan sangat mengenal
peranan teknologi informasi dalam rangka pengelolaan jaringan, sistem tagihan dan
persediaan (stock ticket) dari Airlines-airlines, dan beragam aplikasi lain yang terkait dengan
kegiatan operasional serta sistem keuangan, personalia dan beragam aplikasi lain yang terkait
dengan kegiatan manajemen. Sejalan dengan perkembangan sistem informasi yang berkaitan
dengan manajemen, pada saat ini telah berkembang aplikasi bisnis yang terkait dengan
manajemen perusahaan sebagai pengembangan dari sistem infomasi manajemen sebagaimana
telah dikenal sebelumnya. Aplikasi bisnis tersebut telah menjadi tren manajemen saat ini dan
tidak saja dimanfaatkan oleh bisnis tour & travel melainkan juga oleh seluruh pelaku bisnis di
dunia.

Aplikasi-aplikasi tersebut telah memiliki peran yang berbeda dengan sasaran yang
berbeda pula. Aplikasi sebagaimana dimaksud adalah :

1. Enterprise Resource Planning (ERP), merupakan aplikasi terpadu yang


memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengelolaan
sumberdaya perusahaan yaitu :

• Keuangan

• Sumber Daya Manusia

• Logistik

Ketiga sumberdaya tersebut akan membentuk sistem informasi back office bagi
perusahaan dalam rangka mendukung kegiatan bisnis utama. Adapun definsi ERP
adalah “ Suatu solusi terpadu yang melibatkan pengelolaan sumberdaya organisasi
baik manusia, uang, material dan manajemen dengan memanfaatkan basis data yang
terintegrasi sehingga hanya dibutuhkan satu kali input data untuk setiap transaksi dan
akan berpengaruh dengan fungsi lain didalam modul sistem informasi”

Dalam hal ini JALan Tour menggunakan sistem komputer yang disebut dengan
ITTOS (International Tour & Travel Organization System) dimana sistem ini terkait
satu sama lain dan menghubungkan semua bagian operasional perusahaan baik dalam
penjualan dan pemasaran produk maupun dalam sistem keuangan dan accounting serta
penyediaan sumber daya manusianya yang berkualitas. Dengan sistem ini apabila
terjadi transaksi penjualan tiket misalnya maka transaksi ini juga akan berpengaruh
kepada bagian lain seperti finance dan accounting.

2. Supply Chain Management (SCM) adalah merupakan aplikasi terpadu yang


memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan
barang dan jasa bagi perusahaan sekaligus mengelola hubungan diantara mitra untuk
menjaga tingkat kesediaan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan secara
optimal. SCM memiliki keterkaitan secara langsung dengan ERP terutama dari sisi
logistik perusahaan, pembelian dan hutang serta manajemen mitra.

Adapun defenisi SCM adalah “Suatu solusi terpadu yang melibatkan pengelolaan
sumber daya organisasi atas kebutuhan barang dan jasa dan juga meliputi manajemen
para mitra dengan memanfaatkan basis data yang terintegrasi dan bertujuan untuk
menjamin terpenuhinya tingkat kebutuhan material suatu organisasi”.

Dalam hal ini JALan Tour memiliki hubungan jaringan sistem informasi dengan
airlines-airlines, terutama Japan Airlines, untuk pemesanan tiket-tiket penerbangan,
baik domestik maupun international. Dengan adanya hubungan jaringan sistem ini
akan dapat terlihat berapa jumlah stock tiket yang ada pada suatu airlines, atau berapa
jumlah tiket yang telah kita pesan dari airlines tersebut dan informasi-informasi
lainnya yang berhubungan dengan kebutuhan kita akan airlines itu.

3. Customer Relationship Management (CRM), merupakan aplikasi terpadu yang


memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal hubungan
kepada pelanggan dengan memiliki keterkaitan yang erat secara langsung dengan ERP
terutama dari sisi penjualan dan piutang. CRM lebih berfokus kepada upaya untuk
memahami kebutuhan pelanggan agar dapat diberikan layanan secara cepat dan tepat.

Adapun defenisi CRM adalah “Suatu solusi terpadu yang melibatkan pengelolaan
sumberdaya organisasi meliputi manajemen kepada pelanggan dengan memanfaatkan
basis data yang terintegrasi dan bertujuan untuk menjamin terpenuhinya tingkat
kebutuhan pelanggan akan barang dan jasa serta meningkatkan kualitas hubungan
antara organisasi dengan pelanggan”

JALan Tour dalam menjalankan CRM ini melakukan suatu kegiatan yang dinamakan
Sales Call, yaitu suatu kegiatan mengunjungi perusahaan-perusahaan Jepang, baik
yang baru maupun yang sudah lama menjadi customer JALan Tour, dimana kegiatan
ini selain untuk mencari pelanggan yang baru, terutama adalah untuk menjaga tali
silahturahmi dengan customer yang telah lama menjadi pelanggan JALan Tour,
sehingga dapat meningkatkan kualitas hubungan antara perusahaan dengan customer.

Strategi Pengembangan IT dalam Mendukung Bisnis Tour & Travel

Dalam mengembangkan teknologi dan sistem infomasi guna mendukung bisnis tour &
travel, dibutuhkan strategi terbaik guna mengarahkan, merencanakan, mengembangkan dan
mengimplementasikan solusi sistem informasi terbaik yang diharapkan dapat mendukung
manajemen perusahaan dengan hasil yang memuaskan. Guna menyusun suatu strategi yang
tepat maka perlu dibangun kerangka berfikir secara sistematis untuk memudahkan bagi setiap
pihak yang terkait dengan pengembangan sistem informasi agar memiliki kesamaan visi dan
gerak langkah dalam mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi dan sistem
informasi dalam mendukung bisnis tour & travel ini.

Perlu untuk disampaikan bahwa dalam menetapkan strategi implementasi sistem


informasi pada manajemen perusahaan, perlu dijadikan bahan pertimbangan hal-hal sebagai
berikut :

1. Manajemen perubahan perlu untuk diterapkan mengingat bahwa penerapan


suatu sistem yang baru akan mengubah proses bisnis yang selama ini berjalan.
Faktor sumber daya manusia akan menentukan keberhasilan implementasi
sistem informasi.
2. Fokus utama yang harus dikembangkan terlebih dahulu adalah back office
perusahaan, dalam hal ini ERP (Di JALan Tour sistem ERP-nya adalah ITTOS)
harus dikembangkan terlebih dahulu dibandingkan SCM dan CRM. Hal ini
disebabkan oleh adanya suatu fakta bahwa muara seluruh transaksi adalah di
ERP, khususnya berkaitan dengan masalah keuangan.
3. Integrasi sistem informasi akan menjadi perhatian yang sangat penting, hal ini
guna mencegah pengembangan sistem yang tidak terarah, sendiri-sendiri dan
mengakibatkan pulau-pulau informasi yang pada ujungnya akan berakibat
kepada kegagalan pengembangan sistem informasi itu sendiri.

Sejalan dengan perkembangan e-commerce dan e-business saat ini maka pemanfaatan
sumberdaya internet diharapkan akan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk
berkompetisi sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen perusahaan.
Perusahaan dapat mengetahui berapa stock tiket yang ada di tiap-tiap airlines dan informasi-
informasi lain yang berhubungan dengan jadwal penerbangan yang ada karena adanya
kerjasama kemitraan yang baik dengan airlines dengan menggunakan jaringan sistem
informasi yang cepat dan tepat.

Aplikasi lain yang dapat dimanfaatkan adalah dengan memanfaatkan CRM untuk
membangun hubungan kepada pelanggan baik melalui alat telekomunikasi yang berupa
telepon ataupun melalui e-mail dimana manfaat yang ingin dirasakan adalah adanya
kemampuan JALan Tour untuk dapat memahami kebutuhan setiap pelanggan baik yang
bersifat pribadi maupun korporasi sehingga diharapkan akan meningkatkan kualitas
pelayanan melalui penetapan prioritas layanan yang berbeda untuk setiap pelanggan.